1 / 11

KRISTUS DAN HARI SABAT

KRISTUS DAN HARI SABAT. Lesson 5 for May 3, 2014. ASAL MULA HARI SABAT.

kiana
Download Presentation

KRISTUS DAN HARI SABAT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KRISTUS DAN HARI SABAT Lesson 5 for May 3, 2014

  2. ASAL MULA HARI SABAT “TetaplahingatdankuduskanlahhariSabat, seperti yang diperintahkankepadamuoleh TUHAN, Allahmu…Sebabharuslahkauingat, bahwaengkau pun dahulubudakditanahMesirdanengkaudibawakeluardarisanaoleh TUHAN, Allahmudengantangan yang kuatdanlengan yang teracung; itulahsebabnya TUHAN, Allahmu, memerintahkanengkaumerayakanhariSabat.” (Ulangan 5:12-15) Perintah yang ke empat adalah satu-satunya yang harus dipeliharakarena dua alasan: Merayakan kemerdekaan dari dosa (keluar dari Mesir, Ul5:12-15) dan mengingat Penciptaan (Keluaran 20:11) “Sebabenamharilamanya TUHAN menjadikan…; itulahsebabnya TUHAN memberkatihariSabatdanmenguduskannya.” (Keluaran 20:11) • Hari Sabat adalah satupemberianbagi umat manusia selama masaPenciptaan. Setelah dosa masukkedalam dunia, Sabatjuga menjadi simbol Penebusan di dalam Kristus.

  3. “Dan lagiTuhanberkata: “Apabilaengkautidakmenginjak-injakhukumSabatdantidakmelakukanurusanmupadahari kudus-Ku; apabilaengkaumenyebutkanhariSabat ‘harikenikmatan’, danharikudusTuhan ‘hari yang mulia’, apabilaengkaumenghormatinya. . . makaengkauakanbersenang-senangkarenaTuhan." Yesaya 58:13, 14. Bagimereka yang menerimaSabatitusebagaitandakuasaKristusuntukmenjadikandankuasapenebusan‑Nya, ituakanmenjadikesukaan. MelihatKristusdidalamnya, merekasendiriakanbersukadidalam Dia. Sabatitumenunjukkanmerekakepadapekerjaanmenjadikanselakubuktidarikuasa‑Nyadidalampenebusan. Sementarakitamemikirkandamai yang adadi Eden, makaSabatmemberitahukandamai yang akandikembalikannyamelaluiJuruselamat. Setiapbendadidalamalaminimengulangiundangan‑Nya: “Marilahkepada-Ku, semua yang letihlesudanberbebanberat, Akuakanmemberikelegaankepadamu." Matius 11:28.”” EGW (The Desire of Ages, cp. 29, pg. 289)

  4. WAKTU UNTUK BERISTIRAHAT DAN BERIBADAH “Ketika Allah padahariketujuhtelahmenyelesaikanpekerjaan yang dibuat-Nyaitu, berhentilahIapadahariketujuhdarisegalapekerjaan yang telahdibuat-Nyaitu. Lalu Allah memberkatihariketujuhitudanmenguduskannya, karenapadahariitulahIaberhentidarisegalapekerjaanpenciptaan yang telahdibuat-Nyaitu.” (Kejadian 2:2-3) Alkitab memperkenalkan Yesus sebagai Pencipta kita, “karenadidalamDialahtelahdiciptakansegalasesuatu.” (Kol 1:16) Dia, Sang Pencipta, beristirahat pada hari Sabat. Dia mengundang Adam dan Hawa untuk beristirahat bersama-Nya dan beribadah pada hari itu. Undangannya masih berlaku padaabad kita sekarangini. Dia mengundang kita untuk menikmati istirahat dan ibadah pada hari Sabat.

  5. WAKTU UNTUK BERISTIRAHAT DAN BERIBADAH Kira-kira kapankahpara rasul harus datang bersama-sama untuk beribadah secara kolektif? Apakah mereka berkumpul pada hari Minggu untuk menghormati kebangkitan? Apakah mereka tetap berkumpul pada hari Sabat untuk menghormati Penciptaan dan Penebusan kita?

  6. SATU WAKTU UNTUK KENIKMATAN “LalukataYesuskepadamereka: "HariSabatdiadakanuntukmanusiadanbukanmanusiauntukhariSabat, jadiAnakManusiaadalahjugaTuhanatashariSabat.”” (Markus 2:27-28) Para rabi membuat daftar 39 kategori kegiatan yang dilarang pada hari Sabat. Setiap kategori mencakup beberapa aturan. Yesus memahami bahwa semua peraturanyang tak terhitung jumlahnya itumembuathariSabat menjadihari kesedihan ataupenderitaanbukannya hari kenikmatan dan persekutuan dengan Pencipta kita. Yesus berkata bahwa hari Sabat diadakanuntuk kepentingan manusia, bukan sebaliknya. Dengan kata lain, hari Sabat tidak diadakanuntuk disembah, melainkan untuk memberikan kesempatan untukberibadah. Sebagai karunia Tuhan bagi semua manusia, hari Sabat tidak dimaksudkan untuk menindas tetapi untuk memberikan kelepasandan pembebasan. Ini benar-benar cara untuk mengalami istirahat dan kebebasan kita di dalam Kristus.

