السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 66

Suku batak PowerPoint PPT Presentation


  • 2061 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته. Suku batak. APA SAJA SIH YANG AKAN KITA BAHAS ????. SEJARAH SUKU BATAK SUB-SUKU BATAK KONSEP KEPERCAYAAN KONSEP TOROMBO KONSEP MANUSIA MITOLOGI ALAM,DEWA RITUAL PENGARUH AGAMA PENDATANG KESENIAN BUDAYA SUKU BATAK BENDA KRAMAT .

Download Presentation

Suku batak

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Suku batak

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Suku batak


Apa saja sih yang akan kita bahas

APA SAJA SIH YANG AKAN KITA BAHAS ????

SEJARAH SUKU BATAK

SUB-SUKU BATAK

KONSEP KEPERCAYAAN

KONSEP TOROMBO

KONSEP MANUSIA

MITOLOGI ALAM,DEWA

RITUAL

PENGARUH AGAMA PENDATANG

KESENIAN BUDAYA SUKU BATAK

BENDA KRAMAT


Apakah suku batak itu

BatakadalahnamasukubangsadiIndonesia. SukuinibermukimdiSumatra Utara. SukuBatakiniberdiasporakeberbagaipenjuru Indonesia

Apakah suku batak itu??


Asal penduduk suku batak

ASAL PENDUDUK SUKU BATAK

Pantai barat pulau sumatra

pantaiTimurpulau Sumatera


Sejarah suku batak

Sejarah suku batak


Sejarah suku batak1

Sejarah suku batak

Aceh timur

Kerajaan haru

PANTAI TIMUR SUMATRA

Kerajaan Tamiang


Suku batak

masyarakat proto batakadalahsekelompokmanusia yang telahmempunyaikebudayan yang telahdipengaruhi agama hindudan agama animisme yang relatipsulitdimasukiajaran agama islampadazamandahulu. padamulanyasukubatakadalahhidupnomade (manusia yang tingkatkebudayaannyahidupdarimemunguthasiltumbuhansecaraalamidanmenangkapikansertaberburubinatang/burungdantempattinggalberpindah-pindah), kemudianberkembangketingkatbudayapertanianberpindah-pindah, pertaniantradisionaldanhinggapertanian modern (sekarang).

Asal-usul sub-sukubatak (proto batak)


Sub suku batak

Sub suku batak

PROTO BATAK SELATAN

PROTO BATAK UTARA


Suku batak

PAKPAK

PROTO BATAK UTARA

KARO

ALAS/ GAYO


Suku batak

TOBA

ANKOLA

MANDAILING

SIMALUNGUN

PROTO BATAK SELATAN


Agama asli suku batak

AGAMA ASLI SUKU BATAK

PELEBEGU

PARMALIM

SOMALAING


Suku batak

Pembawa:guru somalaing pardede (seorang dukun, mantanpanglimaperang rajasisingamangaraja xii ajaran: menyembah debata (dewa) ritual: membakar dupa, memercikan asam ke tubuh untuk penyucian.Benda keramat: jimat sebagai penangkal roh-roh jahat yang dipakai sebagai kalungagama somailing mulai meredup saat guru somailing di tangkap oleh belanda dan dibuang ke sulawesi.

AGAMA SOMALAING


Suku batak

Terkadang mereka bernyanyi untuk memuji Debata, begini lagunya:Tole ale dongan, tole tapuji-puji, (Mari teman, kita memuji-muji)Tuan Jahowa Debata, na sanggap nabadia,(Tuhan Pencipta, yg Suci Mulia)Na sohalompoan i, Illuya.(Tuhan yg agung, Illuya/Halleluya).Tole ale dongan, tole tapuji-puji,(Mari teman, kita memuji-muji)Guru Somalaing, Na pinaranggi ni Tuan,(Guru Somalaing, tg diperadikan Tuan).


Agama parmalim percaya kepada tuhan yang esa yang disebut debata mulajadi nabolon

:

Agama Parmalim percaya kepada Tuhan yang Esa yang disebut "Debata Mulajadi Nabolon".

Oppu Mula Jadi Nabolon dipercaya sebagai pencipta alam semesta yang tak berwujud. Dia mengutus manusia sebagai perantaranya, yaitu Raja Sisingamangaraja, yang juga dikenal dengan Raja Nasiak Bagi. Raja Nasiak Bagi adalah istilah untuk kesucian atau hamalimon serta jasa-jasa sang raja hingga akhir hayat yang tetap setia mengayomi Bangsa Batak.

