Network layer internet protocol ip addressing
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 42

Network Layer Internet Protocol: IP Addressing PowerPoint PPT Presentation


  • 56 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Network Layer Internet Protocol: IP Addressing. Application. Application. IP Protocols dan Pendukungnya. HTTP Request. FCS. Ethernet Header. Encapsulation. Header berisi source & destination port numbers. TCP Header.

Download Presentation

Network Layer Internet Protocol: IP Addressing

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Network layer internet protocol ip addressing

Network LayerInternet Protocol:IP Addressing


Ip protocols dan pendukungnya

Application

Application

IP Protocols dan Pendukungnya


Network layer internet protocol ip addressing

HTTP Request

FCS

Ethernet Header

Encapsulation

Header berisi source & destination port numbers

TCP Header

Header berisi: source & destination IP addresses; tipe transport protocol

IP Header

Header berisi: source & destination physical addresses; tipe network protocol


Network layer internet protocol ip addressing

Host B

Host A

Application

Application

Transport

Transport

Router/Gateway

Internet

Internet

Internet

Network Interface

Network Interface

Network Interface

Network 1

Network 2

IP dan Network Interface Layers


Model service

0

4

8

16

19

31

TOS

Length

V

ersion

HLen

Ident

Flags

Offset

TTL

Protocol

Checksum

SourceAddr

DestinationAddr

Pad

Options (variable)

(variable)

Data

Model Service

  • Connectionless (datagram-based)

  • Best-effort delivery (unreliable service)

    • packets bisa hilang

    • packets diterima tidak berurut

    • duplikasi paket yang diterima

    • delay packets dapat cukup besar

  • Format Datagram


Ip internet

Network 1 (Ethernet)

H7

R3

H8

H1

H8

H2

H1

H3

TCP

TCP

Network 4

R1

R2

R3

(point-to-point)

Network 2 (Ethernet)

R1

IP

IP

IP

IP

IP

R2

FDDI

PPP

ETH

ETH

ETH

FDDI

PPP

ETH

H4

Network 3 (FDDI)

H5

H6

IP Internet

  • Concatenation of Networks

  • Protocol Stack


Fragmentation dan reassembly

Fragmentation dan Reassembly

  • Tiap network punya harga MTU

  • Strategi

    • fragment jika diperlukan (MTU < Datagram)

    • Usahakan mencegah fragmentation pada source host

    • re-fragmentation dimungkinkan

    • fragments adalah self-contained datagrams

    • tunda reassembly sampai destination host

    • Tidak melakukan recover dari fragments hilang


Contoh

Start of header

Ident

= x

Offset

= 0

0

Rest of header

1400 data bytes

Start of header

Ident

= x

1

Offset

= 0

Rest of header

512 data bytes

Start of header

Ident

= x

1

Offset

= 512

Rest of header

512 data bytes

Start of header

Ident

= x

0

Offset

= 1024

Rest of header

376 data bytes

Contoh


Ip addresses

IP Addresses

  • Struktur IP address

  • Classful IP addresses

  • Batasan dan Masalah dg Clasful IP Addresses

  • Subneting

  • CIDR

  • IP version 6 Addressing


Ip addresses1

IP Addresses


Ip addresses2

IP Addresses


Apakah ip address

Apakah IP address?

  • IP address adalah address global unik utk interface suatu jaringan

  • Sebuah IP address:

    • adalah 32 bit identifier

    • mengkodekan nomor jaringan (network prefix) dan nomor host/host number


Notasi dotted decimal

Notasi Dotted Decimal

  • IP addresses ditulis dalam bentuk dotted decimal notation

  • Tiap byte diidentikasikan dengan nomor decimal dlm range [0 … 255]

  • Contoh:


Network prefix dan host number

Network Prefix dan Host Number

  • Network prefix mengidentifikasikan suatu jaringan dan host number mengidentifikasikan suatu host spesifik (kenyatannya suatu interface pd jaringan)

  • Bagaimana kita tahu berapa panjang network prefix?

