ILMU FARAIDH
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 18

ILMU FARAIDH OLEH : DRS. H. NUR SYAHID, MPdI PowerPoint PPT Presentation


  • 991 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

ILMU FARAIDH OLEH : DRS. H. NUR SYAHID, MPdI. Urgensi Mempelajari Hukum Warisan. Bahaya Melanggar Hukum Waris

Download Presentation

ILMU FARAIDH OLEH : DRS. H. NUR SYAHID, MPdI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Ilmu faraidh oleh drs h nur syahid mpdi

ILMU FARAIDH

OLEH : DRS. H. NUR SYAHID, MPdI


Urgensi mempelajari hukum warisan

Urgensi Mempelajari Hukum Warisan

  • Bahaya Melanggar Hukum Waris

    Dan orang yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya (hukum waris), niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka kekal di dalamnya. Baginya siksa yang menghinakan.(QS. An-Nisa' : 13-14)

  • Perintah Rasulullah SAW Secara Khusus Untuk Mempelajarinya

    Rasulullah SAW bersabda,"Pelajarilah ilmu faraidh dan ajarkanlah. Karena dia setengah dari ilmu dan dilupakan orang. Dan dia adalah yang pertama kali akan dicabut dari umatku". (HR. Ibnu Majah, Ad-Daruquthuny dan Al-Hakim)


Definisi waris

Definisi Waris

  • Bahasa

    Berindahnya sesuatu dari seseorang kepada orang lain'

  • Istilah

    Berpindahnya hak kepemilikan dari orang yang meninggal kepada ahli warisnya yang masih hidup, berupa harta legal secara syar'i.


Perbedaan waris hibah wasiat

Perbedaan : Waris Hibah Wasiat


Rukun

Rukun

  • Al-Muwarrits المورّث

    Mayit meninggalkan harta

  • Al-Waritsالوارث

    Ahli waris yang menerima harta warisan

  • Al-Maurutsالموروث

    Harta yang dibagi waris


Syarat

Syarat

  • Wafatnya Al-Muwarrits

    موت المورّث

  • Hidupnya Al-Warits

    حياة الوارث

  • Tidak adanya mawani’ (pencegah)

    عدم الموانع


Penghalang warisan

Penghalang Warisanالموانع

  • Pembunuhan

    Ahli waris yang membunuh muwarrist-nya tidak berhak atas warisannya

  • Beda agama

    Muslim dan kafir tidak saling mewarisi

  • Perbudakan

    Budak tidak punya hak atas harta dan tidak punya hak waris


Sebelum pembagian

Sebelum Pembagian

  • Biaya penyelenggaraan jenazah

    • Rumah sakit

    • Dokumen

    • Memandikan, kafan, shalat dll

    • Kuburan

  • Hutang Almarhum

  • Wasiat

    • Kepada selain ahli warits (max. 1/3)

      (maksimum 1/3)


  • Skema ahli waris

    Kakek dari ayah

    Kakek dari ibu

    Nenek dari ayah

    Paman seayah ibu

    Paman seayah

    Ayah

    Ibu

    1/6

    1/6 1/3

    Anak

    Anak

    ashabah

    Saudari seayah ibu

    Saudara seayah ibu

    Saudari seayah

    Saudari seayah ibu

    ashabah

    ashabah

    ashabah

    ashabah

    Anak

    laki

    Anak

    laki

    Anak Perempuan

    Anak Laki

    2/3 1/2

    ashabah

    ashabah

    ashabah

    Anak Perempuan

    Anak Laki

    2/3 1/2 ashabah

    Skema Ahli Waris

    ashabah

    Muwarits

    Istri

    Laki-laki

    1/4 1/8


    2 macam ahli waris

    2 Macam Ahli Waris

    • Ashabul Furudh أصحاب الفروض

      • Mereka yang sudah dipastikan besaran bagiannya

        • Istri 1/8 atau ¼

        • Suami ¼ atau ½

        • Anak perempuan tunggal ½

        • Ayah 1/6

    • Ashabahعصبة

      • Mereka yang belum dipastikan besaran bagiannya dan mendapatkan sisa ashabul fardh

        • Anak laki-laki

        • Saudara almarhum (kakak atau adik)


    Contoh kasus

    Contoh Kasus

    Seorang laki-laki wafat dengan meninggalkan : 1 istri, 3 anak laki dan 3 anak perempuan

    • Maka istri mendapat 1/8 secara fardh

    • Anak-anak mendapat 7/8 secara ashabah (sisa)

    Istri 1/8

    fardh

    Anak-anak 7/8

    ashabah


    Hak istri atas harta alm suaminya

    Hak Istri Atas Harta alm Suaminya

    • 1/4 bila suaminya tidak punya keturunan

    • 1/8 bila suaminya punya keturunan

    • Tidak mungkin terhijab, tapi bila sudah cerai tidak dapat warisan

    • Juga tidak menghijab orang

    • Berbagi dengan istri lain dalam bagiannya


    Anak anak

    Muwarits

    Istri

    Laki-laki

    Anak Perempuan

    Anak Laki

    2/3 1/2

    ashabah

    Anak-anak

    • Anak laki menghijab semua saudara ayahnya

    • Anak laki bersama anak perempuan mendapat waris secara ashabah

    • Bagian anak laki 2 kali lipat dari bagain anak perempuan


    Contoh 1

    Contoh 1

    pr 1 7/72

    pr 2 7/72

    pr 1 7/72

    Laki 3 14/72

    Istri 1/8

    Laki 2 14/72

    Laki 1 14/72

    Anak laki : anak perempuan

    2 1

    (3x2) + (3x1) = 6+3=9

    Tiap anak laki dapat 2/9 x 7/8 = 14/72 bagian

    Tiap anak perempuan dapat 1/9 x7/8 = 7/72 bagian


    Contoh kasus 2

    Contoh Kasus 2

    Seorang istri wafat dengan meninggalkan : 1 suami, 1 anak laki dan 3 anak perempuan

    • Maka suami mendapat 1/4 secara fardh

    • Anak-anak mendapat 3/4 secara ashabah (sisa)

    Anak-anak 3/4

    ashabah

    suami 1/4

    fardh


    Contoh 2

    Contoh 2

    pr 2

    3/20

    pr 3 3/20

    Pr1 3/20

    suami 1/4

    Laki

    6/20

    Anak laki : anak perempuan

    2 1

    (1x2) + (3x1) = 2+3=5

    Tiap anak laki dapat 2/5 x 3/4 = 6/20 bagian

    Tiap anak perempuan dapat 1/5 x 3/4 = 3/20 bagian


    Suami

    Anak Perempuan

    Anak Laki

    2/3 1/2

    ashabah

    Anak Perempuan

    Anak Laki

    2/3 1/2 ashabah

    Suami

    • 1/2 bila istrinya tidak punya keturunan

    • 1/4 bila istrinya punya keturunan

    • Tidak mungkin terhijab tapi bilcerai tidak dapat warisan

    • Juga tidak menghijab orang

    Muwarits

    suami


    Terima kasih

    Terima Kasih


  • Login