1 / 73

GENERAL BANKING SYSTEM

GENERAL BANKING SYSTEM. Associate Professor Rifki Ismal, PhD Training Ekonomi dan Perbankan Islam Muamalat Institute MODP XXIII Jakarta, 28 Juli 2012. 2. Manusia dan Aktifitas Ekonomi. MANUSIA DAN AKTIFITAS EKONOMI. INSTRUMEN. IMPLIKASI. RUANG LINGKUP. Interaksi Produktif.

Download Presentation

GENERAL BANKING SYSTEM

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. GENERAL BANKING SYSTEM Associate Professor Rifki Ismal, PhD Training Ekonomi dan Perbankan Islam Muamalat Institute MODP XXIII Jakarta, 28 Juli 2012

  2. 2 Manusia dan Aktifitas Ekonomi

  3. MANUSIA DAN AKTIFITAS EKONOMI INSTRUMEN IMPLIKASI RUANG LINGKUP InteraksiProduktif Pertanggung-jawaban kpd Tuhan Prilaku Manusia Kesederhanaan Kebersamaan Basic Necesities & Wealth-Income Distribution ZISWaf No Riba Jual-Beli Sistem Ekonomi No Speculation Investasi

  4. MANUSIA DAN AKTIFITAS EKONOMI INSTRUMEN APLIKASI IMPLIKASI InteraksiProduktif MASYARAKAT Produktif Pertanggung-jawaban kpd Tuhan Pertanggung-jawaban kpd Tuhan Kesederhanaan Kesederhanaan Kebersamaan EKONOMI PRODUKTIF Basic Necesities & Wealth-Income Distribution ZISWaf LEMBAGA KEUANGAN No Riba Jual-Beli No Speculation BANK ASURANSI REKSADANA PASAR MODAL Investasi PP

  5. SISTEM EKONOMI KONVENSIONAL & ISLAM 5

  6. World Bank : Managing Director (Sri Mulyani) in IFSB Summit, Luxembourg 2011 “formally recognized Islamic finance and have designated it a priority area in its financial sector program” IMF : cunduct survey of Islamic banking to several Moslem countries in the world in 2011  identified sound & best practices of Islamic bank in the world and input for surveillance, policy and technical assistance work in the area.. SISTEM EKONOMI KONVENSIONAL & ISLAM

  7. 7 Kegiatan Perbankan Konvensional

  8. OPERASI PERBANKAN KONVENSIONAL Konsep IS-LM: Kurva IS mewakili keseimbangan di pasar barang dan kurva LM mewakili keseimbangan di pasar uang. Kurva IS secara langsung dikontrol dengan kebijakan fiskal dan kurva LM secara langsung dikontrol oleh kebijakan moneter. P,i IS a LM b M,Q

  9. Konsep IS-LM: Ketika terjadi penambahan likuiditas karena kebijakan moneter konvensional, maka LM bergeser ke kanan. Karena berbasis bunga, kenaikan liquiditas (b ke b’) tidak serta merta dapat diimbangi oleh IS sehingga IS tetap dan harga naik dari a ke a’ (inflasi). “Inflation is a monetary phenomenon” OPERASI PERBANKAN KONVENSIONAL P,i IS a’ a LM’ LM b b’ M,Q

  10. Konsep IS-LM: Kalaupun sektor riil bertambah (kurva IS bergeser ke kanan) namun percepatannya selalu lebih lambat daripada kebijakan moneter (pergeseran kurva LM ke kanan) yang terjadi periodikal. Sehingga inflasi selalu terjadi persisten. OPERASI PERBANKAN KONVENSIONAL P,i IS IS’ a’’ a LM’’ LM’ LM b b’’ M,Q

  11. Konsep IS-LM: Dalam jangka panjang (akibat dari kebijakan dan operasional moneter berbasis bunga) inflasi akan terus terjadi. Lambat atau cepat terjadinya krisis ekonomi bergantung kepada seberapa sering dan kuatnya kebijakan moneter konvensional diterapkan. OPERASI PERBANKAN KONVENSIONAL P a’ a b b’’ M

  12. 12 Kegiatan Perbankan Syariah

  13. PRINSIP PERBANKAN SYARIAH Berperan aktif dalam sistem ekonomi termasuk sebagai financial and economic intermediary. Bertujuan mencapai falah melalui pencapaian maqasid al sharia.

