1 / 52

REPRESENTASI DATA

REPRESENTASI DATA. Pengantar Komputer Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma. Pendahuluan.

jeri
Download Presentation

REPRESENTASI DATA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. REPRESENTASI DATA PengantarKomputer TeknikSipildanPerencanaan UniversitasGunadarma

  2. Pendahuluan • Materiinimendiskusikanbeberapakonseppentingmencakupsistembilanganbinerdan hexadecimal, organisasi data biner (bit, nibbles, byte, kata/word, dan double word), sistempenomoranbertanda (signed) dantidakbertanda (unsigned), aritmatika, logika, shift/geser, danoperasi rotate padanilaibiner, bit field danpaket data, danhimpunankarakter ASCII

  3. SistemBilangandanKonversiBilangan

  4. Pendahuluan • Ada beberapa sistem bilangan yang digunakan dalam sistem digital. Yang paling umum adalah sistem bilangan desimal, biner, oktal dan heksadesimal • Sistem bilangan desimal merupakan sistem bilangan yang paling familier dengan kita karena berbagai kemudahannya yang kita pergunakan sehari – hari.

  5. Sistem Bilangan • Secara matematis sistem bilangan bisa ditulis seperti contoh di bawah ini:

  6. Sistem Radiks Himpunan/elemen Digit Contoh Desimal r=10 {0,1,2,3,4,5,6,7,8,9} 25510 Biner r=2 {0,1} 111111112 Oktal r= 8 {0,1,2,3,4,5,6,7} 3778 r=16 {0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A, B, C, D, E, F} FF16 Heksadesimal Desimal 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Heksa 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D E F Biner 0000 0001 0010 0011 0100 0101 0110 0111 1000 1001 1010 1011 1100 1101 1110 1111 Macam-Macam Sistem Bilangan

  7. Konversi Radiks-r ke desimal • Rumuskonversiradiks-r kedesimal: • Contoh: • 11012 = 123 + 122 + 120 = 8 + 4 + 1 = 1310 • 5728 = 582 + 781 + 280 = 320 + 56 + 16 = 39210 • 2A16 = 2161 + 10160 = 32 + 10 = 4210

  8. Konversi Bilangan Desimal ke Biner • KonversibilangandesimalbulatkebilanganBiner: Gunakanpembagiandgn 2 secarasuksesifsampaisisanya = 0. Sisa-sisapembagianmembentukjawaban, yaitusisa yang pertamaakanmenjadileast significant bit (LSB)dansisa yang terakhirmenjadimost significant bit (MSB).

  9. Contoh: Konersi 17910kebiner: 179 / 2 = 89 sisa 1 (LSB) / 2 = 44 sisa 1 / 2 = 22 sisa 0 / 2 = 11 sisa 0 / 2 = 5 sisa 1 / 2 = 2 sisa 1 / 2 = 1 sisa 0 / 2 = 0 sisa 1 (MSB) •  17910 = 101100112 • MSB LSB

  10. Konversi Bilangan Desimal ke Oktal • Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan oktal: Gunakan pembagian dgn 8 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).

  11. Contoh: Konversi 17910keoktal: • 179 / 8 = 22 sisa 3 (LSB) • / 8 = 2 sisa 6 • / 8 = 0 sisa 2 (MSB) •  17910 = 2638 • MSB LSB

  12. Konversi Bilangan Desimal ke Hexadesimal • Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan hexadesimal: Gunakan pembagian dgn 16 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).

  13. Contoh: Konversi 17910kehexadesimal: • 179 / 16 = 11 sisa 3 (LSB) • / 16 = 0 sisa 11 (dalambilanganhexadesimalberarti B)MSB •  17910 = B316 • MSB LSB

  14. Konversi Bilangan Biner ke Oktal Untuk mengkonversi bilangan biner ke bilangan oktal, lakukan pengelompokan 3 digit bilangan biner dari posisi LSB sampai ke MSB

  15. Contoh: konversikan 101100112kebilanganoktal • Jawab : 10 110 011 • 2 6 3 • Jadi101100112 = 2638

  16. Konversi Bilangan Oktal ke Biner Sebaliknya untuk mengkonversi Bilangan Oktal ke Biner yang harus dilakukan adalah terjemahkan setiap digit bilangan oktal ke 3 digit bilangan biner

  17. ContohKonversikan 2638kebilanganbiner. • Jawab: 2 6 3 • 010 110 011 • Jadi 2638 = 0101100112 Karena 0 didepantidakadaartinyakitabisamenuliskan 101100112

  18. Konversi Bilangan Biner ke Hexadesimal Untuk mengkonversi bilangan biner ke bilangan hexadesimal, lakukan pengelompokan 4 digit bilangan biner dari posisi LSB sampai ke MSB

