upaya penerjemahan istilah kedokteran di indonesia dari masa ke masa
Download
Skip this Video
Download Presentation
Upaya Penerjemahan Istilah Kedokteran di Indonesia dari Masa ke Masa

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 24

Upaya Penerjemahan Istilah Kedokteran di Indonesia dari Masa ke Masa - PowerPoint PPT Presentation


  • 252 Views
  • Uploaded on

Upaya Penerjemahan Istilah Kedokteran di Indonesia dari Masa ke Masa. Dr. Sugito Wonodirekso, MS [email protected] S è vre 2 – 4 April 2002. Rangkaian. Pendahuluan Perkembangan Yang sekarang dilakukan Yang menyulitkan Simpulan. Pendahuluan.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Upaya Penerjemahan Istilah Kedokteran di Indonesia dari Masa ke Masa' - kato


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
upaya penerjemahan istilah kedokteran di indonesia dari masa ke masa

Upaya Penerjemahan Istilah Kedokteran di Indonesia dari Masa ke Masa

Dr. Sugito Wonodirekso, MS

[email protected]

Sèvre 2 – 4 April 2002

rangkaian
Rangkaian
  • Pendahuluan
  • Perkembangan
  • Yang sekarang dilakukan
  • Yang menyulitkan
  • Simpulan

Sugito Wonodirekso - Indonesia

pendahuluan
Pendahuluan
  • Kedokteran dan kesehatan merupakan kajian multidisiplin
  • Peristilahan yang dihadapi sangat kompleks
  • Menulis dalam bahasa Inggeris menjadi lebih mudah
  • Diperlukan kamus ekabahasa, dwibahasa, dan teknis
  • Istilah kedokteran diperlukan untuk:
    • Komunikasi antarpakar
    • Komunikasi dosen – mahasiswa
    • Komunikasi dokter – pasien
  • Ternyata dipengaruhi “budaya”
  • Indonesia “masih” menjadi konsumen
  • Istilah pribumi (tradisional) memang kurang memadai

Sugito Wonodirekso - Indonesia

slide4
Dikembangkan bersama kedatangan bangsa Belanda
    • Ilmu kedokteran berkembang di Barat
    • Beberapa pusat di Asia mulai tumbuh
    • Indonesia masih tetap konsumen

 Tetap diperlukan penerjemahan

Sugito Wonodirekso - Indonesia

slide5
Istilah Tradisional tidak memadai
    • Masuk angin
      • Selesma (common cold)
      • Sakit jantung (myocard infarction)
    • Angin duduk
      • Nyeri pinggang bawah akibat banyak duduk selama bekerja di kantor, kurang olah raga, dsb. (low back pain)
      • Serangan jantung yang mematikan

 Istilah yang menyangkut Ilmu Penyakit Dalam batasannya masih kabur

Sugito Wonodirekso - Indonesia

slide6
Kadas
    • Tineasis cutis (dermatophytosis)
  • Kudis
    • Scabies (parasit Sarcoptis scabiei)
  • Cacar air
    • Varicella, small pox
  • Cacar
    • Variola (mematikan, sudah punah)
  • Cacar api (ular)
    • Herpes Zoster
  • Pirai
    • Gouty arthritis

 Yang tampak dengan mata telanjang sudah lebih definitif

Sugito Wonodirekso - Indonesia

pekembangan
Pekembangan
  • Rincian deskriptif fungsional belum tampak pada istilah tradisional (pribumi)
    • Osteologi:
      • Tulang panggul, tulang kering, tulang belakang
    • Miologi:
      • Otot betis, otot dada
    • Neurologi:
      • Otak, sumsum tulang balakang
    • Kulit:
      • Kulit ari, kulit jangat
    • Topografi:
      • Belum terjamah

Sugito Wonodirekso - Indonesia

masa prakemerdekaan perlu ditilik ulang kebenarannya
Masa Prakemerdekaan*)= perlu ditilik ulang kebenarannya
  • Sekolah Dokter Djawa (SK Gubernemen 1849)*
    • Dipicu oleh wabah di Banyumas (1847)*
    • Bahasa pengantar (syarat)
      • Jawa
      • Melayu
    • 2 tahun
    • Bergelar “Dokter Djawa”  bekerja sebagai “mantri cacar” (vanccinateur)
  • Mestinya sudah diperlukan penerjemahan istilah
  • Dokter Djawa, mantri cacar, wabah (pageblug?)

