Penelitian tindakan kelas ptk sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru oleh muhlisin
Download
1 / 90

PENELITIAN TINDAKAN KELAS PTK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU Oleh: MUHLISIN - PowerPoint PPT Presentation


  • 601 Views
  • Uploaded on

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU Oleh: MUHLISIN. LAPORAN PENELITIAN (untuk penilaian angka kredit guru). Laporan Penelitian terdiri dari 3 bagian, yaitu: Bagian Pembuka Bagian Isi/ inti Bagian Penunjang.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'PENELITIAN TINDAKAN KELAS PTK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU Oleh: MUHLISIN' - irma


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

Laporan penelitian untuk penilaian angka kredit guru l.jpg
LAPORAN PENELITIAN PROFESIONALISME GURU(untuk penilaian angka kredit guru)

  • Laporan Penelitian terdiri dari 3 bagian, yaitu:

  • Bagian Pembuka

  • Bagian Isi/ inti

  • Bagian Penunjang


Penulisan laporan hasil penelitian tindakan kelas guru penjas dan bk l.jpg

PENULISAN LAPORAN HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS GURU PENJAS DAN BK

A Bagian Pembuka

1. Halaman Judul

2. Lembar Pengesahan

3. Kata Pengantar

4. Daftar Isi

5. Daftar Tabel (bila ada)

6. Daftar Gambar (bila ada)

7. Daftar Lampiran

8. Abstrak atau ringkasan


1 halaman judul l.jpg
1. Halaman Judul PENJAS DAN BK

  • Seperti lembar sampul, bila lembar sampul dengan kertas yang tebal dan tidak memuat nomor halaman, maka pada halaman judul ditulis dengan kertas biasa dan mulai menggunakan no. halaman (i)

  • Halaman Judul memuat, judul penelitian, digunakan untuk apa, siapa penelitinya, mana alamatnya.


Slide5 l.jpg
Judul: PENJAS DAN BKUpaya Mengatasi Agresifitas Negatif Melalui Pemberian Layanan Konseling Kelompok Bagi Peserta Didik Kelas …

Diajukan pada penilaian angka kredit unsur pengembangan profesi guru untuk kenaikan pangkat dari golongan IVa ke IVb

Oleh

Bambang Irawan

DINAS PENDIDIKAN NASIONAL KABUPATEN BOGOR

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 PARUNG

Jln. Raya Parung No. 420 Bogor Jawa Barat

2008


2 lembar pengesahan l.jpg
2. Lembar Pengesahan PENJAS DAN BK

Memuat apa yang disahkan dan milik siapa yang disahkan tersebut.

Memuat siapa yang mensyahkan dan apa jabatan yang mengesahkan tersebut.

Yang mengesahkan: (1) petugas perpustakaan sekolah, (2) kepala sekolah dimana peneliti bertugas, (3) pengurus PGRI .


Lembar pengesahan l.jpg
LEMBAR PENGESAHAN PENJAS DAN BK

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Bambang Irawan

NIP : 130605437

Pangkat/Gol : Pembina/ IVa

Jabatan : Guru Pembina

Telah melakukan penelitian dengan Judul: Upaya Mengatasi Agresifitas Negatif Melalui Pemberian Layanan Konseling Kelompok Bagi Peserta Didik Kelas …

Boyolali, 26 Februari 2008

Peneliti

Bambang Irawan

Disyahkan oleh:

Pengurus PGRI Kepala Sekolah Petugas Perpustakaan

Kab.Bogor SMP N 1 Parung SMP N 1 Parung

……………………. …………………….. ………………………..


3 kata pengantar l.jpg
3. Kata Pengantar PENJAS DAN BK

  • Kata pengantar ditulis oleh peneliti

  • Kata pengantar yang sederhana minimal memuat ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan ucapan terima kasih kepada sesama manusia ( siapa saja yang membantu penelitian tersebut)

  • Kata pengantar tidak harus ditanda tangani dan ditulis nama lengkap, cukup dengan nama singkatannya.


4 daftar isi l.jpg
4. Daftar Isi PENJAS DAN BK

  • Dibuat daftar isi yang menggambarkan isi laporan penelitian dari halaman judul sampai lampiran-lampiran.

  • Sistematika penulisan daftar isi menggunakan sistematika yang lazim pada daftar isi seperti pada skripsi atau tulisan ilmiah lainnya.