  14. Konsep IS-LM: Penambahan likuiditas berdasarkan ekonomi moneter Islami terjadi karena (dan wajib) aktifitas di sektor riil (tidak ada fiat money creation). Akibatnya harga stabil dan dana bertambah. OPERASI PERBANKAN SYARIAH IS P,i IS’ a LM’ LM b b’ M,Q

  15. Konsep IS-LM: Meningkatnya uang yang dimiliki investor karena dibayarkan oleh bank pada akhirnya masuk ke sistem perbankan lagi karena larangan hoarding of money. OPERASI PERBANKAN SYARIAH P,i IS’ a LM’ LM b b’ M,Q

  16. Konsep IS-LM: Akibatnya harga turun seiring dengan bertambahnya likuiditas. Berbeda dengan mekanisme moneter konvensional, pada moneter syariah likuiditas yang bertambah justru akan semakin menggerakkan sektor riil dan menurunkan harga. OPERASI PERBANKAN SYARIAH P,i IS’ a a’ LM dan LM’ b b’ M,Q

  17. Konsep IS-LM: Dalam jangka panjang (akibat dari kebijakan dan operasional moneter Islam) inflasi akan terus menurun. Krisis ekonomi insya Allah tidak akan terjadi bahkan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. OPERASI PERBANKAN SYARIAH P a a’ b b’ M

  18. 18 Overview Ekonomi, Sistem Keuangan dan Perbankan Indonesia

  19. KONDISI EKONOMI DAN SOSIAL 19

  20. KONDISI EKONOMI DAN SOSIAL 20

  21. WHAT DO WE NEED TO DO? 21

  22. EKONOMI INDONESIA & OTORITAS KEUANGAN 22

  23. OTORITAS EKONOMI DI INDONESIA 23

  24. Coordination Among 3 Authorities 24

  25. TOTAL FUNDS IN FINANCIAL SECTORS 25

  26. PENTINGNYA OJK 26

  27. OJK DI NEGARA-NEGARA MAJU 27

  28. SEBAB KEGAGALAN FSA 28

  29. OTORITAS JASA KEUANGAN 29

  30. SYARAT SUKSES OJK 30

  31. 31 Sistem Keuangan Syariah

  32. PERKEMBANGAN REGULASI DAN LEMBAGA Regulatory: • Central Bank Act No. 23 of 1999 (amended by Act No. 3 of 2004). • Banking Act No 7 of 1992 (amended by Act No. 10 of 1998). • Deposit Insurance Act No. 24 of 2004 • Islamic Banking Act No. 21 of 2008. • Islamic Sovereign Bond (Sukuk) Act No.19 of 2008. • Government Law No. 25 of 2009 (income tax for sharia transactions). • Tax Neutrality in Government Law no. 42 of 2009. Bank and Non Bank Types: • Conventional Banks: Commercial Banks and Rural Banks. • Islamic Banks: Islamic Commercial Banks (BUS), Islamic Banking Units(UUS) and Islamic Rural Banks (BPRS). • BMT, KJKS, multifinance, takaful, pension funds, etc 32

  33. LINKAGE LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH

  34. PERKEMBANGAN TERKINI 1980 1994 2000 2002 2004 2007 2008 2009 2010 2011 Islamic Cooperative (Salman – Bandung & Ridho Gusti - Jakarta) 11 Islamic Bank Islamic Banking Act 1st Islamic Bank Bank Muamalat Ind ▪ 1st Islamic Branch Bank IFI ▪ 2nd Islamic Bank Bank Syariah Mandiri Office Channeling Tax Neutrality Islamic banking 1st Takaful Branch:Great Eastern 1st Takaful Company Asuransi Takaful Keluarga 1st Islamic Re-InsureanceReINDO Takaful ▪ Islamic Money Market (IMA Certificate) ▪ Jakarta Islamic Index JFX Financial Markets ▪ Islamic Capital Market ▪ ICM Master Plan (2005) 1st Corporate Sukuk Indosat (Mudharabah) Sukuk Sukuk Guidelines (2006) RI Sukuk Act & Govt Sukuk 1992 1999 2001 2003 2006 2008 4 ranking of IFCI

