curiculum vitae
Download
Skip this Video
Download Presentation
sistem ekonomi indonesia

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 102

sistem ekonomi indonesia - PowerPoint PPT Presentation


  • 482 Views
  • Uploaded on

Pengantar Sistem Ekonomi Indonesia

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'sistem ekonomi indonesia' - maryatulkibtiyah


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
curiculum vitae
CURICULUM VITAE

INDA GUMILANG, SE. M.Si

S-1 JURUSAN AKUNTANSI

S-2 JURUSAN AKUNTANSI

Jabatan Fungsional : Proses Lektor

Tempat Mengajar :

STIE Indonesia School Of Managemen, STIA Banten

STMIK Banten Jaya, STIE Pertiwi Bekasi, STMIK Islam, Internasional, STIM

Dan Universitas Terbuka

slide2

BAHAN PENILAIAN

Absensi 30 %

UTS 30 %

UAS 40 %

slide3

BAHAN PERKULIAHAN

Pertemuan

1) Pendahuluan Dan Definisi

2) Faktor Kontinuitas Dlm Bisnis

3) Pendapatan Konsumsi Tabungan Investasi

4) Bentuk / Strategi dan Tanggungjawab Bisnis

6) Pengorganisasian

7) Inflasi dan Penganggu

UTS DAN UAS

slide4

SISTEM

EKONOMI INDONESIA

OLEH

INDA GUMILANG, SE. M.Si

pen gertian ilmu ekonomi
PENGERTIAN ILMU EKONOMI

Ilmu yang mempelajari bagaimana manusia menentukan pilihannyabaik dengan uang atau tanpa uang dalam memanfaatkan sumberdaya yang terbatas jumlahnya dan mempunyai alternatif penggunaannya untuk menghasilkan barang dan kemudian mendistribusikannya

(Paul A. Samuelson)

metode berpikir ilmu ekonomi
Metode Berpikir Ilmu Ekonomi

Deduktif

Metode Berpikir yang dimulai dari suatu kesimpulan, suatu analisa yang logis dan konsisten, dan kemudian diuji kebenarannya dalam berbagai peristiwa

Ada 2

Metode

Induktif

Metode berpikiryang berdasarkan pada berbagai peristiwa atau dalil yang kemudian diambil kesimpulan tanpa diuji kebenarannya.

slide7

LANGKAH-LANGKAH YANG DIAMBIL DALAM MEMBAHAS SUATU MASALAH

Mengumpulkan data , informasi dan peristiwa nyata

Menganalisa, mengidentifikasi data, sebab dan alasan sertamenarik kesimpulan berdasarkan informasi dari peristiwa tersebut.

Membentuk Hipotesa  yaitu dengan membuat suatu pendapat tafsiran (Opini).

Mengadakan suatu ramalan atau prediksi terhadap peristiwa yang terjadi.

Pengujian ramalan berdasarkan fakta dan data.

pembagian ilmu ekonomi
Pembagian IlmuEkonomi
  • Pengantar Ekonomi Makro : “ Adalah pengetahuan ekonomi yang mempelajari secara keseluruhan (Makro), Misalnya : mempelajari Pendapatan Nasional, InvestasiNasional, Produksi Nasional.”
  • Pengantar Ekonomi Mikro :“ Teori Ekonomi yang mempelajari unsur-unsur ekonomi secara individu atau tentang perusahaan (perpecahan dari variabel- variabel makro.”
slide9

Pembagian Ilmu Ekonomi didasarkan analisa ekonomi

Ekonomi Deskriptif

Ekonomi Terapan

Teori Ekonomi

bisnis dalam ekonomi
BISNIS DALAM EKONOMI

Bisnis:Suatu kegiatan usaha individu yang terorganisir untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasaguna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

fungsi dasar bisnis
Fungsi Dasar Bisnis

Production

  • Acquiring Raw Material ( Mancari Bahan Mentah)
  • Manufacturing Raw Material Into Product

( memproses bahan mentah menjadi barang jadi.)

  • Marketing
  • Distributing Product to Consumer
  • ( Mendistrtibusikan produk sampai ke tangan konsumen).
faktor faktor kontinuitas bisnis
Faktor-faktor Kontinuitas Bisnis

Likuiditas

“ Kemampuan suatu perusahaan untuk membayar hutang-hutangnya pada waktu / tempo yang telah ditentukan.”

Solvabilitas

“ Berusaha agar modal sendiri (assets) perusahaan lebih besar dari hutangnya.)

Credit Waardigheid

“ Kemampuan suatu perusahaan untuk mendapatkan kepercayaan untuk mendapat pinjaman dari bank.

Rentabilitas

“ Mampu memperoleh keuntungan yang layak, yang sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.”

Soliditas

“ Kemampuan bisnis untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat.”

,tantang :

Pengelolaan Bisnis

Cepat dan tepat

dalam berjanji

Dipercaya dalam bidang keuangan.

perusahaan
Perusahaan
  • Arti sempit : “ Adalah suatu lembaga organisasi yang didirikan oleh satu / beberapa orang yang bertujuan memperoleh keuntungan.”
  • Arti Luas :“ Suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi / mendistribusikannya serta melakukan upaya-upaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan masyarakat.”
faktor faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan bentuk perusahaan
Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan bentuk perusahaan

1. Tipe usahanya (berupa perdagangan barang-

barang atau industri)

2. Luas operasi, volume usahanya dan luas pasar

yang dilayani

3. Pengawasan Manajemen

4. Besarnya resiko pemilikan dan batas-batas

tanggung jawab terhadap hutang perusahaan.

5. Jumlah kapital yang diperlukan baik mula-mula

maupun untuk ekspansi.

6. Pembagian keuntungan diantara pemilik.

7. Lama berdirinya perusahaan (yang mendapat ijin

usaha)

8. Kebebasan terhadap peraturan pemerintah.

9. Rencana luas organisasi intern

10.Keuntungan yang diinginkan.

slide15

Unsur Penting Dalam Aktivitas Ekonomi

Keinginan Manusia, bahwa keinginan

itu beraneka ragam dan

biasanya tanpa batas

Faktor Produksi,

yaitu sumber

yang mampu

menghasilkan

barang danjasa

untuk

memuaskan

keinginan

Cara Beroperasi

yaitu cara-cara

yang dipakai agar

dapat

menghasilkan

output yang besar

dengan biaya yang

sekecil-kecilnya

slide16

BENTUK / STRATEGI DASAR TANGGUNG JAWAB BISNIS

Pemilik Modal

/ Kreditur

Pemilik

Karyawan

Leveransir

Perusahaan

Lain

Ilmuwan

Perusahaan

Pemerintah/

masyarakat

Konsumen

Distributor

slide17

KETERANGAN

1.Pemilik :

-Memberikan jaminan tingginya nilai saham

- Mengijinkan Penarikan Modal

- Memberikan informasi tentang keadaan perusahaan tentang laporan rugi

/ laba

- Memberi kesempatan kepada orang lain untuk ikut serta menjadi pemilik

2.Penanam Modal :

-Memberikan jaminan tingginya nilai obligasi yang dimiliki kreditur

- Mengembalikan modal yang telah jatuh tempo

- Menghindari penipuan-penipuan pada kreditur

- Memberi kesempatan kepada orang lain untuk ikut serta menjadi pemilik.

