1 / 34

HUKUM PAJAK INTERNASIONAL

HUKUM PAJAK INTERNASIONAL. OLEH HARYONO.AS,S.PD NIP.198403222008121002 SRI BIJAWANGSA. Diriwayatkan dari A bu U mamah , ra :.

jensen
Download Presentation

HUKUM PAJAK INTERNASIONAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. HUKUM PAJAK INTERNASIONAL OLEH HARYONO.AS,S.PD NIP.198403222008121002 SRI BIJAWANGSA

  2. DiriwayatkandariAbu Umamah, ra : SayaPernahMenghadapRasulullah saw, danberkata : “PerintahkanlahKepadasayasebuahamalygbisamembuatsayamasuksyurga, BeliaMenjawab : “Berpuasalah, Karenatidakadaamalygmenandinginya”. Kemudiansayadatanglagi, dannabitetapmenjawab “ Berpuasalah”.

  3. A. Pengertian 1. Rosendroff HPI >> KeseluruhandariHkm. PajakNasionalSemua Negara. 2. P. Verloren van Themaat HPI>> Keseluruhan Norma (Kebiasaan/Traktat) Intrnasionalygmembatasikedaulatansuatunegaradlmsoalpajak.

  4. 3. PJA. Adriani. HPI >>Keseluruhanperaturanygmengaturtartibhkm. & ygmengatursoalpenyedotandayabeli dimasing2 ngr. HPI merupakansuatukesatuanhkm. Ygmengupassuatupersoalanygdiaturdlm UU nasionalmengenai : • Pemajakanthdp org2 LN • Peraturan2 Nas.utk menghidaripjkganda • Traktat2.

  5. Kesimpulan Dalam HPI trdpt HPN jdtdktrbatas pd Konvensi, traktat/kebiasaaninternasional. Norma2 HPI seringtermaktubdalam HPN, sptygtrkategoridlmpajakInternasionalberikutini: 1. KetentuanMenghndariPajakBerganda. 2. PerlakuanPajakKhusus/Tax Deductief

  6. Dlm HPI terkandungUnsurAsing, baikobjek/subjekpajakygmeliputi : • ObjekPajakygberadadi LN, miliksubjekpajak DN • ObjekPajakdi DN MilikSubjekPajakAsing.

  7. UnsurAsingygmeliputiSubjekPajakItu, meliputi : • SubjekPajakygberadadiindonesiaituadalahorangasingygtrkenajgpajakasing • Bangsa Indonesia merupakanwajibpajakindonesiaygdi LN • Org ygpunyapendapatandi Indonesia ygbertempattinggaldi LN.

  8. B. PajakGandaInternasional 1. Volkendbond PAGI terjadiapabila pajak2 dr 2ngr/lbhsalingmenindihsedemikianrupa, sehingga org2 dikenakanpjkdi ngr2 yglbhdrsatu, memikulbebanpajakyglbhbsrdrpddikenakanpjkdisatungrsaja.

  9. KesimpulanPendapatVolkendbondterdapat unsur2 PAGI. • Pajak 2 ngrygsalingmenindih • Subjekpajakmemikulbebanlebihbesardibandingdikenakansatungr. • Bebantambahanitubkndiakibatknolehadanyaperbedaantarif. • Pengenaanituatasobjek & Subjekygsama.

  10. 2. Fiscal Commite OECD PAGI terjadiapabilaterjadipembebananpajak 2/lbhngrtrhpdwajibpajakygsamauntuksesuatujenispajak. Tertentudlmperiodewktuygsama.

