TEKNIK PENGUKURAN KEHILANGAN HASIL PASCA PANEN PADI
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 42

TEKNIK PENGUKURAN KEHILANGAN HASIL PASCA PANEN PADI PowerPoint PPT Presentation


  • 1162 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

TEKNIK PENGUKURAN KEHILANGAN HASIL PASCA PANEN PADI. Oleh : Ir. Kusno Hadiutomo, MM. DIREKTORAT PENANGANAN PASCA PANEN DITJEN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERTANIAN DEPARTEMEN PERTANIAN JAKARTA - 2006. KEHILANGAN HASIL PADI. Padi/ gabah yang hilang selama proses panen dan pasca panen

Download Presentation

TEKNIK PENGUKURAN KEHILANGAN HASIL PASCA PANEN PADI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

TEKNIK PENGUKURAN KEHILANGAN HASIL PASCA PANEN PADI

Oleh :

Ir. Kusno Hadiutomo, MM

DIREKTORAT PENANGANAN PASCA PANEN

DITJEN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERTANIAN

DEPARTEMEN PERTANIAN

JAKARTA - 2006


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

KEHILANGAN HASIL PADI

  • Padi/ gabah yang hilang selama proses panen dan pasca panen

  • Pengurangan berat gabah akibat kerontokan gabah, yang secara kuantitatif dan kualitatif tidak dapat diselamatkan selama kegiatan panen dan pasca panen

  • Kehilangan hasil relatif adalah subjektif, tergantung siapa yang menangani padi/ gabah

  • Kehilangan hasil absolut adalah pengurangan volume padi secara absolut untuk konsumsi


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

KEHILANGAN HASIL PADA BERBAGAI

TAHAPAN KEGIATAN PASCA-PANEN

  • No. Tahap Kegiatan Susut Hasil

  • 1. Pemanenan 9,52%

  • 2. Perontokan 4,78%

  • 3. Pengangkutan 0,19%

  • 4. Pengeringan2,13%

  • 5. Penggilingan 2,19%

  • 6. Penyimpanan 1,61%

  • Total 20,51%

Sumber : BPS 1996.

Data kehilangan hasil tersebut kalau dikonversi dalam bentuk rupiah akan merugikan petani pertahun sekitar 18 triliun rupiah.


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

  • Tingginya kehilangan hasil disebabkan antara lain karena :

    • Terbatasnya alsin panen dan pasca panen

    • Alsin pasca panen yang tersedia di tingkat

    • petani belum dimanfaatkan secara optimal

    • Penempatan dan penggunaan alsin pasca

    • panen yang tidak tepat sasaran dan tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP)

    • Kemampuan dan pengetahuan petani di bidang penanganan pasca panen terbatas

    • Waktu panen yang kurang tepat

    • Kelembagaan pasca panen belum mantap


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

Metode Pengukuran Kehilangan Hasil Pasca Panen Padi

  • Susut Saat Panen

  • Susut Perontokan

  • Susut Pengangkutan Gabah dari Sawah

  • Susut Pengeringan Gabah

  • Susut Pengangkutan Gabah dari Rumah Petani

  • Susut Penyimpanan Gabah

  • Susut Penggilingan Gabah

  • Susut Pengangkutnan Beras dari Penggilingan

  • Susut Pengangkutan Beras dari Rumah Petani

  • Susut Penyimpanan dan Penanganan Beras


Cara menghitung kehilangan hasil

Cara menghitung kehilangan hasil


Pengukuran kehilangan hasil padi

Pengukuran Kehilangan Hasil Padi

PANEN DENGAN SABIT :


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

PANEN DENGAN MESIN :


Penghitungansusut panen

PenghitunganSusut Panen


Tabel konversi susut panen

Tabel Konversi Susut Panen


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

METODE PAPAN CONTOH

  • SUSUT PANEN ADALAH BANYAKNYA BUTIR PADI YANG TERCECER AKIBAT PERLAKUAKN PANEN

  • MENGGUNAKAN PAPAN PENGAMATAN UKURAN 40 CM X 14 CM, JUMLAH PAPAN SEBANYAK 9 BUAH

  • TARUH PAPAN TERPISAH SECARA ACAK DI JALAN YANG AKAN DITEMPUH PEMANEN ATAU MESIN PANEN PADA UBINAN SELUAS 20 M X 10 M


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

METODE PAPAN CONTOH

  • UNTUK MESIN, PAPAN DIKUMPULKAN SETELAH 2X LINTASAN

  • AMBIL SEMUA PAPAN, KUMPULKAN BUTIR GABAH YANG MELEKAT PADA PERMUKAAN PAPAN, JUMLAHKAN BUTIR GABAH YANG BERISI

  • KONVERSI JUMLAH TERSEBUT DENGAN TABEL, MENJADI KG/HA

  • SUSUT PANEN = JUMLAH ANGKA KONVERSI (KG/HA)

