Tutiek retnowati sh mh fh unnar sby
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 13

HUKUM PERIKATAN pertemuan ke 2 PowerPoint PPT Presentation


  • 129 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

TUTIEK RETNOWATI, SH.,MH FH. UNNAR SBY. HUKUM PERIKATAN pertemuan ke 2. Syarat Sah nya Perjanjian. Unsur – Unsur Perjanjian. Para Pihak ( Subjek) Ada persetujuan yang bersifat tetap Ada tujuan yang hendak dicapai Ada prestasi yang dapat dilaksanakan Ada bentuk tertentu ( Tulis/Lesan)

Download Presentation

HUKUM PERIKATAN pertemuan ke 2

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Tutiek retnowati sh mh fh unnar sby

TUTIEK RETNOWATI, SH.,MH

FH. UNNAR SBY.

HUKUM PERIKATANpertemuanke 2


Hukum perikatan pertemuan ke 2

Syarat Sah nya Perjanjian


Unsur unsur perjanjian

Unsur – Unsur Perjanjian

  • Para Pihak ( Subjek)

  • Ada persetujuan yang bersifat tetap

  • Ada tujuan yang hendak dicapai

  • Ada prestasi yang dapat dilaksanakan

  • Ada bentuk tertentu ( Tulis/Lesan)

  • Ada Syarat-syarat tertentu sebagai isi perjanjian


Syarat sah perjanjian

Syarat Sah perjanjian

  • Ps. 1320 BW :

  • Sepakat Mereka yang mengikatkan dirinya

  • Kecakapan Untuk membuat Suatu persetujuan

  • Suatu Hal tertentu

  • Causa yang diperbolehkan


Sepakat mereka yg mengikatkan dirinya

Sepakatmerekaygmengikatkandirinya

  • Kedua belah pihak harus mempunyai kemauan yg bebas untuk mengikatkan diri dan kemauan itu harus dinyatakan

  • Kemauan yg bebas dianggap tidak terjadi ketika perjanjian itu terjadi karena paksaan(Dwang), kekhilafan(dwaling) atau penipuan (bedrof)


Kekhilafan

kekhilafan

  • Periksa ps 1321 dan ps 1322

  • Dibedakan menjadi 2 yaitu kekhilafan mengenai orangnya (error in persona) dan kekhilafan mengenai hakikat barangnya (error in subtansia)


Paksaan

Paksaan

  • Periksa ps 1323, ps 1324

  • Yang dimaksud dengan paksaan adalah kekerasan jasmani atau ancaman dgn sesuatu yg diperbolehkan hukum yang menimbulkan ketakutan kpd seseorang sehingga ia membuat perjanjian

  • Bandingkan dgn ps 1326 dan ps 1327


Penipuan

penipuan

  • Lihat ps 1328

  • Penipuan mensyaratkan adanya tipu muslihat

  • Penipuan tidak dipersangkakan, tetapi harus dibuktikan


Kecakapan u membuat persetujuan

Kecakapan u/ membuatpersetujuan

  • Kedua belah pihak harus cakap menurut hukum u/ bertindak sendiri

  • UU telah menetapkan “tidak cakap” untuk melakukan perbuatan hukum


Suatu hal tertentu

Suatu Hal tertentu

  • Yang diperjanjikan dlm suatu perjanjian haruslah suatu hal atau suatu barang yg cukup jelas atau tertentu

  • Kejelasan mengenai objek perjanjian ialah untuk memungkinkan pelaksanaan hak dan kewajiban


Suatu sebab causa yang halal

SuatuSebab(Causa) Yang Halal

  • “Causa” diartikan bahwa isi perjanjian itu yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai para pihak

  • Jadi isi dari perjanjian tsb tidak boleh melanggar UU, ketertiban umum dan kesusilaan


Akibat hukum jika tidak terpenuhi syarat sah perjanjian

AkibatHukumjikatidakterpenuhisyaratsahperjanjian

  • Syarat 1 dan Syarat 2 disebut sebagai syarat subyektif, jika syarat ini tidak terpenuhi maka perjanjian itu dapat dimintakan pembatalannya kepada hakim. Pembatalan dapat dimintakan dalam tenggang waktu 5 tahun (ps.1454)


Hukum perikatan pertemuan ke 2

  • Syarat 3 dan 4 disebut syarat Obyektif, jika syarat ini tidak terpenuhi perjanjian batal. Perjanjian dianggap tidak pernah ada


  • Login