3.Karyawan :

-Memberi kesempatan kepada karyawan untuk memperoleh diklat sesuai

keahliannya

- Menempati kedudukan yang sesuai

- Memberi upah dan gaji yang adil

- Memberi jaminan kerja

- Memberi informasi kepada karyawan tentang perusahaan

- Memperhatikan serikat kerja

slide18

4.Levaransir :

-Memenuhi Kontrak-kontrak

- Perlakukan yang sama terhadap sesama levaransir

5.Distributor = Levaransir

6.Konsumen :

-Menjamin tersedianya barang-barang dan jasa yang dibutuhkan.

- Harga, jumlah kualitas waktu yang diinginkan

- Strategi pemasaran yang tidak menipu

- Memberikan perbaikan barang dan jasa sehingga memberikan kegunaan

yang lebih besar.

7.Ilmuwan :

-Menjamin pemanfaatan yang benar berbagai teknologi

- Memberikan informasi dan rekomendasi pada ilmuwan tentang teknologi

- Memperhatikan lembaga perlindungan konsumen.

8.Perusahaan Lain :

-Menjalankan persaingan yang sehat

- Tidak melakukan kolusi untuk tujuan yang buruk.

- Tidak memata-matai operasi perusahaan lain

9.Pemerintah :

-Membayar pajak sesuai peraturan, - Mentaati Peraturan Pemerintah

- Tidak melakukan penyuapan,

- Tidak melakukan adanya kolusi dengan pejabat.

pendapatan nasional
PENDAPATAN NASIONAL

PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL

“ MERUPAKAN SUATU KERANGKA PERHITUNGAN (ACCOUNTING FRAMEWORK) YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGUKUR AKTIVITAS EKONOMI YANG TERJADI ATAU BERLANGSUNG DI DALAM PEREKONOMIAN

slide20

Arus Purputaran Output dan Pengeluaran

Sektor

Luar Negeri

Eksport (X)

Konsumsi (C)

Out put Total

Pasar

Produk

Pinjaman Luar Negeri

(GNP) = C + I + G + X - M

Import (M)

Investasi (I)

Pengeluaran Pemerintah (G)

Benefit

Sektor

Bisnis

Sektor

Pemerintah

Sektor

Rumah Tangga

Pajak (T)

Transfer (Tr)

Pemerintah

Pinjaman

Tabungan (S)

PendapatanDisposible (DI)

Dana untuk Investasi

Pasar

Kredit

Pajak (T)

Dana untuk investasi

Pasar

Faktor

Pendapatan Nasional (NI)

Sewa, Bunga, Laba

keterangan
KETERANGAN
  • Rumah Tangga “ merupakan salah satu unit pengambil keputusan yg menyediakan, dalam arti menjual atau menyewakan faktor-faktor produksi (Factor of Production) kepada pengusaha.
  • Perusahaan (Firm) “ organisasi yg terdiri dari produsen yg menghasilkan atau menawarkan barang dan jasa melalui pasar produk (Product Market)
  • Pemerintah (Government) “suatu organisasi yg memiliki dua fungsi utama yaitu : a) menyediakan barang dan jasa kpd rumah tangga dan perusahaan,dan b) melakukan redistribusi pendapatan dan kekayaan

D. Sektor Luar Negeri “ Kegiatan eksport (X) dan import (M)

slide22

KONSEP

PENDAPATAN

NASIONAL

NET NATIONAL

PRODUCT

(NNP)

GROSS NASIONAL

PRODUCT

(GNP)

NATIONAL

INCOME

(NI)

DISPOSIBLE

INCOME

(DI)

PERSONAL INCOME

(PI)

keterangan23
KETERANGAN
  • Produk Nasional Bruto (Gross Nasional Product / GNP) “ adalah total nilai atau harga pasar (market prices) dari seluruh barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian selama kurun waktu tertentu. Atau merupakan salah satu ukuran atau indikator yg secara luas digunakan untuk mengukur kinerja atau performance ekonomi atau kegiatan makro ekonomi dr suatu negara.

Rumus

Dimana : GDP = Gross Domestic Product ( Total Nilai Pasar dr

seluruh barang dan jasaakhir yg dihasilkan

dalam suatu tahun oleh faktor produksi yg

terdapat didalam negeri

NFP = Nett Factor Payment  menunjukkan pembayaran

bersih atau netto faktor produksi luar negeri yaitu

sama dengan pendapatan bersih faktor produksi

yg diterima dari dalam negeri

GNP = GDP + NFP

slide24

B. Product National Netto (NNP)

Produk Nasional Netto (Net National Product) / NNP adalah ukuran lain dari output netto (barang dan jasa) yg dihasilkan oleh suatu perekonomian, dimana hanya memperhitungkan investasi netto (Penyusutan / Depreciation)

Rumus 

NNP = GNP -D

C. National Income (NI)

Pendapatan Nasional (National Income / NI) adalah suatu ekspresi umum ygsinonim dengan GNP atau NNP, atau dengan kata lain Pendapatan agregat yg diperoleh oleh faktor-faktor produksi sebelum pajak langsung (Direct Taxes) dan pembayaran transfer (Transfer Payment)

NI = NNP - IBT

Rumus 

slide25

D. Pendapatan Perorangan (PI)

Pendapatan Perorangan (Personal Income / PI) merupakan pendapatan agregat (yg berasal dr berbagai sumber) yg secara aktual diterima oleh seseorang atau rumah tangga.

Rumus 

PI = NI – (CPT + UCP + SIT) + Div + Tr

Dimana :

CPT = Pajak Keuntungan Perusahaan

UCP = Laba Perusahaan yg tidak dibagikan (Undistributed

Corporate Profit)

SIT = Pajak Jaminan Sosial (Social Insurance Taxes)

Div = Dividen

Tr = Pembayaran Transfer(Transfer Payment)

slide26

E. Pendapatan Disposable (DI)

Pendapatan Disposable (Disposable Income / DI) merupakan jumlah pendapatan yg secara aktual tersedia bagi seseorang ataurumah tangga untuk dibelanjakan / digunakan.

