Micro teaching
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 16

Micro Teaching PowerPoint PPT Presentation


  • 335 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Micro Teaching. E pul Saepul , S.Pd I. Pengertian Urgensi Tujuan Materi Kegiatan MT Persiapan Penyelenggaraan. Pengertian Micro Teaching. Micro berarti kecil, terbatas, sempit. Teaching berarti mendidik atau mengajar.

Download Presentation

Micro Teaching

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Micro teaching

Micro Teaching

Epul Saepul, S.PdI

  • Pengertian

  • Urgensi

  • Tujuan

  • Materi Kegiatan MT

  • Persiapan Penyelenggaraan


Pengertian micro teaching

Pengertian Micro Teaching

  • Micro berarti kecil, terbatas, sempit.

  • Teaching berarti mendidik atau mengajar.

  • Micro Teaching berarti suatu kegiatan mengajar dimana segalanya diperkecil atau disederhanakan. Apa yang dikecilkan atau disederhanakan, yaitu :

  • Jumlah siswa 5-6 orang

  • Waktu mengajar 5 – 10 menit

  • Bahan pelajaran hanya mencakup satu atau dua hal yang sederhana

  • Ketrampilan mengajar difokuskan beberapa ketrampilan khusus saja.


Micro teaching

  • Unsur micro merupakan ciri utamanya dan berusaha untuk meyederhanakan secara sistimatis keseluruhan proses mengajar yang ada. Usaha simplikasi ini didasari oleh asumsi bahwa : “sebelum kita dapat mengerti, dapat belajar dan dapat melaksanakan kegiatan mengajar yang komplek, kita harus menguasai dulu komponen-komponen dari keseluruhan kegiatan yang ada.” Maka dengan memperkecil murid, menyingkat waktu, mempersempit saran-saran serta membatasi ketrampilan, perhataian dapat sepenuhnya diarahkan pada pembinaan penyempurnaan ketrampilan khusus yang sedang dipelajari


Urgensi micro teaching

Urgensi Micro Teaching

Micro Teaching dapat digunakan dalam :

Pendidikan pre service, yaitu bagi calon guru:

  • Sebagai persiapan calon guru sebelum benar-benar mengajar di depan kelas.

  • Sebagai usaha perbaikan penampilan calon guru.

    Pendidikan in service, yaitu bagi guru atau penilik.

  • Untuk meningkatkan kemampuan guru mengajar rutin, supaya menemukan dan mengetahui kelemahan-kelemahannya sendiri dan berusaha memperbaikinya.

  • Untuk meningaktkan kemampuan supervisor supaya ia tahu apakah bimbingan, nasihat dan saran-saranya benar-benar efektif dalam membantu peningkatan guru-gurunya.

  • Untuk percobaan melaksanakan metode baru, sebelum metode itu dilaksanakan dalam pembelajaran yang sebenarnya.


Tujuan micro teaching

Tujuan Micro Teaching

  • Mengembangkan kemampuan mawas diri dan menilai orang lain.

  • Memungkinkan adanya perbaikan dalam waktu singkat.

  • Menanamkan rasa percaya pada diri dan bersifat terbuka dengan kritik orang lain

  • Mengembangkan sikap kritis murobbi.

  • Menanamkan kesadaran akan nilai ketrampilan mngajar dan komponen-komponenya.

  • Mengenal kelemahan-kelemahan dan keliruan –keliruan dalam penampilan ketrampilan mengajar dan tahu penampilan yang baik.

    Dengan menggunakan video Tape recorder maka :

  • Memberi kesempatan guru untuk melihat dan mendengar dirinya sendiri.

  • Memberi kesempatan untuk mengikuti kembali kritik dan diskusi caranya mengajar berulangkali.

  • Memungkinkan untuk membuat model cara mengjar.

  • Memungkinkan banyak orang yang dapat mengikuti proses belajar dan tidak tentu waktunya.

  • Merupakan medan untuk mencobakan sistem atau metode baru untuk diteliti sebelum dikembangkan.

  • Memberi kesempatan pendekatan analistis mengenai ketrampilan dan strategi mengajar.


Materi kegiatan micro teaching

Materi Kegiatan Micro Teaching

  • Ketrampilan membuka pelajaran

  • Keteampilan memberi motivasi

  • Ketrampilan bertanya

  • Ketrampilan menerangkan

  • Ketrampilan mendayagunakan media

  • Ketrampilan menggunakan metode yang tepat

  • Ketrampilan mengadakan interaksi

  • Ketrampilan penampilan verbal dan non verbal

  • Ketrampilan penjajagan/assesment.

  • Ketrampilan menutup pelajaran.


1 keterampilan membuka pelajaran

1. Keterampilan membuka pelajaran

  • Memperhatikan sikap dan tempat duduk siswa

  • Memulai pelajaran setelah nampak siswa siap belajar.

  • Cara mengenalkan pelajaran cukup menarik.

  • Mengenalkan pokok pelajaran dengan menghubungkan pengetahuan yang sudah diketahui oleh siswa (apersepsi).

  • Hubungan antara pendahuluan dengan inti pelajaran nampak jelas dan logis.


