1 / 35

OBAT TRADISIONAL

PENGANTAR BLOK 4.3 SUB 3A. OBAT TRADISIONAL. Erlina Rustam. OBAT TRADISIONAL. Latar belakang Indonesia adalah mega center keaneka ragaman hayati yang belum dimanfaatkan secara optimal ( sekitar 5.131.100 spesies atau 15,3% dari total spesies dunia). OBAT TRADISIONAL.

kevyn
Download Presentation

OBAT TRADISIONAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENGANTAR BLOK 4.3 SUB 3A OBAT TRADISIONAL ErlinaRustam

  2. OBAT TRADISIONAL • Latar belakang • Indonesia adalah mega center keaneka ragaman hayati yang belum dimanfaatkan secara optimal ( sekitar 5.131.100 spesies atau 15,3% dari total spesies dunia)

  3. OBAT TRADISIONAL • Padatingkat global adakecenderungancarapengobatanback to nature • Menurut WHO 75% daripopulasidunia yang tinggaldinegaraberkembangmengkonsumsihanya 21% dariprodukfarmasidunia

  4. Obat Tradisional adalah • Bahanatauramuanbahan yang berupabahantumbuhan, bahanhewan, bahanmineral, sediaansarian (galenik) ataucampurandaribahantersebut yang secaraturuntemuruntelahdigunakanuntukpengobatanberdasarkanpegalaman(UU No. 23, 1992)

  5. KriteriaObatTradisional (WHO) • Telah digunakan secara turun-temurun selama 3 generasi • Aman • Bermanfaat

  6. Obat Tradisional (WHO) • Obattradisionaladalahobataslidisuatunegara yang digunakansecaraturuntemurundinegara lain ataupundinegaraasalnya. • Obatasliadalahsuatuobatbahanalam yang ramuan, carapembuatan, pembuktiankhasiatdankeamanansertacarapenggunaannyaberdasarkanpengetahuantradisionalpendudukaslisetempat.

  7. Obat Bahan Alam • ObatBahanAlam (OBA) adalahsemuaobat yang dibuatdaribahanalam yang padaprosespembuatannyabelumsampaipadaisolatmurnimaupunhasilpengembangandariisolattersebut. • Obatbahanalamdapatmerupakanhasilpenemuanbarusamasekali, obataslidanobattradisionalsertahasilpengembangandariobatasli/obattradisionaltersebut.

  8. Jamu, Obat Herbal TerstandardanFitofarmaka • Berdasarkan cara pembuatan serta jenis klaim penggunaan dan tingkat pembuktian khasiat, Obat Bahan Alam Indonesia dikelompokkan menjadi: • Jamu • Obat Herbal Terstandar • Fitofarmaka

  9. JAMU • Amansesuaidenganpersyaratan yang ditetapkan • Klaimkhasiatdibuktikanberdasarkan data empiris • Memenuhipersyaratanmutu yang berlaku

  10. Obat Herbal Terstandar • Aman sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan • Klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah/pra klinik • Telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang digunakan dalam produk jadi

  11. Fitofarmaka • Aman sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan • Klaim khasiat harus dibuktikan berdasarkan uji klinik • Telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang digunakan dalam produk jadi • Memenuhi persyaratan mutu yang berlaku

  12. PENGEMBANGAN OBAT TRADISIONAL EVALUASI PRAKLINIK (UNTUK YAKINKAN EFEKTIVITAS DAN KEAMANAN Kelompok 4 Kelompok 2 Kelompok 3 Kelompok 1 Tidak aman dan tidak efektif Aman dan Efektif Aman tapi tidak efektif Tidak aman tapi efektif Diijinkan untuk distribusi tapi tanpa suatu klaim efek terapi (health claim) Tidak diijinkan untuk distribusi, menunggu hasil penelitian dan pengembangan lebih lanjut Diijinkan untuk Distribusi dan Labelisasi dari BPOM Dilarang untuk distribusi PROSES STANDARDISASI PROSES PENEMUAN DAN PENGEMBANGAN BAHAN BAKU OBAT BARU DENGAN ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF FORMULASI EVALUASI KLINIK EVALUASI KLINIK EVALUASI KLINIK EFEKTIF EFEKTIF EFEKTIF PENGGUNAAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN BAHAN BAKU OBAT/ FARMASI BARU Kardono, 04

  13. PEMBUKTIAN EMPIRIS TURUN TEMURUN (PEMILIHAN SIMPLISIA) JAMU SWA PENGOBATAN UJI PRA - KLINIK SIMPLISIA TELAH TERSTANDARISASI OBAT TRADISIONAL, SEDIAAN ESKTRAK ALAM YANKES FORMAL UJI KLINIK FITOFARMAKA PENGEMBANGAN OBAT TRADISIONAL

  14. BagianTerintegrasi • Farmakologi dan Terapeutika • Ilmu Penyakit Dalam • Kulit & Kelamin • Ilmu Biomedik • Farmasi • Dinas Kesehatan • BPOM

