1 / 52

Cetak Biru TIK Nasional (Kerangka Konseptual)

Cahyana Ahmadjayadi Direktur Jenderal Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi dan Informatika Jakarta, 22 Mei 2006. DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA. Cetak Biru TIK Nasional (Kerangka Konseptual). Sistematika. Fakta dan Peristiwa Isu Pokok Roadmap TIK Menuju MII 2015 Strategi 315.

lynton
Download Presentation

Cetak Biru TIK Nasional (Kerangka Konseptual)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Cahyana Ahmadjayadi Direktur Jenderal Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi dan Informatika Jakarta, 22 Mei 2006 DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Cetak Biru TIK Nasional(Kerangka Konseptual)

  2. Sistematika Fakta dan Peristiwa Isu Pokok Roadmap TIK Menuju MII 2015 Strategi 315

  3. Fakta & Peristiwa

  4. Forum Telematika Dunia WSIS (World Summit On The Information Society) UNCTAD (United Nation Conference on Trade And Development) WTO (World Trade Organization)

  5. Visi Teknologi Informasi Presiden RI-1- “Masyarakat informasi dan masyarakat berbasis pengetahuan merupakan masyarakat yang menyadari kegunaan dan manfaat informasi …”

  6. Visi Teknologi Informasi Presiden RI-2- “Kita meyakini bahwa teknologi informasi adalah salah satu pilar utama pembangunan peradaban manusia saat ini…”

  7. Visi Teknologi Informasi Presiden RI-3- “… Tidak ada satupun bidang kehidupan bangsa ataupun sektor pembangunan nasional yang tidak memerlukan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi…”

  8. Visi Teknologi Informasi Presiden RI-4- “… Dalam kerangka masyarakat berbasis pengetahuan inilah, teknologi informasi diharuskan mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat luas …”

  9. Visi Teknologi Informasi Presiden RI-5- “… Kita sungguh berharap, teknologi informasi benar-benar dapat menjadi sarana penting dalam proses transformasi menjadi bangsa yang maju …”

  10. Visi Teknologi Informasi Presiden RI-6- “… Masyarakat yang cerdas, berarti setiap komponen masyarakat akan bergerak bersama, misalnya mewujudkan gerakan siswa cerdas, gerakan desa maju, gerakan guru cerdas, gerakan pesantren cerdas, gerakan petani cerdas, gerakan aparat cerdas, gerakan nelayan pintar, dan seterusnya…”

  11. United Nations Secretary GeneralRemarks to Opening Plenary Meeting of WSIS II • “Masyarakat Informasi merupakan satu masyarakat dimana kemampuan manusia dikembangkan, dibangun dengan cara memberikan kepada mereka akses terhadap TIK” • “Tugas kita adalah : bergerak dari diagnosa menuju ke suatu tindakan nyata”

  12. Menkominfo “Kita tidak mungkin membangun sendiri. Kita harus ciptakan iklim yang kondusif, regulasi yang mendukung, supaya private sektor dan berbagai pihak yang terkait dengan pembangunan TIK ikut berpartisipasi”

  13. SISTEM INFORMASI Standar & Prosedur Penelitian & Pengembangan SDM Manajemen Outsourcing Peraturan & Kebijakan Organisasi Manusia & Budaya Proses TEKNOLOGI INFORMASI Biaya & Investasi Electronic Commerce ISDN & VSAT Infrastructure Internet ERP, SCM, CRM Digital Nervous System Produk & Servis Data Mining Intranet Extranet KOMPUTER Lingkungan Makro SOFTWARE HARDWARE Electronic Data Interchange PC Desktop Pasar & Pelanggan Sistem Operasi Decision Support System Database Notebook & Palmtop Aplikasi Printer Modem Strategi Rencana Bisnis Workgroup Computing Bahasa Pemrograman Multimedia Teknologi Informasi dan Sistem Informasi ERP: Enterprise Resource Planning; SCM: Supply Chain Management; CRM: Customer Relation Management