Rumus 

DI = PI – Ptax

slide27

PENDEKATAN DALAM PERHITUNGAN

PENDAPATAN NASIONAL

PENDEKATAN PENGELUARAN

EXPENDITURE APPROACH

PENDEKATAN PENDAPATAN

INCOME APPROACH

PENDEKATAN PRODUKSI

PRODUCTION APPROACH

slide28

A. Pendekatan Pengeluaran

Pendekatan Pengeluaranadalah suatu pendekatan dimana produk nasional atau produk domestik bruto diperoleh dng cara menjumlahkan nilai pasar dari seluruh permintaan akhir atas out put yg dihasilkan di dlm perekonomian

Y = C + I + G + (X – M)

RUMUS :

Y = Pendapatan Nasional (GNP atau GDP)

C = Nilai Pasar Pengeluaran Konsumsi barang dan jasa oleh RT

I = Nilai Pasar Pengeluaran Investasi barang-barang modal

G = Nilai Pasar Pengeluaran Pemerintah untuk barang dan jasa

X = Nilai Pasar Pengeluaran atas barang dan jasa yg diekspor

M = Nilai Pasar Pengeluaran untuk barang dan jasa yg diimport

slide29

A

Pengeluaran Konsumsi RT (C)

“ Total nilai pasar daribarang dan jasa yg dibeli oleh Rumahtangga dan institusi nir laba dan nilai dari barang dan jasa yg diterima oleh mereka sebagai pendapatan.’’

(Mobil / Mesin, Makanan, Kesehatan; Pendidikan; potong rambut.

Pengeluaran Investasi (I)

“ Total nilai pasar dari pembelian bangunan-bangunan yg barus dihasilkan peralatan tahan lama milik produsen, ditambah nilai perubahan di dalam persediaan yg dimiliki atau dikuasai oleh perusahaan

B

slide30

C

Pengeluaran Pemerintah untuk barang

dan jasa (G)

“ Mencakup berbagai pengeluaran yg dilakukan pemerintah, baik pusat / daerah dan jenisnya meliputi pengeluaran gaji pegawai, perbaikan jalan, pendidikan dll.

Pengeluaran Ekspor Netto (X – M)

“ adalah nilai pasar ekspor barang dan jasa-jasa dikurangi dengan nilai pasar import barang-barang dan jasa-jasa

D

b pendekatan pendapatan
B. Pendekatan Pendapatan

Adalah suatu pendekatan dimana pendapatan nasional diperoleh dengan cara menjumlahkan pendapatan dari berbagai faktor produksi yg menyumbang terhadap proses produksi. Disini Pendapatan Nasional adalah merupakan penjumlahan dari unsur-unsur / jenis pendapatan sbb. :

  • Kompensasi Untuk Pekerja : Upah, Gaji
  • Keuntungan Perusahaan : kompensasi kepada pemilik persh.
  • Pendapatan Usaha Perorangan : Kompensasi untuk T. Kerja
  • Pendapatan Sewa : Kompensasi untuk pemilik tanah, gedung
  • Bunga Bruto terdiri atas bunga yg di bayar oleh perusahaan dikurangi bunga yg diterima perusahaan ditambah netto yg diterima dari luar negeri
slide32

B. Pendekatan Produksi

Dengan pendekatan produksi produk nasional /produk domestik bruto diperoleh dengan menjumlahkan nilai pasar dari seluruh barang dan jasa yg dihasilkanoleh berbagai sektor di dalam perekonomian

n

Rumus : Y = ∑ Pi Qi

i = 1

µ

Y = Produk Nasional atau Produk Domestik Bruto (GNP atau

GDP)

P = Harga barang dari unit ke 1 hingga unit ke n

Q = Jumlah barang dari unit ke 1 hingga unit ke n

slide33

IDENTITAS PENTING DLM

MAKRO EKONOMI

MODEL EMPAR SEKTOR

MODEL DUA SEKTOR

Y = C + I

Y = S + C

C + I = Y = C + S

I = Y – C = S

Yd = Y + Tr – T

PENDAPATAN NASIONAL

slide34

MODEL MAKROEKONOMI

DARI KAUM KLASIK

Pereokonomian dlm Full Employment

Tingkat Harga (P)

AS

AB = Kelebihan Penawaran

A

B

P1

E

P0

D

C

P2

AD

CD = Kelebihan Oermintaan

Yn

Output Riil (y)

0

1

slide35

Teori klasik mengkombinasikan kurva penawaran agregat (aggregate supply atau AS Curve) yg vertikal dengan kurva permintaan agregat yg memiliki kemiringan (slope) yg negatip membentuk suatu model tentang tingkat output harga dan harga. Output modelini berada dalam keadaan keseimbangan pada tingkat kesempatan kerja penuh (Yn) (Gambar 1)

2. Bahwa penggeseran permintaan agregat (AD) hanya akan mempengaruhi atau merubah tingkat harga (P) market – clearing, tetapi tidak mempengaruhi output riil keseimbangan (Y) dan keempatan kerja (Employment) di dalam perekonomian (Gambar 2)

µ

slide36

MODEL MAKROEKONOMI

DARI KAUM KLASIK

Kenaikan AD hanya mempengaruhi

Tingkat harga (P),output rill tetap

Tingkat Harga (P)

AS

A

P1

E

P0

AD1

AD0

Yn

Output Riil (y)

0

2

slide37

Adanya kenaikan permintaan agregat (AD) karena kenaikan di dalam jumlah uang beredar (money supply, Ms) misalnya,yg ditunjukkan dengan bergesernya kurva permintaan agregat (AD) dari AD0 ke AD1 hanya akan menyebabkan tingkat harga naik dari P0 keb P1, sementaratingkat output (Y)tetap pada tinkat out put full employment yaitu Yn, Jadi sesuai dengan ungkapan kaum klasik byg mengatakan bahwa uang itu netral atau uang itu hanya sebagai veil dimana tidak mempunyai pengaruh terhadap perubahan ekonomi riil di dalam perekonomian tetapi hanya berpengaruh terhadap perubahan tingkat harga

µ

slide39

ORGANISASI

Unsur-unsur organisasi :

1. Adanya orang / manusia yang ingin bekerjasama

2. Mempunyai tujuan / sasaran yang ingin di capai.

3. Mempnyai tempat kedudukan

4. Adanya pekerjaan atau pembagian tugas.

5. Adanya struktur organisasi yang menghubungkan

antara orang-orangatau antar bagian.

6. Adanya lingkungan yang saling mempengaruhi.

7. Teknologi yang selalu up to date.

slide40

MACAM-MACAM ORGANISASI

1)Berdasrkan Proses Pembentukannya :

- Organisasi Formal, didasari dengan tujuan tertentu dan diatur dengan ketentuan formal.

- Organisasi Non – Formal

2)Berdasarkan pada hubungan dengan pemerintah

- Organisasi Resmi, yang terbentuk dan berhubungan dengan pemerintah

- Organisasi Tidak resmi, tidak ada hubungan dengan pemerintah

3)Berdasarkan Tujuannya :

- Fublic Organization, yaitu organisasi pelayanan, Organisasi Sosial

- Business Organisasi, yaitu organisasi perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan (komersil).

slide41

PRINSIF ORGANISASI

1. Garis otoritas harus jelas, mulai dari atas

sampai ke bawah.

2. Setiap organisasi mempunyai tujuan

3. Jumlah tingkatan otoritas harus dibuat

seminimum mungkin.