Ada 3 (tiga ) tokoh yang sangat berperan dalam Agama Parmalim yaitu:


Suku batak

Sisingamangaraja XII

Guru Somalaing Pardede

Tiga tokoh agama parmalim

Raja MuliaNaipospos


Ibadah agama parmalim

IBADAH AGAMA PARMALIM

Parmalim melaksanakan upacara (ritual) Patik Ni Ugamo Malim untuk mengetahui kesalahan dan dosa, serta memohon ampun dari Tuhan Yang Maha Esa yang diikuti dengan bergiat melaksanakan kebaikan dan penghayatan semua aturan Ugamo Malim. Sejak lahir hingga ajal tiba, seorang “Parmalim” wajib mengikuti 7 aturan Ugamo Malim dengan melakukan ritual (doa).


7 aturan ugamo malim

7 ATURAN UGAMO MALIM

1. Martutuaek (kelahiran) 2. Pasahat Tondi (kematian) 3. Mararisantu (peribadatan setiap hari sabtu) 4. Mardebata (peribadatan atas niat seseorang) 5. Mangan Mapaet (peribadatan memohon penghapusan dosa) 6. Sipaha Sade (peribadatan hari memperingati kelahiran Tuhan Simarimbulubosi) 7. Sipaha Lima (peribadatan hari persembahan / kurban)


Ajaran etika agama parmalim

AJARAN ETIKA AGAMA PARMALIM

menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan

menghormati dan mencintai sesama manusia

menyantuni fakir miskin

tidak boleh berbohong

tidak boleh memfitnah

tidak boleh berzinah

tidak boleh mencuri, dan lain sebagainya.


Hal hal yang diharamkan

Hal-hal Yang Diharamkan

Seorang “Parmalim” juga diharamkan memakan:

Daging babi

Daging anjing

Binatang liar

Binatang yang berdarah


Tempat ibadah umat parmalim disebut bale pasogit

Tempat ibadah Umat Parmalim disebut Bale Pasogit

Jika melihat fisik bangunan rumah ibadah Parmalim, Bentuk bangunan Bale Pasogit menyerupai gereja pada umumnya. Namun, dilengkapi lapangan yang cukup luas yang digunakan umat Parmalim merayakan hari besar mereka. maka pada atap bangunan terdapat lambang tiga ekor ayam. Lambang Tiga ayam ini punya warna yang berbeda, yaitu hitam lambang kebenaran, putih lambang kesucian dan merah lambang kekuatan atau kekuasaan. merupakan lambang ”partondion” (keimanan). Konon, menurut ajaran Parmalim, ada tiga partondian yang pertama kali diturunkan Debata ke Tanah Batak, yaitu Batara Guru, Debata Sori dan Bala Bulan. Sementara ayam merupakan salah satu hewan persembahan (kurban) kepada Debata.


Kesimpulan tentang agama parmalim

Kesimpulantentang Agama Parmalim

1. Tuhan: Mulajadi Na Bolon (Yang Maha Besar tempat semua makhluk berasal) 2. Tempat Ibadah: Bale Parpitaan dan Bale Partonggoan 3. Kita Suci: Tumbaga Holing 4. Pembawa Agama/Tokoh Spiritual: Raja Uti 5. Pantangan: Riba, Makan Darah, Babi dan Anjing serta Monyet 6. Hari Suci: Sabtu 7. Pertama kali berdiri: 497 Masehi atau 1450 tahun Batak


Konsep kepercayaan

Sebelummasuknyapengaruh agama Hindu, Islam, dan Kristen ketanahBatak, orangBatakpadamulanyabelummengenalnamadanistilah ‘dewa-dewa.’

KONSEP KEPERCAYAAN

Arwah leluhur

Mereka percaya terhadap

Benda-benda keramat

Tempat-tempat sakral


Suku batak

Kepercayaan pada leluhur

orangbatakpercayakepadaarwahleluhur yang dapatmenyebabkanbeberapapenyakitataumalapetakakepadamanusia. penghormatandanpenyembahandilakukankepadaarwahleluhurakanmendatangkankeselamatan, kesejahteraanbagiorangtersebutmaupunpadaketurunan. kuasa-kuasainilah yang paling ditakutidalamkehidupanorangbatakdiduniainidan yang sangatdekatsekalidenganaktifitasmanusia.


Suku batak

Ompu na bolon adalah (nenek/kakek yang maha besar)dan bukansalahsatudewaatautuhantetapidiaadalah yang telahdahuludilahirkansebagainenekmoyangorangbatak yang memilikikemampuanluarbiasadanjugamenciptakanadatbagimanusia. tetapisetelahmasuknyakepercayaandanistilahluarkhususnya agama hindu; ompunaboloninidijadikansebagaidewa yang dipujaorangbatakkunosebagainenek/kakek yang memilikikemampuanluarbiasa.

