Tahapan proses pengembangan sistim informasi
Download
1 / 39

Tahapan Proses Pengembangan Sistim Informasi - PowerPoint PPT Presentation


  • 256 Views
  • Uploaded on

Tahapan Proses Pengembangan Sistim Informasi. Tahap Pengembangan Sistim Informasi. Analisa Identifikasi Masalah melalui Survey Lapangan Pengumpulan Data dan Analisa Kebuuhan Sistem Perancangan Perancangan Sistim Perancangan Basis Data Pembangunan (Coding) Pengujian Integrasi

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Tahapan Proses Pengembangan Sistim Informasi' - libby


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Tahapan proses pengembangan sistim informasi

Tahapan Proses Pengembangan Sistim Informasi


Tahap pengembangan sistim informasi
Tahap Pengembangan Sistim Informasi

  • Analisa

    • Identifikasi Masalah melalui Survey Lapangan

    • Pengumpulan Data dan Analisa Kebuuhan Sistem

  • Perancangan

    • Perancangan Sistim

    • Perancangan Basis Data

  • Pembangunan (Coding)

  • Pengujian

  • Integrasi

  • Implementasi


Analisa sistem
Analisa Sistem

  • Identifikasi Masalah Survey di lapangan

    • Survey untuk mendapatkan fakta

    • Survey untuk mendapatkan gambaran tentang Masalah yang terjadi, Penyebab dan solusi pemecahannya

  • Analisa Proses System :

    • Mendapatkan gambaran yang jelas tentang data, obyek yang terlibat

    • Siapa saja yang berinteraksi dengan sistem baik langsung maupun tidak.

    • Dan proses apa saja yang ada di sistem ini


Perancangan sistem informasi
Perancangan Sistem Informasi

  • Perancangan Data dan Obyek yang Terlibat

  • Perancangan Proses

  • Rancangan Output

  • Rancangan Input

  • Rancangan User Interface

  • Rancangan Arsitektur Sistem

  • Rancangan Struktur Program



Analisis sistem
Analisis Sistem

  • Mendapatkan data dan Document :

    Contoh :

    • Formulir-Formulir tersedia

    • Laporan-laporan

    • Buku-buku catatan

    • Faktur

    • Dsb.

  • mengamati proses (pekerjaan) yang ada.

    • Contoh :

      • Segala macam transaksi

      • Prosedure kerja (Rule Bisnis / SOP Standard Operational procedure)


  • Analisa sistem1
    Analisa Sistem

    • Data

      • Entitas Pembentuk Sistem

      • ERD

      • Analisis Normalisai

      • ERD Full Attribute Ternormalisasi

      • Model Fisik (Generate)

  • Proses

    • DFD Context

    • Dekomposisi Fungsional

    • DFD level -1 s/d DFD level – n (Proses Primitif)

    • Struktur Data : data flow dan data strore

  • Lakukan penyesuaian antara data store di DFD dengan Entitas di ERD

  • Dari analisa normalisasi bisa jadi ada penambahan entitas baru atau ada entitas yang direduksi  revisi DFD sehingga jumlah data store sesuai dengan hasil analisa normalisasi


  • Contoh kasus
    Contoh Kasus

    Pengembangan Sistem Informasi Perpustakan “X”


    Contoh visi misi perpustakaan x
    Contoh VISI MISI Perpustakaan “X” :

    MISALKAN :

    • Visi :

      • Menjadi pusat penyedia bahan pustaka ilmu-ilmu komputer dan sistem informasi yang lengkap, efektif, akurat dan handal sekota malang.

    • Misi :

      • Meningkatkan minat akses masyarakat pada perpustakaan ini.

      • Menyediakan sumber bahan referensi ilmu-ilmu komputer dan sistem informasi yang lenkap.

    • Tujuan :

      • Pertumbuhan anggota pertahun sebesar 10 % pertahun

      • Penigkatan akses anggota sebesar 2% perbulan

      • Peningkatan sumber daya buku dan referensi sebesar 3 % perbulan


    Identifikasi masalah
    Identifikasi Masalah :

    • Problems :

      • Dari tahun ke tahun jumlah anggota semakin merosot :

        • - fakta dilapangan (survey).

      • Minat akses anggota menurun :

        • - fakta dilapangan (jumlah kehadiran di perpustakaan, jumlah peminjaman)

      • Sulit mencari informasi buku atau referensi yang tepat dan akurat.

    • Opportunities :

      • Kemudahan proses untuk menjadi anggota

      • Kemudahaan proses peminjaman

      • Belum ada pesaing

    • Directives :

      • Dukungan pemerintah mengkampanyekan minat baca.


    Penyebab masalah
    Penyebab Masalah

    • Jumlah anggota merosot :

      • Antara hak dan dan kewajiban tidak sepadan

      • Persyaratan menjadi anggota terlalu ketat

      • Fasilitas anggota dan non anggota sama saja

    • Minat akses anggota menurun :

      • Bahan perpustakaan out of date

      • Proses peminjaman dilakukan secara manual

    • Sulit mencari informasi buku :

      • Sistem katalog masih manual

      • Tidak ada link ke pusat-pusat penyedia layanan yang lain


    Solusi yang ditawarkan
    Solusi yang ditawarkan

    • Perlunya dikembangkan sistem informasi perpustakan berbasis komputer yang mampu memberikan peningkatan layanan pada anggota dan memberikan kemudahan pengendalian kinerja organisasi bagi pihak menejemen.

