Differensiasi susunan kemih
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 29

Differensiasi susunan kemih. PowerPoint PPT Presentation


  • 119 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Differensiasi susunan kemih. Gambaran morfologi-embriologis perkembangan anatomi masa janin mulai bulan ke 2-3. Pemahaman dasar. Kepala Leher Badan Lengan Tungkai. Badan. Dada Perut Panggul. Panggul. Rongga panggul Diafragma pelvis Perineum. Perineum laki-laki.

Download Presentation

Differensiasi susunan kemih.

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Differensiasi susunan kemih

Differensiasi susunan kemih.

Gambaran morfologi-embriologis perkembangan anatomi masa janin mulai bulan ke 2-3.


Pemahaman dasar

Pemahaman dasar.

  • Kepala

  • Leher

  • Badan

  • Lengan

  • Tungkai


Badan

Badan

  • Dada

  • Perut

  • Panggul


Panggul

Panggul

  • Rongga panggul

  • Diafragma pelvis

  • Perineum


Perineum laki laki

Perineum laki-laki.

  • Diafragma urogenital

  • Otot dan alat kelamin luar

  • Fosa iskhiorektalis

  • Lemak, av.pudenda interna , n.pudendus, dan diafragma pelvis


Perkembangan embriologis susunan kemih

Susunan kemih terdiri dari ginjal, ureter, vesika urinaria, dan urethra.

Susunan ini berintegrasi dengan susunan kelamin, sehingga terdapat beberapa persamaan dan perbedaan kedua susunan ini pada wanita dan pada pria.

Perkembangan embriologis susunan kemih.


Perkembangan pada masa janin

Perkembangan ketiga lapis primer yang berhubungan dengan susunan kemih, identik dengan susunan tubuh yang lain dengan kekhasan susunan ini, dimulai dengan perobahan peran pada 3 lapisan primer janin yaitu :

peran awal ektoderm,

Peran awal mesoderm

Peran awal entoderm

Perkembangan pada masa janin.


Diferensiasi lapisan primer janin pada susunan kemih kelamin

Entoderm berdiferensiasi menjadi epitel yang melapisi ureter, vesika urinaria, uretra

Ektoderm berdiferensiasi menjadi alat yang berfungsi sebagai penghubung lingkungan dengan diri/nafs/self, yaitu epitel epidermis perineum, susunan saraf somatis dan susunan saraf viseral.

Sebagian besar susunan kemih berasal dari mesoderm, yaitu bagian-bagian ginjal, otot polos ureter, otot polos vesika urinaria dan uretra, otot-otot dasar panggul, bagian-bagian alat kelamin

Diferensiasi lapisan primer janin pada susunan kemih kelamin.


Tahap tahap perkembangan susunan kemih bermula dengan penglipatan diskus embrional

Penglipatan diskus embrional itu mengikuti diferensiasi mesoderm intraembrional menjadi 3 bagian, yaitu mesoderm paraksial, mesoderm intermediet, dan mesoderm lempeng sisi

dengan penglipatan bilateral dan penglipatan sefalokaudal longitudinal janin terjadi pembentukan selom intraembrional .

Tahap-tahap perkembangan susunan kemih bermula dengan penglipatan diskus embrional.


Susunan kemih

Susunan kemih berdiferensiasi dari mesoderm intermediate, yaitu mesoderm intraembrional yang berada diantara mesoderm paraksial dan mesoderm lempeng sisi

Dari mesoderm intermediate, terjadi perkembangan pembentukan susunan pronefros didaerah servikal janin

susunan pronefros adalah susunan glomerulus sederhana yang salurannya membuka ke selom intraembrional

Pembentukan susunan mesonefros berlanjut disebelah kaudal susunan pronefros, diikuti dengan menghilangnya susunan pronefros

Susunan kemih.


Perkembangan susunan meso dan metanefros

Perkembangan susunan meso dan metanefros.

  • Susunan mesonefros terdiri atas susunan glomerulus dan saluran ekskresi yang bermuara ke saluran mesonefros

  • Saluran mesonefros disebut juga saluran wolf

  • Saluran wolf bermuara di sinus urogenitalis

  • Bersisian dengan saluran wolf terbentuk saluran muler (saluran paramesonefros) dari bagian atas selom intraembrional, yang juga bermuara pada sinus urogenitalis

  • Saluran wolff pada laki-laki berkembang menjadi duktus deferen

  • Saluran wolff pada wanita menghilang pada perkembangan selanjutnya


Mesonefros

Mesonefros.

