Selamat datang dalam kuliah terbuka analisis rangkaian listrik sesi 8
Sponsored Links
This presentation is the property of its rightful owner.
1 / 39

Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Analisis Rangkaian Listrik Sesi-8 PowerPoint PPT Presentation


  • 113 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Analisis Rangkaian Listrik Sesi-8. Disajikan oleh Sudaryatno Sudirham melalui situs www.darpublic.com. Rangkaian Pemroses Energi. (Arus Searah). 10 . R s. 50 mA. + v = 750 V . Alat Ukur.

Download Presentation

Selamat Datang Dalam Kuliah Terbuka Analisis Rangkaian Listrik Sesi-8

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


SelamatDatangDalamKuliah Terbuka AnalisisRangkaianListrikSesi-8


DisajikanolehSudaryatno Sudirhammelaluisituswww.darpublic.com


RangkaianPemrosesEnergi

(Arus Searah)


10 

Rs

50 mA

+ v = 750 V 

AlatUkur

Alatpengukurtidakbisadibuatbesarkarenaharusringan agar dapatbereaksidengancepat. Alatukur yang keciliniharusditingkatkankemampuannya, denganmempertahankanmassanyatetapkecil.

Pengukur Tegangan Searah

Bagianpengukurhanyamampumenahantegangan

Alatiniharusmampumengukurtegangan 750 V.

Untukitudipasang resistor seriRs agar tegangan total yang diukur 750 V tetapibagianpengkurtetaphanyadibebanitegangan 500 mV

Kita harusmenghitungberapaRs yang harusdipasang.


10 

100 A

50 mA

Ish

Rsh

Pengukur Arus Searah

Bagianpengukurhanyamampudialiriarus

Alatiniharusmampumengukurarus 100 A.

Untukitudipasang resistor paralelRsh agar sebagianbesararus total yang diukurmengalir di Rshsedangkanbagianpengkurtetaphanyadialiriarus 50 mA

Kita harusmenghitungberapaRsh yang harusdipasang.


Pengukuran Resistansi

Hubunganantarategangandanarus resistor adalah

DenganhubunganinimakaresistansiRdapatdihitungdenganmengukurtegangandanarus resistor.

Ada duakemungkinanrangkaianpengukuran yang dapatkitabangunsepertiterlihatpada diagram rangkaianberikut.


A

A

R

R

V

V

+

+

Rangkaian A

Rangkaian B

RV : resistansi voltmeter

RA : resistansiampermeter


Saluran Daya

Energidisalurkankebebanmelaluisaluran. Padaumumnyasaluranmengandungresistansi. Olehkarenaitusebagiandarienergi yang dikirimolehsumberakanberubahmenjadipanas di saluran.

Daya yang diserapsaluranadalah

IsadalaharussalurandanRsadalahresistansisaluran

IsdanRsini pula yang menyebabkanterjadinyateganganjatuh di saluran

Berikutinisatucontohpenyalurandayadarisatusumberkeduabeban


Contoh:

40+20=60A

20A

Sumber

+

V2

+

V1

0,8

+

550V

0,4

40A

20A

0,03

0,06

Daya yang diserapsaluranadalah

Tegangan di bebanadalah


0,43

0,86

550V

40A

20A

Diagram Satu Garis

Dalamketenagalistrikan, rangkaianlistrikbiasadinyatakandengan diagram yang lebihsederhanayaitu diagram satugaris.

Rangkaiandalamcontohsebelumnyadinyatakandengan diagram satugarissebagaiberikut:

0,8

0,4

Gardu

Distribusi

+

V2

+

550V

+

V1

40A

20A

0,03

0,06

diagram satugaris


B

C

A

D

0,015

0,01

0,025

vA=255V

vD=250V

100A

180A

CONTOH:

Hitungarussaluran


X

250V

0,04

0,05

C

0,1

A

60A

50A

B

20A

Contoh:

Daya yang diserap saluran

Hitungdaya yang diserapsaluran


X

250V

0,04

0,05

0,1

C

0,15

A

50A

60A

0,1

B

20A

Contoh:


I2

30A

80A

C

B

0,02

I1

I3

0,01

0,02

A

70A

D

60A

0,01

0,01

I6

I4

0,03

E

F

120A

I5

60A

Contoh:

Hitungarus di saluran


10. RangkaianPemrosesSinyal

Rangkaian Dengan Dioda

Rangkaian Dengan OP AMP


+

vD

iD

i

i

+

v

i

+

va

+

vD

iD

v

0

v

0

v

va

0

Rangkaian Dengan Dioda

Dioda Ideal

nyata

ideal


Vm

v

i

i

Ias

0

+ vD

+

+

2

v

t

RL

0

Penyearah Setengah Gelombang

Jika v = 220sint sedangkan R = 5k,

maka Ias = 220/5000 = 0,014 A


C

i

D1

D2

A

D1

i1

+

+

RL

v

+

i

+

v1

v2

+

B

v

D3

D4

D

R

i2

D2

Vm

v

i

i

Ias

0

t

2

0

Penyearah Gelombang Penuh

Rangkaian Dengan Transformator ber-titik-tengah

Rangkaian Jembatan


+

vR

+ vD

+

v

RL

C

vC

T

Filter Kapasitor

iD

iR

Waktu dioda konduksi, kapasitor terisi sampai vC = vmaks.

iC

Waktuteganganmenurun, diodatidakkonduksi. Terjadi loop tertutup RC seri.