Siapa sih Ompu Na Bolon itu????


Menurut segi wilayah

MENURUT SEGI WILAYAH

KABUPATEN KARO

KABUPATEN SIMALUNGUN

MEREKA MENDIAMI

KABUPATEN DAIRI

KABUPATEN TAPANULI UTARA

KABUPATEN ASAHAN


Menurut garis keturunan genealogi

MENURUT GARIS KETURUNAN (GENEALOGI)

MARGA

SIREGAR

LUBIS

HASIBUAN

BATU BARA


Falsafah dan sistem kemasyarakatan

Masyarakat Batak memiliki falsafah, azas sekaligus sebagai struktur dan sistem dalam kemasyarakatan (kekerabatan)nya yakni Tungku nan Tiga atau dalam Bahasa Batak Toba disebut Dalihan na Tolu, yakni Hula-hula, Dongan Tubu dan Boru ditambah Sihal-sihal.

FALSAFAH DAN SISTEM KEMASYARAKATAN


Marga marga yang ada pada seluruh suku batak

A

1. Ajartambun 2. Akarbejadi3. Ambarita4. Angkat5. Aretha6. Aritonang7. Aruan

B

8. Bako9. Banjarnahor10. Banuarea11. Barasa12. Bagariang13. Bakkara14. Bangun15. Barus16. Barutu17. Batubara18. Butarbutar19. Bukit20. Brahmana21. Bancin22. Boliala23. Buaton

C24. Capah25. Cibro

G32. Ginting33. Girsang34. Gultom35. Gurning36. Gurusinga37. Gajah

Marga-marga yang ada pada seluruh suku batak

D26. Dalimunthe27. Debataraja28. Daulay29. Doloksaribu30. Depari31. Damanik

A


Suku batak

Horas...Sombamarhula hula, Manatmardongantubu, Elekmarboru..

Asal Usul Marga-Marga Batak dari Si Raja Batak


Si raja batak mempunyai 2 orang putra yaitu 1 guru tatea bulan 2 raja isombaon guru tatea bulan

SI RAJA BATAK mempunyai 2 orang putra, yaitu : 1. GURU TATEA BULAN. 2. RAJA ISOMBAON.GURU TATEA BULAN

Dari istrinya yang bernama SI BORU BASO BURNING, GURU TATEA BULAN memperoleh 5 orang putra dan 4 orang putri, yaitu :


Suku batak

SI BORU BASO BURNING VS GURU TATEA BULAN

- Putri-

1. SI BORU PAREME, kawin dengan TUAN SARIBURAJA.

2. SI BORU ANTING SABUNGAN, kawin dengan TUAN SORIMANGARAJA, putra RAJA ISOMBAON.

3. SI BORU BIDING LAUT, juga kawin dengan TUAN SORIMANGARAJA.

4. SI BORU NAN TINJO, tidak kawin (banci).

-Putra-

a. SI RAJA BIAK-BIAK, pergi ke daerah Aceh.

b. TUAN SARIBURAJA.

c. LIMBONG MULANA.

d. SAGALA RAJA.

e. MALAU RAJA.


Suku batak

TATEA BULAN artinya "TERTAYANG BULAN" = "TERTATANG BULAN". RAJA ISOMBAON (RAJA ISUMBAON) RAJA ISOMBAON artinya RAJA YANG DISEMBAH. Isombaon kata dasarnya somba (sembah).

Semua keturunan SI RAJA BATAK dapat dibagi atas 2 golongan besar :

a. Golongan TATEA BULAN = Golongan Bulan = Golongan (Pemberi) Perempuan. Disebut juga GOLONGAN HULA-HULA = MARGA LONTUNG.

b. Golongan ISOMBAON = Golongan Matahari = Golongan Laki-laki. Disebut juga GOLONGAN BORU = MARGA SUMBA.


Suku batak

Kedua golongan tersebut dilambangkan dalam bendera Batak (bendera SI SINGAMANGARAJA), dengan gambar matahari dan bulan. Jadi, gambar matahari dan bulan dalam bendera tersebut melambangkan seluruh keturunan SI RAJA BATAK.


