Sensitivitas
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 21

Sensitivitas budaya pelayanan kesehatan pada masyarakat plural PowerPoint PPT Presentation


  • 184 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Sensitivitas budaya pelayanan kesehatan pada masyarakat plural. Dhanasari VIdiawati. When you see. You know their ethnics because of their costumes. or. or. You know their original race because of their characteristics face, skin, hair, eye, ect. or. or. or. or.

Download Presentation

Sensitivitas budaya pelayanan kesehatan pada masyarakat plural

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Sensitivitas budaya pelayanan kesehatan pada masyarakat plural

Sensitivitasbudayapelayanankesehatanpadamasyarakat plural

Dhanasari VIdiawati


When you see

When you see

You know their ethnics because of their costumes

or

or

You know their original race because of their characteristics face, skin, hair, eye, ect

or

or

or

or

You know who they are because they are known or you know them


But when you see

But, when you see

You don’t know exactly who they are

which ethnic, which religion, what social background or what their perception about health nor anything about them


Some day

Some day

They come and choose you as their doctor

You need to be trusted and respected

You have to show that you trust and respect them

You have to know, understand and get their perceptions

They have to be respected as human, with any backgrounds

And because you will practice in Indonesia, or at least learning field in Indonesia, it is important to know what is Indonesia in culture


Sensitivitas budaya pelayanan kesehatan pada masyarakat plural

KERAGAMAN INDONESIA

http://nbasis.files.wordpress.com/2011/06/peta-indonesia.gif

  • Rasasli:

  • Malay mongoloid:

    • proto malay (Batak, Toraja, Dayak)

    • deutro malay (Bugis, Madura, Jawa, Bali)

  • - Weddoid (Siak, Kubu, Tomuna, Enggano, Mentawai)

  • - Negroid (Semang, Mikopsi)

  • - Papua Melanezoid (Papua, Aru, Kai)

  • Race pendatang:

  • Mongoloid

  • - Arab,

  • - Pakistan,

  • - India,

  • - Caucasoid, etc

366 etnik &

746bahasalokal

95%daripopulasimenganut 6 agama dansisanyaterdapat

200 kepercayaan

16,6%populasipendudukmiskin, dan 49% hidupdengan < 2 US$ per hari.

Maryanto ed.Galeri Pengetahuan Sosial Terpadu 2. Pusat PerbukuanDepartemenPendidikanNasionalolehSudarmiS,Waluyo.Jakarta, 2008 Disitasipadahttp://www.scribd.com /doc/7764835/2/F-KONDISI-PENDUDUK-INDONESIA.


Arti budaya

Artibudaya

6


Dasar teori mengenai budaya dapat mempengaruhi kesehatan

Dasarteorimengenai ‘budayadapatmempengaruhikesehatan’

Winkelman M. Culture and Health, Applying Medical Anthropology. USA: Jossey-Bass; 2009.


Ruang lingkup antropologi kesehatan

Ruanglingkupantropologikesehatan

Kalangie NS.Kebudayaan dan kesehatan, Pengembangan Pelayanan Kesehatan Primer melalui Pendekatan sosiobudaya. Kesaint Blanc. Jakarata; 1994


Aspek2 dalam sistim budaya

Aspek2 dalamsistimbudaya

Harris (1988) dalamWinkelman M. Culture and Health, Applying Medical Anthropology. USA: Jossey-Bass; 2009


Kemampuan pada kompetensi budaya

KemampuanpadaKompetensiBudaya

  • memahami perspektif pasien mengenai penyakit yang dialaminya,

  • membantu pasien dalam memahami penyakit dan penatalaksanaan perspektif biomedis,

  • membantu pasien dan keluarganya dalam mengarahkan, membahas, merasa nyaman di dalam dunia kedokteran yang kompleks dan tidak bersahabat agar dapat melaksanakan penatalaksanaan yang sesuai

    Padasuasanadenganlatarbelakang yang berbedaantaradokter-pasien

Denberg T, Welch M, Feldman, MD. Cross-Cultural Communication. In C. J. M Feldman, Behavioral Medicine in Primary Care, A Practical Guide. 2nd ed. USA: Lange Medical Book/Mc Graw Hill.2003


Sensitivitas budaya pelayanan kesehatan pada masyarakat plural

cultural competence

Dokter yang bekerjaberhadapandenganpasienmaupundokter yang bekerjauntukmenyusunkebijakankesehatandituntutuntukdapatmemahamiadanyakeberagamanperilakudanpersepsikesehatanakibatmultikulturaldanjenjangsosialekonomitersebut.

adalahpengetahuan, sikap, perilaku, dankebijakan yang harmonisdalamsuatusistemorganisasiatauantartenagakesehatanprofesional, sehinggamemungkinkanterjadinyakinerja yang efektifdalamsituasilintasbudaya*

Instrumen yang membantupetugaskesehatanuntukmemahamiidedanpemikiranpasienmengenaipenyakitdansakit, sehinggaperludibelajarkandifakultaskedokteran**

merupakanpemenuhanhakasasimanusia***

*AAMC. Cultural Competence Education, AAMC Tomorow's Doctors Tomorow's Cures 2005. [cited 5-September 2009] from www.aamc.org/meded/tacct/culturalcomped.pdf

** Isaacs MR, Benjamin MP. Towards a Culturally Competent System of Care: Volume II. Washington, DC: CASSP Technical Assistance Center, Georgetown University Child Development Center.USA.1991.

*** Jeffreys MR. Teaching Cultural Competence in Nursing and Health Care: Inquiry, Action and Innovation. Springer Publishing Company.NewYork.USA2006.


Aplikasi pelayanan yang berkompetensi budaya

Aplikasipelayanan yang berkompetensibudaya

Institusi kesehatan dan petugasnya melaksanakan:

  • makna keberagaman,

  • penilaian mawas diri,

  • penatalaksanaan berdasarkan dinamika keberagaman,

  • kewajiban mempelajari budaya di sekitarnya,

  • adaptasi terhadap perbedaan dan konteks budaya individu dan komunitas yang dilayani.

The Joint Commission: Advancing Effective Communication, Cultural Competence, and Patient- and Family-Centered Care: A Roadmap for Hospitals. Oakbrook Terrace, IL: The Joint Commission, 2010.


Dalam rangka memanfaatkan budaya untuk upaya preventif maka

Dalamrangkamemanfaatkanbudayauntukupayapreventif, maka

seseorang yang dikatakan berkompetensi budaya bila memiliki:

  • pengetahuan yang baik mengenai bagaimana sosial budaya dapat membentuk tindakan, persepsi dan perilaku seseorang

  • kemampuan penilaian dan berkeinginan untuk mempelajari budaya orang lain

  • pengetahuan khusus mengenai bahasa, kebiasaan dan nilai-nilai dari suatu budaya

  • ketrampilan untuk merasa nyaman dan dapat berkomunikasi efektif dengan orang lain yang berlatarbelakang sosial budaya berbeda

  • kewaspadaan terhadap pandangan sempit yang men-stereotip-kan seseorang berdasarkan latarbelakang sosial-budayanya

.Victoria, E. C. ( December 2006). Cultural Competence, guidelines and protocols. Victoria, Australia.


Sensitivitas budaya pelayanan kesehatan pada masyarakat plural

SAMPAI DIMANAKAH ANDA? Selamatberlatih


  • Login