  • Susunan glomerulus susunan mesonefros menghilang, diikuti dengan pembentukan susunan metanefros berupa tunas ginjal yang dinamakan dengan blastema metanefrogenika, yang merupakan bakal tunas ginjal


Perkembangan saluran mesonefros dan ureter

Perkembangan saluran mesonefros dan ureter

  • Pembentukan tunas ginjal ini terjadi dibagian belakang sinus urogenitalis

  • Dari entoderm dinding bagian belakang sinus urogenitalis terbentuk tunas ureter kearah blastema metanefrogenika

  • Tunas ureter selanjutnya bercabang-cabang dalam blastema metanefrogenika menjadi susunan kaliks dan duktus koligentes


Perkembangan ginjal

Dalam blastema metanefrogenika sel-sel mesoderm intraembrional berdiferensiasi membentuk susunan sel-sel glomerulus, kapsula bowman, tubuli kontorti-1, ansa henle, tubuli kontorti-2.

Tubuli kontorti-2 bermuara ke entoderm duktus koligentes

Ginjal mengalami peristiwa asensus dari tempat awal yang berbatasan dengan dasar panggul sampai mencapai tempat definiif retroperitoneal didinding perut daerah lumbal.

Selama asensus ginjal mendapat perdarahan dari cabang aorta abdominalis yang sesuai dengan ketinggian diferensiasi ginjal

Tonjolan ureter berkembang membentuk calyx major, calyx minor, dengan epitel entoderm dan otot mesoderm, saraf ektoderm

Perkembangan ginjal


Vesika urinaria

Vesika urinaria berkembang dari bagian bawah sinus urogenital

Keatas-depan, vesika urinaria beralih menjadi urakhus, yaitu saluran yang menghubungkan vesika urinaria dengan alantois melalui umbilikus.

Persisten urakhi terjadi bila urakhus sesudah lahir masih paten, yaitu urakhus tidak menutup, sehingga aliran urin bisa keluar melalui umbilikus, dan harus dikoreksi dengan metode bedah

Vesika urinaria.


Perkembangan berbeda

Perkembangan berbeda.

  • Ginjal polikistik

  • Ginjal sepatu

  • Persisten urakhi

  • Hipospadia

  • Epispadia


Kloaka dan saluran saluran sinus urogenitalis

Kloaka dan saluran-saluran sinus urogenitalis.


Perkembangan kloaka

Kloaka merupakan bagian distal usus sederhana yang merupakan suatu tahap dari perkembangan susunan kemih kelamin.

Kloaka tertutup oleh membran kloaka yang hanya terdiri dari ektoderm dan entoderm.

Kloaka terbagi oleh septum urorektal menjadi sinus urogenital dan rektum

Septum urorektal adalah satu lipatan mesoderm intraembrional dinding selom yang berada disebelah bawah duktus vitellinus

Septum urorektal mencapai membran kloaka, dan berkembang menjadi korpus perinealis

Perkembangan kloaka


Akir perkembangan perineum

Rektum merupakan bagian paling distal usus sederhana belakang, biasanya kosong

Rektum berperan dalam menentukan refleks miksi normal melalui mekanisme reseptor sensorik viseral

Reseptor ini terdapat di dimukosa, lapisan muskularis

Melalui persarafan viseral dan persarafan somatis, efektor berupa otot polos dinding rektum, otot lurik yang berada di dasar panggul, dan di perineum, yaitu m.rektovesikalis dan m.rektouretralis.

Akir perkembangan perineum.


Perkembangan perineum

Mesoderm didepan korpus perinealis berdiferensiasi menjadi otot yang menjadi bagian diafragma urogenital (m.sfinkter uretra), korpus kavernosum, korpus spongiosum, tonjol kelamin, lipatan kelamin

Hipospadia yaitu urethra bermuara di proksimal bawah dari tonjol kelamin, bisa terjadi bila lipatan kelamin tidak bersatu sebagaimana biasa

Perkembangan perineum


Perkembangan saluran kemi h

Perkembangan saluran kemih.