    JUMLAH PANEN (KG/HA)

    JUMLAH PANEN = BERAT HASIL LUASAN PANEN (KG/M2) X 10000 M2/HA

  • PENGUKURAN DIULANG MINIMAL 3X (DARI 3 LUASAN PANEN)


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

METODE PENGUKURAN

  • KEGIATAN PANEN DILAKUKAN PADA LUAS PETAKAN UBINAN 20 M X 10 M, ULANGAN 5X

  • PETAKAN DITENTUKAN SECARA ACAK DI ATAS LAHAN SAWAH 1 HA, PAPAN (9 BUAH) DISEBAR PADA UBINAN

  • JUMLAH GABAH YANG MELEKAT PADA PAPAN DIKONVERSI DENGAN TABEL 1

  • JUMLAH PRODUKSI PADI DITIMBANG DARI LUASAN 20 M X 10 M, KEMUDIAN DIKONVERSI PER HA


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

CONTOH HASIL PENGUKURAN

  • PADI IR-64 PADA SAWAH IRIGASI

Cara Pemanenan

Manual (Sabit)

Mesin Penyisir (Striper)

Reaper

Susut Tercecer Panen

2.1%

1.3%

1.1%

Susut Tercecer, Panen + Perontokan

9.4%

2.5%

6.1%


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

PENGUMPULAN :

Susut saat penumpukan sementara dihitung dengan jumlah butir gabah yang tertinggal pada alas penumpukan sementara dikalikan dengan 1 butir gabah GKP

1 butir gabah GKP = 0,022 gram


Penghitungan susut penumpukan sementara

PenghitunganSusut Penumpukan Sementara


Perontokan

Perontokan

Kehilangan hasil selama proses perontokan.

Dihitung dengan menjumlahkan butir yang terlempar keluar alas petani, butir melekat pada jerami dan butir yang terbawa kotoran.


Penghitungan susut perontokan

Penghitungan Susut Perontokan


Susut pengangkutan gabah dari sawah

SUSUT PENGANGKUTAN GABAH DARI SAWAH

  • Kehilangan hasil selama pengangkutan gabah dari sawah sampai tempat tujuan.

  • Dihitung dengan mengukur berat gabah sebelum dan sesudah pengangkutan, termasuk pengukuran kadar air sebelum dan sesudah pengangkutan.


Penghitungan susut pengangkutan gabah dari sawah

Penghitungan susut pengangkutan gabah dari sawah


Susut pengeringan

SUSUT PENGERINGAN

  • Pengeringan adalah proses pengurangan sejumlah air dari suatu gabah

  • Pengurangan kadar air dalam gabah dengan cara penguapan air dari dalam gabah

  • Kehilangan hasil selama proses pengeringan.

  • Pengeringan dilakukan sesuai dengan kebiasaan petani, seperti cara pengeringan, tempat pengeringan dan perlakuan selama pengeringan.


Penghitungan susut pengeringan gabah

Penghitungan susut pengeringan gabah


Penghitungan susut pengeringan gabah lanjutan

Penghitungan susut pengeringan gabah (lanjutan)


Susut angkut gabah dari rumah petani

SUSUT ANGKUT GABAH DARI RUMAH PETANI

  • Kehilangan hasil selama proses pengangkutan gabah dari rumah petani sampai dengan tempat tujuan

  • Dihitung berdasarkan perbedaan antara berat gabah setelah diangkut dengan sebelum diangkut dalam basis kering


Penghitungan susut pengangkutan gabah dari rumah petani

Penghitungan susut pengangkutan gabah dari rumah petani


Susut penyimpanan gabah

SUSUT PENYIMPANAN GABAH

  • Kehilangan hasil selama proses penyimpanan gabah

  • Diukur berdasarkan berat kering gabah sebelum dan sesudah penyimpanan.