    • Network prefix secara implisit didefinisikan (lihat class-based addressing)

    • Network prefix diindikasikan dg netmask


Contoh1

Contoh

  • Contoh: ellington.cs.virginia.edu

  • Network id : 128.143.0.0

  • Host id : 137.144

  • Network mask : 255.255.0.0 atau ffff0000

  • Prefix Notation: 128.143.137.144/16

    > Network prefix panjang 16 bit


Cara lama classful ip addresses

Cara Lama : Classful IP Addresses

  • Saat address Internet distandarkan (awal 80-an), address Internet dibagi dlm 4 kelas:

    • Class A :Network prefix 8 bit

    • Class B :Network prefix 16 bit

    • Class C :Network prefix 24 bit

    • Class D : Multicast

    • Class E : Eksperimen

  • Tiap IP address memp satu kunci yg mengidentifikasi kelas

    • Class A :IP address mulai dg “0”

    • Class B :IP address mulai dg “10”

    • Class C :IP address mulai dg “110”

    • Class D : IP address mulai dg “1110”

    • Class E : IP address mulai dg “11110”


Cara lama kelas address internet

Cara Lama: Kelas Address Internet


Cara lama kelas address internet1

Cara Lama: Kelas Address Internet

  • Address yg lain : Multicast addresses


Masalah dengan classful ip addresses

Masalah Dengan Classful IP Addresses

  • Skim classful address original punya sejumlah masalah

  • Problem 1.Terlalu sedikit network addresses utk jaringan-jaringan yg besar

    • Address Class A dan Class B telah lenyap

  • Problem 2.Hierarki 2 tingkat tidak sesuai utk jaringan besar dg address Class A dan Class B

    • Fix#1: Subnetting


Masalah dengan classful ip addresses1

Masalah Dengan Classful IP Addresses

  • Problem 3.Tidak fleksibel. Misalkan perusahaan memerlukan 2000 address

    • Address class A dan B berlebihan (overkill!)

    • Address class C tidak mencukupi (memerlukan 10 address class C)

    • Fix#2: Clasless Interdomain Routing (CIDR)


Masalah dengan classful ip addresses2

Masalah Dengan Classful IP Addresses

  • Problem 4.Tabel Routing Membengkak. Routing pd backbone Internet memerlukan satu entry utk tiap network address. Pd 1993 ukuran tabel routing mulai melebihi kapasitas router

    • Fix#2: Clasless Interdomain Routing (CIDR)


Masalah dengan classful ip addresses3

Masalah Dengan Classful IP Addresses

  • Problem 5.Internet memerlukan address lebih dari 32-bit

    • Fix#3: IP version 6


Subnetting

Subnetting

  • Problem. Organisasi memp. Multiple network yg di-manage secara independen

    • Solusi 1: alokasikan satu atau lebih address class C utk tiap jaringan

      • Sulit di-manage

      • Dari luar organisasi, tiap jaringan harus addressable

    • Solusi 2: tambah level hierarki dari IP addressing


Idea dasar subnetting

Idea Dasar Subnetting

  • Pecah bagian host number dari IP address kedlm subnet number dan host number (lebih kecil)

  • Hasil: hierarki 3-layer

  • Lalu:

    • Subnet dp secara bebas dialokasikan dlm organisasi

    • Secara internal, subnet diperlakukan sbg jaringan terpisah

    • Struktur subnet tdk terlihat dari luar organisasi


Subnet masks

Subnet Masks

  • Router dan host menggunakan extended network prefix (subnet mask) utk identifikasi awal host number

    • Ada berbagi cara subnetting. Subnetting dg mask 255.255.255.0 cukup umum


Keuntungan subnetting

Keuntungan Subnetting

  • Dg subnetting IP address menggunakan hierarki 3-layer

    • Network

    • Subnet

    • Host

  • Meningkatkan efisiensi IP address dg tdk mengkonsumsi keseluruhan address class B dan C utk tiap jaringan fisik

  • Mengurangi kompleksitas router. Krn eksternal router tdk mengetahui mengenai subnetting, kompleksitas tabel routing pd eksternal router dikurangi

  • Cat. Panjang subnet mask tdk perlu sama utk tiap subnetworks


Network tanpa subnetting

Network Tanpa Subnetting


Network dg subnetting 1

Network Dg Subnetting (1)