Daftar isi l.jpg
DAFTAR ISI PENJAS DAN BK

HALAMAN JUDUL ……………………………………………….. i

LEMBAR PENGESAHAN ………………………………………… ii

KATA PENGANTAR ………………….…………………………… iv

DAFTAR ISI ……………………………………………………….. v

DAFTAR TABEL …………………………………………………… vii

DAFTAR GAMBAR ………………………………………………… vii

DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………………… viii

ABSTRAK …………………………………………………………… ix

BAB I PENDAHULUAN ………………………………………….. 1

A. Latar Belakang Masalah ……………………………………. 1

B. Identifikasi Masalah ……………………………………….. 4

C. Pembatasan Masalah ……………………………………….. 5

D. Perumusan Masalah ………………………………………… 7

E. Tujuan Penelitian ……………………………………………. 7

F. Manfaat Penelitian ………………………………………….. 8

BAB II KA JIAN TEORETIS DAN PENGAJUAN HIPOTESIS …… 11

A. Kajian Teori ………………………………………………….. 11


4 daftar tabel bila ada l.jpg
4. Daftar Tabel ( bila ada ) PENJAS DAN BK

  • Daftar tabel dibuat pada halaman tersendiri ( sebaiknya apabila banyaknya tabel mininal dua tabel)

  • Daftar tabel dapat memuat nomor tabel, judul tabel dan halaman berapa tabel tersebut berada.


Daftar tabel l.jpg
DAFTAR TABEL PENJAS DAN BK

Tabel

1. Struktur Pembelajaran Realistik ……....... 34

2. Contoh Pembelajaran dengan Pendekatan

Realistik……………… ........................... 35

3. Distribusi Sekor hasil diklat dengan

pendekatan realistik………… .................. 50

4. Distribusi sekor hasil diklat dengan

pendekatan mekanistik ……..................... 52

5. Ringkasan hasil uji normalitas ………… 58


5 daftar gambar bila ada l.jpg
5. Daftar Gambar ( bila ada ) PENJAS DAN BK

  • Daftar gambar dibuat pada halaman tersendiri ( sebaiknya apabila banyaknya gambar lebih dari satu gambar)

  • Daftar gambar dapat memuat nomor gambar, judul gambar dan halaman berapa gambar tersebut berada.


Daftar gambar l.jpg
DAFTAR GAMBAR PENJAS DAN BK

Gambar

1. Interaksi dalam Pembelajaran …… 14

2. Struktur Pembelajaran pada

Pendekatan Realistik .. ................... 33

3. Poligon dan histogram hasil diklat

dengan pendekatan Realistik............. 51

4. Poligon dan histogram hasil diklat

dengan pendekatan mekanistik........ 63


6 daftar lampiran l.jpg
6. Daftar lampiran PENJAS DAN BK

  • Apa saja yang dilampirkan ditulis pada daftar lampiran.

  • Berisi nomor lampiran, judul lampiran, halaman berapa lampiran tersebut di lampirkan.

  • Sebaiknya lampiran-lampiran disusun secara kronologis.


Daftar lampiran l.jpg
DAFTAR LAMPIRAN PENJAS DAN BK

Lampiran

1.Butir Soal tes diklat guru matematika SMP ……. 72

2.a. Uji normalitas peserta diklat dengan pendekatan

realistik ……… ………………………………… 82

2.b. Uji normalitas peserta diklat dengan pendekatan

mekanistik ….................................................... 86

3a. Langkah-langkah Uji Homogenitas varians …. 90

3b. Hasil komputasi Uji Hipotesis varians ……….. 93

4a. Data sekor hasil diklat guru matematika SMP ... 94

4b. Uji beda rata-rata peserta diklat .......…………... 95


7 abstrak l.jpg
7. Abstrak PENJAS DAN BK

  • Ditulis satu spasi, tanpa judul/ sub judul

  • Isi abstrak minimal memuat: (1) tujuan penelitian, (2) setting dan subyek penelitian, (3) prosedur penelitian termasuk analisis data, (4) hasil penelitian

  • Ditulis maksimal satu halaman


Slide18 l.jpg

Pengaruh Pembelajaran Dengan Pendekatan Realistik Terhadap Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006.Oleh.Bambang Irawan

ABSTRAK

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan mana yang lebih baik dalam pembelajaran yang dilakukan pada pendidikan dan pelatihan atau diklat bagi guru matematika, antara pendekatan realistic dan pendekatan mekanistik.

Penelitian ini dilakukan kepada populasi guru matematika SMP se Kabupaten Banjarnegara Propinsi Jawa Tengah sebanyak 198 guru, tersebar di 89 sekolah menengah pertama negeri dan swasta. Sampel yang diteliti terdiri dari 80 guru, terdiri dari 40 guru yang diberikan treatmen pembelajaran dengan pendekatan realistik dan 40 guru pendekatan mekanistik. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling.

Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian eksperimen. Pengumpulan data melalui tes hasil diklat dan analisis data menggunakan uji statistic beda rata-rata pihak kanan. Sebelum uji hipotesis dilakukan terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas.

Hasil uji hipotesis diperoleh bahwa harga t hitung ( to ) = 2,7577 dan t tabel ( tt ) dengan signifikansi α = 5 % sebesar 1,67. Sehingga dapat disimpulkan bahwa diklat guru matematika yang pembelajarannya menggunakan pendekatan realistik lebih baik daripada yang menggunakan mekanistik.

Kata Kunci: Diklat. Pendekatan Realistik. Pendekatan Mekanistik.


Slide19 l.jpg

Bagian Isi Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

BAB I PENDAHULUAN

A Latar Belakang Masalah

B Identifikasi Masalah

C Pembatasan Masalah

D Rumusan Masalah

E Tujuan Penelitian

F Manfaat Penelitian


Lanjutan l.jpg
Lanjutan ….. Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

BAB II KAJIAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS

  • Kajian Teori

    1. ……..

    2. ……… dst

  • Penelitian yang relevan ( bila ada)

  • Kerangka Berpikir

  • Hipotesis Tindakan


Slide21 l.jpg

BAB III METODOLOGI PENELITIAN Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

A Setting Penelitian

B Subjek Penelitian

C Sumber Data

D Teknik dan Alat Pengumpulan Data

E Validasi Data

F Analisis Data

G Indikator Kinerja ( bila ada )

H Prosedur Penelitian


Slide22 l.jpg

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

A Deskrisi Kondisi Awal

B Deskripsi Siklus I

1. Perencanaan

2. Tindakan

3. Hasil Pengamatan

4. Refleksi

C Deskripsi Siklus 2 , seperti pada siklus 1, dst

D Pembahasan Tiap Siklus dan Antar Siklus

E Hasil Penelitian


Bab v penutup l.jpg
BAB V PENUTUP Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • A. Simpulan

  • B. Implikasi/ rekomendasi

  • C. Saran


C bagian penunjang 1 daftar pustaka 2 lampiran lampiran l.jpg

C. Bagian Penunjang Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

1. Daftar Pustaka

2. Lampiran-lampiran


Daftar pustaka l.jpg
Daftar Pustaka Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • Ditulis menurut abjad

  • Nama pengarang ditulis yang konsisten, dapat menggunakan entry dimana nama pengarang ditulis dibalik.

  • Salah satu contoh cara menulis pada daftar pustaka: Nama Pengarang. Tahun buku dicetak. Nama judul buku. Kota terbit: nama penerbit.


Daftar pustaka26 l.jpg
DAFTAR PUSTAKA Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

Dahlan, M.D.1990. Beberapa Alternatif Interaksi Belajar Mengajar. Model- model Mengajar. Bandung: CV. Diponegoro.

Depdiknas. 2004. Pendekatan Pembelajaran Matematika. Jakarta: Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama.

------------. 2004. Wawasan Pendidikan. Jakarta: Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama.

Hudojo, Herman. 1988. Mengajar Belajar Matematika. Jakarta: P2LPTK Ditjendikti Depdiknas.

Mulyadi HP. 2002. Pengaruh Metode Trachtenberg Terhadap Hasil Belajar Matematika ditinjau dari Kemampuan Numerik Siswa. Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta.

---------------. 2005. Pembelajaran Matematika Masa Kini. Semarang: LPMP Jawa Tengah.

---------------. 2005. Pengaruh Pendekatan Kontekstual Terhadap Hasil Diklat Guru Matematika Kabupaten Pekalongan Tahun 2005,. Semarang: LPMP Jawa Tengah.

-------------. 2006. Pengembangan Model Pembelajaran pada Kurikulum Berbasis Kompetensi. Semarang: LPMP Jawa Tengah.

Naga, Dali S. 1992. Pengantar Teori Sekor Pada Pengukuran Pendidikan. Jakarta: Gunadharma.

Lembaga Administrasi Negara. 2001. Tata kerja dan Tata Cara Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Widyaiswara. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.