  19. Contoh: konversikan 101100112kebilanganheksadesimal • Jawab : 1011 0011 • B 3 • Jadi101100112 = B316

  20. Konversi Bilangan Hexadesimal ke Biner Sebaliknya untuk mengkonversi Bilangan Hexadesimal ke Biner yang harus dilakukan adalah terjemahkan setiap digit bilangan Hexadesimal ke 4 digit bilangan biner

  21. ContohKonversikan B316kebilanganbiner. • Jawab: B 3 • 1011 0011 • Jadi B316 = 101100112

  22. KonversikanBilangandiBawahini 8910 = ……16 3678 = ……2 110102 = ……10 7FD16 = ……8 29A16 = ……10 1101112 = …….8 35910 = ……2 4728 = ……16 Tugas

  23. Jawaban • Konversi 8910kehexadesimal: 89 / 16 = 5 sisa 9 8910 = 5916 • Konversi 3678kebiner: 3 = 011 ; 6 = 110 ; 7 = 111 » 0111101112 = 111101112 • Konversi 110102kedesimal: = 124+ 123 +022 + 121 + 020 = 16 + 8 + 2 = 2610

  24. Jawaban • Konversi 7FD16keoktal: 7 = 0111 ; F = 1111 ; D = 1101 0111111111012 = 111111111012 111111111012 = 37758 » 7FD16 = 37758 • Konversi 29A16kedesimal: = 2162+ 9161 + A160 = 512 + 144 + 10 = 66610

  25. Jawaban • Konversi 1101112keOktal 110= 6 ; 111 = 7  1101112 = 678 • Konversi 35910 kebiner 359 / 2 = 179 sisa 1 (LSB) / 2 = 89 sisa 1 / 2 = 44 sisa 1 / 2 = 22 sisa 0 / 2 = 11 sisa 0 / 2 = 5 sisa 1 / 2 = 2 sisa 1 / 2 = 1 sisa 0 / 2 = 0 sisa = 1 (MSB) •  35910 = 1011001112

  26. Jawaban • Konversi 4728ke hexadecimal = 314 • 4728 = 1001110102 • 4 7 2 • 100 111 010 • 1001110102 = 13A16

  27. Organisasi Data

  28. Pendahuluan • Komputersecaraumumbekerjadenganbeberapajumlah bit khusus. Kumpulan yang Umumadalah bit tunggal, kelompokempat bit (disebutnibbles), kelompokdelapan bit (disebutbyte), kelompok 16 bit (disebutword), dan lain-lain.

  29. Bits • "Unit" paling kecildari data padakomputerbineradalahsatu bit tunggal. • satu bit tunggalmampumerepresentasikanhanyaduanilai yang berbeda (secaratipikalnolatausatu) • Andabisamerepresentasikandua item data apapun yang berbedadengansatu bit tunggal. Contohmeliputinolatausatu, benaratausalah, on atau off, priaatauwanita. Andatidakdibatasiuntukmerepresentasikanjenis data biner (yaitu, objek yang hanyamempunyaiduanilai yang berbeda).

  30. Bits • Data adalahapa yang andaingindefinisikan. • Jikaandamenggunakan bit untukmerepresentasikansuatunilaiboolean (benar/salah) maka bit itu (olehdefinisianda) merepresentasikanbenaratausalah. • Agar bit mempunyaimaksud/arti yang benar, andaharuskonsisten. Maka, jikaandasedangmenggunakan bit untukmerepresentasikanbenaratausalahdidalam program anda, andatidakbolehmenggunakannilaibenar/salah yang disimpandalam bit tsbuntukmerepresentasikanmerahataubiru.

  31. Nibbles • nibbleadalahsatukoleksiempat bit. Iabukanmerupakanjenis data yang menarikkecualidua item: bilangan BCD (binary coded decimal) danbilanganberbasisenambelas. • Iamenggunakanempat bit untukmerepresentasikansatu BCD tunggalatau digit hexadecimal. Dengansuatu nibble, kitabisamerepresentasikansampaidengan 16 nilaiberbeda.

  32. Nibbles • Dalamkasusbilanganberbasisenambelas, nilaidapatberupa 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F direpresentasikandenganempat bit. BCD menggunakansepuluhangkaberbeda (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9)

  33. Bytes • Struktur data terpenting yang digunakanolehmikroprosesor 80x86 adalah byte. Sebuah byte terdiridaridelapan bit danadalah datum addressable paling kecil (data item) padamikroprosesor 80x86. • MemoriUtamadanalamat I/O pada 80x86 adalahsemuaalamat byte. Artinyabahwa item paling kecil yang mungkindiaksessecaraindividuolehsatu program 80x86 adalahnilaidelapan-bit.