Sugito Wonodirekso - Indonesia

sekolah dokter
Sekolah Dokter
  • Tahun 1864* Sekolah Dokter Djawa
    • Lama pendidikan 3 tahun
    • Lulusannya “dokter mandiri”
    • Bahasa melayu dianggap tidak cukup
    • Magang kepada dokter Belanda  takut tersaingi

 Harusnya lebih banyak terjemahan diperlukan karena tugas dokter Jawa semakin luas

Sugito Wonodirekso - Indonesia

sekolah dokter djawa
Sekolah Dokter Djawa
  • Tahun 1875*
    • Lama pendidikan 7 tahun
    • Bahasa Belanda sebagai pengantar
    • Murid wajib berbicara bahasa Belanda
    • Banyak yang dikeluarkan
    • Syarat penerimaan: lulus sekolah Belanda
    • Dibuka sekolah dasar Belanda cuma-cuma
    • Majalah kedokteran berbahasa Belanda (1893 -1822)*

 Bahasa Belanda digunakan terbatas sehingga pengaruhnya hanya sedikit

Sugito Wonodirekso - Indonesia

slide11
Tahun 1903*
    • Sekolah dibuka untuk semua murid di wilayah Hindia-Belanda  diubah menjadi STOVIA (School Tot Opleiding van Indische Artsen)  FKUI
    • Gelar: Inlandsch Arts
    • Bahasa Jerman diajarkan (asumsi: mungkin literatur berbahasa Jerman mulai banyak digunakan)
  • Tahun 1917*
    • Didirikan NIAS (Nederlands Indische Artsen School) di Surabaya  UNAIR
    • Lebih banyak siswa diterima  kelas jajar (paralel)
    • Pengaruh bahasa Belanda makin kental
    • Didirikan Geneeskundige Hogeschool (HGS) dengan lulusan bergelar Arts (sumber data tidak jelas).

Sugito Wonodirekso - Indonesia

pengaruh jepang
Pengaruh Jepang
  • Ika-Dai-Gaku menggantikan STOVIA, GHS, dan NIAS
  • Belum menghasilkan dokter
  • Bahasa pengantar: Jepang, Jerman, Inggeris, Indonesia (pertama kali digunakan di Perguruan Tinggi)
  • Nasionalisme meningkat

 Mulai dikumpulkan istilah kedokteran dan terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia

Sugito Wonodirekso - Indonesia

pasca kemerdekaan arsip di pusat pengembangan bahasa tidak lengkap
Pasca-kemerdekaan** arsip di Pusat Pengembangan Bahasa tidak lengkap
  • Penerjemahan istilah kedokteran dimulai, dipelopori oleh
    • Dr. Bahder Djohan
    • Dr. Achmad Ramali
    • Dr. Soetomo Tjokronegoro
    • Dr. T Karimudin
  • Cikal bakan Kamus Kedokteran**

Belanda – Indonesia

Asing – Indonesia

Ingeris – Jerman – Indonesia

Sugito Wonodirekso - Indonesia

tahun 1951
Tahun 1951
  • Terbit Majalah Kedokteran
    • Bahasa Indonesia, Belanda, Inggeris
  • Terbitan tahun-tahun berikutnya tulisan berbahasa Belanda semakin berkurang
  • Sampai sekarang masih terbit dalam bahasa Indonesia dan Inggeris
  • Bahasa Indonesia dalam majalah ini disunting ketat
  • Hanya abstrak yang berbahasa Inggeris dan Indonesia
  • Digunakan peristilahan hasil terjemahan, rekaan, serapan, ataupun pinjaman

Sugito Wonodirekso - Indonesia

yang sekarang dilakukan proporsi perkiraan
Yang sekarang dilakukan*** proporsi perkiraan
  • Dibuat pedoman penerjemahan istilah keilmuan yang dimuat dalam KBBI
  • Dibangun kerjasama kebahasaan dengan Malaysia dan Brunei Darussalam untuk menyeragamkan peristilahan
    • 80% disepakati sama***
    • 15% disepakati berbeda tetapi sejalan
    • 5% terpaksa berbeda (beda arti kata yang digunakan)