Lampiran lampiran l.jpg
Lampiran-lampiran Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • Dibuat secara kronologis

  • Diberi halaman pada lampiran

  • Diberi nomor lampiran

  • Penulisan lampiran disesuaikan dengan kelaziman yang berlaku

Terima kasih

Terima kasih


Kti yang mana yang mudah lolos dalam pak l.jpg
KTI YANG MANA YANG MUDAH LOLOS DALAM PAK? Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • TIDAK SEMUA KTI

  • MERUPAKAN KTI PENGEMBANGAN PROFESI

  • CIRINYA VARIABEL YANG DITELITI SESUAI TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEBAGAI ….


Mengapa harus ptk l.jpg
MENGAPA HARUS PTK? Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • ADA UNSUR TINDAKAN YANG SESUAI TUPOKSI, BERARTI ADA UNSUR PENGEMBANGAN PROFESI

  • TIDAK MENGGANGGU PROSES PEMBELAJARAN

  • MENGAJAR SAMBIL MENELITI

  • UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL PEMBELAJARAN

  • DALAM RANGKA PENGEMBANGAN PROFESI


Apa cirinya ptk l.jpg
APA CIRINYA PTK ? Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • Harus ada action/tindakan

  • Tindakan yang dilakukan dalam rangka pengembangan profesi

  • Cirinya tindakan harus sesuai tugas pokok dan fungsi sebagai guru

  • Tindakan harus dilakukan sendiri oleh guru/peneliti


Bagaimana tindakan pada ptk l.jpg

Bagaimana Tindakan pada PTK Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

Direnungkan

(direfleksi

Mendapatkan teori

Tindakan

Sendiri

Mengambil prinsip-prinsip

Implementasi Tindakan selanjutnya


Darimana memulai ptk l.jpg
Darimana memulai PTK? Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • Apakah dari Judul?

  • Apakah dari latar belakang ?

  • Apakah dari tujuan?

  • Apakah dari manfaat?

  • Apakah dari masalah?


Langkah awal penelitian menentukan masalah pokok l.jpg
Langkah awal penelitian Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006( menentukan masalah pokok)

Rendahnya

Keberanian berenang ….


Masalah pokok l.jpg
Masalah pokok: Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • Masalah pokok : Rendahnya keberanian berenang ….

  • Variabel terikat (Y): Keberanian berenang…


Langkah awal penelitian menentukan masalah pokok35 l.jpg
Langkah awal penelitian Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006( menentukan masalah pokok)

Tidak adanya kolam renang yang dangkal

Tidak adanya dana untuk membeli alat peraga renang

Tidak adanya latihan renang di rumah

Kurangnya keberanian untuk berenang bagi siswa kelas ….

Belum dimanfaatkannya alat peraga renang

Kurang tepatnya metode yang digunakan dalam renang

Tidak adanya sarana yang disediakan sekolah


Langkah awal penelitian menentukan masalah pokok36 l.jpg
Langkah awal penelitian Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006( menentukan masalah pokok)

Sulitnya transportasi

Tidak adanya pembinaan orang tua

Jarak rumah ke sekolah jauh

Rendahnya kedisiplinan kehadiran siswa masuk sekolah

Tidak adanya bimbingan individual

Tidak adanya sanksi/ hukuman berjenjang

Tidak ditegakkannya tata tertib sekolah


Langkah awal penelitian menentukan masalah pokok37 l.jpg
Langkah awal penelitian Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006( menentukan masalah pokok)

Belum diterapkannya sistem apel pagi

Terganggunya kesehatan

Sulitnya transportasi

Rendahnya kedisiplinan guru hadir masuk dinas

Keadaan cuaca yang tidak mendukung

Faktor sosial ekonomi yang rendah

Belum dilaksanakannya pembinaan terprogram


Langkah awal penelitian menentukan masalah pokok38 l.jpg
Langkah awal penelitian Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006( menentukan masalah pokok)

Belum diterapkannya metode penugasan secara terbimbing

I.Q siswa yang rendah

Rendahnya penguasaan kosa kata

Rendahnya kemampuan menulis puisi dalam pembel. Bhs Ind.

Belum dimanfaatkannya perpustakaan sekolah

Faktor sosial ekonomi yang rendah

Belum adanya tempat pemajangan hasil karya siswa


Langkah awal penelitian menentukan masalah pokok39 l.jpg
Langkah awal penelitian Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006( menentukan masalah pokok)

Belum efektifnya pembinaan melalui KKG/ MGMP

Belum dilaksanakan supervisi secara berkelanjutan

Tidak adanya sosialisasi dari Pemda

Rendahnya kompetensi guru dalam menyusun silabus

Rendahnya IQ guru

Rendahnya disiplin guru

Belum dilaksanakannya pembinaan secara terprogram


Langkah awal penelitian menentukan masalah pokok40 l.jpg
Langkah awal penelitian Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006( menentukan masalah pokok)

Belum dimanfaatkannya alat peraga renang buatan daribotol aqua bekas(X)

Rendahnya keberanian berenang ..

