1 / 1

tes SPM mempunyai korelasi tinggi dengan tes intelegensi Terman-Merril Scale

tes SPM mempunyai korelasi tinggi dengan tes intelegensi Terman-Merril Scale yaitu 0,86 (Sugianto dalam Kurnia, 2000). Tes SPM ini berjumlah 60 item yang dikelompokkan dalam 5 seri, yaitu A, B, C, D, dan E. Masing-masing seri memuat 12 butir aitem. Tes ini bersifat non

lorne
Download Presentation

tes SPM mempunyai korelasi tinggi dengan tes intelegensi Terman-Merril Scale

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. tes SPM mempunyai korelasi tinggi dengan tes intelegensi Terman-Merril Scale yaitu 0,86 (Sugianto dalam Kurnia, 2000). Tes SPM ini berjumlah 60 item yang dikelompokkan dalam 5 seri, yaitu A, B, C, D, dan E. Masing-masing seri memuat 12 butir aitem. Tes ini bersifat non verbal dan disajikan dalam bentuk gambar-gambar persegi panjang berpola. Jumlah alternatif jawaban pada seri A dan B ada 6, sedangkan C, D dan E ada 8 buah. Jawaban yang benar diberi skor 1 dan jawaban yang salah diberi skor 0. Skor bergerak dari 2 sampai 60. Adapun alasan dipergunakannya tes SPM ini antara lain karena tes ini sangat praktis jika digunakan secara klasikal. Tes ini bersifat non verbal dan dengan tes ini pula kita dapat mengukur dan menggolongkan tingkat kecerdasan umum dari subyek. 3. Angket Frekwensi Belajar Angket ini digunakan untuk mengetahui berapa jumlah waktu yang dipakai subyek untuk belajar dalam satuan jam. Pada dasarnya alat ukur ini terdiri dari dua bagian yakni: 1. Pertama, mengungkap identitas subyek penelitian yang meliputi nama, umur, kelas dan hari/tar.-ggal pengisian angket. 2. Kedua, mengungkap frekwensi belajar yang dilakukan siswa dalam kesehariannya. Tujuannya adalah untuk mengetahui berapa jam siswa menghabiskan waktunya untuk belajar. Sejumlah pertan^afl yang diajukan untuk mengetahui frekwensi belajar siswa dilihat dari aspek-aspek kebiasaan belajar (Surahman dalam Fadil, 1998) yaitu kebiasaan memantapkan pelajaran

More Related