  14. 1 2 3 4 Fase Teknologi Informasi Optimalisasi Pemanfaatan Implementasi Perencanaan

  15. Fase TI • Fase 1 & Fase 2 sudah dilewati dan merupakan fase terberat dalam pengembangan TI • TREND: Outsourcing • TREND: Utility Model - Hosted Services • Fase 3 sudah berakhir atau memasuki babak akhir • INDIKATOR: Penetrasi Internet dan Email • Fase 4 adalah fase untuk memaksimalkan, mengoptimalkan, dan menyesuaikan penggunaan TI • TREND: Push Information, Push Email • TREND: Anywhere, Anytime

  16. Beyond Email Hermes push • New Content Feeds : • RSS and News Feeds – support developer programs • Integration with existing internet SPs to mobilise web services

  17. Kondisi TIK Indonesia (Nasional vs. Global)

  18. Rangking TIK Indonesia

  19. E-Readiness Indonesia(Economist Intelligence Unit)

  20. Indikator TIK • Penetrasi PC • Penetrasi Internet • Broadband • Pelanggan Telepon Seluler

  21. Isu Pokok

  22. Isue Pokok (1)

  23. Isue Pokok (2)

  24. Roadmap Menuju MII-2015

  25. Roadmap Menuju MII 2015 MII 2015 2009 2008 2007 2006 2005

  26. 2005

  27. Desa WarMasif 2006 (1)

  28. 2006 (2)

  29. 2007

  30. 2008

  31. 2009

  32. Cetak Biru TIK Nasional

  33. Strategi Pengembangan Aplikasi e-Police e-Proc e-Govt e-Services e-ID Blended Learning e-Learning Digital Library ICT as Enabler e-Health CAI ICT Policy e-Accounting e-Transaction e-Payment e-Logistics e-UKMK e-Business Cetak Biru Aplikasi e-Commerce Content Hardware ICT as Industry Software (Mobile Apps, Middleware) Services/Support R&D

  34. Strategi 315  MII2015 5 Gerakan Nasional Membangun Masyarakat Cerdas Pengembangan Infrastruktur Informasi yang Konvergentif Fasilitasi Industri TIK Pembangunan e-Leadership Interoperabilitas Layanan Publik Flagship Programs 1 Public Private Partnership Alokasi Sumber Daya 3 Pilar Infrastruktur Informasi Sumber Daya Manusia & Kelembagaan TIK Regulasi

  35. Nomor Identitas Nasional

  36. Permasalahan Identitas Bambang Suroso Direktur Keuangan Surabaya, JaTim NIK #12345 Kepegawaian • Semua sistem dan instansi bergantung pada data identitas • Umumnya terjadi fragmentasi, duplikasi antar sistem dan instansi • Identitas Ganda • Tidak konsisten • Identitas Tidak Lengkap • Tidak Akurat • Sulit melakukan perubahan • Biaya, Resiko • Atribut yang selalu berubah,misalnya: alamat/domisili Bambang Suroso Jalan Turi 23 Surabaya NPWP: 1635378 Pajak Bambang Suroso Jalan Darmo 152C Surabaya No. Rekening: 11973635 VISA: 5435 5343 5555 7501 Bank Bambang Suroso Jalan Radio Dalam 33 RT 01 RW 003 Gandaria Kebayoran Baru Jakarta Selatan DKI 24 Desember 1966 No. KTP: 24121966.9863.8 KTP Bambang Suroso Jalan Turi 23 Surabaya 031-527 8765 Telkom Bambang Suroso Jalan Radio Dalam 33 Jakarta Selatan SIM: 674327 6743734 6743 Polri

  37. Solusi: Nomor Identitas Nasional Direktur Keuangan NIK #12345 • Identitas Tunggal untuksetiap warganegara • Konsisten • Digunakan oleh seluruh instansi • Terpusat • Akurat dan terkontrol • Sinkronisasi • Automatisasi Perubahan • Perubahan data diketahui seluruhinstansi NPWP: 1635378 No. Rekening: 11973635 VISA: 5435 5343 5555 7501 NIN: 54354356667 Bambang Suroso Medan, 24/12/1966 Lelaki Biometri: … Jalan Radio Dalam 33 RT 01 RW 003 Gandaria Kebayoran Baru Jakarta Selatan DKI No. KTP: 24121966.9863.8 Jalan Turi 23 Surabaya 031-527 8765 SIM: 674327 6743734 6743

