1 / 20

LOGO

SEMINAR HASIL PENELITIAN. Optimasi Sintesis Fosfolipid Terstruktur Tinggi EPA oleh Lipase Rhizomucor m iehei antara Konsentrat Asam Lemak Omega-3 dari Minyak Hasil Samping Penepungan Lemuru dan Fosfolipid Kedelai Varietas Anjasmoro. Oleh : ARYA ULILALBAB 0811010103. LOGO.

jennis
Download Presentation

LOGO

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. SEMINAR HASIL PENELITIAN Optimasi Sintesis Fosfolipid Terstruktur Tinggi EPA oleh Lipase Rhizomucor miehei antara Konsentrat Asam Lemak Omega-3 dari Minyak Hasil Samping Penepungan Lemuru dan Fosfolipid Kedelai Varietas Anjasmoro Oleh : ARYA ULILALBAB 0811010103 LOGO ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN - UNIVERSITAS BRAWIJAYA – MALANG – 2012

  2. Hot Tip LATAR BELAKANG TINGGI PROTEIN (Tempe, Tahu, Kecap, dll) FOSFOLIPID Kuning Telur VS MINYAK KEDELAI KASAR EMULSIFIER Kedelai Dairy product Margarin Confectionary WATER DEGUMMING Lemuru FOSFOLIPID 1,8% (Zeisel, 2004) KRISTALISASI PELARUT SUHU RENDAH PENEPUNGAN Minyak HSP Lemuru TEPUNG IKAN MINYAK KEDELAI TOKSIK METIL KARBAMAT Dairy Product = Produk olahan susu; Confectionary = Permen Konsentrat AL Omega-3 EPA : 35,1 DHA : 22,8 (Hendrasaputra, 2008) KRISTALISASI UREA

  3. PENELITIAN INTI Analisa : 1. Hexane Insoluble 2. Toluene Insoluble 3. Acetone Insoluble 4.Bilangan Asam 5.Bilangan Peroksida 6.HLB 7.Susut Pengeringan 8.Profil Fosfolipid 9.Profil AL pada jenis-jenis fosfolipid 10. Profil AL Mixing HEXANE 3 ml AQUADEST 10% Inkubasi Centrifuge ENZYME Rhizomucor miehei Semprot gas N FT Kaya omega-3 (EPA) SINTESIS Perlakuan terbaik ANALISA DATA HASIL Konsentrat AL omega-3 MHSP Ikan Lemuru Lesitin kedelai var. Anjasmoro FT = Fosfolipid Terstruktur; AL = Asam Lemak; MHSP = Minyak Hasil Samping Penepungan; HLB = Hidrophilic Lipophilic Balance

  4. TUJUAN, MANFAAT, DAN HIPOTESIS Diagram • Menaikkan nilai ekonomi MHSP Lemuru -> konsentrat omega 3 • Menaikkan nilai ekonomi fosfolipid kedelai dari water degumming pada pembuatan minyak kedelai • Mendapatkan pengemulsi yang lebih aman dan fungsional berupa FT EPA dr kedelai var. Anjasmoro dan MHSP Lemuru yang diperoleh dari KPSR Memperoleh kondisi optimum pada sintesis FT tinggi EPA dari konsentrat AL omega-3 tinggi EPA dr MHSP Lemuru pd fosfolipid kedelai var. Anjasmoro dengan 3 variabel yaitu perbandingan konsentrat AL omega-3 dengan fosfolipid, konsentrasi enzim dan lama reaksi Manfaat Tujuan Hipotesis Diduga pada rasio fosfolipid kedelai:konsentrat asam lemak omega-3 tinggi EPA, penambahan enzim, dan lama reaksi tertentu akan diperoleh fosfolipid terstruktur dengan kadar EPA tertinggi. FT = Fosfolipid Terstruktur; AL = Asam Lemak; MHSP = Minyak Hasil Samping Penepungan; KPSR = Kristalisasi Pelarut Suhu Rendah

  5. METODE PENELITIAN Diagram • LOKASI : • BalaiPenelitianKacang-Kacangandan • Umbi-Umbian, Malang • Laboratorium Kimia danBiokimia THP UB • LaboratoriumRekayasa PAU Pangan • danGizi UGM • LaboratoriumNutrisiPangan THP UGM • Laboratorium Kimia Analitik UNAIR METODE PENELITIAN 30 April 2011 – 21 Oktober 2011 ALAT DAN BAHAN : Alat : shaker waterbath, stirer, magnet stirer, kapsul magnet stirer, fortex, sentrifusedingin, sentrifuse, tabungsentrifuse 50 ml dan 15 ml, timbangan digital, kromatografi gas, TLC scanner, spektrofotometer, oven listrik, lampuUV, anekaglassware, mikropipet, mikrotip, bola hisap, pipettetes, botolgelap, ice box, tupperware, buret, syringe, chamber, labupemisah, freezer, danrotary evaporator Bahan : Fosfolipidkasarkedelai var. Anjasmoro, MHSP Lemuru, enzim Lipase Rhizomucormiehei. Bahankimia: Standard fosfolipid (PI, PE, PC, PA), BF-3 methanol 14%, metilklorida, NaOH, Na2EDTA, benzene, KOH, HCl, acetone, toluene, hexane, asamsulfat, plat TLC, amoniumsulfat, BaCl2, amoniumtiosianat, H2O2, ferrosulfat, methanol, etanol, kloroform, aquadest, eskering, dan gas N PAU = Pusat Antar Universitas; MHSP = Minyak Hasil Samping Penepungan; TLC = Thin Layer Chromatography; UV = Ultra Violet; PI = Phospatidil Inositol; PE = Phospatidil Etanolamin; PC = Phospatidil Choline; PA = Phospatidat Acid)