4. Tidak seorangpun dalam organisasi yang

diperintahkan oleh lebih dari satu

supervisor.

5. Pembatasan dalam jumlah orang yang

diawasi.

6. Struktur organisasi harus fleksible.

7. Organisasi harus seimbang.

bentuk struktur organisasi
Bentuk Struktur Organisasi

Kebaikannya

  • Hubungan antara atasan dan bawahan bersifat langsung.
  • Jumlah karyawan relatif sedikit, sehingga struktur organisasinya sederhana.
  • Masing-masing kepala unit bertanggung jawab penuh atas segala bidang tugasnya.
  • Tingkat Organisasinya kecil
  • Pucuk pimpinan biasanya pemilik perusahaanspecialisasinya belum terlalu tinggi.

1

ORGANISASI LINI

(LINE ORGANIZATION)

  • Keburukannya
    • Terlalu tergantung pada satu orang atasan (pimpinan)
    • Adanya kecenderungan pimpinan untuk bertindak otokrasi.
    • Perkembangan kesempatan karyawan terbatas.
slide43

Kebaikannya

  • Organisasinya besar dan bersifat kompleks
  • Jumlah karyawan banyak.
  • Hubungan antara atasan dan bawahan tidak bersifat langsung
  • Pimpinan dan bawahan (karyawan) tidak saling kenal.
  • Spesialisasi yang beraneka ragam diperlukan dan digunakan secara maksimal
  • Setiap atasan mempunyai bawahan dan setiap bawahan hanya mempunyai satu atasan.

2

ORGANISASI GARIS & STAF

(LINE & STAF ORGANIZATION)

Keburukannya

* Organisasinya rumit karenakomplek

nya susunan organisasi serta membu-

tuhkan biaya tinggi

* Koordinasi kadang-kadang sukar

diterapkan.

* Solidaritas sesama karyawan kurang karena

jumlahnya yang banyak (tidak saling kenal)

slide44

Kebaikannya

  • Pembagian tugas jelas.
  • Specialisasi karyawan dapat dikembangkan dan digunakan semaksimal mungkin.
  • Masing-masing fungsi dipegang oleh orang yang ahli dalam bidangnya.

3

ORGANISASI FUNGSIONAL

  • Keburukannya
  • Tidak ada kesatuan perintah karena karyawan dapat menerima perintah dari beberapa atasan yang sama-sama memiliki kekuasaan.
  • Karyawan yang merasa telah ahli dalam bidangnya sulit bekerja sama karena merasa bidang specialisasinyalah yang terpenting.
organisasi lini

STRUKTUR ORGANISASI

DALAM BENTUK DIAGRAM

OrganisasiLini

MANAJER

M. PERSONALIA

M. PRODUKSI

M. PEMASARAN

M. KEUANGAN

KARYAWAN

KARYAWAN

KARYAWAN

KARYAWAN

organisasi lini dan staf

STRUKTUR ORGANISASI

DALAM BENTUK DIAGRAM

OrganisasiLini DAN Staf

MANAJER

STAF

M. KEUANGAN

M. PERSONALIA

M. PRODUKSI

M. PEMASARAN

KARYAWAN

KARYAWAN

KARYAWAN

KARYAWAN

organisasi fungsional

STRUKTUR ORGANISASI

DALAM BENTUK DIAGRAM

OrganisasiFUNGSIONAL

MANAJER

M. PERSONALIA

M. PRODUKSI

M. PEMASARAN

M. KEUANGAN

KARYAWAN

slide48

Langkah-langkah Pemilihan Lokasi Bisnis

  • 1. Pemilihan daerah georafis yang dapat mewmberikan kombinasi yang terbaik.
  • Jarak ke pasar
  • Jumlah bahan mentah dan supplies yang diperlukan
  • Tersedianya fasilitas transportasi yang cukup.
  • Tersedianya air, tenaga kerja dan bahan baku.
  • Keadaan iklim
  • 2. Perlu penelitian masyarakat, daerah yang dipilih.
  • Tersedianya penawaran tenaga kerja yang cukup
  • Ongkos-ongkos tenaga kerja
  • Peraturan-peraturan daerah (pasar dll.)
  • Fasilitas-fasilitas dalam masyarakat. (perumahan, pengangkutan, sekolah-sekolah).
  • Industri / perusahaan-perusahaan lain yang dapat memberikan jasa-jasanya.
slide49

3. Menilai kerbali tempat-tempat yang dipilih.

  • Penelitian tentang ongkos-ongkos tanah.
  • Cocok tidaknya untuk pendirian pabrik.
  • Tersedianya utilities
  • Pencegahan kebakaran
  • Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan
  • *Karakteristik Demografi Konsumen
  • Kekuatan daya beli dari pembeli
  • Rumah tempat tinggal, milik sendiri, sewa, dusun, perumnas, rumah mewah.
  • Ada pekerjaan dan dimana mereka bekerja.
  • Kendaraan yang mereka gunakan
  • Usia
  • Status keluarga
  • Kegiatan waktu libur.
slide50

* Kondisi Ekonomi

  • Jumlah orang yang bekerja dan jenis kerjanya.
  • Jumlah penerimaan rata-rata gaji per keluarga.
  • Jumlah dan kecenderungan deposito di bank.
  • Jumlah nilai harta yang ada di rumah masing-masing.
  • * Iklim sosial dan perdagangan
  • * Persaingan.
slide51

Faktor-faktor yang membuat Gagalnya Bisnis.

  • Modal kurang mencukupi
  • Lokasi kurang menguntungkan.
  • Terlalu banyak stock.
  • Pengawasan pengeluaran barang kurang.
  • Keadaan ekonomi
  • Pengeluaran expense (biaya) besar.
  • Kredit tidak perhitungan
  • Ekspansi yang berlebihan.
  • Biaya tetap dan variabel terlalu besar.
pendapatan nasional52
PENDAPATAN NASIONAL

PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL

“ MERUPAKAN SUATU KERANGKA PERHITUNGAN (ACCOUNTING FRAMEWORK) YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGUKUR AKTIVITAS EKONOMI YANG TERJADI ATAU BERLANGSUNG DI DALAM PEREKONOMIAN

slide53

Arus Purputaran Output dan Pengeluaran

Sektor

Luar Negeri

Eksport (X)

Konsumsi (C)

Out put Total

Pasar

Produk

Pinmana Luar Negeri

(GNP) = C + I + G + X - M

Import (M)

Investasi (I)

Pengeluaran Pemerintah (G)

Benefit

Sektor

Bisnis

Sektor

Pemerintah

Sektor

Rumah Tangga

Pajak (T)

Transfer (Tr)

Pemerintah

Pinjaman

Tabungan (S)

PendapatanDisposible (DI)

Dana untuk Investasi

Pasar

Kredit

Pajak (T)

Dana untuk investasi

Pasar

Faktor

Pendapatan Nasional (NI)