  38. Konsep Nomor Identitas Nasional • Nomor yang dapat mengidentifikasikan secara unik seseorang/individu • Data minimum, bergantung pada satu (biometri) atau beberapa atribut unik • Tidak merubah bentuk dasar sistem dan database yang sudah • NIN digunakan sebagai nomor acuan bagi sistem dan database lain untuk mengakses data suatu individu • Melindungi privasi individu • Tidak mengambil alih wewenang instansi lain • Mencegah terbentuknya instansi “superbody”

  39. KTP SIM Askes Paspor NPWP Astek PLN Dan Lain-lain Sertifikat KK Akta Lahir Hubungan Antara NIN dan Nomor Identitas Lainnya • Referensi dengan NIN • Ekstraksi data yang diperlukan • Verifikasi data NIN Nomor Identitas Nasional NIN • Nama • Tempat Lahir • Tgl Lahir • Jenis Kelamin • Biometri • Ekstrasi Data • Validasi dan verifikasi dengan Biometri • Penyimpanan data SIAK Nomor Induk Kependudukan • Jenis Kelamin • Biometri • Alamat • Pekerjaan • Nama • Tempat Lahir • Tgl Lahir • Status Kawin • Pendaftaran • Pendataan • Populasi Database

  40. Kesamaan Dari Setiap Nomor Identitas(Commonalities) NIK Atribut yang sama: • Nama • Tgl Lahir • Tempat Lahir • Jenis Kelamin • Biometri NPWP NIN DLL SIM

  41. e-Learning

  42. Isu di Sekitar Pendidikan Tinggi Isu Solusi dgn TIK Pendidikan Tinggi ■ Memperluas kesempatan belajar Kesenjangan Pendidikan Univer- sitas Pedesaan vs. Perkotaan - Pendidikan di perdesaan • Pertukaran pengajar • Pembelajaran mandiri Reformasi Pendidikan Institut ■Hemat Uang/Waktu Pertukaran kredit TIK - Pelatihan Guru • Distribusi Materi Pelajaran secara elektronik Pengembangan Kemampuan Mengajar Pelatihan tidak mencukupi Sekolah Tinggi ■Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Multi-Media Globalisasi • Kerjasama antar Universitas

  43. … … … … … … … … … … … Word Word HTML HTML SGML SGML Visio Visio Power Point Power Point Excel Excel Keutaman Pendidikan Berbasis TIK Bagi Mahasiswa Bagi Dosen Bagi Universitas e-Education (Digital/Multimedia) Kuliah yang fleksibel (Dapat diakses kapan saja) Materi Pengajaran Yang Kaya Manajemen dan Penggunaan Ulang Sumberdaya dan Materi Pengajaran + Pembelajaran 24x7 Skalabilitas Tinggi Biaya Murah Efek Postif Pemelajaran Hemat Waktu/Biaya Meningkatkan Kemampuan Akademik Waktu Lebih Banyak Untuk Riset Usaha Baru

  44. <Ruang Kuliah> Smart board <Ruang Pertemuan> Kamera <Sistem Pembelajaran Baru> Konsep e-Learning Jaringan Dalam Kampus Dalam Kampus ■ Diskusi Kelompok Komunikasi Multi Poin <Seminar Kolaboratif> <Ruang Dosen> Pembelajaran Jarak Jauh Melalui Satelit Kamera ・Pengajaran secara simultan ・Pembalajaran Jarak Jauh (Live broadcasting) Jaringan Pembelajaran Berbasis Web (PBW) WWW Server ■ Corporations ・Business Training Penulis ・Produksi Material <Studio> Manajemen ・Manajemen Kehadiran (Manajemen Situs) ・Situs Humas ・Situs Informasi Server ・Distribusi Material Internet ISDN lines ■ Universitas Lain ■ Kampus Lain <Rumah Produksi Konten> ・Seminar Kolaboratif ・Pembelajaran Jarak Jauh (Rencana ke Depan) Non-linear Editing Produksi Paket Pembelajaran Otomatis) ・Paket Kuliah DVD Authoring (Produksi) ・Digitalisasi Material ・Penulisan ・Produksi Program ■ Rumah Packaging ・Paket Teks Internet Staf Mahasiswa