2 keterampilan memberi motivasi

2. Keterampilan memberi motivasi

  • Mengucapkan ‘baik”, bagus, ya, bila siswa menjawab/ mengajukan pertanyaan

  • Ada perubahan sikap non verbal positif pada saat menenggapi pertanyaan/ jawaban siswa.

  • Memuji dan memberi dorongan dengan senyum, anggukan atas partisipasi siswa.

  • Memberi tuntunan pada siswa agar dapat memberi jawaban yang benar.

  • Memberi pengarahan sederhana dan pancingan, agar siswa memberi jawaban yang benar.


3 keterampilan bertanya

3. Keterampilan bertanya

  • Pertanyaan guru sebagian besar telah cukup jelas

  • Pertanyaan guru sebagian besar jelas kaitannya dengan masalah.

  • Pertanyaan ditunjukan keseluruhan kelas lebih dahulu, baru menunjuk

  • Guru menggunakan teknik -pause- dalam menyampaikan pertanyaan

  • Pertanyaan didistribusikan secara merata diantara para siswa.

  • Teknik menunjuk yang memungkinkan seluruh siswa siap.


4 keterampilan menerangkan

4. Keterampilan menerangkan

  • Keterangan guru berfokus pada inti pelajaran

  • Keterangan guru menarik perhatian siswa

  • Keterangan guru mudah ditangkap(dicerna) oleh siswa.

  • Penggunaan contoh, ilustrasi, analogi, dan semacamnya menarik perharian siswa.

  • Guru memperhatikan dengan sungguh-sungguh respon siswa yang berupa pertanyaan, reaksi, usul dan semacamnya.

  • Guru menjelaskan respon siswa, sehingga siswa menjadi jelas dan mengerti.


5 keterampilan mendayagunakan media

5. Keterampilan mendayagunakan media

  • Pemilihan media sesuai dengan PBM yang diprogramkan

  • Teknik mengkomunikasikan media tepat.

  • Organisasi mengkomunikasikan media menunjang PBM.

  • Guru trampil menggunakan media.


6 keterampilan menggunakan metode yang tepat

6. Keterampilan menggunakan metode yang tepat

  • Ada kecocokan antara metode yang dipilih dengan tujuan pengajaran.

  • Ada kecocokan antara metode yang dipilih dengan materi pelajaran dan situasi kelas.

  • Dalam menggunakan metode telah memenuhi / mengikuti sistematika metode tersebut

  • Alat yang dapat menunjang kelancaran penggunaan metode tersebut telah disiapkan.

  • Menguasai dalam penggunaan metode tersebut.

  • Aspek mengadakan interaksi

  • Ada keseimbangan antara jumlah kegiatan guru (aksi) dengan kegiatan siswa (reaksi) selama proses belajar mengajar.

    Ada pengaruh langsung yang berupa :

  • Informasi

  • Pengarahan

  • Menyalahkan atau membenarkan adalah cukup komunikatif

  • Nampak ada partisipasi dari siswa yang berupa :

  • Mendengarkan

  • Mengamati

  • Menjawab

  • Bertanya

  • Mencoba


7 keterampilan penampilan verbal non verbal

7. Keterampilan penampilan verbal non verbal

  • Gerakan guru wajar dan bertujuan.

  • Gerakan guru bebas

  • Isyarat guru menggunakan tangan, badan, dan wajah cukup bervariasi

  • Suara guru cukup bervariasi, lemah dan keras.

  • Ada pemusatan perhatian dari pihak siswa.

  • Pengertian indera melihat dan mendengar berjalan dengan wajar.


8 keterampilan penjajagan assesment

8. Keterampilan penjajagan/assesment

  • Menaruh perhatian kepada siswa yang mengalami kesulitan.

  • Adanya kesepakatan guru terhadap tanda siswa yang mengalami salah pengertian

  • Melakukan penjajagan kepada siswa tentang pelajaran yang telah diterimanya

  • Mencari/melakukan apa yang menjadi sumber terjadinya kesulitan.

  • Melakukan kegiatan untuk mengatasi/menunjukan kesulitan siswa.


9 keterampilan menutup pelajaran

9. Keterampilan menutup pelajaran

  • Dapat menyimpulkan pelajaran dengan tepat.

  • Dapat menggunakan kata-kata yang dapat membesarkan hati siswa

  • Dapat menimbulkan perasaan mampu ( sense of achievment) dari pelajaran yang diproleh.

  • Dapat mendorong siswa tertarik pada pelajaran yang telah diterima.


Persiapan penyelenggaraan

Persiapan Penyelenggaraan

  • Waktu / bilamana diadakan micro teaching

  • Tempat, dimana kapan diguanakan, pelaksanaan micro teaching

  • Personalia dalam micro teaching (calon yang praktek, peserta didik/siswa guru, orang yang akan mengadakan observasi dan penilaian, ahli teknik alat rekaman)

  • Pola micro teaching yang akan digunakan dan dikembangkan.

  • Rencana kegiatan dan prosedur kegiatan micro teaching

  • Sarana dan prasarana.

  • Follow up.

  • Dalam follow up ditentukan kapan mengajar dikelas yang sebenarnya atau melaksanakan tugas profesional guru.


  • Login