Sewa, Bunga, Laba

keterangan54
KETERANGAN
  • Rumah Tangga “ merupakan salah satu unit pengambil keputusan yg menyediakan, dalam arti menjual atau menyewakan faktor-faktor produksi (Factor of Production) kepada pengusaha.
  • Perusahaan (Firm) “ organisasi yg terdiri dari produsen yg menghasilkan atau menawarkan barang dan jasa melalui pasar produk (Product Market)
  • Pemerintah (Government) “suatu organisasi yg memiliki dua fungsi utama yaitu : a) menyediakan barang dan jasa kpd rumah tangga dan perusahaan,dan b) melakukan redistribusi pendapatan dan kekayaan

D. Sektor Luar Negeri “ Kegiatan eksport (X) dan import (M)

slide55

KONSEP

PENDAPATAN

NASIONAL

NET NATIONAL

PRODUCT

(NNP)

GROSS NASIONAL

PRODUCT

(GNP)

NATIONAL

INCOME

(NI)

DISPOSIBLE

INCOME

(DI)

PERSONAL INCOME

(PI)

keterangan56
KETERANGAN
  • Produk Nasional Bruto (Gross Nasional Product / GNP) “ adalah total nilai atau harga pasar (market prices) dari seluruh barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian selama kurun waktu tertentu. Atau merupakan salah satu ukuran atau indikator yg secara luas digunakan untuk mengukur kinerja atau performance ekonomi atau kegiatan makro ekonomi dr suatu negara.

Rumus

Dimana : GDP = Gross Domestic Product ( Total Nilai Pasar dr

seluruh barang dan jasaakhir yg dihasilkan

dalam suatu tahun oleh faktor produksi yg

terdapat didalam negeri

NFP = Nett Factor Payment  menunjukkan pembayaran

bersih atau netto faktor produksi luar negeri yaitu

sama dengan pendapatan bersih faktor produksi

yg diterima dari dalam negeri

GNP = GDP + NFP

slide57

B. Product National Netto (NNP)

Produk Nasional Netto (Net National Product) / NNP adalah ukuran lain dari output netto (barang dan jasa) yg dihasilkan oleh suatu perekonomian, dimana hanya memperhitungkan investasi netto (Penyusutan / Depreciation)

Rumus 

NNP = GNP -D

C. National Income (NI)

Pendapatan Nasional (National Income / NI) adalah suatu ekspresi umum ygsinonim dengan GNP atau NNP, atau dengan kata lain Pendapatan agregat yg diperoleh oleh faktor-faktor produksi sebelum pajak langsung (Direct Taxes) dan pembayaran transfer (Transfer Payment)

NI = NNP - IBT

Rumus 

slide58

D. Pendapatan Perorangan (PI)

Pendapatan Perorangan (Personal Income / PI) merupakan pendapatan agregat (yg berasal dr berbagai sumber) yg secara aktual diterima oleh seseorang atau rumah tangga.

Rumus 

PI = NI – (CPT + UCP + SIT) + Div + Tr

Dimana :

CPT = Pajak Keuntungan Perusahaan

UCP = Laba Perusahaan yg tidak dibagikan (Undistributed

Corporate Profit)

SIT = Pajak Jaminan Sosial (Social Insurance Taxes)

Div = Dividen

Tr = Pembayaran Transfer(Transfer Payment)

slide59

E. Pendapatan Disposable (DI)

Pendapatan Disposable (Disposable Income / DI) merupakan jumlah pendapatan yg secara aktual tersedia bagi seseorang ataurumah tangga untuk dibelanjakan / digunakan.

Rumus 

DI = PI – Ptax

slide60

PENDEKATAN DALAM PERHITUNGAN

PENDAPATAN NASIONAL

PENDEKATAN PENGELUARAN

EXPENDITURE APPROACH

PENDEKATAN PENDAPATAN

INCOME APPROACH

PENDEKATAN PRODUKSI

PRODUCTION APPROACH

slide61

A. Pendekatan Pengeluaran

Pendekatan Pengeluaranadalah suatu pendekatan dimana produk nasional atau produk domestik bruto diperoleh dng cara menjumlahkan nilai pasar dari seluruh permintaan akhir atas out put yg dihasilkan di dlm perekonomian

Y = C + I + G + (X – M)

RUMUS :

Y = Pendapatan Nasional (GNP atau GDP)

C = Nilai Pasar Pengeluaran Konsumsi barang dan jasa oleh RT

I = Nilai Pasar Pengeluaran Investasi barang-barang modal

G = Nilai Pasar Pengeluaran Pemerintah untuk barang dan jasa

X = Nilai Pasar Pengeluaran atas barang dan jasa yg diekspor

M = Nilai Pasar Pengeluaran untuk barang dan jasa yg diimport

slide62

A

Pengeluaran Konsumsi RT (C)

“ Total nilai pasar daribarang dan jasa yg dibeli oleh Rumahtangga dan institusi nir laba dan nilai dari barang dan jasa yg diterima oleh mereka sebagai pendapatan.’’

(Mobil / Mesin, Makanan, Kesehatan; Pendidikan; potong rambut.

B

Pengeluaran Investasi (I)

“ Total nilai pasar dari pembelian bangunan-bangunan yg barus dihasilkan peralatan tahan lama milik produsen, ditambah nilai perubahan di dalam persediaan yg dimiliki atau dikuasai oleh perusahaan

slide63

C

Pengeluaran Pemerintah untuk barang

dan jasa (G)

“ Mencakup berbagai pengeluaran yg dilakukan pemerintah, baik pusat / daerah dan jenisnya meliputi pengeluaran gaji pegawai, perbaikan jalan, pendidikan dll.

Pengeluaran Ekspor Netto (X – M)

“ adalah nilai pasar ekspor barang dan jasa-jasa dikurangi dengan nilai pasar import barang-barang dan jasa-jasa

D

slide64

B. Pendekatan Pendapatan

Adalah suatu pendekatan dimana pendapatan nasional diperoleh dengan cara menjumlahkan pendapatan dari berbagai faktor produksi yg menyumbang terhadap proses produksi. Disini Pendapatan Nasional adalah merupakan penjumlahan dari unsur-unsur / jenis pendapatan sbb. :

  • Kompensasi Untuk Pekerja : Upah, Gaji
  • Keuntungan Perusahaan : kompensasi kepada pemilik persh.
  • Pendapatan Usaha Perorangan : Kompensasi untuk T. Kerja
  • Pendapatan Sewa : Kompensasi untuk pemilik tanah, gedung
  • Bunga Bruto terdiri atas bunga yg di bayar oleh perusahaan

dikurangi bunga yg diterima perusahaan ditambah netto yg

diterima dari luar negeri

slide65

C. Pendekatan Produksi

Dengan pendekatan produksi produk nasional /produk domestik bruto diperoleh dengan menjumlahkan nilai pasar dari seluruh barang dan jasa yg dihasilkanoleh berbagai sektor di dalam perekonomian

n

Rumus : Y = ∑ Pi Qi

i = 1

µ

Y = Produk Nasional atau Produk Domestik Bruto (GNP atau

GDP)