  11. 3. Ottmar Buhler • PAGI artiLuas >>suatutatbestandygsama & pd saatygsamaolehbbrpngrdikenakanpjkygsama/ygsifatnyasama. • PAGI artiSempit>>Pajakygbersangkutandikenakan pd subjekygsama. PAGI dalamArtiLuas NEGARA A NEGARA B Keuntungan ANAK PERUSAHAAN PERUSAHAAN INDUK

  12. C. PENYEBAB PAGI MenurutOttmar Buhler & Teichnerbenturanhukumygmenjadi PAGI disebut KOLLISIONSNORMEN. RochmatSoemitromenyebutnyaKaidahPertautan. Adanya PAGI disebabkanbeberapahal :

  13. 1. PerbedaanAzasygdipakai (Kedaulatan Negara) TerjadiApabilaAzasSumberbertemuAzasDomisili, AzasKebangsaanbertemu dg Azassumber , dst. Negara B Domisili Negara A Kebangsaan Negara C Sumber Negara D Sumber

  14. 2. DomisiliRangkap Terjadiapabila Negara A menggunakanbatasandomisili berturut2 setelah 6 bln. Di Negara B digunakanKehilanganDomisiliapabilameniggalknngrtsb 18 bln berturut2. Jk Org drNgr B tgldiNgrAselama 7 bln berturut2, makaDomisilinyaRangkap, JkNgr A&B menggunakanAzasDomisili, maka org tsbterkena PAGI.

  15. 3. KebangsaanRangkap TerjadiJk 2 NgrMenggunakanAzasKwnygberbedayakniIus Soli & IusSanguinas, jikapengenaanpajakberdasarkanAzasKewarganegaraanmakaakanterjadi PAGI padaseorangygDwiKewarganegaraan.

  16. D. PENYELESAIAN PAGI 1. Cara Unilateral (Sepihak) Dg memasukanketentuankdlm UUPN utkmenghindari PAGI, cara Unilateral melaluibeberapaMetode : • Tax Exemption HakMemungutpjkdiserahknkpdngrsumber. Metodeinidibedakan 2 : a). Pure Territorial Principle b). Restricted Territorial Principle

  17. a). Pure Territorial Principle Terjadiapabilanegaratmptsubjekpajakberdomisilitdkmengenakanpajakdrpenghasilan LN ybst. Ngrybsthanyamenarikpajakdaripenghasilannyadidalamnegeri, biasanyamenggunakanazas World Wide Income

  18. b). Restricted Territorial Principle Berbeda dg sebelumyametodeinimemperhatikanpenghasilan LN & digunakanutkmenetukatarifProgresifpajakygdiperolehdr DN, Mis : NgrDomsiliMenetapkanTarifUmumPajak.

  19. JK seorangdomisili d Ngrtsbberpenghasilan DN $ 600.000, dr LN $ 750.000 totalnya = $ 1.350.000, jkmenggunakan Restricted Territorial Principle dikenakantarif 30%, tpjkngrnyamelepaskanhakdomisilinya, makaygdikenakan $ 600.000 atau 20% saja.

  20. b). Tax Credit DilakukanApabilaPajak Negara Sumber, tdkmelebihipajaknegaradomisili. Metode tax credit dapatberupa. • Direct Tax Credit • In Direct Tax Credit

  21. 1. Direct Tax Credit TerjadijkJumlahpajakdikurangkanseluruhnya dg jumlahpesntasepajaknegarasumber, apabilajlhpajakygdibayardinegarasumberlbhkecildrpdngrdomisilimakadptdikurangkansepenuhnya(Full Credit).

  22. ContohDirect Tax Credit Mr. Syamdomisili d Ngr X tdkpnyapenghasilandiNgr X, ttppunyaPermanent Estabilishmentd Ngr Y. tarifPajakNgr X40% & Ngr Y 25%, pd suatuThnMr.Syamdptlaba $100.000, jktdkada Tax Credit, makaNgr Y mengenakanpajak 25%X$100.000=$25.000, sementaraNgr X 40%X$100.000=$40.000, Total Pajak $65.000 Total kenapajak=65%.

  23. JkMenggunakan Direct Tax Credit, dikenakanpajakolehnegarasumber 25%X$100.000=$25.000, sdgknNgrDomisili (40-25)%X$100.000=$150.000, Jd total pajakdibayarMr.SyamUtkpajakygdibayarngrDomisili & Sumber=$40.000 Atau 40% drlabakenapaja.