  35. FINANCING TO SMEs Calon Pendiri BPR/S Bank Umum Konvensional Medium and Large Business • Pembiayaan SMEs dilakukan oleh: • Bank Umum Konvensional • Bank Umum Syariah • Unit Usaha Syariah • Bank Perkreditan Rakyat • Bank Pembiayaan Rakyat Syariah • New Investor (Calon Pemilik) • Baitul Maal Watamwill (BMT) UUS BMT Bank Umum Syariah Small and Micro Business Existing BPRS New BPRS Existing BPR New BPR Existing Community New Community Existing Community New Community

  36. 36 Lembaga Keuangan Non Bank

  37. Asuransi hanya menjamin pure risk yaitu risiko neutral yang tidak disebabkan kecerobohan (campur tangan manusia) contoh risiko spekulasi. Misalnya asuransi jiwa menjamin kerugian jika seseorang meninggal dan bukan mengurangi risiko meninggalnya seseorang. ASURANSI

  38. Tujuan takaful: share responsibility joint indemnity/proteksi bersama common interest solidarity Kontrak umum takaful terdiri dari: hibah dan mudarabah TAKAFUL

  39. Risiko ada 3 : Entrepreneur risk Natural risk Risiko dari game yang dicreate sendiri, tidak ada manfaatnya bagi ekonomi. ASURANSI

  40. Pendapat mengenai takaful: Membolehkan Melarang Setengah boleh setengah melarang Menurut Nejatullah sidiqqui takaful boleh karena uncertainty pada takaful menjadi hilang setelah semakin banyak pesertanya. Menurut mohd ma’sum billah, uncertainty pada takaful terjadi hanya Alloh SWT yang tahu seperti matinya insured, musibah, dll. TAKAFUL

  41. Model-model Akad Takaful Mudarabah Wakalah Waqf Hybrid: Mudarabah untuk aset management + Wakalah untuk premi TAKAFUL

  42. Cara kerja takaful : Perusahaan asuransi tidak mengasumsikan risiko dan tidak cari untung, semua pihak yang ikut asuransi yang saling menanggung satu sama lain. Semua premi ditampung dalam fund, diinvestasikan, profitnya masuk ke fund ini dan kalau ada loss dana diambil dari fund ini juga. Klo ada loss yang melebihi jumlah fund maka ditanggung semua peserta. Perusahaan asuransi bertindak sebagai pengelola fund. TAKAFUL

  43. Isu-isu di Takaful Risk management Corporate Governance Asset management Transparency Industry status Legal aspect TAKAFUL

  44. Isu-isu risk management Actuarial risk Underwriter risk Asset investment risk Sharia risk Regulatory/reputation risk TAKAFUL

  45. Isu-isu corporate governance Hybrid nature of premium Shareholder’s interest Conflict of interest Regulators responsibility TAKAFUL

  46. Isu-isu asset management Limitation of asset classes Pooling of asset Takaful asset managers Implication for risk management and return Distribution of the return on asset TAKAFUL

  47. Isu-isu transparency Reporting standard Safeguarding members’ interest Clear policy recommendation Education on sharing of surplus Benchmarking TAKAFUL

  48. Adalah dana pensiun yang dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang memberikan asas kemanfaatan dan kemashlahatan bagi stakeholder yang tidak berorientasi nilai ekonomis semata tapi juga non ekonomis. DANA PENSIUN SYARIAH

  49. Belum ada landasan UU sebagai landasan hukum Menunggu amandemen UU no 11 th 1992 ttg dana pensiun PMK no 199/PMK.010/2008 ttg investasi dana pensiun. Pasal 6 ayat 1, huruf f: dana pensiun dapat diinvestasikan dalam bentuk sukuk di BEI DANA PENSIUN SYARIAH

  50. Undang-Undang SBSN no 21 th 2008 Peraturan Bapepam LK no IX A13 ttg penerbitan efek syariah termasuk penerbitan Kaidah fiqh: mala yudraku kulluhu la yutraku kulluhu: jika tidak bisa meraih semua jangan tinggalkan semuanya DANA PENSIUN SYARIAH

More Related