1 / 11

Pengelolaan Hama Terpadu

Pengelolaan Hama Terpadu. KENTANG. KENTANG. Sebagai sayuran dan substitusi karbohidrat. OPT. Liriomyza huidobrenis. Phthorimaea operculella. Thrips palmi. Helicoverpa armigera. Spodoptera sp. Myzus persicae. Bemisia tabaci. Agrotis ipsilon. OPT. Pengelolaan Hama terpadu (PHT).

iris-park
Download Presentation

Pengelolaan Hama Terpadu

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pengelolaan Hama Terpadu KENTANG

  2. KENTANG Sebagai sayuran dan substitusi karbohidrat OPT

  3. Liriomyza huidobrenis Phthorimaea operculella Thrips palmi Helicoverpa armigera Spodoptera sp Myzus persicae Bemisia tabaci Agrotis ipsilon

  4. OPT Pengelolaan Hama terpadu (PHT)

  5. Pengelolaan Pemilihan Bibit Bibit harus terhindar dari patogen tular benih (Eks: PLRV) Bibit mulus dan tidak cacat Bibit bersertifikat resmi/varietas tahan Pemberian disenfektan Pemilihan Lahan • Bukan bekas pertanaman Solanaceae ―> menghindari patogen tular tanah • Struktur tanah gembur ―> tanaman tumbuh dengan baik

  6. Pemberian Pupuk Dasar Pupuk dasar ―> pupuk kandang & pupuk kompos Pemberian agen antagonis seperti Trichoderma sp (Tricokompos) ―> Eks: Phytophthora infestans dan Fusarium oxysporum Pembenaman bahan organik Pengolahan Tanah • Tanah dicangkul (20-30 cm) dan dibalik 2-3 kali ―> memusnahkan patogen dalam tanah (Eks: Fusarium oxysporum dan Streptomyces scabies) • Pembuatan guludan untuk memperbaiki aerasi ―> menekan pertumbuhan Ralstonia solanacearum • Pemusnahan sisa-sisa tanaman ―> sebagai tempat bertahan hidup patogen (Eks: Alternaria solani) --- sarang hama Agrotis ipsilon • Pembuatan parit-parit isolasi disekitar bedengan ―> mencegah serangan Spodoptera sp

  7. Pembuatan perangkap Perangkap kuning untuk mengendalikan lalat penggorok daun Pembuatan perangkap feromon seks untuk mengendalikan hama Penanaman tanaman perangkap seperti kubis dan caisin ―> kutu daun Penanaman tanaman pelindung ―> Zea mays dan Tagetes sp Pemeliharaan • Penyulaman • Penyiangan ―> mengendalikan kompetitor tanaman dan memperbaiki drainase tanah • Pembubunan (mempertinggi tanah disekitar tanaman) ―> akar tanaman lebih kokoh, menutup umbi kentang sehingga terlindung dari serangan hama penggerek umbi • Pemangkasan bunga ―> umbi tidak kecil-kecil • Penyiraman ―> menjaga kelembapan • Eradikasi tanaman yang terserang patogen • Mengehindari terjadinya luka

  8. Ambang ekonomi

  9. Musuh Alami Cofesia rufircus ―> ulat tanah Hemiptarsus varicornis ―> lalat penggorok daun Eriborus argenteopilosus ―> Helicoverpa armigera dan Spodoptera sp Amblyseius cucumeris ―> Thrips sp Beauveria bassiana―> inang luas Menekan penggunaan insektisida sintetik Penanaman tanaman berbunga sebagai sumber energi musuh alami Penggendalian kimia • Pestisida nabati ―> mimba, lengkuas, sirsak, tembakau, cengkeh dan serai wangi. • Pestisida sintetik ―> confidor 200 LS, Decis 2.5 EC, Ridomil Gold MZ 4/64 WP dan Topsin M 70 WP

  10. Panen dan pasca panen Ketang siap dipanen jika 80% tanaman sudah menguning. Umbi-umbi sakit dipisahkan dan dimusnahkan. Umbi konsumsi dikelompokan berdasarkan ukuran, begitupula dengan umbi bibit dikelompokan berdasarkan kelas bibit.

More Related