  24. 2. In Direct Tax Credit Metodeinidimaksudkanutkmemberi Tax Credit Kpd Perusahaan IndukDiNgrDomisli, thdppjkygdibayardiNgrSumber, Cth : The BelachansebuahperusahaanIndukdiNgr X, mempunyai 100% sahamdi PT. JangkrikDi Ngr Y, Pd SuatuThnPT.JangkrikBerlaba $100.000, OlehNgr Y pajak 40%, Sehinggasisalaba $60.000, labainiMjdPenghasilanBagiInduk Perusahaan Di Ngr X, penghasilandiNgr X& Y dptdipajakOlehNgr X

  25. BagaimanaPenerapan ITC TrhdpMasalahTrsebutdiatas, trhdpmasalahtsbada 2 Kemungkinan: 1). ApabilaygdipandangSbgPenghasilan $60.000 makaygdptdikreditkan 40% X $60.000=$24.000 2).Apabilapenghasilandipandang $100.000, makaygdptdikrediktanadalah 40% X $100.000 = $40.000

  26. 3. Fictitious Tax Credit/Tax Sparing Inimerupakanperkembanganterbarudalam HPI, biasanyatrjdiKrnngrberkembangmenarik investor, salahsatunyapajaktarifrendah/tdkkenapajak. SementaradrNgrMajuMemberi Tax Credit, drkeadaaninisubjekpajakmemperolehkeuntunganganda, Dr NgrBerkembangmendapatkeringananpajak.bebas, drnegaramajumdpt Tax credit yakni 25% bkn 40%.

  27. C. Reduced Rate For Foreign Income Cara inidilakukandenganmemungutpajakdidasarkantarifringandiluartarifumumterhadapsubjekpajakygpunyapenghasilandr LN, jdtdkdibebaskansepenuhnya.

  28. D. Tax Deduction For Foreign Income Metodeinibkntdkmemungutpajak/ mengkreditkan dg Penghasilan LN, tp dg memasukanpajakygdibyar LN kdlmkomponenbiaya, umumnyadasarpengenaanpajak >LabaBersih, yakni LK-Biaya2&Pengeluaran Tertentu, ygmenurut UU dapatmengurangi LK, PajakygdibayarNgrSumberdianggapsbgBiaya.

  29. 2. Cara Bilateral Dilakukan Dg PerjanjianInternasional 2 Ngr, PerjanjianMenghindariPajakInternasionalini (Tax Treaty) seringdisebut : P3B (PerjanjianPenghindaranPajakBerganda), biasanya full tax credit/ bisatimbalbalik = tdkmemberatkansubjekpajak

  30. Keuntungan & Kelemahan P3B • Keuntungan PAGI dptdiselesaikanmenyeluruh • Kelemahan TdkMudahMencapaiKesepakatan, terlebihjksalahsatupihakmempunyaiposisitawartinggi

  31. 2 Model P3B • Model ygdisusunKomiteFisikalOrganisasiKerjaEkonomi & Pembangunan/ OECD (Organitation For Economic Cooperatif & Depelopment • UN – Model ygdisusunberdasarkanKonvensi PBB.

  32. 3. Cara Multilateral BiasanyasejumlahNgrMenandatanganiTraktatygisinyamenghindari PAGI, sepertidalamKonvensiWinaThn 1961, isinyajgKonsulat, Diplomat, & Pejabat Lain dr NA dibebaskanpajak dg syarat • Bukan WNI, • Tdkmelakukankeg.lain/Berusaha, • NgrybstmeperlakukanTimbalBalik

  33. 4. KebiasaanInternasional BisaDilakukanJika : • Cara Un, Bl, Ml tdkbisaditempuh. • Dalam UU PN tdkdiatur PAGI • TdkbisaMenyelesaikanPertautan PAGI • NgrBelumMeratifikasiTraktatInternasionalMengenai PAGI Hasilnya Negara sumberygberhakmemungutpajak (Tax Credit)

  34. KelakKamuakanIngatakanapa yang akukatakanpadamu. Dan AkuMenyerakhanUrusankuKepada Allah. SWT(Qs. Al-Mu’min (40):44) DEMIKIAN & TERIMAKASIH

More Related