(Y)


Slide41 l.jpg

Judul yang sesuai untuk PTK: Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

- Upaya peningkatan Y melalui X bagi siswa

kelas…SD/SMP/…pada semester… tahun…

- Peningkatan Y melalui X bagi ….

- Optimalisasi Y melalui X bagi…

- Penggunaan X untuk meningkatkan Y bagi..

- Meningkatkan Y melalui X bagi ….

- Melalui X untuk meningkatkan Y bagi ….


Judul yang sesuai untuk l.jpg
Judul yang sesuai untuk…. Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

Kuantitatif Korelasional:

  • Hubungan antara X dan Y….

  • Studi Korelasional antara X dan Y….

    Kuantitatif Eksperimen:

  • Pengaruh X terhadap Y ….

  • Studi Komparatif tentang X terhadap Y…

    Kualitatif:

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi Y… dst


Bab i pendahuluan l.jpg

BAB I Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006PENDAHULUAN

A Latar Belakang Masalah

B. Identifikasi Masalah

C. Pembatasan Masalah

D Rumusan Masalah

E Tujuan Penelitian

F Manfaat Penelitian


Langkah awal penelitian menentukan masalah pokok44 l.jpg
Langkah awal penelitian Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006( menentukan masalah pokok)

Belum dimanfaatkannya alat peraga renang buatan dari botol aqua bekas (X)

Rendahnya keberanian renang

(Y)


A latar belakang masalah l.jpg
A. Latar Belakang Masalah Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • Kenyataan/kondisi awal siswa, Y rendah

  • Kenyataan/kondisi awal Guru, belum X

  • Harapan/kondisi akhir siswa, Y meningkat

  • Harapan/kondisi akhir Guru, sudah X

  • Masalah:

    1. Siswa: kenyataan Y rendah harapannya Y meningkat.

    2. Guru kenyataan belum X harapannya sudah X

  • Perlu Solusi dengan cara guru melakukan tindakan memanfaatkan X untuk meningkatkan Y.


B identifikasi masalah l.jpg
B. Identifikasi Masalah Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • Mengapa Y rendah?

  • Mengapa Y perlu ditingkatkan?

  • Faktor-faktor apa yang menyebabkan Y rendah?

  • Bagaimana caranya agar Y meningkat?

  • Apa yang harus dilakukan Guru agar Y dapat Meningkat? dst


C pembatasan masalah l.jpg
C. Pembatasan Masalah Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • Variabel apa saja yang diteliti ( X dan Y)

  • Apa yang dimaksud Y, jelaskan. Bentuk datanya seperti apa, bagaimana caranya mencari data Y dsb.

  • Apa yang dimaksud X, jelaskan. Bagaimana cara melaksanakan X, siapa yang melaksanakan? Kapan? dst


D rumusan masalah l.jpg
D. Rumusan Masalah Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

  • Berdasarkan latar belakang, identifikasi dan pembatasan masalah tersebut di atas, diajukan rumusan masalah sbb: Apakah melalui X dapat meningkatkan Y bagi …. ?


E tujuan penelitian l.jpg
E. Tujuan Penelitian Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

1. Tujuan Umum: untuk meningkatkan Y(secara umum)

2. Tujuan khusus: untuk meningkatkan Y melalui X (secara khusus)


F manfaat penelitian l.jpg
F. Manfaat Penelitian Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

1. Manfaat Teoretis:

a. Menemukan teori/pengetahuan baru tentang Y melalui X

b. Sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya


2 manfaat secara praktis l.jpg
2. Manfaat secara Praktis Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

a. Manfaat bagi siswa:

  • 1) ….

  • 2)…. Dst

    b. Manfaat bagi Sekolah:

  • 1)….

  • 2)….

    c. Manfaat bagi Perpustakaan Sekolah:


Bab ii kajian teori dan pengajuan hipotesis l.jpg
BAB II Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006KAJIAN TEORI DANPENGAJUAN HIPOTESIS

A.Kajian Teori

B .Penelitian yang relevan (bila ada)

  • Kerangka berpikir

  • Hipotesis Tindakan


A kajian teori l.jpg
A. Kajian Teori Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

1. Tulis Variabel Y ( Kemampuan Berenang dalam Penjas)

a. Hakekat Penjas

………………… dst

b. Hakekat Renang

……………….. dst

c. Kemampuan renang

……………. dst


Lanjutan kajian teori l.jpg
Lanjutan kajian teori Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

2. Tulis variabel X (misalnya Pemanfaatan Alat Peraga renang buatan dari botol aqua bekas)

a.. Hakekat Alat peraga

……………………. dst

b. Alat Peraga renang buatan

…………………… dst

c. …………………. dst


Kondisi awal l.jpg

Guru/ peneliti : Hasil Diklat Guru Matematika SMP ( Eksperimen pada Diklat Guru Matematika SMP Kabupaten Banjarnegara 2006

Belum (X)

Siswa / yang diteliti:

(Y) rendah

KONDISIAWAL

SIKLUS I

Memanfaatkan (X) yang didemontrasikan guru, siswa melihat.