Network dg subnetting 2

Network Dg Subnetting (2)


Cidr classless interdomain routing

CIDR - Classless Interdomain Routing

  • Router Backbone IP memp. Satu entry tabel routing utk tiap network address:

    • Dg subnetting, router backbone hanya perlu tahu satu entry utk tiap jaringan class A, B atau C

    • Dp diterima utk jar class A dan B

      • 27 = 128 jaringan class A

      • 214 = 16.384 jaringan class B

    • Tetapi tdk dp diterima utk jar class C

      • 221 = 2.097.152 jar class C

  • Pd 1993, ukuran tabel routing mulai melewati kemampuan router

  • Konsekuensi: Pengalokasian IP address class-based harus ditinggalkan


Cidr classless interdomain routing1

CIDR - Classless Interdomain Routing

  • Tujuan:

    • Restrukturisasi pengalokasian IP address utk meningkatkan efisiensi

    • Routing hierarki utk meminimumkan entries tabel routing

  • CIDR - Classless Interdomain Routing meninggalkan idea kelas

  • Konsep: panjang network id (prefix) pd IP address dibuat sembarang

  • Konsekuensi: Router mempromosikan IP address dan panjang prefix (prefix menggantikan subnet mask)


Contoh cidr

Contoh CIDR

  • Notasi CIDR utk network address

    192.0.2.0/18

    • “18” menyatakan bhw 18 bit pertama adalah bagian network dari address (dan 14 bit tersedia untuk address host spesifik)

  • Bagian network disebut prefix

  • Mis. Suatu site memerlukan address network dg 1000 address

  • Dg CIDR, network dialokasikan blok kontinyu 1024 address dg prefix 22-bit


Cidr ukuran prefix vs ukuran jaringan

CIDR: Ukuran Prefix vs Ukuran Jaringan


Addressing plan tipikal utk organisasi

Addressing Plan Tipikal utk Organisasi

  • Tiap jaringan layer-2 (Ethernet, FDDI) dialokasikan subnet address


Cidr dan pengalokasian address

CIDR dan Pengalokasian Address

  • Backbone ISP mendpkan blok besar dari IP addresses space dan merelokasikan bagian dari blok address ke pelanggannya

    Contoh:

  • Mis. ISP memp. Blok address 206.0.64.0/18, merepresentasikan 16.384 (214) IP addresses

  • Mis. Suatu client memerlukan 800 host addresses

  • Dg classful addresses: perlu mengalokasikan address class B (dan menyia-nyiakan ~ 64.700 addresses) atau 4 individual class C (dan mengintrodusir 4 route baru dlm tabel routing Internet global)

  • Dg CIDR, alokasikan /22 blok mis. 206.0.68.0/22 dan alokasikan blok 1.024 (210) IP addresses


Cidr dan informasi routing

CIDR dan Informasi Routing


Cidr dan informasi routing1

CIDR dan Informasi Routing


Cidr dan routing

CIDR dan Routing

  • CIDR addressing memungkinkan skim routing hierarkis

  • Router backbone dp memperlakukan semua address dg prefix identik secara sama

  • Routing table lookup: look up entry dg prefix terpanjang


Ipv6 ip version 6

IPv6 - IP Version 6

  • IP Version 6

    • Penerus dari versi saat ini IPv4

    • Spesifikasi diselesaikan 1994

    • Membuat perbaikan IPv4 (bukan perubahan revolusioner)

  • Satu (bukan satu-satunya) fitur IPv6 peningkatan signifikan IP address 128 bit (16 byte)

    • IPv6 akan menyelesaiakan masalah dg IP addressing


Header ipv6

Header IPv6


Perbandingan address ipv6 vs ipv4

Perbandingan Address IPv6 vs IPv4

  • IPv4 mempunyai maksimum

    • 232 ~ 4 milyar addresses

  • IPv6 mempunyai maksimum

    • 2128 = (232)4 ~ 4 milyar x 4 milyar x 4 milyar x 4 milyar address


Notasi address ipv6

Notasi Address IPv6


  • Login