Marga marga yang ada pada seluruh suku batak1

Marga-marga yang ada pada seluruh suku batak

H38. Harianja39. Harahap40. Hasibuan41. Hasugian42. Hotmatua43. Hutabarat44. Hutagaol45. Hutahaean46. Hutajulu47. Hutasoit48. Hutapea49. Hutasuhut50. Hutauruk51. Hutagalung

K52. Kaban53. Kacaribu54. Kacinambun55. Karokaro56. Kasilan57. Keloko58. Kembaren59. Ketaren60. Kudadiri61. Karo62. Karosekali63. Kombara

L64. Limbong65. Lingga66. Lubis67. Lumbanbatu68. Lumbangaol69. Lumbannahor70. Lumbanpea71. Lumbanraja72. Lumbansiantar73. Lumbantoruan74. Lumbantungkup

M75. Malau76. Manalu77. Manik78. Manullang79. Manurung80. Marbun81. Marpaung82. Matondang83. Meliala84. Munthe85. Manihuruk


Marga marga yang ada pada seluruh suku batak2

Marga-marga yang ada pada seluruh suku batak

N86. Nababan87. Nadapdap88. Nadeak89. Naibaho90. Naiborhu91. Nainggolan92. Naipospos93. Napitupulu94. Nasution95. Napitupulu

P

97. Padang98. Pakpahan99. Pandia100. Pandiangan101. Pane102. Pangaribuan103. Panggabean104. Panjaitan105. Parapat106. Pardede107. Pardomuan108. Pardosi109. Pasaribu110. Perangin-angin111. Pinem112. Pohan113. Pulungan114. Purba

R115. Rambe116. Rajagukguk117. Rangkuti118. Ritonga119. Rumahorbo120. Rumapea121. Rumasingap122. Rumasondi

129. Sarumpaet130. Sembiring131. Siadari132. Siagian133. Siahaan134. Siallagan135. Siambaton136. Sianipar137. Sianturi

138. Sibabiat139. Sibagariang140. Sibangebange141. Sibarani142. Sibayang143. Sibero144. Siboro145. Siburian146. Sibuea147. Sibutarbutar

S123. Sagala124. Saing125. Samosir126. Saragi127. Saragih128. Saruksuk

O96. Ompu Sunggu


Marga marga yang ada pada seluruh suku batak3

148. Sidabalok149. Sidabutar150. Sidabungke151. Sidahapintu152. Sidauruk153. Sigalingging154. Sihaloho155. Sihite156. Sihombing157. Sihotang158. Sijabat159. Silaban160. Silaen161. Silalahi162. Silitonga163. SinaBang164. Simalango165. Simamora166. Simandalahi167. Simangunsong

168. Simanjorang169. Simanjuntak170. Simanungkalit171. Simaremare172. Simargolang173. Simarmata174. Simatupang175. Simbolon176. Simorangkir177. Sinabariba178. Sinaga179. Sinambela180. Singarimbun181. Sinuhaji182. Sinulingga183. Sinukaban184. Sinukapar185. Sinupayung186. Sinurat187. Sipahutar

188. Sipayung189. Sirait190. Siregar191. Siringo-ringo192. Sitanggang193. Sitepu194. Sitindaon195. Sitinjak196. Sitohang197. Sitompul198. Sitorus199. Situmeang200. Situmorang201. Situngkir202. Solia203. Solin204. Sormin205. Sukatendal206. Surbakti207. Sinuraya208. Silitonga

Marga-marga yang ada pada seluruh suku batak


Marga marga yang ada pada seluruh suku batak4

T209. Tamba210. Tambun211. Tambunan212. Tampubolon213. Tanjung214. Tarigan215. Tarihoran216. Tinambunan217. Tinendung218. Tobing219. Togatorop220. Togar221. Torong222. Tumangger223. Tumanggor224. Turnip225. Turutan226. Tigalingga

U227. Ujung

Marga-marga yang ada pada seluruh suku batak


Suku batak

1. hula-hula: pihak keluarga dari isteri. hula-hula ini menempati posisi yang paling dihormati dalam pergaulan dan adat-istiadat batak(semuasub-sukubatak). 2. dongan tubu/kahanggi disebut juga dongan sabutuha : saudara laki-laki satu marga. arti harfiahnya lahir dari perut yang sama. mereka ini seperti batang pohon yang saling berdekatan, saling menopang, walaupun karena saking dekatnya terkadang saling gesek. namun pertikaian tidak membuat hubungan satu marga bisaterpisah. 3. boru/anak boru : pihak keluarga yang mengambil isteri dari suatu marga (keluarga lain). boru ini menempati posisi paling rendah sebagai 'parhobas' atau pelayan baik dalam pergaulan sehari-hari maupun (terutama) dalam setiap upacara adat. namun walaupun burfungsi sebagai pelayan bukan berarti bisa diperlakukan dengan semena-mena. melainkan pihak boru harus diambil hatinya, dibujuk, diistilahkan: elek marboru.