P = Harga barang dari unit ke 1 hingga unit ke n

Q = Jumlah barang dari unit ke 1 hingga unit ke n

slide66

IDENTITAS PENTING DLM

MAKRO EKONOMI

MODEL EMPAR SEKTOR

MODEL DUA SEKTOR

Y = C + I

Y = S + C

C + I = Y = C + S

I = Y – C = S

Yd = Y + Tr – T

PENDAPATAN NASIONAL

slide67

MODEL MAKROEKONOMI

DARI KAUM KLASIK

Pereokonomian dlm Full Employment

Tingkat Harga (P)

AS

AB = Kelebihan Penawaran

A

B

P1

E

P0

D

C

P2

AD

CD = Kelebihan Oermintaan

Yn

Output Riil (y)

0

1

slide68

Teori klasik mengkombinasikan kurva penawaran agregat (aggregate supply atau AS Curve) yg vertikal dengan kurva permintaan agregat yg memiliki kemiringan (slope) yg negatip membentuk suatu model tentang tingkat output harga dan harga. Output modelini berada dalam keadaan keseimbangan pada tingkat kesempatan kerja penuh (Yn) (Gambar 1)

2. Bahwa penggeseran permintaan agregat (AD) hanya akan mempengaruhi atau merubah tingkat harga (P) market – clearing, tetapi tidak mempengaruhi output riil keseimbangan (Y) dan keempatan kerja (Employment) di dalam perekonomian (Gambar 2)

µ

slide69

MODEL MAKROEKONOMI

DARI KAUM KLASIK

Kenaikan AD hanya mempengaruhi

Tingkat harga (P),output rill tetap

Tingkat Harga (P)

AS

A

P1

E

P0

AD1

AD0

Yn

Output Riil (y)

0

2

slide70

Adanya kenaikan permintaan agregat (AD) karena kenaikan di dalam jumlah uang beredar (money supply, Ms) misalnya,yg ditunjukkan dengan bergesernya kurva permintaan agregat (AD) dari AD0 ke AD1 hanya akan menyebabkan tingkat harga naik dari P0 keb P1, sementaratingkat output (Y)tetap pada tinkat out put full employment yaitu Yn, Jadi sesuai dengan ungkapan kaum klasik byg mengatakan bahwa uang itu netral atau uang itu hanya sebagai veil dimana tidak mempunyai pengaruh terhadap perubahan ekonomi riil di dalam perekonomian tetapi hanya berpengaruh terhadap perubahan tingkat harga

µ

slide71

LINGKUNGAN PERUSAHAAN

1. Lingkungan Eksternal.

  • Eks. Makro lingkungan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha
  • Eks. Mikro lingkungan yang berpengaruh langsung terhadap kegiatan usaha

2. Lingkungan Internal  faktor-faktor yg berada dlm kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.

  • T.K  Lingk. Fisik & Non Fisik (Upah, Gaji)
  • Mesin  Peralatan Berat / Ringan
  • Modal  Pemilik, Investor, Pengelolaan Dana
  • B.B.  BM, Brg ½ jadi, pergudangan
  • Inf.Adm.  Acuan Pengambilan Keputusan
slide72

SISTEM PEREKONOMIAN DAN DUNIA USAHA

LINGK. EKST.

MIKRO

LINGKUNGAN

INTERNAL

POLITIK

KEADAAN ALAM

PEMASOK

TEKNOLOGI

HUB INTERNASIONAL

HUKUM

TK

ALAT

INF.&

ADM

DUNIA

USAHA

MODAL

PASAR

KEPENDUDUKAN

PERANTARA

PEREKONOMIAN

BAHAN

BAKU

SOSIAL BUDAYA

PENDIDIKAN

KEBUTUHAN

MANUSIA

LINGK. EKST.

MAKRO

slide73

UAS

CIRI-CIRI PERUSAHAAN

1. OPERATIF  Adanya Aktifitas Ekonomi

2. KOORDINATORAdanya Koordinasi Antar Bagian

3. REGULER  Adanya Keteraturan yg dpt mendukung Aktivitas Perusahaan

4. DINAMIS  Adanya kemampuan beradaptasi (Prbahn)

5. FORMAL  Adanya Perlindungan Pemerintah

6. LOKASI  Adanya Lokasi yang Strategi dan jelas

7. PELAYANAN  Out put perusahaan baik itu barang

maupun jasa untuk saling memenuhi keb.

Masyarakat yang memerlukannya serta

mampu untuk membelinya.

3 Golongan dalam Faktor Lingkungan :

Lingkungan Perekonomian (Penjual dan Pembeli)

Keadaan Sosial (penduduk, kepercayaan dan Tingkah laku.

Pemerintah, Politik, Hukum, Sosial Budaya

slide74

METODE PENILAIAN

PERSEDIAAN

Persediaan adalah barang dagangan atau produk jadi yang siap dipakai yang padasuatu saat akan dijual kembali oleh perusahaan tanpa mengadakan pengolahan lebih lanjut

slide75

ECONOMICAL ORDER QUANTITY

EOQ adalah suatu cara untuk memperoleh sejumlah barang dengan biaya minimal dan adanya pengawasan terhadap ordering cost dan carrying cost

slide76
2 X R X S

Rumus :

PXI

R: Jumlah yang dibutuhkan selama satu

periode tertentu misalnya 1 tahun

S: Biaya pesanan setiap pemesanan.

P: Harga pembelian per unit dibayar

I : Biaya penyimpanan dan pemeliharaan di gudang dinyatakan dengan persentase dan nilai rata-rata dalam rupiah dan persediaan

contoh
CONTOH

Biaya penyimpanan dan pemeliharaan di gudang (carrying cost) adalah 40% dari nilai average inventory.

Biaya pesanan (procurement cost) adalah Rp. 15,- setiap kali pemesanan, jumlah material yang dibutuhkan selama setahun adalah 1.200 unit dengan harga Rp. 1,- per unit

Jawab

2 X R X S 2 X 1.200X 15

Rumus := = 300 unit 2

PXI 1 X 0,40

Jadi pembelian yang paling ekonomis ialah pembelian 300 unit setiap kali pemesanan

slide78

LANGKAH-LANGKAH MENILAI

PERSEDIAAN

1.Menetapkan jumlah Persediaan (Quantity Of Inventory)

 dinyatakan dengan ukuran secara fisik misalnya ton, kg, potong, biji, lusin, lembar,unit atau berbagai ukuran fisik yang lain.

