Pendekatan psikodinamik teori psikoanalisis 10 1 psychoanalysis sigmund freud
Download
1 / 14

Pendekatan Psikodinamik : Teori Psikoanalisis (10-1) ( Psychoanalysis - Sigmund Freud ) - PowerPoint PPT Presentation


  • 440 Views
  • Uploaded on

Pendekatan Psikodinamik : Teori Psikoanalisis (10-1) ( Psychoanalysis - Sigmund Freud ).

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Pendekatan Psikodinamik : Teori Psikoanalisis (10-1) ( Psychoanalysis - Sigmund Freud )' - lirit


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Pendekatan psikodinamik teori psikoanalisis 10 1 psychoanalysis sigmund freud

PendekatanPsikodinamik:TeoriPsikoanalisis (10-1) (Psychoanalysis - Sigmund Freud )


Pandanganmengenaisifatmanusia:1. Personalitimanusiaterdiridaripadaid (komponenbiologi), ego (komponenpsikologi) dansuperego (komponen moral). Ego berperananselaraskankehendak id & superego. Interaksidiantara 3 komponeninimenghasilkanpersonalitiindividudisetiapperingkat. 2. Personalitimanusiaberkembangmengikutperingkatperkembanganpsikoseksual & personalititerbentukdiusia 5 tahun. 3. Mindamanusiaibarat “iceberg” yang mempunyai 3 peringkat : Sedar, pra-sedar & tidaksedar. Individuhanyatahuatausedarsedikitsahajamengenaidirinya.


Pandanganmengenaisifatmanusia:4. Pengalamannegatif yang dilupaisebenarnyatelahdipendamkankeperingkatbawahsedar. Bagaimanapun, komponenbawahsedarbolehakibatkanindividubermasalahpsikologi5. Manusiamempunyaibanyakhelahbeladiri (alasan-alasan) untukmenyelamatkandiri. Helahinitidakmembantuindividumaju.


Contoh helah bela diri
Contoh HELAH BELA DIRI

  • Denial – penafian

  • Repression- Pendamkan / represi

  • Regression – kembaliketahapkematangan yang lebihrendah

  • Reaction formation – bertindakataubertingkahlakuberlawanandenganperasaanterhadapsesuatu / seseorang

  • Displacement – mengalihperasaanterhadapsesuatukepadabenda / aktiviti lain

  • Projection – meletakansesuatucirinegatif yang adadalamdirikepadaorang lain.


Menurut Freud, individumelaluitahapperkembanganpsikoseksualsepertiberikut: 1. Oral (mulut) – bagibayidibawahumur 1 tahun, kawasanmulutatau oral merupakanzonkeseronokan2. Anal (dubur)- kanak-kanakberumurantara 1 hingga 2 tahundimanalatihanmenggunakantandasbermula3. Phalic (zakar/faraj) – kanak-kanakberumur 3 hingga 5 tahuncubamenyelesaikanidentitiseksualmereka. Oedipus complekswujudpadatahapinibagikanak-kanaklelakidanelektracompleksbagikanak-kanakperempuan (kanak2 yang cemburukpdibubapaberlawananjantinadengan kanak2 tersebut)4. Latency /Pendaman – kanak-kanakberusia 6 hingga 12 tahun5. Genital (Syahwat) – remaja & selanjutnyaNota:1. Tahap1, 2 dan 3 jugadikenalisebagaitahappragenital.2. Pendapat Freud bahawamanusiasejakbayididoronginafsuseksualmelaluiPerkembanganPsikoseksualmerupakandiantarasebabteoriinikurangditerima.


AntarapuncamasalahmenurutTeoriPsikoanalisis :1. pengalamannegatifataukonflikmasasilam - denganibubapa & semasakanak-kanak, denganorang lain2. tersekatdiperingkatperkembanganpsikoseksual, lazimnyakeranakurangatauterlebihlayanandaripadapenjaga3. terlaluikutnafsu (id)


Matlamatkaunselingmengikutteoripsikoanalisis:1. Menyedarkanklienperihalalamtidaksedar2. Mengenalpastikonflikmasasilam3. Mengorganisasisemulapersonaliti (reconstruction of personality)4. Membantuklienmenyelesaikantahapperkembangan yang tidaksempurnajikaada.5. Membantuklienmenyesuaikandiridengantuntutanmasyarakatsetempat (coping). 6. Menguatkan ego klien agar lebihberkeyakinandandapatmengawaltuntutankendiri (id) yang bertentangandengannilaimasyarakat


TeknikTeoriPsikoanalisis : 1. Pengluahanbebas, iaitukliendigalakkanmeluahkanperasaanterpendamsecarabebas (ventilate / free association) 2. Penelitianpengalamansilam 3. Hipnosis 4. Tafsirmimpi 5. AnalisissebabberlakutransferensNota: Penggunaanteknikkhususmemerlukanlatihanbersijil.


Pendekatan humanistik teori pemusatan perorangan 10 2 pcc or person centred theory by carl rogers

PENDEKATAN HUMANISTIK:TEORI PEMUSATAN PERORANGAN (10-2)(PCC OR PERSON CENTRED THEORY by CARL ROGERS)


Pandanganterhadapmanusia1.Manusia padaasasnyaadalahunik, baik, positif, bolehdipercayai.2.Didorongi sifatmenujukesempurnaankendiri (self actialization), sentiasamemperbaikidiri (constructive), 3.Manusia perlukanpenerimaantanpasyarat (kasihsayang, kemesraan, dihormati, penjagaan) untukmembentukpersepsiterhadapdiriataukonsepkendiri & personaliti yang sihat & selarasdenganpandanganorang lain


PuncamasalahmenurutTeoriPP:1. hidupdenganpenerimaanbersyarat - kesannyaklienbanyak pura22. wujudpercanggahandiriakibatjurangantaradiriidamandankeadaandirisebenarklien3. persepsinegatifmengenaidiri4. pengaruhpersekitarannegatif


MatlamatkaunselingmengikutTeori PP1. Membantuklienmembuatpenerokaankendiri, bersikapterbukakepadadiridanorang lain, hidupbertujuan, danrealistiksertabercirikanmasakinidansekarang (here and now)2. Membantuklienmempunyaipersepsiyang positifmengenaidiri, dapatmenerimadiriseadanyadantidaklagihidupberpura-pura3. Membantuklienlebihyakindiri & maju ( self-growth)


PerananKaunselorMengikutTeori PP1. Kaunselorbertindaksebagaipemudahcara(fasilitator) dalampenerokaan & perkembangankendiriklien2. Kaunselormeletakkandirinyaibaratcerminklien3. Memberifokuskepadakeunikanklien4. Mempamerkancirimesra, empati, menerimatanpasyarat, jujursebagaiusahauntukmenggalakkanklienuntukbersifatterbuka5.Kliendigalakkanmenerokadiridanberubahdariseorang yang rigid kepadaseorang yang lebihterbuka6.Merapatkanjurangdirisebenardanidamanklien


TeknikTeori PP1. Tekniktemubualkaunselingadalahberdasarkanamalan Rogers 2. Terimaklienseadanya, tanpasyarat, berempatidanmesra3. Kaunselorsentiasakongruenatauselarasperlakuannya agar jadicontoh yang baikkepadaklien4. Hubungankaunselor – klien yang terapeutiksentiasadipentingkan5. Banyakgalakkanfokuskesanperbuatanatauperistiwakeatasemosi (lantarandikenalisebagai ‘teoriafektif’)


ad