1 / 11

KELAS KATA DAN FRASA Pertemuan 02

KELAS KATA DAN FRASA Pertemuan 02. Matakuliah : G0012 – Bahasa Indonesia Tahun : 2007. TUJUAN. Di akhir pertemuan ini, mahasiswa diharapkan dapat: M e njelaskan pengertian kelas kata dan fras a. Memberikan contoh penggunaannya dalam sebuah kalimat .

maisie
Download Presentation

KELAS KATA DAN FRASA Pertemuan 02

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KELAS KATA DAN FRASAPertemuan 02 Matakuliah : G0012 – Bahasa Indonesia Tahun : 2007

  2. TUJUAN Di akhir pertemuan ini, mahasiswa diharapkan dapat: • Menjelaskan pengertian kelas kata dan frasa. • Memberikan contoh penggunaannya dalam sebuah kalimat. • Mengidentifikasi kelas kata dan frasa yang terdapat dalam kalimat. 3

  3. KELAS KATA DAN FRASA (1) • Verba (Kata kerja) : menulis, melukis • Ajektiva (Kata sifat) : ayu, anggun, senyap • Nomina (Kata Benda) : kursi, rumah, motor • Pronomina (Kata Ganti) : aku, kamu, kita, dia, mereka • Numeralia (kata bilangan) : satu, sebelas, dua ribu • Adverbia (kata keterangan) : tadi, besok • Interogativa (Kata Tanya) : apa, kapan • Demonstrativa (Kata Tunjuk) : Ini, itu, • Artikula (Kata sandang) : si, sang, para • Preposisi (Kata Depan) : di, pada, dari • Konjungsi (Kata hubung) : tetapi, karena • Interjeksi (kata seru) : aduh, aduhai, oh • Kategori Fatis : dalam ragam percakapan untuk menegaskan, mengukuhkan, percakapan 4

  4. KELAS KATA DAN FRASA (2) Pertindihan Kelas Kata “mati” dalam satu kalimat bisa termasuk kelas kata benda, namundalam kalimat lain bisa dikategorikan kelas kata kerja. • Ayam Mang Diman kemarin mati.(verba intransitif) • Mati bukan akhir segalanya. (nomina) • Itu harga mati. (verba intransitif) 5

  5. KELAS KATA DAN FRASA (3) • Frasa verbal : berjalan cepat • Frasa ajektival : alangkah merdu • Frasa nominal : banyak kesulitan • Frasa pronominal : mereka semua • Frasa numeralia : tiga belas • Frasa interogativa : apa dan siapa • Frasa demonstrativa : sini sana • Frasa preposisional : dari, ke dan oleh 6

  6. KATA-KATA BARU vs KATA-KATA BAKU • Bacalah kedua artikel berikut ini: a. Awalan "nge-" dan Akhiran "-in“ oleh Lie Charlie dalam: http://www.kompas.com/kompas%2Dcetak/0106/30/dikbud/baha12.htm b. Gapapa Klo Blom Tau olehAndré Möller dalam: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0506/18/Bahasa/1821650.htm 2. Diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut: • Apa pendapat Anda atas usulan untuk membakukan entri baru seperti yang selama sering dipakai dalam komunikasi di telepon selular maupun internet? Lebih praktis dan lebih hemat kata? • Bagaimana dengan entri-entri pengaruh dialek daerah: misalnya ngebetulin, ngerecokin? Perlukah mereka juga dibakukan? 7

  7. TUGAS (1) Bacalah artikel berikut dan carilah frasa numeralia dalam paragraf ke-4. http://www.kompas.co.id/marketing/news/0503/31/091824.htm 8

  8. TUGAS (2) Kata/frasa apa yang dicetak tebal dalam kutipan berikut? “Sungguh tidak mengerti. Mengapa bencana yang begitu besar memukul suku bangsa yang paling saya hormati,” kata Pramoedya Ananta Toer.“Aceh adalah suku bangsa pertama yang menyambut kemerdekaan republik Indonesia. Bukan hanya menyambut, tapimembelikan hadiah pesawat Dakota. Aceh tidak pernah kalah oleh siapa pun. Belanda mengakuinya. Orang-orang Aceh punya keberanianindividu. Lainnya hanya pintar tawuran, keroyokan saja.” (Mendengarkan Pramoedya, Eka Budianta, hal 1) 9

  9. TUGAS (3) Garisbawahilah frasa kerja dalam paragraf berikut! Itulah perubahan baik di Indonesia. Selama pemerintahan militer, rakyat tidak sukamembaca. Takut. Beberapa kali terjadi, orang membaca bisa masuk penjar. Seorang karywan universitas di Yogya, divonis delapan tahun penjara ketika ketahuan mengadakan diskusi buku BUMI MANUSIA. Berkali-kali, pada masa Orde Baru koran dan majalah dilarang terbit: tak boleh ditulis, tak boleh dicetak, tak boleh dibaca. Buku-buku Pramoedya juga dilarang beredar dan dilarang dibaca. Padahal di negara lain menjadi bacaan wajib, karena kebenaran dan keindahnnya. (Mendengarkan Pramoedya, Eka Budianta, hal 5) 10

  10. PENUTUP “…Kelas kata adalah salah satu aspek tata bahasa Indonesia yang sentral. …Bila ingin memahami tata bahasa Indonesia—mau tidak mau—orang harus memahami terlebih dahulu kelas kata dalam bahasa Indonesia.” (Harimurti Kridalaksana, Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia) 11

More Related