Pengaruh agama pendatang

HINDU:pengaruhhindujugameresapketanahbatak, denganditemukannyasekitar 300 kataygberasaldaribhs.sanskritygdipakaidalamistilahastrologi, magik, dankehidupansehari-harisepertikata: raja, marga, debata, dll. KRISTEN PROTESTAN : yang disiarkanolehmisionarisjerman, nomensenpadatahun1863. gereja yang pertamaberdiriadalahhkbp (huriakristenbatakprotestan) dihuta dame, tarutung. saatinigerejahkbptelahtersebardiseluruhindonesia. sebelumsukubatakmenganut agama kristenprotestan, merekamempunyaisistemkepercayaandanreligitentangmulajadinabolon yang memilikikekuasaandiataslangitdanpancarankekuasaan-nyaterwujuddalamdebatanatolu.ISLAM : untuk agama islam tidak terlalu jelas siapa yang membawa ke daerah sumatra utara. tetapi yang jelas orang batak lebih banyak menganut agama kristen.

PENGARUH AGAMA PENDATANG


Konsep jiwa dan roh

Tondi : adalahjiwaataurohseseorang yang merupakankekuatan, olehkarenaitutondimemberinyawakepadamanusia.Sahala : adalahjiwaataurohkekuatan yang dimilikiseseorang. Semuaorangmemilikitondi, tetapitidaksemuaorangmemilikisahala. Sahalasamadengansumanta, tuahataukesaktian yang dimilikipara raja atau hula-hula.Begu : adalahtondiorangtelahmeninggal, yang tingkahlakunyasamadengantingkahlakumanusia, hanyamunculpadawaktumalam.

TONDI

SAHALA

BEGU

kONSEP JIWA DAN ROH


Upacara kematian

UPACARA KEMATIAN

mati tua (mate saur matua) adalah dambaan orang batak. Karena sudah dapat menikahkan anak dan mendapat cucu

Mati dalam kandungan (mate di bortian) tidak dapat perlakuan adat akan tetapi langsung dikuburkan tanpa peti mati

Yang dapat perlakuan adat pada kematian adalah:

mati ketika masih bayi (mate poso-poso)

mati saat anak-anak (mate dakdanak)

mati saat remaja (mate bulung)

mati saat sudah dewasa t

api belum menikah (mate ponggol)

Upacara semakin bersyarat

Telah berumah tangga namun belum mempunyai anak (mate di paralang-alangan / mate punu)

Telah berumah tangga dengan meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil (mate mangkar)

Telah memiliki anak-anak yang sudah dewasa, bahkan sudah ada yang kawin, namun belum bercucu (mate hatungganeon)

Telah memiliki cucu, namun masih ada anaknya yang belum menikah (mate sari matua)

Telah bercucu tidak harus dari semua anak-anaknya (mate saur matua)


Suku batak

Persiapan Ketika seseorang masyarakat Batak mati saur matua, maka sewajarnya pihak-pihak kerabat sesegera mungkin mengadakan musyawarah keluarga (martonggo raja), membahas persiapan pengadaan upacara saur matua. Pihak-pihak kerabat terdiri dari unsur-unsur dalihan natolu. Dalihan natolu adalah sistem hubungan sosial masyarakat Batak, terdiri dari tiga kelompok unsur kekerabatan, yaitu : pihak hula-hula (kelompok orang keluarga marga pihak istri), pihak dongan tubu (kelompok orang-orang yaitu : teman atau saudara semarga), dan pihak boru (kelompok orang-orang dari pihak marga suami dari masing-masing saudara perempuan kita, keluarga perempuan pihak ayah). Martonggo raja dilaksanakan oleh seluruh pihak di halaman luar rumah duka, pada sore hari sampai selesai. Pihak masyarakat setempat (dongan sahuta) turut hadir sebagai pendengar dalam rapat (biasanya akan turut membantu dalam penyelenggaraan upacara). Rapat membahas penentuan waktu pelaksanaan upacara, lokasi pemakaman, acara adat sesudah penguburan, dan keperluan teknis upacara dengan pembagian tugas masing-masing. Keperluan teknis menyangkut penyediaan peralatan upacara seperti: pengadaan peti mati, penyewaan alat musik beserta pemain musik, alat-alat makan beserta hidangan buat yang menghadiri upacara,


Pelasanaan upacara

Pelasanaan upacara

Pelaksanaan upacara bergantung pada lamanya mayat disemayamkan. Idealnya diadakan ketika seluruh putra-putri orang yang mati saur matua dan pihak hula-hula telah hadir.

upacara saur matua dilaksanakan pada siang hari, di ruangan terbuka yang cukup luas (idealnya dihalaman rumah duka).