Sugito Wonodirekso - Indonesia

contoh
Contoh
  • Yang sama
    • “cardiac pacemaker” = perentak jantung
  • Berbeda tetapi sejalan
    • “mitral valves” = katup mitral (Ind.) = injap mitral (Mal., Brun.)
    • Primer (Ind.) = primari (Mal., Brun.)
  • Tetap berbeda
    • Kedokteran (Ind.) = perubatan (Mal., Brun.)

Sugito Wonodirekso - Indonesia

yang dilakukan sekarang
Yang dilakukan sekarang
  • Sitem nomenklatur binomial tidak diterjemahkan akan tetapi dipinjam
    • Sebagian kecil diserap (jika mungkin)
      • Entamoeba histolytica (mikrobiologi)
      •  Entamuba histolotika
    • Diterjemahkan (jika sudah lazim)
      • Uterus (anatomi)
      •  rahim
  • Penerjemahan “maknawi” dan bukan “katawi” (neologisme)

Sugito Wonodirekso - Indonesia

yang menyulitkan
Yang menyulitkan
  • Pengaruh budaya
    • “opera glass hand” (perubahan bentuk tangan akibat artritis reumatoid – rheumatoid arthritis)
      • Tangan “teropong opera”?
      • Tangan “ceko”?  sulit ditelusur balik
  • Dianggap “Neologisme”
    • Phantom limbs (seakan masih mempunyai lengan, padahal sudah diamputasi)
    •  “maya daksa”  (Maaf: sama asingnya dengan bahasa Rusia)

Sugito Wonodirekso - Indonesia

yang menyulitkan1
Yang menyulitkan
  • Paternalistik (membapak)
    • Yang menciptakan “profesor”
      • Muntaber = gejala
      • Gastroenteritis dehidrasi = diagnosis
    • “Melalui profesor”
      • Hormone Replacement Therapy
      •  Terapi Sulih Hormon
    • “Melalui Doktor”
      • “linkage disequilibrium”
      •  Timpang rangkai

Sugito Wonodirekso - Indonesia

salah kaprah dan keselingkungan jargon
Salah kaprah dan keselingkungan (jargon)
  • Anemia  hypoemia
  • Rubella (German measles) dan rubeola (measles)  di Spanyol, Potugal sebaliknya
  • Keselingkungan
    • Southern blotting (Southern, 1975)
      • Jerap DNA
    • Northern blotting (Alwine et al, 1979)
      • Jerap RNA
    • Western blotting (Burnette, 1981)
      • Jerap Protein

“Eastern blotting” tidak mungkin ada

Sugito Wonodirekso - Indonesia

tidak ajeg dan sulit diatur
Tidak ajeg dan sulit diatur
  • Tidak ajeg (konsisten)
    • Arithmetic = arimatika
    • Statistics = statistika
    • Linguistics = “linguistik”
  • Tidak seragam
    • Ilmu kedokteran
    • Ilmu Hukum
    • Ilmu pertanian

Sugito Wonodirekso - Indonesia

beda arti
Beda arti
  • Antara Indonesia – Malaysia – Brunei Darrussalam
    • Punggung (Indonesia) = bokong (Malaysia)
    • Bayi (Indonesia, Malaysia) = anak babi (Brunei)
    • Menghambat (Indonesia, Brunei) = menyusul (Malaysia)

Sugito Wonodirekso - Indonesia

simpulan
Simpulan
  • Penerjemahan istilah kedokteran di Indonesia sudah lama dimulai
  • Menerjemahkan istilah kedokteran dan istilah teknis lainnya bukan perkara sederhana
  • Pengaruh budaya sering menyulitkan sehingga hasil terjemahan dapat sulit dicari aslinya
  • Diperlukan kamus bolak-balik yang mencantumkan istilah asli dan terjemahannya secara bolak-balik

Sugito Wonodirekso - Indonesia

slide24

Terima Kasih

Sugito Wonodirekso - Indonesia

ad