  45. Gugus Tugas Tingkat Tinggi untuk e-Indonesia GT3-eI

  46. Koordinasi Tingkat Tinggi Perlu koordinasi Tingkat Tinggi yang keputusannya mengikat seluruh sektor/departemen • e-leadership oleh pimpinan tertinggi • Perencanaan dan pengendalian anggaran TIK nasional • Penetapan prioritas proyek TIK • Efisiensi penggunaan sumber daya (Penggunaan government secured intranet dan data center secara bersama-sama) • Sebagai “creator of business innovation and solution”

  47. Best Practice • Jepang : Perdana Menteri • Korea : Presiden • Malaysia : Perdana Menteri • USA : Wakil Presiden • Thailand : Perdana Menteri

  48. Japan IT Strategic Headquarters Director General Prime Minister Mr. Junichiro KOIZUMI Vice Director General Minister of State for Information Technology Mr. Yasufumi TANAHASHI Chief Cabinet Secretary Mr. Hiroyuki HOSODA Minister of Internal Affairs and Communications Mr. Taro ASO Minister of Economy, Trade and Industry Mr. Shoichi NAKAGAWA All Ministers Academics, Private SectorOpinion Leader This Headquarter was established in Cabinet in 2001.

  49. Struktur Organisasi GT3-eI Berorientasi Outcome KETUA Presiden R.I. WAKIL KETUA Menko Perekonomian KETUA PELAKSANA HARIAN Menteri Kominfo ANGGOTA Menteri Keuangan Menteri Pendidikan Nasional Menteri Perdagangan Menteri Perindustrian Menteri Riset &Teknologi Menteri PAN Menteri PPN/Kepala BAPPENAS Menteri Dalam Negeri TIM PENASEHAT Pakar/individu yg berpengalaman dlm Best Practice bid ICT tkt Internasional dan Nasional - Memberikan masukan strategis TIM MITRA MASTEL ; FTII ; Perguruan Tinggi; Kadin - Memberikan masukan kebijakan SEKRETARIAT • Administrasi • Keuangan • Program • Koordinasi OUTCOME - Direktif Strategik dan Kebijakan Pendayagunaan ICT - Fasilitasi dan Insentif utk pengembangan industri Telematika

  50. Struktur Organisasi GT3-eI Berorientasi Program KETUA Presiden R.I. WAKIL KETUA Menko Perekonomian KETUA PELAKSANA HARIAN Menteri Kominfo ANGGOTA Menteri Keuangan Menteri Pendidikan Nasional Menteri Perdagangan Menteri Perindustrian Menteri Riset &Teknologi Menteri PAN Menteri PPN/Kepala BAPPENAS Menteri Dalam Negeri TIM PENASEHAT Pakar/individu yg berpengalaman dlm Best Practice bid ICT tkt Internasional dan Nasional - Memberikan masukan strategis TIM MITRA MASTEL ; FTII ; Perguruan Tinggi; Kadin - Memberikan masukan kebijakan SEKRETARIAT • Administrasi • Keuangan • Program • Koordinasi Industri Hardware Open Source Software Industri Software Nomor Indentitas Nasional e-Procure ment TIM KERJA Solusi Sistemik Untuk Good Governance Menuju Pemerintahan Yang Transparan Membangun Konten Lokal Berkhasanah Budaya Indonesia Program Afirmatif Untuk Mengembangkan Industri Dalam Negeri Membangun Kreativitas’ Tanpa Batas

More Related