Jenazah yang telah dimasukkan kedalam peti mati diletakkan ditengah-tengah seluruh anak dan cucu

posisi peti bagian kaki mengarah ke pintu keluar rumah. Disebelah kanan peti jenazah adalah anak-anak lelaki dengan para istri dan anaknya masing-masing, dan disebelah kiri adalah anak-anak perempuan dengan para suami dan anaknya masing-masing.

Memberi jamuan berupa nasi dan lauk sapi atau babi

Setelah jamuan makan, dilakukan ritual pembagian jambar (hak bagian atau hak perolehan dari milik bersama)

Jambar terdiri dari empat jenis berupa : juhut (daging), hepeng (uang), tor-tor (tari), dan hata (Marbun&Hutapea)

Secara universal, pembagian jambar juhut itu adalah: 1.Kepala (ulu) untuk raja adat (pada masa sekarang adalah pembawa acara selama upacara), 2.Leher (rungkung atau tanggalan) untuk pihak boru, 3.Paha dan kaki (soit) untuk dongan sabutuha, 4.Punggung dan rusuk (somba-somba) untuk hula-hula, 5.Bagian belakang (ihur-ihur) untuk hasuhuton.


Suku batak

Pembagian juhut,hepeng,dan olus


Ritual pelaksanaan jambar hata

ritual pelaksanaan jambar hata

masing-masing pihak memberikan kata penghiburan kepada anak-anak orang yang mati saur matua (pihak hasuhuton). Urutan kata dimulai dari hula-hula, dilanjutkan dengan dongan sahuta, kemudian boru / bere, dan terakhir dongan sabutuha. Setiap pergantian kata penghiburan, diselingi ritual jambar tor-tor, yaitu ritus manortor (menarikan tarian tor-tor). Tor-tor adalah tarian tradisional khas Batak. Tarian tor-tor biasanya diiringi musik dari gondang sabangunan (alat musik tradisional khas Batak). Gondang sabangunan adalah orkes musik tradisional Batak, terdiri dari seperangkat instrumen yakni : 4 ogung, 1 hesek , 5 taganing, 1 odap, 1 gondang, 1 sarune.


Suku batak

Urutan musik gondang


Suku batak

Jenazah didalam peti dikelilingi oleh para keturunannyasalah satu gerak tor-tor tengahpenguburan diserahkan kepihak geraja


Kesenian suku batak

Kesenian suku batak

  • Seni Tari yaitu Tari Tor-tor (bersifat magis); Tari serampang dua belas (bersifat hiburan).

  • Alat Musik tradisional : Gong; Saga-saga.

  • Hasil kerajinan tenun dari suku batak adalah kain ulos. Kain ini selalu ditampilkan dalam upacara perkawinan, mendirikan rumah, upacara kematian, penyerahan harta warisan, menyambut tamu yang dihormati dan upacara menari Tor-tor. Kain adat sesuai dengan sistem keyakinan yang diwariskan nenek moyang .


Benda dan tempat keramat

Benda dan tempat keramat


Perkawinan

Pada tradisi suku Batak seseorang hanya bisa menikah dengan orang Batak yang berbeda klan sehingga jika ada yang menikah dia harus mencari pasangan hidup dari marga lain selain marganya. Apabila yang menikah adalah seseorang yang bukan dari suku Batak maka dia harus diadopsi oleh salah satu marga Batak (berbeda klan). Acara tersebut dilanjutkan dengan prosesi perkawinan yang dilakukan di gereja karena mayoritas penduduk Batak beragama kristen.

PERKAWINAN


Acara adat pernikahan

Acara adat pernikahan

A. Perekenalan dan bertunangan

Pernikahan tidak selalu dengan proses ini, khususnya ketika masih masanya Siti Nurbaya.

B. Patua Hata

Terjemahannya menyampaikan secara resmi kepada orang tua perempuan hubungan muda mudi dan akan dilanjutkan ke tingkat perkawinan. Dengan bahasa umum, melamar secara resmi. Lihat Paket Pernikahan Batak dan Foto Pernikahan.

C. Marhori-hori dinding

Membicarakan secara tidak resmi oleh utusan kedua belah pihak menyangkut rencana pernikahan tersebut.

