Administrasi pendidikan
Download
1 / 19

ADMINISTRASI PENDIDIKAN - PowerPoint PPT Presentation


  • 178 Views
  • Uploaded on

ADMINISTRASI PENDIDIKAN . Disyarahkan oleh: Tn. Josua F. Munthe (Khalayak Indonesia) Dalam BILIK BACAAN SEPADU-SEKOLAH TINGGI JUNIORAT, KINABALU, MALAYSIA TIMUR-2009. Perkataan “administrasi” bermula dari kata Latin, memiliki artian: memenej, memelihara, membadankan.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' ADMINISTRASI PENDIDIKAN ' - manny


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Administrasi pendidikan

ADMINISTRASIPENDIDIKAN

Disyarahkan oleh:

Tn. Josua F. Munthe

(Khalayak Indonesia)

Dalam

BILIK BACAAN SEPADU-SEKOLAH TINGGI JUNIORAT, KINABALU, MALAYSIA TIMUR-2009


Artian administrasi pendidikan

Perkataan “administrasi” bermula dari kata Latin, memiliki artian: memenej, memelihara, membadankan.

Administrasi Pendidikan ialah segenap aktifiti atau proses pengerahan dan perintergrasian sesuatu macam hal, iatu: personali, spritual ataupun materiil, yang bersungkat dengan capaian tujuan pendidikan negara.

Robert E. Wilson beranggapan dan berikan terapan pengertian: educational administration is the coordination of forces necessary for the good instruction of all children within a school organization into an orderly plan for accomplishing the unit’s objectives, and the assuring of their proper accomplishment.

Good Carter. V beralasan pula: segenap teknikal dan prosedural yang diperguna-dayakan dalam pelaksanaan perbadanan pendidikan sesuai dengan aluan atau pun hukum yang dianut.

ARTIAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN


Unsur unsur

Ada pula unsur utama dalam unsur-unsur Administrasi Pendidikan, iaitu:

* Adanya kumpulan manusia (banyaknya diminimalkan 2 orang)

* Adanya tujuan yang akan dicapai

* Adanya tugas/fungsi yang harus dilakukan (aktifiti apa saja/kooperatif )

Adanya barang-barang kelengkapan.

UNSUR-UNSUR


Skop administrasi pendidikan
Skop Administrasi Pendidikan Pendidikan, iaitu:

T

E

A

C

H

I

N

G

&

L

E

A

R

N

I

N

G

A school community

I. Facilitating the development of goals and policies basic to 

Occurs in

II. Stimulating the development of approriate programs for 

Consist of

III. Procuring and managing personal dan material to implement 


Tujuan administrasi pendidikan
Tujuan Administrasi Pendidikan Pendidikan, iaitu:

Pada garis umum, tujuan daripada administrasi pendidikan ialah “usaha kerjaya untuk daya daripada sumber (human and non-human) agar boleh beraktifiti secara teratur, efektif dan efisien untuk capaian tujuan pendidikan.

Menurut anggapan Sergiovanni dan Carver, menyebutkan 4 perkara, iaitu:

  • Efektifitas produksi

  • Efisiensi

  • Adaptesi

  • Kenikmatan kerjaya


Prinzip administrasi pendidikan
Prinzip Administrasi Pendidikan Pendidikan, iaitu:

Harl L.Douglas menjelaskan prinzip administrasi, iaitu:

  • Prioriti tujuan daripada pertimbangan hal privasi dan gerak-laju organisasi

  • Koordinat amalan dan responsibiliti

  • Kesesuaian responsibiliti terhadap karakter personil.

  • Pengakuan faktor-faktor psikologis

  • Relativiti daripada nilai-nilai


Prinzip lanjutan
Prinzip lanjutan Pendidikan, iaitu:

  • Prinzip Efisiensi: berdayakan sumber, wang, daya-diri, fasiliti secara efisien.

  • Prinzip Menej: memenej kerjaya menejemen melalui atur-kerja (planning), organizing, mengarahkan dan melakukan peperiksa (controling), dan memarkahkan (evaluation).

  • Prinzip Pengutamaan Amalan: kerja secara menejerial dan operatif.

  • Prinzip Jiwa-Memimpin: mempertunjukkan karakter leadership yang utuh dan makzul.

  • Prinzip Kerjasama (kooperatif): keahlian dalam pengembangan kerjasama secara horizon dan vertikel.


Fungsi administrasi pendidikan
Fungsi Administrasi Pendidikan Pendidikan, iaitu:

PLANNING

ORGANIZATION

CONTROLLING

FUNGSI ADMINISTRASI PENDIDIKAN

MOTIVATION

COORDINATION


Proses administrasi pendidikan

PLANNING Pendidikan, iaitu:

Satu kerja pokok dalam planning: pembuatan keputusan yang ialah proses persiapan segala hal dan perkara yang diguna dalam plan.

Terdiri dari:

a) Formula tujuan aktifiti: pengemudian aktifiti secara akurat, b) Penentuan aktifiti untuk capai tujuan, c) Penentuan rentangan masa yang diperlukan: rentang masa diubah-suai pada sifat dan jenis tujuan serta skopnya, d) Tetapan metod dan alat: efektif, efisien, mudah, ringan, tidak lama, kuat dan rizik yang sedikit, e) Formulasi markah capaian tujuan (takar/evaluasi): pemberian markah sesuai dengan amalan dan pentata-laluan dan kontrol keserasian dan tepat.