  34. Bytes • Bit dalamsatu byte secara normal dinomoridarinolsampaitujuhmenggunakankonvensididalamgambar 1.1. • Bit 0 adalahurutan bit terendahatau bit paling tidakberarti (signifikan), bit 7 adalahurutan bit paling berarti (signifikan) dari byte. Kita akanmengacupadapenomoransemua bit lain.

  35. Bytes Gambar 1.1: Penomoran Bit dalamsatu Byte • Perhatikanbahwasatu byte jugaberisipersisdua nibble (lihatgambar 1.2). Gambar 1.2: Dua Nibbles dalamsatu Byte

  36. Word • Sebuah word adalahkelompok 16 bit. Kita akanmenomori bit dalam word mulaidarinolsampaidengan lima belas. Penomoran bit munculdigambar 1.3. Gambar 1.3: Nomor Bit dalam Word • Seperti byte, bit 0 adalahurutan bit terendahdan bit 15 adalahurutan bit tertinggi.

  37. Word • Perhatikanbahwasatu word berisipersisdua byte. Bit 0 sampai 7 membentukurutan byte terendah, bit 8 hingga 15 membentukurutan byte tertinggi (lihatgambar 1.4). Gambar 1.4: Dua Bytes dalam Word • Secaraalami, satu word mungkinsajadipecahkedalamempat nibble sepertidiperlihatkandidalamgambar 1.5.

  38. Word Gambar 1.5: Nibble dalamSebuah Word • Nibble noladalah nibble urutanterendahdalam word dan nibble tigaadalahnibleurutantertinggidari word. Dua nibble lain adalah “nibble satu” atau “nibble dua”.

  39. Word • Dengan 16 bit, andabisamerepresentasikan 216 (65,536) nilai yang berbeda. Inibisamenjadinilaidalamjangkauan 0..65,535 (atau, sebagaikasusbiasanya, -32,768..+32,767) ataujenis data lain apapuntanpalebihdari 65,536 nilai.

  40. OperasiBilangan

  41. PertambahanBilanganBiner • Operasiaritmatikaterhadapbilanganbiner yang dilakukanolehkomputerdi ALU terdiridarioperasipertambahandanpengurangan. • Operasiperkalianbinardapatdilakukandgnoperasipertambahan yang dilakukansecaraberulang-ulang. Pembagianbinerdapatdilakukandgnoperasipengurangan yang dilakukansecaraberulang-ulang

  42. PertambahanBilanganBiner • Pertambahanbilanganbinerdapatdilakukandengancara yang samasepertihalnyapertambahanbilangandesimal. • Pertambahanbilangandesimaldapatdilakukandengancara • digit2 dari bilangan2 desimalditambahkansatupersatumulaidariposisi paling kanan • Bilahasilpertambahanantarkolommelebihnilai 9, makadikurangidengannilai 10 untukdibawakepertambahankolomberikutnya

  43. Contoh 273 189 -----+ 2 carry of 1 1 273 189 -----+ 62 carry of 1 1 273 189 -----+ 462

  44. Contoh 1111 10100 ---------+ 100011 Langkah2nya: 1 + 0 = 1 1 + 0 = 1 1 + 1 = 0 dgncarry of 1 1 + 0 + 1 = 0 dgncarry of 1 1 + 1 = 0 dgncarry of 1

  45. PenguranganBilanganBiner • Bilanganbinerdikurangkandengancara yang samadgnpenguranganbilangandesimal. Dasarpenguranganuntukmasing-masing digit bilanganbineradalah 0 - 0 = 0 • 1 - 0 = 1 • 1 – 1 = 0 • 0 – 1 = 1 dgnborrow of 1

  46. MetodePenguranganKomputer • Komputermelakukanpengurangandengancaramenggunakankomplemen, yaitukomplemen basis minus 1. • Di dalamsistembilangandesimalada 2 komplemenyakni 9s komplemendan 10s komplemen. • Di dalamsistembilanganbinerada 2 komplemenyakni 1s komplemendan 2s komplemen

  47. Contoh 9s Komplemen 859 859 523 476 adalah 999-523 ----- - ----- + 336 1 335 1 ----- + 336

  48. Contoh 10s Komplemen 859 859 523 477 adalah 1000-523 ----- - ----- + 336 1 336 dibuang

  49. Contoh 1s Komplemen 11001 11001 10110 01001 adalah 11111-10110 -------- - -------- + 00011 1 00010 1 -------- + 00011

  50. Contoh 2s Komplemen 11001 11001 10110 01010 adalah 01001 + 1 -------- - -------- + 00011 1 00011 dibuang

More Related