D. Marhusip

Arti harafiahnya adalah berbisik. Maksudnya kelanjutan pembicaraan angka III tetapi sudah oleh utusan resmi, bahkan ada kalanya sudah oleh kedua pihak langsung. See Foto Pernikahan and Paket Foto.

E. Pudun Saut

Parajahaon/ Pengesahan kesepakatan di Marhusip di tonga managajana acara yang dihadiri dalihan na tolu dan suhi ampang na opat masing-masing pihak. Disini pihak Paranak/Pria sudah membawa makanan adat/makanan namargoar (Paket Pernikahan Batak).


Perkawianan yang masih dianggap sah

Perkawianan yang masih dianggap sah

Kawin Lari atas kesepakatan bersama (Mangalua).Kawin lari atau Mangalua atas kesepakatan kedua calon mempelai sangat sering terjadi. kasus ini timbul karena orang tua tidak merestui si pemuda atau si pemudi pilihan anaknya.

Kawin Lari dengan paksa (Mangabing Boru).Jika seorang pemuda jatuh cinta kepada seorang gadis, tetapi lamarannya ditolak secara sepihak oleh orang tua, demi menutupi malu dan didorong rasa cintanya yg berapi-api, maka si pemuda mengajak beberapa orang temannya untuk menculik si gadis dan membawa si gadis kerumahnya utk dijadikan istri. perbuatan ini dianggap pelanggaran susila ttp masih ada jalan terbuka untuk perundingan.

Perkawinan atas desakan si gadis (Mahuempe/ Mahiturun) .Bentuk perkawinan batak mahuempe terjadi bila si gadis pergi menemui si pemuda atas prakarsa dan kemauannya sendiri. biasanya si gadis ditemani oleh beberapa temannya mendatangi si pemuda dan mendesak agar perkawinan segera dilaksanakan. Mahiturun adalah perkawinan yg hampir sama dengan mahuempe, bedanya dalam mahiturun si pemudi jauh lebih aktif dan agresif dibanding mahuempe.


Suku batak

Perkawinan untuk menggantikan istri yg meninggal (Panoroni).Jika seorang istri meninggal dan mempunyai beberapa anak yg masih kecil2, timbul masalah siapa yg akan mengasuhnya nanti. Dalam hal ini si Duda dapat meminta kepada orang tua si istri (parboru) untuk mencarikan pengganti istri yg sudah tiada.Perkawinan karena suami meninggal (Singkat Rere).Jika seorang suami meninggal,maka akan timbul masalah bagi si janda untuk penghidupannya di kemudian hari dan jika si janda masih sehat dan masih mampu memberikan keturunan dan tidak keberatan untuk kawin lagi maka yg pertama harus dipertimbangkan menjadi calon suaminya ialah adik laki-laki dari si suami yg meninggal,atas dasar ‘ganti tikar’(singkat rere). Kalau pria yg mengawini si janda ialah adik atau abang kandung si suami atau saudara semarga yg sangat dekat dgn almarhum, maka istilah perkawinannya disebut pagodanghon atau pareakkon.


Suku batak

Bigami atau Poligami (Marimbang, Tungkot).Jaman dulu banyak lelaki yg malakukan poligami dengan alasan mengapa mereka mengambil istri kedua atau lebih, sebagian menyatakan untuk memperoleh keturunan yaitu karena masih belum mendapatkan keturunan laki-laki. tetapi ada juga yg bermaksud memperbesar kekeluargaan dgn tujuan meningkatkan kesejahteraaan atau disebut pabidang panggagatan(melebarkan lapangan tempat merumput). Dalam kasus perkawinan bigami(marsidua- dua) kedudukan istri kedua sangat seimbang dengan istri pertama, sebab itu disebut marimbang. atau yg lain yaitu si istri pertama memilih istri kedua dari kalangan keluarga terdekat dan disebut tungkot (tongkat) .Perkawinan sebagai agunan utang (Parumaen di losung).Perkawinan Batak ini ialah perkawinan yg menggunakan anak gadis sebagai agunan utang si bapak dari si gadis tsb. jika seorang bapak mempunyai utang pd seseorang dan belum mampu melunasinya, maka sebagai agunan utangnya dia menyerahkan anak gadisnya utk dipertunangkan kepada anak si pemberi utang.


