Besaran fisika sistem satuan
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 43

BESARAN FISIKA & SISTEM SATUAN PowerPoint PPT Presentation


  • 285 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

BESARAN FISIKA & SISTEM SATUAN. Ruang Lingkup Fisika. Partikel (atom)  Jagad raya Dimanakah perbedaannya?. Dasar dari Fisika?. Apakah yang diukur ?. Besaran Fisika. Pengukuran. Pengamatan Peristiwa Alam. Model. Eksperimen. Pengukuran.

Download Presentation

BESARAN FISIKA & SISTEM SATUAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Besaran fisika sistem satuan

BESARAN FISIKA &SISTEM SATUAN


Ruang lingkup fisika

Ruang Lingkup Fisika

  • Partikel (atom)

     Jagad raya

    Dimanakah perbedaannya?


Dasar dari fisika

Dasar dari Fisika?


Besaran fisika sistem satuan

Apakah yang diukur ?

Besaran Fisika

Pengukuran

PengamatanPeristiwa Alam

Model

Eksperimen


Pengukuran

Pengukuran

  • Apa yang dilakukan sewaktu melakukan pengukuran? Misalnya mengukur panjang meja.

  • Tetapi sering dilakukan pengukuran terhadap besaran tertentu menggunakan alat ukur yang telah ditetapkan.

  • Misalnya, menggunakan mistar/ penggaris untuk mengukur panjang.

  • Pengukuran sebenarnya merupakan proses pembandingan nilai besaran yang belum diketahui dengan nilai standar yang sudah ditetapkan.


Besaran fisika sistem satuan

Pengukuran

Alat Ukur

Kuantitas

(Hasil Pengukuran)

Kalibrasi

Sistem Matrik

SI

Penyajian

Nilai

Satuan

Standar ukuran

Sistem satuan


Contoh alat ukur panjang

Contoh Alat Ukur Panjang

  • Mistar : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0,5 mm.

  • Jangka sorong: untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0,1 mm.

  • Mikrometer: untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0,01 mm. 


Besaran fisika sistem satuan

Besaran Pokok

: besaran yang ditetapkan

dengan suatu standar ukuran

Konseptual

Besaran Turunan

: Besaran yang dirumuskan

dari besaran-besaran pokok

Besaran Fisika

Besaran Skalar

: hanya memiliki nilai

Matematis

Besaran Vektor

: memiliki nilai dan arah


Besaran fisika sistem satuan

Besaran Pokok(dalam SI)

Satuan(dalam SI)

Massa

kilogram (kg)

Panjang

meter (m)

Waktu

sekon (s)

Arus listrik

ampere (A)

Suhu

kelvin (K)

Jumlah Zat

mole (mol)

Intensitas

kandela (cd)


Besaran fisika sistem satuan

Definisi standar besaran pokok

  • Panjang - meter :

    • Satu meter adalahpanjanglintasandidalamruanghampa yang dilaluiolehcahayadalamselangwaktu 1/299,792,458 sekon.

  • Massa - kilogram :

    • Satu kilogram adalahmassasilinder platinum iridium dengantinggi 39 mm dan diameter 39 mm.

  • Waktu - sekon

    • Satusekonadalah 9,192,631,770 kali periode (getaran) radiasi yang dipancarkanoleh atom cesium-133 dalamtransisiantaraduatingkatenergi (hyperfine level) yang terdapatpadaarasdasar (ground state).


Notasi ilmiah

Notasi Ilmiah

  • Pengukuran dalam fisika terbentang mulai dari ukuran partikel yang sangat kecil, sampai dengan ukuran yang sangat besar

  • Penulisan hasil pengukuran benda sangat besar, misalnya massa bumi kira-kira 6.000.000.000 000.000.000.000.000 kg atau hasil pengukuran partikel sangat kecil, misalnya massa sebuah elektron kira-kira 0,000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.911 kg memerlukan tempat yang lebar dan sering salah dalam penulisannya.

  • Untuk mengatasi masalah tersebut, dapat menggunakan notasi ilmiah atau notasi baku.Dalam notasi ilmiah, hasil pengukuran dinyatakan sebagai :

    a, . . . x 10n


Sistem matrik dalam si

SISTEM MATRIK DALAM SI

Simbol

Awalan

Faktor

Faktor

Awalan

Simbol

10-1

desi-

d

1018

exa-

E

10-2

senti-

c

1015

peta-

P

10-3

mili-

m

1012

tera-

T

10-6

mikro-

m

109

giga-

G

10-9

nano-

n

106

mega-

M

10-12

piko-

p

103

kilo-

k

10-15

femto-

102

hekto-

h

f

10-18

ato-

101

deka-

da

a


Besaran turunan

Besaran Turunan

  • Contoh :

    • Kecepatan

      • pergeseran yang dilakukan persatuan waktu

      • satuan :meter per sekon (ms-1)

    • Percepatan

      • perubahan kecepatan per satuan waktu

      • satuan :meter per sekon kuadrat (ms-2)

    • Gaya

      • massa kali percepatan

      • satuan :newton (N) = kg m s-2


Dimensi

Dimensi

  • Dimensi menyatakan esensi dari suatu besaran fisika yang tidak bergantung pada satuan yang digunakan.