  7. “Dalam rangka untuk memeliharahari Sabat, tidaklah perlu kitamenutup diri kitadibaliktembok, menutup diri dari pemandangan indah dari alam dan dari bebasnya, udara yang menyegarkan. Kita harusdidalamkeadaantidakmembiarkanbeban-bebanserta transaksi bisnis yang dapatmengalihkan pikiran kita pada hari Sabat Tuhan, yang manaDia telah kuduskan. Bahkan kita tidak boleh membiarkan pikiran kita berkutat pada hal-hal yang bersifat duniawi. Namunpikiran tidaklahdapatdisegarkan, digembirakan, dan diangkat olehmengurungdiripadahampirseluruh jam hari Sabat di baliktembok, mendengarkan khotbah yang panjang dan membosankan, doa-doa formal. HariSabatTuhanditempatkanpadapenggunaan yang salah jika dirayakansepertiitu. TujuanuntukmanahariSabatdilembagakan tidaklah tercapai . HariSabatdiadakanuntukmanusia, untukmenjadiberkatbagimanusiadenganmemanggilpikirannyadaripekerjaanduniawi untuk merenungkan kebaikan dan kemuliaan Allah. Hal inidiperlukan agar umat Allah berkumpul untuk berbicaramengenai Allah, untuk bertukar pikiran dan ide-ide dalam hal kebenaran yang terkandung dalam firman-Nya, dan mencurahkan sebagian waktu untuk doa yang layak. Tapiuntukhalini, sepertihalnyahari Sabat, tidaklah boleh dibuat membosankan dengan waktu yang lama dan menimbulkankurangnya minat.” EGW (Testimonies for the Church, vol. 2, cp. 71 pg. 583)

  8. SATU WAKTU UNTUK PENYEMBUHAN “Kemudiankata-Nyakepadamereka: “Manakah yang diperbolehkanpadahariSabat, berbuatbaikatauberbuatjahat, menyelamatkannyawaorangataumembunuhorang?” Tetapimerekaitudiamsaja.”(Markus 3:4) “TetapikepalarumahibadatgusarkarenaYesusmenyembuhkanorangpadahariSabat, laluiaberkatakepadaorangbanyak: “Adaenamhariuntukbekerja. KarenaitudatanglahpadasalahsatuhariituuntukdisembuhkandanjanganpadahariSabat.””(Lukas 13:14) Haruskah kita menunggu sampai hari Minggu untuk disembuhkan sehingga kita tidak melanggar hari Sabat? Orang-orang Farisi menuduh Yesus melanggar hukum ketika Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat. Dia menjawab mereka, “Bapa-Ku bekerjasampaisekarang, makaAku pun bekerjajuga.” (Yohanes 5:17). Penyembuhan itutidak akan terjadi jika Allah tidak mengizinkannya. Tuhan tidak pernah beristirahat dari menghilangkan rasa sakit kita. Markus 3:1-6 Lukas 13:10-17 Yohanes 5:1-9 Yohanes 9:1-14

  9. HARI SABAT DI MASA YANG AKAN DATANG “Sebabsamasepertilangit yang barudanbumi yang baru yang akanKujadikanitu, tinggaltetapdihadapan-Ku, demikianlahfirman TUHAN, demikianlahketurunanmudannamamuakantinggaltetap. Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN.” (Yesaya 66:22-23)

  10. “Pada mulanyaBapa dan Anak telah beristirahat pada hari Sabat setelah pekerjaanpenciptaanMereka. Ketika “diselesaikanlangitdanbumidansegalaisinya” (Kejadian 2:1), Sang Pencipta dan semua makhluk surgawi bersukacita dalam perenunganterhadapsuatupemandanganyang mulia. “Padawaktubintang-bintangfajarbersorak-sorakbersama-sama, dansemuaanak Allah bersorak-sorai?” Ayub 38:7 .... Ketika akan ada “pemulihansegalasesuatu, seperti yang difirmankan Allah denganperantaraannabi-nabi-Nya yang kudus dizamandahulu” (Kisah Para Rasul 3:21), penciptaan hariSabat, hari di mana Yesus berbaring beristirahat di makam Yusuf, masih akan menjadi hari istirahat dan sukacita. Langit dan bumi akan bersatu dalam pujian, seperti “dari SabatbergantiSabat” (Yesaya 66:23) bangsa-bangsayang diselamatkan akan bersujuddalamsukacitauntukmenyembahAllah dan Anak Domba.” EGW (Maranatha, December 29)

More Related