  • Hanya diteliti berkurangnya kuantitas gabah, gabah yang disimpan tidak boleh ditambah ataupun diambil untuk konsumsi atau dijual oleh petani


Penghitungan susut penyimpanan

Penghitungan susut penyimpanan


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

SUSUT PENGGILINGAN

Merupakan selisih antara rendemen penggilingan teliti dengan rendemen penggilingan lapang

Rendemen penggilingan merupakan suatu besaran yang digunakan untuk menyatakan kuantitas gabah menjadi beras.

Besaran rendemen penggilingan adalah hasil bagi antara hasil keluaran penggilingan (beras) dengan bahan masukan (gabah)


Susut penggilingan

SUSUT PENGGILINGAN

Meliputi berbagai variasi :

1.Perusahaan Penggilingan Besar (PPB)

2.Perusahaan Penggilingan Kecil (PPK)

3. Rice Milling Unit (RMU)

4. Perusahaan Penggilingan Huller (PPH)

5. Perusahaan Penggilingan Engelberg (PPE)

6. Penggilingan dengan sistem pengkabutan


Penghitungan susut penggilingan

Penghitungan susut penggilingan


Penghitungan susut penggilingan lanjutan

Penghitungan susut penggilingan (lanjutan)


Susut pengangkutan beras dari penggilingan

SUSUT PENGANGKUTAN BERAS DARI PENGGILINGAN

  • Kehilangan hasil selama proses pengangkutan beras dari penggilingan sampai dengan tempat tujuan

  • Dihitung berdasarkan perbedaan antara berat beras setelah diangkut dengan sebelum diangkut dalam basis kering


Penghitungan susut peng angkutan beras dari penggilingan

Penghitungan susut pengangkutan beras dari penggilingan


Penghitungan susut peng angkutan beras dari rumah petani

Penghitungan susut pengangkutan beras dari rumah petani


Susut pengangkutan beras dr rumah petani

SUSUT PENGANGKUTAN BERAS DR RUMAH PETANI

  • Kehilangan hasil selama proses pengangkutan beras dari rumah petani sampai dengan tempat tujuan

  • Dihitung berdasarkan perbedaan antara berat beras setelah diangkut dengan sebelum diangkut dalam basis kering


Penghitungan susut peng angkutan beras dari rumah petani1

Penghitungan susut pengangkutan beras dari rumah petani


Susut penyimpanan dan penanganan beras

SUSUT PENYIMPANAN DAN PENANGANAN BERAS

  • Mengamati susut penyimpanan dan penanganan beras di tingkat pedagang

  • Dihitung berdasarkan perbedaan antara berat beras sebelum disimpan/ditangani dengan setelah disimpan/ditangani dalam basis kering


Penghitungan susut penyimpanan beras

Penghitungan Susut Penyimpanan Beras


Penghitungan susut penanganan beras lanjutan

Penghitungan Susut Penanganan Beras(lanjutan)


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

KESIMPULAN

  • Proses panen dan pasca panen padi pada berbagai agroekosistem masih terdapat kehilangan hasil yang cukup tinggi dan mutunya masih rendah

  • Untuk mengetahui keberhasilan penanganan pasca panen di suatu daerah diperlukan pengukuran kehilangan hasil yang periodik, sakarang pengukurannya masih 5 tahun sekali dilakukan oleh BPS, diharapkan dimasa yang akan datang pengukuran kehilangan hasil dapat dilakukan sekali dalam 1 tahun

  • Target penurunan kehilangan hasil padi adalah 1-1,5% pertahun dan terciptanya 1 juta ton beras berlabel pada tahun 2009.


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

Informasi lebih lanjut hubungi :

SMS Center :

No. HP : 081383034444

Subdit Pasca Panen Tanaman Pangan

Direktorat Penanganan Pasca Panen, Ditjen PPHP

Kanpus Deptan, Gedung D, Lantai 3

Jl. Harsono RM No 3, Ragunan, Pasar Minggu

Jakarta Selatan, 12550

Telp/ Fax : (021) 7816382


Teknik pengukuran kehilangan hasil pasca panen padi

TERIMA KASIH

Wassalamualaikum Wr. Wb.


  • Login