1 / 10

Rancangan Tersarang/berhirarki

Rancangan Tersarang/berhirarki. Rancangan tersarang 2 tahap Dalam percobaan berfaktor taraf suatu faktor nampak sama (faktor B) tetapi tidak identik untuk taraf-taraf yang berbeda dari faktor yang lain (faktor A).

melora
Download Presentation

Rancangan Tersarang/berhirarki

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Rancangan Tersarang/berhirarki • Rancangan tersarang 2 tahap • Dalam percobaan berfaktor taraf suatu faktor nampak sama (faktor B) tetapi tidak identik untuk taraf-taraf yang berbeda dari faktor yang lain (faktor A). • Perlakuan semacam ini disebut sebagai rancangan tersarang atau rancangan berhirarki, dengan taraf faktor B tersarang pada taraf faktor A.

  2. Rancangan Tersarang • Faktor B tersarang dalam faktor A A2 A1 Faktor A Faktor B B1 B2 B3 B1 B2 B3 B1 pada A1 tidak sama dengan B1 pada A2 B2 pada A1 tidak sama dengan B2 pada A2 B3 pada A1 tidak sama dengan B3 pada A2

  3. Anova Rancangan Tersarang/berhirarki

  4. Jumlah Kuadrat • Faktor koreksi (FK)= y…2/abr • Jumlah Kuadrat Total (JKT)=  yijk2 - FK • JKA =  yi.. 2/ br - FK • JKB(A) =  yij. 2/r -  yi.. 2/ br • JKG=  yijk2 -  yij. 2/r

  5. Susun ANOVA bagi data kemurnian bahan dari 3 pemasok(S1, S2, S3), masing-masing pemasok ada 4 kemasan

  6. Rancangan tersarang dan bersilang • Ada 3 tipe model alat, dan ada 2 cara urutan kerja. Operator diperlukan untuk mengetahui kecepatan perakitan dipilih secara acak sebanyak 4 operator untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. Karena lokasi dari workshop yang dapat mengerjakan kedua cara urutan pekerjaan berbeda, maka akan mendapatkan operator yang berbeda (tidak sama) untuk setiap urutan kerja perakitan.

  7. Tersarang dan bersilang • Faktor A:model, Faktor B: prosedur rakitan, Faktor C:operator A1 Operator C1, C2, C3 pada B1 berbeda dengan C1, C2,C3 pada B2 (Faktor C tersarang dalam faktor B) Prosedur rakitan B1, B2 pada A1 sama dengan Ba, B2 pada A2 (faktor A dan B bersilang/kombinasi) B1 B2 C1 C2 C3

  8. Anova Rancangan tersarang dan bersilang

  9. Jumlah Kuadrat • Faktor koreksi (FK)= y….2/abcr • JKTotal =  yijkl2 - FK • JKA =  yi... 2/bcr - FK • JKB =  y.j.. 2/ acr - FK • JKAB =  yij.. 2/cr - FK - JKA - JKB • JKC(B) =  y.jk. 2/ar -  y.j.. 2/ acr • JKAC(B) =  yijk. 2/r -  y.jk. 2/ar-  yij.. 2/cr +  y.j.. 2/ acr • JKG= JKT – JKA – JKB – JKAB – JKC(B)- JKAC(B)

  10. Susun ANOVA bagi data kecepatan hasil rakitan (type =model=L1 dan L2), Opr=operator, prosedur R1, R2 dan R3)

More Related