A latar belakang
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 6

a. Latar belakang PowerPoint PPT Presentation


  • 156 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

a. Latar belakang Seorang wanita mengalami post power syndrome (Dwiputri, 2010) terjadi karena waktu mudanya memiliki kesibukan, lalu dipengaruhi oleh hal-hal berikut ini: - Memiliki rasa bangga yang berlebihan terhadap jabatannya terdahulu

Download Presentation

a. Latar belakang

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


A latar belakang

  • a. Latar belakang

  • Seorang wanita mengalami post power syndrome (Dwiputri, 2010) terjadi karena waktu mudanya memiliki kesibukan, lalu dipengaruhi oleh hal-hal berikut ini:

  • - Memiliki rasa bangga yang berlebihan terhadap jabatannya terdahulu

  • - Menganggap kekuasaan penting untuknya

  • - Orang-orang ini sangat senang dihormati dan

  • dihargai.

  • Namun, saat wanita ini pensiun akan terlihat pemurung, Gampang marah dan cenderung sensitif sehingga sering menangis.

  • b. Pertanyaan penelitian

  • - Gambaran wanita yang mengalami post power syndrome

  • - Penyebab wanita mengalami post power syndrome.

  • c. Tujuan Penelitian

  • Untuk mengetahui tentang post power syndrome pada pensiunan manajer wanita dan penyebab terjadinya post power syndrome tersebut.


A latar belakang

Tinjauan Pustaka

Definisi

Post power syndrome (Supardi, 2002) adalah suatu keadaan yang menguntungkan menjadi tidak menguntungkan seperti kehilangan pekerjaan, jabatan atau perubahan status sosial ekonomi.

Pensiunan (Semak&Simons, 1990) adalah seseorang

yang diberhentikan dalam suatu keterlibatan kerja

sebagai ketenagakerjaan atau karir yang telah

mengundurkan diri dengan sepenuhny.

Sedangkan manajer wanita dalam kesimpulan (Sudarsono, 1998), adalah seorang wanita yang memiliki peranan penting dalam suatu perusahaan yang bertindak sebagai pemimpin yang mengontrol, mengorganisasikan dan mengarahkan perusahaan untuk mencapau tujuan dari perusahaan tersebut.

Faktor-faktor penyebab

post power syndrome:

Eksternal : lingkungan subjek saat pensiun

Internal: - kehilangan harga diri

- kehilangan fungsi eksekutif

(kebanggaan pada dirinya)

- kehilangan perasaan terhadap kelompok tertentu

- kehilangan sumber penghasilan


A latar belakang

Gejala-gejala post power syndrome (Setiabudhi, 2000), seperti:

1. Kesedihan yang tidak juga hilang, cemas, hampa.

2. Kehabisan energi, lelah berkepanjangan

3. Kehilangan kesenangan dan daya tarik kegiatan rutin

4. Gangguan tidur

5. Gangguan makan

6. Kesulitan konsentrasi

7. Perasaan bersalah

8. Cepat tersinggung, marah

9. Sering menangis

Dari Hurlock (1980), Jenis-jenis

Pensiun yaitu :

1. Secara sukareladan

2. Secara terpaksa, 1. Pensiun biasa atau umum

2. Pensiun permintaan perusahaan.

Dampak masa pensiun, Widystomo (1987) :

  • Berkurangnya sumber-sumber keuangan

  • Berkurangnya harga diri

  • Berkurangnya kontak sosial yang berorientasi pada pekerjaan

  • Kehilangan tugas yang berarti

  • Kehilangan kelompok referensi


A latar belakang

Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan:

Kualitatif (study kasus)

Penelitian yang dilakukan secara mendalam untuk mendapatkan gambaran yang mendalam pula mengenai suatu kasus yang mempunyai karakteristik tertentu.

Subjek penelitian yang digunakan: seorang wanita pensiunan manajer (50-60thn) yang mengalami gejala-gejala post power syndrome.

Teknik pengumpulan data :

- wawancara (wawancara dengan pedoman umum)

- Observasi (observasi non-partisipan)

Alat bantu pengumpulan data: Pedoman wawancara, panduan Observasi dan alat perekam.

Kredibilita Penelitian

- Tringulasi sumber

- Tringulasi metode

- Tringulasi penyidik

- Tringulasi teori


Terima kasih

Hasil Penelitian

Dari observasi dan wawancara dan disesuaikan dengan teori, maka subjek setelah pensiun dari jabatannya sebagai manajer telah memperlihatkan gejala-gejala dari post power syndrome.

Subjek terlihat cenderung lebih cemas atau mengalami stres setelah pensiun, berbeda dengan orang lain pada umumnya. Subjekpun mencoba mengenali dirinya dan mulai menghadapi pensiun dengan cara yang lebih positif.

Terima kasih


  • Login