TINDAKAN

Memanfaatkan

(X)

KONDISI AKHIR

SIKLUS II

Memanfaatkan (X) yang didemontrasikan guru, siswa mengikuti

Diduga melalui (X) dapat meningkatkan (Y) bagi siswa kelas …


Slide56 l.jpg
Judul: Upaya Peningkatan keberanian berenang melalui pemanfaatan alat peraga renang buatan dari botol aqua bekas

  • Variabel Y : Keberanian berenang

  • Variabel X :Pemanfaatan alat peraga renang buatan dari botol aqua bekas


Kondisi awal57 l.jpg

Guru/ peneliti : pemanfaatan alat peraga renang buatan dari botol aqua bekas

Belum meman- faatkan alat peraga renang buatan

Siswa / yang diteliti:

Keberanian berenang rendah

KONDISIAWAL

SIKLUS I

Memanfaatkan alat peraga renang buatan yang didemontrasikan guru, siswa melihat

TINDAKAN

Memanfaatkan alat peraga renang buatan

KONDISI AKHIR

SIKLUS II

Memanfaatkan alat peraga renang buatan yang didemontrasikan guru, siswa mengikuti

Diduga melalui pemanfaatan alat peraga renang dapat meningkatan keberanian renang bagi….


Slide58 l.jpg
Judul: Upaya Mengatasi Agresifitas negatif melalui pemberian layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Variabel Y : Agresivitas negatif

  • Variabel X : Pemberian Layanan bimbingan konseling secara individual


Kondisi awal59 l.jpg

Guru/ peneliti : layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

Belum memberikan layanan bimbingan konseling individu

Siswa / yang diteliti:

Agresivitas negatif tinggi

KONDISIAWAL

SIKLUS I

Memberikan layanan bimbingan konseling individu tidak terprogram

TINDAKAN

Menerapkan layanan bimbingan individu

KONDISI AKHIR

SIKLUS II

Memberikan layanan bimbingan konseling individu secara terprogram

Diduga melalui pemberian layanan bimbingan individu dapat menurunkan agresivitas negatif bagi….


C hipotesis tindakan l.jpg
C. Hipotesis Tindakan layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Berdasarkan kajian teori dan kerangka berpikir tersebut di atas diajukan hipotesis tindakan sbb: Melalui X dapat meningkatkan Y bagi…..


Bab iii metodologi penelitian l.jpg

BAB III layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….METODOLOGI PENELITIAN

Setting Penelitian

Subjek Penelitian

Sumber Data

Teknik dan Alat Pengumpulan Data

Validasi Data

Analisis Data

Indikator Kinerja ( bila ada )

Prosedur Penelitian


A setting penelitian l.jpg

A. layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….Setting Penelitian

Waktu Penelitian

a.Kapan penelitian itu dilakukan, dapat

diuraikan dari persiapan penyusunan

proposal, penyusunan instrumen,

pengumpulan data, analisis data,

pembahasan dan laporan hasil penelitian.

b.Beri alasan mengapa pengumpulan data/

pelaksanaan tindakan dilakukan

pada waktu itu


Setting penelitian 2 l.jpg

Setting Penelitian (2) layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

Tempat Penelitian

a. Dimana penelitian itu dilakukan,

sekolah mana, program apa, kelas

berapa dsb.

b.Beri alasan mengapa penelitian

dilakukan pada tempat itu


B subyek penelitian l.jpg
B. Subyek Penelitian layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Subyek penelitiannya adalah siswa kelas…. SD/SMP/SMA/SMK……. Kelas ………… jumlah siswa …… terdiri atas laki-laki…. Dan perempuan ……

  • Dapat diberi penjelasan yang lain misalnya latar belakang orang tua , kondisi sekolah dst


C sumber data l.jpg
C. Sumber Data layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Data yang berasal dari subyek disebut data primer, berbentuk apa, banyaknya data ada berapa dst

  • Data yang berasal dari selain subyek disebut data sekunder, berbentuk apa, banyaknya data berapa, bagaimana cara memperolehnya dst.