  6. METODE PENELITIAN Penelitianinidisusundandirancangdenganrancangankompositpusat Metodepermukaanrespon yang terdiridari 3 variabelyaituperbandingan Konsentrat omega-3 danfosfolipidkedelai (x1), enzim lipase (x2), dan lama reaksi (x3). Respon yang dioptimasiadalahkadar EPA yang dihasilkan X1 : perbandingankonsentrat omega-3 dan fosfolipidkedelai 2,5:1; 3,5:1; 4,5:1 X2 : penambahanenzim 10; 20; 30% X3 : lama reaksi 18; 24; 30jam • PELAKSANAAN PENELITIAN • Ekstraksiminyakkedelai var. Anjasmoro • Pembuatankonsentratasamlemak omega-3 tinggi EPA denganteknik • kristalisasipelarutsuhurendah • 3. Optimasisintesisdankarakterisasifosfolipidterstrukturtinggi EPA

  7. Diagram DIAGRAM ALIR PENELITIAN

  8. METODE PENELITIAN RESPON EPA

  9. HASIL ANALISA RESPON PERMUKAAN

  10. HASIL ANALISA RESPON PERMUKAAN Pengaruh Rasio Konsentrat:Lesitin dengan Konsentrasi Enzim terhadap Respon Kadar EPA

  11. HASIL ANALISA RESPON PERMUKAAN Pengaruh Rasio Konsentrat:Lesitin dengan Lama Reaksi terhadap Respon Kadar EPA

  12. HASIL ANALISA RESPON PERMUKAAN Pengaruh Konsentrasi Enzim dengan Lama Reaksi terhadap Respon Kadar EPA

  13. KARAKTERISASI KONDISI OPTIMUM Pengayaan EPA 1,79x Pengayaan DHA 1,72x Pengayaan EPA+DHA 1,76x Prediksi EPA RSM 22,81 % Verifikasi EPA 24,36%

  14. KARAKTERISASI KONDISI OPTIMUM Nilai HLB : 8,28 (cocok untuk kondisi o/w, seperti susu)

  15. KARAKTERISASI KONDISI OPTIMUM

  16. KARAKTERISASI KONDISI OPTIMUM

  17. KEUNGGULAN Diagram Pengemulsi Fungsional Tidak ada senyawa berbahaya berupa metil karbamat FT tidak mudah teroksidasi Menaikkan nilai ekonomi (limbah water degumming berupa fosfolipid dan minyak hasil samping penepungan ikan lemuru dijadikan konsentrat omega-3) FT = Fosfolipid Terstruktur

  18. LOGO

  19. KESIMPULAN Diagram Optimum = rasio PL:konsentrat AL omega-3 1:3,77, penambahan enzim 30% & lama 24,08 jam Perkiraan kadar EPA 22,81%; verifikasi 24,36% EPA MHSP Lemuru 15,87%, EPA konsentrat AL omega-3 28,36%, pengayaan EPA 1,79x Kuantifikasi kedelai var. Anjasmoro = PI(32,63%) > PC(29,18%) > PE(27,15%) > PA(11,01%) Derajad inkorporasi EPA kondisi optimum = PI(66,91%) > PE(65,53%) > PA(5,92%) > PC(5,51%) Nilai AI, HI, dan TI tidak sesuai standar lesitin, sedangkan nilai bilangan asam dan bilangan Peroksida sudah sesuai HLB FT = 8,28, sesuai u/ sistem emulsi o/w, contohnya seperti susu SARAN Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait kecepatan & metode pengadukan selama sintesis FT secara asidolisis enzimatis terhadap inkoporasi EPA Perlu dilakukan analisa logam berat pd MHSP Lemuru, konsentrat AL omega-3, dan FT Perlu dilakukan pengkajian terkait dosis FT yg dpt memberikan efek positif thd kesehatan Perlu dilakukan pengujian umur simpan FT tinggi EPA Perlu dilakukan pengujian residu aseton pada konsentrat AL omega-3 tinggi EPA, residu aseton dan heksana pada FT tinggi EPA Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait aplikasi FT pada produk pangan

  20. Be Better for next Future Ibu Teti Estiasih Thank You ! Dosen dan Staf THP UB Minyak Ikan crew Dan semua yang telah membantu dalam penelitian ini baik secara langsung ataupun tidak langsung Be the One be the Best

More Related