      (Tidak semua permasalahan diambil, hanya yang berhubungan dengan Sistim Infomasi yang diperbaiki)


    Contoh analisa persyaratan sistem berorientasi data sistem informasi perpustakaan x
    Contoh -Analisa Persyaratan SistemBerorientasi DataSistem Informasi Perpustakaan “X”


    Entitas pembentuk sistem
    Entitas Pembentuk Sistem

    • Contoh Kasus Perpustakan :

      • Entitas Anggota

      • Entias Koleksi Buku

      • Entitas Registri Buku

      • Entitas Rak Buku

      • Entitas Penerbit

      • Entitas Pengarang

      • Transaksi Peminjaman


    ERD

    Data dilengkapi berdasarkan item-item data yang ada pada dokumen sumber


    Model fisik
    Model Fisik

    Tabel bentukan


    Mendapatkan proses
    Mendapatkan PROSES

    • Bagaimana mengolah data ?

      • Contoh :

        • Untuk mendapatkan data koleksi  berarti ada proses entry data koleksi

        • Untuk mendapatkan data transaksi pinjam  berarti harus ada proses pencatatan peminjaman buku

        • Dst.

    • Dibuat Data Flow Diagram


    Dekomposisi fungsional
    Dekomposisi Fungsional

    SIP||||||\

    Setup Data

    Autentifikasi

    Proses Transaksi

    Laporan

    Data Koleksi

    Data Rak

    Data Penerbit

    Data Pengarang

    Reg Buku

    Dt login

    Pendaftaran Anggota

    Peminjaman

    Pengembalian

    Pengadaan

    Anggota

    Pemenjaman

    Koleksi

    DFD Context

    DFD PRIMITIF

    DFD Level 1


    Level 1
    Level 1

    SIP “X”

    Setup Data

    Autentifikasi

    Proses Transaksi

    Laporan


    Level 2 dari setup data
    Level 2 Dari Setup Data

    Setup Data

    Data Koleksi

    Data Rak

    Data Penerbit

    Data Pengaran

    Reg Buku

    Data Login


    Level 2 dari proses transaksi
    Level 2 dari Proses Transaksi

    Proses Transaksi

    Pendaftaran Anggota

    Peminjaman

    Pengembalian

    Pengadaan


    Level 2 dari laporan
    Level 2 dari Laporan

    Laporan

    Perkembangan Anggota

    Peminjaman

    Perkembangan Koleksi


    Membuat entitas luar
    Membuat Entitas Luar

    • Diambil dari hasil survey di lapangan

    • Siapa saja yang berinteraksi dengan sistem baik langsung maupun tidak.

    • Asal dan tujuan data

    • Contoh :

      • Untuk mensetup data  yang terlibat adalah tenaga Admin

      • Data anggota  diperoleh dari Anggota

      • dsb


    Membuat arus data data flow
    Membuat arus data (data flow)

    • Contoh (dr slide sebelumnya) :

      • Untuk mengkoleksi data  yang terlibat adalah tenaga Admin

        • Maka perlu arus data master (pengarang, koleksi, dll)



    Dfd level 1
    DFD level 1

    Perhatikan kesesuaian jumlah proses dengan hasil

    Dekomposisi diagram juga data store !





    Perancangan sistem informasi1
    Perancangan Sistem Informasi

    • Rancangan Output

    • Rancangan Input

    • Rancangan User Interface

    • Rancangan Arsitektur Sistem

    • Rancangan Struktur Program


    Rancangan input
    Rancangan Input

    • Evaluasi DFD Context

    • Data flow masuk ke dalam

      proses menjadi calon input

    • Input :

      • login

      • master (Packet)

        • dt pengarang

        • dt penerbit

        • dt koleksi

        • dt reg buku

        • dt rak

        • dt login

      • dt trans anggota (P)

        • dt peminjaman

        • dt pengembalian

      • data anggota

      • data pengiriman buku


    Rancangan input data pengarang
    Rancangan Input [Data Pengarang]

    • Struktur data :

      • Kode pengarang

      • Nama pengarang

      • Alamat

    • Internal kontrol :

      • Kode pengarang diawali dengan karakter PX999

    • Layout : ?


    Rancangan output
    Rancangan Output

    • Evaluasi DFD Context

    • Data flow keluar dari proses

      menjadi calon ouput

    • Output :

      • Data Order

      • Laporan (P) :

        • Peminjaman

        • Aksesibilitas

        • Perkem. Buku

      • Data Peminjaman

    • Layout :


    Rancangan user interface
    Rancangan User Interface

    • Rancangan Menu

      • Hirarki Menu

        • Dapat dilihat dari dekomposisi fungsional


    Rancangan arsitektur sistem
    Rancangan Arsitektur Sistem

    • Digambarkan menggunakan DFD Fisik

      • WHAT and HOW

      • Dimulai dari DFD Context s/d DFD Primitif


    Rancangan arsitektur sistem1
    Rancangan Arsitektur Sistem

    • DFD Fisik – CD

      • WHAT AND HOW



    Struktur program
    Struktur Program

    • Gabungkan semua dfd primitif

    • Kelompokkan masing-masing proses ke dalam katagori:

      • Input

      • Proses

      • Output

      • Percabangan

    • Tentukan bentuk struktur masing-masing bagian

      • Transaksi

      • Transformasi

    • Gambarkan struktur program meliputi :

      • Program Kendali

      • Data couple

    • Buat algoritma (pseudocode) masing masing-masing program kontrol



    ad