  • Jarak antara dua tempat dapat dinyatakan dalam meter, mil, langkah,dll. Apapun satuannya jarak, pada dasarnya adalah “panjang”.

Besaran Pokok

Besaran Pokok

SimbolDimensi

SimbolDimensi

M

Massa

Suhu

Q

L

Jumlah Zat

N

Panjang

Intensitas

T

J

Waktu

I

Arus listrik


Analisa dimensi 1

Analisa Dimensi (1)

  • Suatu besaran dapat dijumlahkan atau dikurangkan apabila memiliki dimensi yang sama.

  • Setiap suku dalam persamaan fisika harus memiliki dimensi yang sama.


Analisa dimensi 2

Analisa Dimensi (2)


Analisa dimensi 3

Analisa Dimensi (3)


Contoh

Contoh :

Perioda ayunan sederhana T dinyatakan dengan rumus

berikut ini :

yang mana l panjang tali dan g percepatan gravitasi dengansatuan panjang per kwadrat waktu. Tunjukkan bahwa per-samaan ini secara dimensional benar !

Jawab :

T

Dimensi perioda [T] :

L

Dimensi panjang tali [l]:

Dimensi percepatan gravitasi [g] :

LT-2

p : tak berdimensi


Konversi satuan

Konversi Satuan

  • Ketika satuan tidak cocok, konversikan sehingga satuannya cocok (sama)


Ketidakpastian pengukuran

Ketidakpastian Pengukuran

  • Pada setiap pengukuran selalu muncul ketidakpastian

  • Ketidakpastian selalu terbawa dalam perhitungan

  • Dibutuhkan cara untuk menghitung ketidakpastian

  • Aturan Angka Penting digunakan sebagai pendekatan ketidakpastian hasil perhitungan


Angka penting 1

Angka Penting (1)

  • Angka penting adalah bilangan yang diperoleh dari hasil pengukuran yang terdiri dari angka-angka penting yang sudah pasti (terbaca pada alat ukur) dan satu angka terakhir yang ditafsir atau diragukan.


Angka penting 2

Angka Penting (2)

  • Semua digit yang tidak nol adalah angka penting

  • Nol adalah angka penting ketika:

    • diantara digit yang bukan nol

    • setelah koma dan angka penting yang lain

  • Contoh:

    • 3.03

    • 0.0031

    • 4.0 x 101

    • 1.70 x 102


Angka penting 3

Angka Penting (3)

  • Bila kita mengukur panjang suatu benda dengan mistar berskala mm (mempunyai batas ketelitian 0,5 mm) dan melaporkan hasilnya dalam 4 angka penting, yaitu 114,5 mm.

  • Jika panjang benda tersebut kita ukur dengan jangka sorong (jangka sorong mempunyai batas ketelitian 0,1 mm) maka hasilnya dilaporkan dalam 5 angka penting, misalnya 114,40 mm

  • Jika diukur dengan mikrometer sekrup (Mikrometer sekrup mempunyai batas ketelitian 0,01 mm) maka hasilnya dilaporkan dalam 6 angka penting, misalnya 113,395 mm.


Angka penting 4

Angka Penting (4)

  • Ini menunjukkan bahwa banyak angka penting yang dilaporkan sebagai hasil pengukuran mencerminkan ketelitian suatu pengukuran.

  • Makin banyak angka penting yang dapat dilaporkan, makin teliti pengukuran tersebut. Tentu saja pengukuran panjang dengan mikrometer sekrup lebih teliti dari jangka sorong dan mistar.

  • Satu angka terakhir adalah angka taksiran karena angka ini tidak bisa dibaca pada skala, tetapi hanya ditaksir diperkirakan.


Besaran fisika sistem satuan

A?

B?


Besaran fisika sistem satuan

Apakah yang diamati ?

Pengamatan

Besaran Fisika

Hukum

Fisika

Peristiwa Alam

Konsep Fisika

Teori

Model

Eksperimen

Karakteristik Interaksi

antar materi yang teramati

Apakah yang diukur ?

Pengukuran

Kuantitas


Model teori hukum 1

Model, Teori & Hukum (1)

  • Model

    merupakan sebuah bentuk sederhana dari suatu sistem yang sulit untuk dianalisis secara keseluruhan

    Contoh: model partikel, model cahaya, model gas ideal

    • gambaran atau pendekatan

  • Teori

    teori lebih luas, lebih mendetail dan memberikan ramalan yang dapat diuji dan sering hasil pengujian memiliki ketepatan yang tinggi


Model teori hukum 2

Model, Teori & Hukum (2)

  • Hukum

    pernyataan yang singkat tapi bersifat umum dalam menjelaskan perilaku alam.

    pernyataan membentuk suatu persamaan

    hukum-hukum ilmiah bersifat deskriptif bukan persuasif

    pernyataan disebut hukum jika validitasnya telah teruji secara luas

    jika terdapat informasi-informasi baru yang muncul maka hukum-hukum tertentu harus disesuaikan, bahkan harus dilenyapkan


Review matematika

Review Matematika

  • Trigonometri

  • Vektor

  • Sistem Koordinat


  • Login