SUSENAS SEBAGAI  SALAH SATU  DATA dan INDIKATOR PENDIDIKAN GENDER

SUSENAS SEBAGAI SALAH SATU DATA dan INDIKATOR PENDIDIKAN GENDER PowerPoint PPT Presentation


  • 465 Views
  • Uploaded on 12-05-2012
  • Presentation posted in: General

2. PEMBANGUNAN MANUSIA. Pembangunan Nasional. Peningkatan Kualitas Penduduk. Fisik(Kesehatan). Mental(Pendidikan). KesejahteraanEkonomi(Berdaya Beli). . . . . Moralitas(Imtaq). . 3. Sumber Data. SENSUS: Penduduk (0), Pertanian (3), Ekonomi (6)SURVEI:Sosial: Susenas, Sakernas, SDKI, SUPA - PowerPoint PPT Presentation

Download Presentation

SUSENAS SEBAGAI SALAH SATU DATA dan INDIKATOR PENDIDIKAN GENDER

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


1. SUSENAS SEBAGAI SALAH SATU DATA dan INDIKATOR PENDIDIKAN (GENDER)

2. 2

3. 3 Sumber Data SENSUS: Penduduk (0), Pertanian (3), Ekonomi (6) SURVEI: Sosial: Susenas, Sakernas, SDKI, SUPAS Ekonomi: SUSI, SBH, Survei Industri B/S, dll CATATAN ADMINISTRASI (SEKTOR): Hasil Pelayanan: Pendidikan, Kesehatan, Imigrasi, Ekspor Impor, Hotel, dll

4. 4

5. 5

6. 6

7. 7

8. 8

9. 9 PENGERTIAN INDIKATOR besaran/nilai yang menggambarkan/ mendeteksi kecenderungan suatu fenomena/keadaan, atau mengidentifikasi hubungan antara berbagai elemen

10. 10 SYARAT INDIKATOR Valid/sahih, dapat mengukur sesuatu yang sebenarnya akan diukur oleh indikator tersebut Objektif, untuk hal yg sama, indikator harus memberikan hasil yg sama pula, walaupun dipakai oleh orang yg berbeda dan pd waktu yg berbeda Sensitif/peka, dapat mendeteksi perubahan, walaupun perubahan yang kecil Spesifik, hanya mengukur perubahan situasi yang dimaksud Data tersedia,kesinambungan penyediaan data untuk penghitungan indikator harus terjamin

11. 11 JENIS DAN KEGUNAAN INDIKATOR Indikator Rujukan

12. 12

13. 13

14. 14

15. 15

16. 16

17. 17

18. 18

19. 19

20. 20

21. 21

22. 22

23. 23 Indikator Tunggal dan Komposit Indikator tunggal, mengukur atau memberikan gambaran tentang satu aspek, seperti angka buta huruf mengukur tingkat kemampuan baca tulis. Indikator komposit, memberikan gambaran tentang banyak aspek, disusun dari berbagai indiKator tunggal. Contoh, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang disusun dari 4 indikator: Angka Harapan Hidup, Angka Melek Huruf, Rata Lama Sekolah dan Pengeluaran per kapita.

24. 24 UKURAN INDIKATOR Data absolut: misal Jumlah penduduk, jumlah murid/kelas Proporsi/persentase: misal Persentase penduduk miskin Rate/tingkat: misal: Angka Kematian Bayi, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Rasio: misal Rasio murid-guru, Rasio jenis kelamin Indeks: misal IPM, IPJ, IDJ, IKM, IMH

25. 25 Indikator Kinerja Ukuran kuantitaf dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan dan mengukur pencapaian dari banyak program/kegiatan.

26. 26 Indikator Kinerja (Lanjutan) Kebijakan: Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat 1. Program: Meningkatkan derajat kesehatan dan gizi Angka Kesakitan Angka Harapan Hidup Angka Kematian Bayi Status gizi balita Status gizi wanita usia subur

27. 27 2. Program: Peningkatan kualitas & pemerataan pendidikan APK dan APM Angka Melek Huruf Angka Putus Sekolah (APtS) Persentase lulusan, mengulang dan lulusan yang melanjutkan Rasio Murid Guru Rasio Murid Kelas Rasio Guru Sekolah Persentase sekolah yang mempunyai perpustakaan Persentase sekolah yang mempunyai laboratorium Angka penyerapan sekolah Tingkat motivasi bersekolah Indeks kesediaan tempat sekolah

28. 28 3. Program: Pengendalian penduduk Angka Kelahiran Kasar (CBR) Angka Kematian Kasar (CDR) Pertumbuhan Alamiah Migrasi netto Laju Pertumbuhan Penduduk Tingkat partisipasi KB Angka Harapan Hidup ( e0 ) Angka Kematian Bayi (IMR) TFR

29. 29 Kebijakan Pembangunan Pendidikan TARGET: Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 tahun Tuntas pada Tahun 2008 Perluasan jangkauan layanan pendidikan: PARTISIPASI PENDIDIKAN DASAR 9 TAHUN Peningkatan kualitas pendidikan Pengembangan pendidikan luar sekolah dalam rangka pemberdayaan masyarakat Pengembangan pendidikan yang memenuhi standar pasar kerja: LINK AND MATCH

30. 30 Kebutuhan Informasi untuk Kebijakan Pembangunan Jenis Informasi untuk perumusan kebijakan, perencanaan, monitoring, dan evaluasi Cakupan permasalahan: partisipasi pendidikan, khususnya dikdas 9 tahun, tingkat pendidikan angkatan kerja, pendidikan luar sekolah Monitoring pencapaian pendidikan: Angka Partisipasi tingkat SD > 95% Angka Partisipasi tingkat SLTP ? 70% Disparitas yang tinggi APS antarkabupaten/kota Angka Melek Huruf 15-24 tahun ? 95% Rata-rata lama sekolah penduduk dewasa > 7 tahun

31. 31 KESEPAKATAN DUNIA UNTUK PENDIDIKAN (Target Pendidikan Dasar) 1. Kesepakatan Dakar Tahun 2015, semua anak usia 15 tahun dapat menyelesaikan pendidikan dasar yang bermutu (terutama perempuan, anak golongan minoritas dan anak-anak yang kurang beruntung) 2. MDG’s Goals Meyakinkan bahwa tahun 2015, anak-anak dimanapun laki-laki atau perempuan akan mampu menyelesaikan pendidikan dasar.

32. 32

33. 33

34. 34

35. 35

36. 36

37. 37

38. 38

39. 39

40. 40

41. 41

42. 42

  • Login