Ada 2 sistem yg dianut perusahaan untuk menghitung jumlah persediaan :

a. Sistem Periodik (Periodical System)

Dalam sistem ini tidak dilakukan pencatatn baik

penjualan maupun pembelian, akan tetapi secara

langsung dihitung di gudangnya.

b. Sistem Perpetual (Perpectual System)

Cara ini perusahaan melakukan pencatatan terus

menerus baik penjualan maupun pembelian, sehingga

kita dpt mengetahui setiap saat melalui kartu stok.

slide79

2.Menetapkan Penilaian Persediaan ( Ada 4 Cara)

a. First In First Out (FIFO)

Menurut metode ini barang yg mula-mula dibeli akan

digunakan terlebih dahulu, baik dalam proses

produksi atau dijual kembali

b. Last In First Out (LIFO)

Metode ini menggunakan barang yang paling akhir

dibeli untuk dijual atau digunakan terlebih dahulu

dalam proses produksi.

c. Weight Average (WA)

Metode ini adalah metode rata-rata yg digunakan

dalam menghitung persediaan dalam sistem periodik.

d. Moving Average (MA)

Metode moving average dan weight average disebut

juga metode rata-rata, perbedaannya hanya pada

kalo Weighted Average digunakan untuk sistem

Periodik, kalo Moving Average digunakan untuk sistem

Perpetual

contoh80
CONTOH

Transaksi untuk PT SEJATI, selama bulan Januari 1984 adalah sbb.:

1/1 ’07 Saldo …………………. 100 kg @ Rp. 20,-

5/1 ’07 Pembelian ……………. 500 kg @ Rp. 22,-

6/1 ’07 Penjualan …………….. 450 kg

10/1’07 Pembelian ……………. 600 kg @ Rp. 21,-

15/1’07 Penjualan …………….. 500 kg

20/1’07 Pembelian ……………. 800 kg @ Rp. 23,-

25/1’07 Penjualan …………….. 750 kg

Dari transaksi PT. SEJATI diatas, hitunglah nilai persediaan (Inventory) pada31 Januari 2007 dengan memakai metode FIFO, LIFO dan Average untuk sistem pencatatan periodik dan perpetual.

jawab
JAWAB

A. Sistem Periodik

1. FIFO

1/1 ’07 Saldo ………………….. 100 kg @ Rp. 20,-

5/1 ’07 Pembelian ……………. 500 kg @ Rp. 22,-

10/1’07 Pembelian ……………. 600 kg @ Rp. 21,-

20/1’07 Pembelian ……………. 800 kg @ Rp. 23,-

2000 kg

Penjualan seluruhnya 1700 kg

Sisa pada 31 Januari 2007 di Gudang 300 kg

Maka nilainya adalah : 300 kg x Rp. 23,- = 6.900,-

slide82
2. LIFO

1/1 ’07 Saldo …………………. 100 kg @ Rp. 20,-

5/1 ’07 Pembelian ……………. 500 kg @ Rp. 22,-

10/1’07 Pembelian ……………. 600 kg @ Rp. 21,-

20/1’07 Pembelian ……………. 800 kg @ Rp. 23,-

2000 kg

Penjualan seluruhnya 1700 kg

Sisa pada 31 Januari 2007 di Gudang 300 kg

Maka nilainya adalah : 100 kg x Rp. 20,- = 2.000,-

200 kg x Rp. 22,- = 4.400,-

300 kg = 6.400,-

slide83
3. WA ( Weight Average )

1/1 ’07 Saldo ……………100 kg @ Rp. 20,- = 2.000,-

5/1 ’07 Pembelian …….500 kg @ Rp. 22,- =11.000,-

10/1’07 Pembelian …… 600 kg @ Rp. 21,- =12.600,-

20/1’07 Pembelian …… 800 kg @ Rp. 23,- =18.400,-

2000 kg =44.000,-

Rp. 44.000,-

Harga Rata-rata = Rp. 22,-

2000 kg

Inventory pada 31 Januari 2007 = 300 x Rp. 22,- = 6.600,-

slide89

Masalah-masalah yg Dihadapi Perusahaan

  • 1. Barang dan Jasa yg akan Dijual.
  • Sifat Barang yg dijual, Jenisnya, Bentuk, kualitas, dan modifikasi)
  • 2. Pemasaran Barang / Jasa
  •  Luas Pasar Sasaran Pasar, distribusinya.
  • 3. Penyusutan Harga (sama dengan pesaing, > rendah, atau > tinggi)
slide90

Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil

  • Kewiraswastaan adalah kemampuan dan kemauan seseorang untuk beresiko dengan menginvestasikan waktu, uang dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan tujuan berhasil
  • Wiraswasta adalah bidang usaha / perusahaan yang dibangun oleh seseorang dng kepribadian tertentu sebagai alternatif penyediaan lapangan kerja.
  • Wiraswastawan adalah pribadi tertentu yg secara kualitatif lebih darikebanyakan manusia pada umumnya, yaitu pribadi yg memiliki kemampuan untuk :
  • - Berdiri di atas kekuatan sendiri,
  • - Mengambil Kep. Untuk dirinya sendiri,
  • - Menetapkan tujuan atas dasar pertimbangan sendiri,
  • - Menggerakkan perekonomian masyarakat u/ maju kedepan
  • - Mengambil Resiko
slide91

Tugas-tugas Manajer Personalia

  • Merencanakan Tenaga Kerja yang dibutuhkan
  • Penarikan Pegawai (Recruitment)
  • Melakukan Pelatihan
  • Menjaga Keseimbangan antar bagian
  • Menyusun Pengawasan sebagai petunjuk bekerja

Bentuk-bentuk Pelatihan :

  • On the Job Trainning (Latihan di tempat kerja)
  • Magang Belajar terlebih dahulu kpd senior.
  • Latihan Berantai  merupakan sekolah bersama-sama di dalam perusahaan tetapi dipisahkan dari pengawasan langsung.
  • Latihan Bersama  sekolah-sekolah yaitu dng mengajarkan secara teoritis kemudian praktek ke perusahaan.
slide92

Proses Seleksi

Wawancara

Penyaringan Awal

Melengkapan

Form Lamaran

Ujian / Tes

Keputusan Berhenti

oleh salah satu

Pihak

Penawaran

Pekerjaan

Penelitian

Latar Belakang

Pemeriksaan

Kesehatan dan Fisik

Wawancara

Seleksi Pengalaman

slide93

Uraian Pekerjaan adalah informasi tertulis yang menguraikan tugas dan tanggung jawab, kondisi pekerjaan, hubungan pekerjaan, dan aspek-aspek pekerjaan pada suatu jabatan tertentui dalam organisasi.

Spesifikasi Pekerjaan adalah uraian persyaratan kualitas minimum orang yang bisa diterima agar dapat menjalankan satu jabatan dengan baik dan kompeten.

1. Tingkat Pendidikan Pekerja.

2. Jenis Kelamin pekerja

3. Keadaan fisik pekerja

4. Pengetahuan dan kecakapan pekerja

5. Batas Umur Pekerja

6. Nikah atau belum

7. Minat Pekerja

8. Emosi Pekerja

9. Pengalaman Pekerja

slide94

Evaluasi Pekerjaan (Job Evaluation) adalah menilai berat atau ringan, mudah atau sukar, besar atau kecil resiko pekerjaan dan memberikan nama, ranking (peringkat), serta harga atau gaji suatu jabatan

Pengayaan Pekerjaan adalah perluasan pekerjaan dan tanggungjawab secara vertikal yang akan dikerjakan seseorang pejabat dalam jabatannya.