D teknik dan alat pengumpulan data l.jpg

D. layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….Teknik Dan Alat Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data

Terdapat dua teknik pengumpulan data yaitu :

a. Tes: baik tes tertulis, tes lisan, maupun tes perbuatan).

b . Non tes: misalnya wawancara, pengamatan,

chek list, dst ….

Teknik mana yang akan diambil dst


2 alat pengumpulan data l.jpg
2. Alat Pengumpulan Data layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Alat pengumpulan Data disesuaikan dengan teknik yang dipakai

  • Karena teknik yang digunakan….. Maka alatnya adalah…..

    (misalnya teknik tes alatnya butir soal, teknik wawancara alatnya pedoman dan lembar wawancara dst)


E validasi data l.jpg
E. Validasi Data layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Agar alat pengumpulan data dan data yang diperoleh valid perlu divalidasi.

  • Cara memvalidasi disesuaikan dengan alat maupun data yang diperlukan, misalnya: tes tertulis harus divalidasi butir soalnya melalui pembuatan kisi-kisi, wawancara/observasi yang divalidasi datanya melalui triangulasi (sumber / metode)


F analisis data l.jpg
F. Analisis Data layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Teknik analisis data disesuaikan dengan datanya.

  • Bila datanya berbentuk bilangan/kuantitatif dianalisis dengan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan data kuantitatif dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II.

  • Bila datanya berbentuk kategori/kualitatif dianalisis dengan analisis kualitatif berdasarkan hasil wawancara/observasi dan refleksi dari kondisi awal, siklus 1 dan siklus II.


G prosedur penelitian l.jpg
G. Prosedur Penelitian layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Langkah awal menentukan metode penelitian yaitu metode penelitian tindakan kelas.

  • Langkah selanjutnya menentukan tindakan yang dilakukan pada …. Siklus.

  • Menentukan tahapan tiap siklus yang terdiri dari planning, acting, observing, dan reflecting.


1 siklus i l.jpg
1. Siklus I layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Perencanaan Tindakan : apersepsi, kegiatan inti, dan penutup diuraikan.

  • Melaksanakan Tindakan: diuraikan tindakannya apa dst.

  • Melaksanakan pengamatan: apa yang diamati, siapa yang mengamati, apa hasil yang diamati.

  • Melaksanakan refleksi dengan membandingkan hasil dari kondisi awal dengan siklus I.


2 siklus ii l.jpg
2. Siklus II layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Perencanaan Tindakan : apersepsi, kegiatan inti, dan penutup diuraikan.

  • Melaksanakan Tindakan: diuraikan tindakannya apa dst.

  • Melaksanakan pengamatan: apa yang diamati, siapa yang mengamati, apa hasil yang diamati.

  • Melaksanakan refleksi dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II.


Bab iv hasil penelitian pembahasan l.jpg

BAB IV layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….HASIL PENELITIAN & PEMBAHASAN

Deskripsi Kondisi Awal

Deskripsi Hasil Siklus I

1. Perencanaan Tindakan

2. Pelaksanaan Tindakan

3. Hasil Pengamatan

4. Refleksi


Hasil penelitian pembahasan 2 l.jpg

HASIL PENELITIAN & PEMBAHASAN (2) layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

Deskripsi Hasil Siklus II ( seperti siklus I)

1. Perencanaan Tindakan

2. Pelaksanaan Tindakan

3. Hasil Pengamatan

4. Refleksi

Deskripsi Hasil Siklus III dst, seperti siklus 1

Pembahasan / diskusi

Hasil Penelitian


A deskripsi kondisi awal l.jpg
A. Deskripsi Kondisi Awal layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Diuraikan kondisi awalnya siswa Y rendah dan guru belum X.

  • Dapat disajikan kondisi awal tersebut dengan menggunakan tabel maupun grafik


B deskripsi siklus i l.jpg
B. Deskripsi Siklus I layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

1. Perencanaan Tindakan

a. Apersepsi ….

b. Kegiatan inti….

c. penutup…..