Vm

0

Vm

vR=vC

t

C yang diperlukan


+ V

+

vD

i

+

v1

_

+

vR

Pemotong Gelombang

konduksi

takkonduksi

0

0

v

v1

V

t

0

vR = v1 –V, denganbagiannegatifditiadakanolehdioda


10

[V]

v2=v1

5

A

0

wt

+

v2

+

vs

+

R

0

2 V

v2

v2

-5

vD

+

iD

v1

-10

v2

8

v1

2

8

CONTOH:

konduksi

takkonduksi


+ 4,7 V

iA

1k

iB= ?

+

vA

P

 +

D1

D2

0,7 V

+

0,7 V

vA= 1 V

CONTOH:

konduksi

tak konduksi

takmungkin

takkonduksi

konduksi

mungkin

konduksi

konduksi

tak mungkin

takkonduksi

takkonduksi


+VCC vo

8

1

7

2

6

3

5

4

catu daya positif

masukan

non-inversi

Top

 +

iP

+

keluaran

io

masukan

inversi

vP +

+

vN vP VCC

vN +

+ vo

catu daya negatif

iN

+VCC : catu daya positif

VCC : catu daya negatif

RangkaianDengan Op Amp

Penguat Operasional (OP AMP)

Diagram disederhanakan

iP = arus masukan non-inversi;

iN = arus masukan inversi;

io = arus keluaran;

vP = tegangan masukan non-inversi;

vN = tegangan masukan inversi;

vo = tegangan keluaran;


vo

+VCC

vP vN

VCC

Karakteristik AlihOpAmp

  • disebut gain loop terbuka

    (open loop gain)

Nilai  sangat besar, biasanya lebih dari 105. Selama nilai netto (vPvN) cukup kecil, vo akan proporsional terhadap masukan. Akan tetapi jika  (vPvN) > VCC OP AMP akan jenuh; tegangan keluaran tidak akan melebihi tegangan catu VCC


+

io

iP

Ro

vP +

+

vo

 (vPvN )

Ri

vN +

iN

+

Model Ideal OP AMP

atau

Karena  sangat besar, dapat dianggap  =  , sedangkan VCCtidak lebih dari 24 Volt, maka (VCC/ ) = 0 sehingga vP= vN .

Ridapatdianggap  sehingga arus masuk di kedua terminal masukan dapat dianggap nol, iP= iN= 0. Jadi untuk OP AMP ideal :


+

Penguat Non-Inversi

iP

vP

vo

+

vN

vs

R1

iN

R2

umpan balik


2k

iB

vo

+

+

vB

5V

2k

RB =1k

1k

+

CONTOH:

vB = ? iB = ? pB = ?

Resistansi masukan :


iin

A

B

+

+

vo

R4

R3

R2

vs

R5

R1

A

B

+

+

vo

+

R3

RT

R2

VT

+

R1

CONTOH:

Resistansi masukan


umpan balik

i1

i2

A

vo

R1

R2

iN

vN

vs

+

vP

+

RangkaianPenguat Inversi


iP

io

vP

vo

+

vN

vs

R

iN

+

RangkaianPenyangga(buffer)


iin

R1

R2

A

+

vo

+

vs

R3

+

CONTOH:


R4

R1

R2

iin

A

B

+

vo

vs

R5

R3

R2

RT

+

A

+

vo

+

VT

+

R3

+

CONTOH:


i1

R1

i2

iF

A

vo

RF

R2

iN

vN

v1

v2

+

vP

+

+

Penjumlah


R

R

v1

vo

+

v2

R

R

A

v1

+

vo

v2

R

R

R

CONTOH:


i1

i2

R1

R2

+

vo

iN

v1

R3

+

+

iP

v2

+

R4

Pengurang (Penguat Diferensial)

Jika v2 dimatikan:

Jika v1 dimatikan:

Jika kita buat R1 = R2 = R3 = R4maka vo = v2v1


iR

iC

A

+

vo

+

vs

C

R

iN

vN

+

vP

iC

iR

A

+

vo

+

vs

C

R

iN

vN

+

vP

Integrator

Diferensiator


v1

v1

vo

vo

+

R1

R2

_

+

R1

R2

Penguat Inversi

Penguat Non-Inversi

R1

vo

v1

K1

v1

RF

vo

v2

+

+

+

R2

v2

K2

Penjumlah

v1

v1

K1

vo

R1

R2

R3

vo

+

v2

+

+

v2

R4

K2

Pengurang

vo

v1

K

vo

v1

K

Diagram Blok


v3

v1

v2

vo

+

+

+

v1

v3

v2

vo

K1

K2

K3

K1

Hubungan Bertingkat


Kuliah Terbuka

AnalisisRangkaianListrik di KawasanWaktu

Sesi 8

SudaryatnoSudirham


  • Login