1 / 5

Pengamanan dari SCANNER

Pengamanan dari SCANNER.

lilli
Download Presentation

Pengamanan dari SCANNER

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pengamanan dari SCANNER Scanner sangat menguntungkan ketika mereka berada di tangan yang tepat. Namun, siapapun dapat memperoleh mereka, termasuk kerupuk. dan, sementara scanner tidak akan memberikan akses langsung penyerang tp seerver Anda (kecuali jika Anda gagal untuk menutupi basa), eksistensi mereka waran keprihatinan.Scanner menyisihkan inteliigence penting pada server Anda. untuk alasan ini saja, Anda harus menjadi akrab dengan scanner deteksi. Dengan cara ini, bahkan jika Anda tidak dapat menghentikan pemindaian penyerang dari sistem anda, anda setidaknya akan menyadari bahwa mereka melakukannya.

  2. KEAMANAN JARINGAN Apa itu Keamanan Jaringan Satu hal yang perlu diingat bahwa tidak ada jaringan yang anti sadap atau tidak ada jaringan komputer yang benar-benar aman. Sifat dari jaringan adalah melakukan komunikasi. Setiap komunikasi dapat jatuh ke tangan orang lain dan disalahgunakan. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus. Selain itu, pastikan bahwa user dalam jaringan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai keamanan dan pastikan bahwa mereka menerima dan memahami rencana keamanan yang Anda buat. Jika mereka tidak memahami hal tersebut, maka mereka akan menciptakan lubang (hole) keamanan pada jaringan Anda.

  3. Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan : • Tembok pengamanan, baik secara fisik maupun maya, yang ditaruh diantara piranti dan layanan jaringan yang digunakan dan orang-orang yang akan berbuat jahat. • Rencana pengamanan, yang akan diimplementasikan bersama dengan user lainnya, untuk menjaga agar sistem tidak bisa ditembus dari luar.

  4. Segi keamanan • Segi-segikeamanandidefinisikandarikelima point ini. • Confidentiality Mensyaratkanbahwainformasi (data) hanyabisadiaksesolehpihak yang memilikiwewenang. • Integrity Mensyaratkanbahwainformasihanyadapatdiubaholehpihak yang memilikiwewenang. • Availability Mensyaratkanbahwainformasitersediauntukpihak yang memilikiwewenangketikadibutuhkan. • Authentication Mensyaratkanbahwapengirimsuatuinformasidapatdiidentifikasidenganbenardanadajaminanbahwaidentitas yang didapattidakpalsu. • NonrepudiationMensyaratkanbahwabaikpengirimmaupunpenerimainformasitidakdapatmenyangkalpengirimandanpenerimaanpesan.

  5. firewall • Firewall adalah sistem atau sekelompok sistem yang menetapkan kebijakan kendali akses antara dua jaringan. Secara prinsip, firewall dapat dianggap sebagai sepasang mekanisme : yang pertama memblok lalu lintas, yang kedua mengijinkan lalu lintas jaringan. Firewall dapat digunakan untuk melindungi jaringan anda dari serangan jaringan oleh pihak luar, namun firewall tidak dapat melindungi dari serangan yang tidak melalui firewall dan serangan dari seseorang yang berada di dalam jaringan anda, serta firewall tidak dapat melindungi anda dari program-program aplikasi yang ditulis dengan buruk. • Secara konseptual, terdapat dua macam firewall yaitu network level dan application level. Firewall network level mendasarkan keputusan mereka pada alamat sumber, alamat tujuan dan port yang terdapat dalam setiap paket IP. Network level firewall sangat cepat dan sangat transparan bagi pemakai. Application level firewall biasanya adalah host yang berjalan sebagai proxy server, yang tidak mengijinkan lalu lintas antar jaringan, dan melakukan logging dan auditing lalu lintas yang melaluinya. Application level firewall menyediakan laporan audit yang lebih rinci dan cenderung lebih memaksakan model keamanan yang lebih konservatif daripada network level firewall

More Related