Persyaratan Pekerjaan adalah persyaratan-persyatan jabatan tentang keterampilan yang dikehendaki

slide95

Pengembangan Karyawan

suatu usaha untuk meningkatkankemampuan

teknis, teoritis, konseptual, dan moralkaryawan

sesuai dengan kebutuhan pekerjaan

/ jabatan melalui pendidikan dan latihan

Produktivitas

Efisiensi

Kerusakan

Kecelakaan

Pelayanan

Karier

Balas Jasa

Konsepsual

Moral

TUJUAN PENGEMBANGAN

slide96

Jenis Pengembangan

Pengembangan secara formal, yaitu karyawan ditugaskan perusahaan untuk mengikuti pendidikan atau latihan, baik yang dilakukan perusahaan maupun yang dilaksanakan oleh lembaga-lembaga pendidikan atau pelatihan.

Pengembangan secara informal, yaitu karyawan atas keinginan dan usaha sendiri melatih dan mengembangkan dirinya dengan mempelajari buku-buku leteratur yang ada hubungannya dengan pekerjaan atau jabatannya

slide97

Penilaian Prestasi Karyawan

Menurut Dale Yoder : Penilaian prestasi kerja merupakan prosedur yang normal dilakukan di dalam organisasi untuk mengevaluasi pegawai dan sumbangan serta kepentingan bagi pegawai

Ruang Lingkup Penilaian Prestasi

Ruang lingkup penilaian Prestasi dicakup dalam What, Why, Where, When, Who, dan How ( 5 W + 1 H)

  • Tujuan dan kegunaan Penilaian Prestasi Karyawan sbb .:
  • Sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang digunakan untuk promosi,
  • pemberhentian, dan penetapan besarnya balas jasa.
  • Untuk mengukur prestasi kerja yaitu sejauh mana karyawan bisa sukses
  • dalam pekerjaannya.
  • Sebagai dasar untuk mengevaluasi efektivitas seluruh kegiatan di dalam
  • perusahaan.
  • Sebagai dasar untuk mengevaluasi program latihan dan keefektifan jadwal
  • kerja, metode kerja, struktur organisasi, kondisi kerja, dan peralatan kerja.
  • Sebagai alat untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan sehingga dicapai
  • tujuan untuk mendapatkan performance kerja yang baik.
  • Sebagai kriteria dalam melakukan seleksi dan penempatan kerjanya.
slide98

Dasar Penilaian

1)Tangible Standard yaitu sasaran yang dapat ditetapkan alat ukurnya

atau standarnya. Standar ini dibagi atas :

-Standar dalam bentuk fisik yang terbagi atas : standar kualitas,

standar kuantitas, dan standar waktu. Misalnya Kilogram, meter,

baik – buruk, jam, hari dan bulan.

-Standar dalam bentuk uang yang terbagi atas standar biaya, standar

penghasilan, dan standar investasi.

2)Intangible Standard yaitu sasaran yang tidak dapat ditetapkan alat

ukur atau standarnya. Misalnya, standar perilaku, kesetiaan,

partisipasi, loyalitas, serta dedikasi karyawan terhadap perusahaan.

Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu.

Produktivitas Kerja adalah perbandingan antara output dan input dimana output nya harus mempunyai nilai tambah dan teknik pengerjaannya yang lebih baik.

slide99

Produktivitas per Kapita adalah besarnya produksi yang dihasilkanper jiwa, per satu jam / hari kerja

Output / hasil O

PPC = =

N X H N X H

Keterangan:

O = Output atau hasil

N = Jam / hari kerja nyata

H = Jumlah tenaga kerja

Mutasi Karyawan

Mutasi adalah suatu perubahan posisi / jabatan / tempat / pekerjaan yang dilakukan baik secara horizontal maupun vertikal di dalam suatu organisasi.

Prinsip Mutasi adalah memutasikan karyawan kepada posisi yang tepat dan pekerjaan yang sesuai, agar semangat dan produktivitasnya meningkat.

slide100

Tujuan Mutasi

1.Untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan

2.Untuk meningkatkan terciptanya keseimbangan antara tenaga kerja

dengan komposisi pekrjaan atau jabatan

3.Untuk memperluas atau menambah pengetahuan karyawan

4.Untuk menghilangkan rasa bosan / jemu terhadap pekerjaan.

5.Untuk memberikan perangsang agar karyawan mau berupaya

meningkatkan karier yang lebih tinggi.

6.Untuk melaksanakan hukuman / sanksi atas pelanggaran-

pelanggaran yang dilakukannya.

7.Untuk memberikan pengakuan dan imbalan terhadap prestasinya

8.Untuk tindakan pengamanan yang lebih baik.

Dasar Mutasi

dasar mutasi
DASAR MUTASI
  • Merit System :adalah mutasi karyawan yang didasarkan atas landasan
  • yang bersifat ilmiah, obyektif, dan hasil prestasi kerjanya. Merit system atau carreer system ini merupakan dasar mutasi yang baik karena :
  • -Output dan produktivitas kerja meningkat
  • -Semangat kerja meningkat
  • -Jumlah kesalahan yang diperbuat menurun
  • -Absensi dan disiplin karyawan semakin baik
  • -Jumlah kecelakaan akan menurun.
  • Seniority system : adalah mutasi yang didasarkan atas landasan masa
  • kerja, usia, dan pengalaman kerja dari karyawan
  • bersangkutan. Sistem mutasi semacam ini tidak
  • obyektif karena kecakapan orang yang dimutasikan
  • berdasarkan senioritas belum tentu mampu
  • memangku jabatan baru.
  • Spoil System : adalah mutasi yang didasarkan atas landasan
  • kekeluargaan. Sistem mutasi ini kurang baik karena
  • didasarkan atas pertimbangan suka atau tidak suka.
cara cara mutasi
Cara-cara Mutasi

a.Cara tidak ilmiah, dilakukan :

-Tidak didasarkan kepada norma / standar kriteria tertentu

-Berorientasi semata-mata kepada masa kerja dan ijazah, bukan

atas prestasi atau faktor-faktor riil.

-Berorientasi kepada banyaknya anggaran yang tersedia, bukan

atas kebutuhan riil karyawan.

-Berdasarkan spoil system

b.Cara Ilmiah, dilakukan :

-Berdasakan norma atau standar kreteria tertentu, seperti analisis

pekerjaan.

-Berorientasi pada kebutuhan yang riil / nyata

-Berorientasi pada formasi riil kepegawaian

-Berorientasi kepada tujuan yang beraneka ragam

-Berdasarkan objektivitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

ad