  15. TUJUAN BLOK • Mampu menjelaskan perkembangan OT , penggunaan dan khasiatnya pada berbagai penyakit serta mengetahui kebijakan dan regulasi pemerintah terhadap OT • Mampu menjelaskan tentang saintifikasi jamu pada penyakit infeksi dan degeneratif

  16. AKTIVITAS PEMBELAJARAN • Kuliah Pengantar • Tutorial • Praktikum • Skill’s Lab • Diskusi pleno • Konsultasi dgn fasilitator / instruktur /narasumber • Field Trip • Belajar mandiri • Diskusi kelompok tanpa tutor

  17. SUMBER PEMBELAJARAN • Buku Teks • Majalah dan Jurnal • Internet ( e-library ) • Nara sumber • Dan lain-lain

  18. MEDIA INSTRUKSIONAL • Panduan tutorial (student’s guide) • CD Rom • Panduan Skills Lab • Panduan Praktikum

  19. METODE PENGAJARAN • MODUL 1 : SARI TEMULAWAK • MODUL 2 : JAMU SAKIT PINGGANG

  20. DAFTAR KULIAH PENGANTAR

  21. EVALUASI

  22. PRAKTIKUM TUJUAN: • Memperkenalkankepadamahasiswabahanalam Indonesia yang dapatdimanfaatkanmenjadiobat. • Memperlihatkancarapemilihandanpenyiapanbahanalam yang akandimanfaatkansebagaiobat.

  23. RENCANA KEGIATAN : • Kegiatan yang dilakukanadalahpemutaran video tentangperacikan OT. • Mengumpulkanbahanalamberdasarkankhasiatnya yang paling banyakdigunakansebagaiobat (peny. reumatik, dislipidemia, hipertensi, DM, infeksisalurancerna). • Mendokumentasikan nama latin, nama daerah, ciri-ciri, zat aktif dalam bahan alam di atas dan khasiat lain yang mungkin terdapat pada tanaman tersebut.

  24. SKILLS LAB TujuanInstruksionalUmum • Setelahmengikutikegiatan skills lab, diharapkan: • mahasiswamampumengkomunikasikandanmengedukasimasyarakattentang OT. • mahasiswamempunyaisikap yang tepatterhadappemakaian OT.

  25. TujuanInstruksionalKhusus Setelahmengikutikegiatan skills lab, diharapkanmahasiswa: • mampumengkomunikasikankepadamasyarakatdefinisidari OT. • mampumengedukasimasyarakattentangsegikeamanandanresikopemakaian OT.

  26. mampu mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan tanaman di sekitar yang dapat dijadikan obat. • mampu mengedukasi masyarakat dalam pemilihan dan pemakaian bahan obat tradisional yang diproduksi sendiri maupun dari pabrik.

  27. PelaksanaanKegiatan • PertemuanMinggu 1 • Pengarahandariinstruktur. • Kegiatan skills lab inimerupakanlanjutandarikegiatanpraktikum, dimanamahasiswamenggunakanbahanpraktikumdarihasilpengumpulanbahanalamuntuk OT sebagaialatperagapresentasi.

  28. PertemuanMinggu 2 Presentasiolehsetiapmahasiswa Isipresentasisesuaidengantujuandarikegiatan skills lab ( TIU dan TIK) Evaluasiolehinstruktur

  29. FIELD TRIP TEKNIS PELAKSANAAN: 1. Mahasiswadibagimenjadiempatkelompokberdasarkanurutannamadan no. dalamabsenAkademik • Kelompok I : no. urut 1 – 9 • Kelompok II : no. urut 10 – 17 • Kelompok III : no. urut 18 – 25 • Kelompok IV : no. urut 26 – 33 Pembimbing dan lokasi yang akan dikunjungi setiap kelompok sesuai dengan jadwal di atas

  30. 2. Kegiatan selama field trip, mahasiswa diharapkan melakukan : A. Pengamatan: Kegiatanutama yang berkaitandengan OT yang berlangsungdisetiaplokasi • Namakegiatan • Dilakukanolehsiapa • Tujuan kegiatan apa/Mengapa dilakukan. • Kapandilakukan • Dimanadilakukan • Bentuk/rinciankegiatan Pengamatandapatdilakukandenganbantuan media elektronik: seperti HP, recorder ataukamera.

  31. B. Presentasi : • Direncanakan pada tanggal 7 Januari 2013 jam 07.00- 08.50 • Waktu: 20 menit per kelompok dengan rincian: 10 menit presentasi dan 10 menit tanya jawab • Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil pengamatan dalam bentuk oral presentasi yang berisi: • Hasil pengamatan yang didapat selama field trip • Evaluasi kegiatan: kesan dan pesan kegiatan field trip

  32. Selamatmemahami ObatTradisional TERIMAKASIH

More Related