Perkembangan awal sinus urogenital dan asensus ginjal

Perkembangan awal sinus urogenital dan asensus ginjal.


Perkembangan mesonefros dan kloaka

Berjajar dengan saluran mesonefros berkembang saluran muler yang membuka ke selom intraembrional

Pada laki-laki saluran muler akan menghilang

Pada wanita saluran mesonefros akan menghilang, dan saluran muler berkembang menjadi tuba uterina, uterus, dan bagian atas vagina

Terbentuknya bentuk tubuh yang membulat sesudah penglipatan diskus embrional mencakup sebagian yolksac yang dilapisi oleh entoderm, menjadi usus sederhana yang berakhir dibelakang dengan kloaka

Urachus berhubungan dengan kloaka dan melalui pusat, dengan allantois yang berada dalam korda umbilikalis.

Perkembangan mesonefros dan kloaka


Diferensiasi epitel saluran uretra entoderm

Diferensiasi epitel saluran uretra entoderm.


Dasar panggul terbentuk melalui diferensiasi ketiga lapis primer

Diafragma pelvis adalah otot yang menutup pintu bawah panggul, menjadi batas rongga pelvis minor dengan perineum

Perineum adalah jaringan lunak yang menutup pintu bawah panggul berada disebelah bawah diafragma pelvis

Perineum didarahi oleh a,pudenda interna

Perineum disarafi oleh n.pudendus

Dasar panggul terbentuk melalui diferensiasi ketiga lapis primer


Perineum

Perineum.

  • Perineum bagian depan disebut trigonum urogenital, dan perineum bagian belakang disebut trigonum anal

  • Ektoderm berdiferensiasi menjadi epidermis, saraf perineum

  • Mesoderm dinding tubuh membentuk dinding depan dan dinding samping rongga perut

  • Mesoderm lantai panggul membentuk diafragma pelvis, diafragma urogenital, otot-otot perineum

  • Entoderm berdiferensiasi menjadi epitel yang melapisi kloaka.


Masaalah pengidentifikasian kompetensi

Pengidentifikasian materi dan metode untuk membina kompetensi yang relevan, teruji-valid-terevaluasi.

Kritik ini menyebabkan perpindahan metode pembelajaran dari cara konvensional ke metode inovatif

Apa alasan perpindahan secara filosofis

Apa peran filosofis dalam masaalah ini

Posisi oknum dalam masaalah ini

Emangnye gua pikirin

Cogito ergo sum descartes

Pelaksanaan kurikulum dilandasi sikap positivistik yang diadopsi dari otorisasi sekuler westernized.

Kenapa terjadi pengadopsian dengan nilai kritis

Apa hubungan dengan apresiasi kompetensi yang harus dicapai.

Identitas:

How can you identify your identity.

Do any identity have a worthy meaning?

Masaalah pengidentifikasian kompetensi.


Objektif

Untuk dapat melihat perkembangan janin normal secara bertahap melalui tahapan diferensiasi jaringan embrional.

Dapat memahami perkembangan morfologis yang berada pada sisi lain dari kurva normal dekripsi distribusi karakter pada populasi

Perlukah apresiasi untuk itu.

Jenis apresiasi

Objektif.


Filosofi proses perkembangan

Keterangan mengenai peristiwa sebab akibat diperoleh dari pembahasan filosofis berupa:

Spekulasi: eror kemanusiaan

Bukti empiris: statis-dinamis

Posit terpilih: terdapat berbagai kemungkinan

Konservatif : lingkaran skeptis

Posit ortodoks

Kompetensi

Apresiasi dan realisasi visi.

Proses menunjuk pada peristiwa sebab akibat dan pengaturannya.

Dari pembuktian pengamatan melalui hipotesis oleh berbagai disiplin; biologi, biokomia, anatomi fa’al, dinyatakan bahwa proses perkembangan ini melibatkan berbagai komponen seluler subseluler, mulai dari DNA, inisiasi dan eksekusi kejadian, organelle sel, reaksi enzim, reaksi kimia, sintesis-analisis, resume morfologis berupa gambaran mikro dan gros yang diperoleh melalui tehnik tertentu, penyimpulan tahap-tahap yang terlihat.

Filosofi proses perkembangan.


  • Login