PROSES administrasi pendidikan


2. ORGANIZING Pendidikan, iaitu:

Ialah aktifiti untuk mereka-bentuk relasyen-relasyen antara orang-orang dalam capaian wujud kesatuan kerjaya dan tujuan-tujuan yang diformulasi.

  • Kecakapan Headmaster dalam memikul amalan sekolah.

  • Kecakapan cikgu atau guru timbalan dalam memikul amalan dari prefator.

  • Kesesuaian daripada minat, autoriti, pengetahuan, falsafah, dan peribadi.


3. STAFFING Pendidikan, iaitu:

Fungsi staffing dalam adminitrasi pendidikan sudahlah dilarikan sejak susun-rencana dan organizing kerjaya yang dirancangkan.

Prinzip utama amalan Staffing ini ialah:

“THE RIGHT MAN IN THE RIGHT PLACE”

  • Perlunya motivasi staff.

  • Kesejahteraan/ongkos-hidup staff.

  • Ongkos insentif dan harga-jasa

  • Konduite dan bimbingan paduan


4. COUNSELING Pendidikan, iaitu:

Dalam organisasi pendidikan di sekolah diperlukan sangat:

Kounseling yang diserupakan dengan badan pelatihan dan bengkel-kerja untuk memberikan petunjuk berupa pengalaman dan aktifiti-aktifiti positif dalam kerjaya cikgu atau guru timbalan.


5. COORDINATNG Pendidikan, iaitu:

Rencana atau pun progrem-progrem pendidikan harus dilakukan dengan kompleksiti dan mengandungi hal-hal yang keterkaitan satu dengan lainnya.

Koordinet ini perlulah mengatasi darjah-batas planning atau pula batas-personel ( dupliket tugasan, rebut hak, timpang kerja dan kewajiban, dan lainnya pula.


6. COMUNICATION Pendidikan, iaitu:

Untuk melaksanakan progrem pendidikan, aktifiti yang sebarkan dan alukan gagasan dan maksud-tujuan kepada struktur organisasi teramatlah penting. Proses kumuniket ini ialah: lebih daripada jembatankan fikiran/gagasan/maksud-tujuan baik cakap atau tulis sahaja.

Unsurnya iaitu:

1) kumunikator,

2)berita atau pesanan,

3) alat ,

4) respon dari kumunikan,


  • Perbezaan masing kumunikasi: Pendidikan, iaitu:

  • Kumunikasi Lisan (cakap): kumunikasi yang dilakukan secara lisan dengan cakap/bincang kata secara vertikel atau horizon (tiada dibenarkan secara paksaan).

  • Kumunikasi Tulis: kumunikasi yang dilakukan dalam carik kertas atau mesej emel, SMS, atau pula telegrem.

  • Kumunikasi bebas: personel bebas dalam berhak kata yang didarjahkan dalam bilik kedudukan sesuai perangkat.

  • Kumunikasi batas: personel dilalu dalam darjah bilik kedudukan.


Mills dan Standfording berikan pendapat bahawa dalam berkumunikasi perlu fikirkan point:

  • Kelajuan: perhatikan masa yang diperlukan untuk kirimkan berita atau pesanan.

  • Kecekatan: perhatian menulis pesanan sehingga isi kandungan berita atau pesanan sesuailah dengan cakupan maksud.

  • Keselamatan: berita tidak dibenarkan jatuh ke tangan orang lain.

  • Kerahsiaan: jaminkan bahawa orang lain tidak tahu.

  • Warkat: berita dilakukan secara cakap atau tulis.

  • Kesan: kumunikasi harus diperdaya dengan kesan yang baik.

  • Kos: ongkos pengiriman berita harus disesuaikan.


7. CONTROLING berkumunikasi perlu fikirkan point:

Fungsi kontrol atau penjagaan ini berguna sangat untuk kemajuan organisasi. Menentukan data yang sebabkan keanehan yang terjadi pada organisasi, mutu organisasi, pengembangan organisasi, dan hambat-laju organisasi boleh diketahui melalui kontrol atau penjagaan.

Kontrol dapat dilakukan secara langsung: dilakukan di tempat, dan secara tak langsung melalui keputusan, isntruksyen, surat-laluan, dan lainnya.


8. BUDGETING berkumunikasi perlu fikirkan point:

Keperluan organisasi, secara personel atau pula materiil, perlukan kos. Itu sebabkan pula hal penentuan kos-kos untuk buatkan organisasi.

Point yang diperhatikan:

  • Rencana berapa kos yang dihamburkan.

  • Darimana dan bagaimana kos itu diperolehkan.

  • Bagaimana gunakannya.

  • Siapa yang mengelola.

  • Bagaimana akuntingnya, dan tanggung jawabnya.

  • Bagaimana kontrolnya, dll


9. EVALUATING berkumunikasi perlu fikirkan point:

Dalam rangka memajukan organisasi perlulah dilakukan: evaluasi daripada kerjaya teknikal dan prosedural. Peningkatan secara efektif boleh pula dicapai melalui evaluasi.

Evaluasi hendaklah pula dilakukan secar a bertahap dengan jangka masa yang dekat dan melakukan monitoring secara sepadu dengan amalan organisasi.


ad