2. Pelaksanaan Tindakan

Tindakannya apa (sesuai kerangka berpikir) dan juga sesuai perencanaan yang telah dibuat

Prosesnya seperti apa, dapat dimuat foto-foto

dst


Lanjutan77 l.jpg
Lanjutan…. layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

3. Pengamatan Tindakan

a. Proses pembelajaran (hasilnya apa….)

b. Hasil pembelajarannya apa……, (dapat dimuat dalam bentuk uraian, tabel maupun grafik)

4. Refleksi

Menggunakan analisis deskripsi komparatif/ kualitatif ( membandingkan dari kondisi awal dan siklus 1)

a. Refleksi proses pembelajaran

b. Refleksi hasil pembelajaran…


C deskripsi siklus ii l.jpg
C. Deskripsi Siklus II layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

1. Perencanaan Tindakan

a. Apersepsi ….

b. Kegiatan inti….

c. penutup…..

2. Pelaksanaan Tindakan

Tindakannya apa (sesuai kerangka berpikir) dan juga sesuai perencanaan yang telah dibuat

Prosesnya seperti apa, dapat dimuat foto-foto

dst


Lanjutan79 l.jpg
Lanjutan…. layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

3. Pengamatan Tindakan

a. Proses pembelajaran (hasilnya apa….)

b. Hasil pembelajarannya apa……, (dapat dimuat dalam bentuk uraian, tabel maupun grafik)

4. Refleksi

Menggunakan analisis deskripsi komparatif/ kualitatif ( membandingkan dari siklus 1 dan siklus II)

a. Refleksi proses pembelajaran

b. Refleksi hasil pembelajaran…


D pembahasan diskusi l.jpg
D. Pembahasan/ Diskusi layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Pembahasan Tindakan

    Dibandingkan tindakan dari kondisi awal, siklus I dan siklus II, dapat berbentuk matriks maupun narasi.

    2. Pembahasan Hasil Pengamatan

    Dibandingkan hasil pengamatan baik proses maupun hasil dari kondisi awal, siklus I dan siklus II, dapat berbentuk matriks maupun narasi


Lanjutan81 l.jpg
Lanjutan….. layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

3. Pembahasan Hasil Refleksi

Dibandingkan hasil refleksi dari kondisi awal, siklus I dan siklus II, dapat berbentuk matriks maupun narasi


E hasil penelitian l.jpg
E. Hasil Penelitian layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Diambil dari hasil pembahasan, khususnya hasil pembahasan refleksi

  • Hasil penelitian berdasarkan data empirik pada bab ini ada dua hal yang diungkap, yaitu mengenai:

    a. proses pembelajaran

    b. hasil pembelajaran


Bab v penutup83 l.jpg

BAB V layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….PENUTUP

Simpulan

Implikasi/ Rekomendasi

Saran


A simpulan l.jpg

A. Simpulan layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

Merupakan sintesis dari berbagai

penemuan Penelitian

Bersifat terpadu dan menyeluruh,

mengemukakan seluruh hasil penelitian

sebagai kesatuan yang utuh dari data

yang bersifat terpisah (berbeda dengan

hasil penelitian yang bersifat automistik

dan sintetik tiap variabel)


Simpulan 2 l.jpg

Simpulan (2) layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

Dapat dilanjutkan Pembahasan

kesimpulan Penelitian dari berbagai teori

keilmuan dan hasil Penelitian lain yang

relevan.

Simpulan pada bab V ini sudah

menyimpulkan simpulan kebenaran

secara teoretik pada bab II dan simpulan

kebenaran secara empirik pada bab IV.


Simpulan 3 l.jpg
Simpulan (3) layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Kebenaran secara teoretik dari hipotesis (bab II) dan kebenaran secara empirik dari pengolahan data (bab IV) dibuat simpulan , dapat berupa simpulan mengenai:

    1. Hasil pembelajaran

    2. Proses pembelajaran


B implikasi l.jpg

B. Implikasi layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

Berupa dampak teoritis terhadap perkembangan ilmu dan penelitian

Dapat berupa dampak penerapan praktis dalam pemecahan masalah dan penyusunan kebijaksanaan


Lanjutan88 l.jpg
Lanjutan…. layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Implikasi dalam penerapan kebijakan cenderung berbentuk rekomendasi.

  • Rekomendasi bersifat kebijakan/ teknis yang perlu dilakukan


C saran l.jpg

C. Saran layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

Di dasarkan pada kesimpulan penelitian yang diperoleh

Di jabarkan secara terinci (misalnya untuk depdiknas, lembaga, Kepala Sekolah, guru, siswa)

Bersifat operasional, mudah dimengerti


Sekian l.jpg
sekian layanan bimbingan konseling secara individual bagi ….

  • Terima kasih

  • Sampai jumpa lagi

  • Selamat melakukan penelitiam

  • Semoga sukses


ad