Konsep manusia

Konsep manusia

Konsep alam/kosmologi:

Dunia atas(dewa),tengah(manusia),bawah(orang mati),


Suku batak

Upacara adat Rambu Tuka' adalah acara yang berhungan dengan acara syukuran misalnya acara pernikahan, syukuran panen dan peresmian rumah adat/tongkonan yang baru, atau yang selesai direnovasi; menghadirkan semua rumpun keluarga, dari acara ini membuat ikatan kekeluargaan di Tana Toraja sangat kuat semua Upacara tersebut dikenal dengan nama Ma'Bua', Meroek, atau Mangrara Banua Sura'.Untuk upacara adat Rambu Tuka' diikuti oleh seni tari : Pa' Gellu, Pa' Boneballa, Gellu Tungga', Ondo Samalele, Pa'Dao Bulan, Pa'Burake, Memanna, Maluya, Pa'Tirra', Panimbong dan lain-lain. Untuk seni musik yaitu Pa'pompang, pa'Barrung, Pa'pelle'. Musik dan seni tari yang ditampilkan pada upacara Rambu Solo' tidak boleh (tabu) ditampilkan pada upacTukaara Rambu '.

Tarian syukuran pada masyarakat suku batak


Konsep alam

KONSEP ALAM

Debata berasal dari kata Sanskrit - deivatha. - Dalam epistomologi Batak, debata merujuk pada arti Tuhan. Masyarakat Batak, seperti masyarakat Hindu, menerima kehidupan dalam nada dualitas. Kebaikan dan kejahatan saling wujud dalam kehidupan, dengan kebaikan menjadi buruan ultimat manusia. Debata yang jahat bagi masyarakat Batak ialah Naga Padoha yaitu debata yang tinggalnya pada tempat paling bawah dalam hieraki tiga alam - iaitu di bawah bumi. Bersama-sama Naga Padoha ialah cerita bagaimana anak Batara Guru, Baro Deak Pordjar yang enggan mengadakan komunikasi dengan Mangalabulan di langit, turun ke lautan primodial (sebelum bumi dicipta).


Suku batak

Ketika Batara Guru mengetahui kejadian ini, dia mengirim segenggam tanah lewat burung layang-layang untuk menaruh tanah itu pada di laut primodial. Hasilnya terciptalah bumi untuk kemudian dicipta pula tumbuhan dan binatang. Hasil dari hubungan anak Batara Guru dengan seorang tokoh dari langit tadi (dihantar oleh Batara Guru) lahir manusia dengan seluruh keturunannya. Naga Padaho yang asalnya berdiam di laut primodial ini semakin lama semakin sempit tempat (ruang) kedudukannya karena pembentukkan dan perkembangan bumi dari masa ke masa. Kerana keadaan ruangan yang semakin sempit ini maka setiap gerak tubuh Naga Padaho menimbulkan gempabumi.


Suku batak

Tuhan dan Dewa

Manusia

Faham spiritual masyarakat Batak membagi alam - dunia kosmos (secara kosmologi dan kosmogoni) menjadi 3 bagian yang meliputi alam Tuhan (kedewaan) sampai konsep roh meliputi kepercayaan tentang hantu, iblis dan nenek moyang.

Orang mati,hantu,syetan, dan iblis


Asal mula manusia

ASAL MULA MANUSIA

Kepercayaan Ugamo Malim mengakui dan mempercayaai sesuai dengan mitologi Batak Kuno bahwa asal mula manusia adalah dari hasil perkawinan putera dan puteri dari Banua Ginjang (tempat Yang Maha Tinggi), yaitu Raja Odapodap dengan Boru Deakparujar, yaitu seorang putera dan seorang puteri yang lahir kembar.


Suku batak

Setelah mereka dewasa, Tuhan Yang Maha Esa berkenan turun dari banua ginjang untuk menjodohkan mereka menjadi suami istri, dan kepada mereka diberi hidup menghuni bumi ini dengan syarat bahwa mereka harus senantiasa melakukan hubungan dengan Tuhan yang Maha Esa melalui persembahan suci disebut “Pelean” dan dilarang agar tidak memakan daging babi, anjing, darah, dan yang kebangkaian atau yang tercemar uap bangkai.


Suku batak

Atas kuasa yang diterima mereka berdua dapat melaksanakan kehendak dan menjauhi larangan Tuhan ini, dan kepada keturunannya “Sabda” ini diteruskan, dan merupakan amanah yang disebut “Tona”. Dalam mitos itu disebutkan bahwa Boru Deakparujar dan raja Odapodap kembali bersama dengan Mulajadi Nabolon ke tempat Yang Maha Tinggi. Akan tetapi karena kecintaan menempatkan Boru deakparujar di Bulan dan Raja odapodap bertempat di Matahari.


Suku batak

شكرا كثيرا على اهتمامكم

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


  • Login