Membangun jati diri dan karir sebagai dosen
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 54

Membangun Jati Diri dan Karir sebagai Dosen PowerPoint PPT Presentation


  • 206 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Membangun Jati Diri dan Karir sebagai Dosen. Abdul Hakim Halim. Kopertis Wilayah IV Mei/Juni 2013. Pendahuluan(1). Tujuan Pertemuan Silaturrahim Silaturrahim = komunikasi. Kesamaan pandangan tentang tugas pokok dan fungsi dosen, visi, misi dan value.

Download Presentation

Membangun Jati Diri dan Karir sebagai Dosen

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Membangun Jati Diri dan Karirsebagai Dosen

  • Abdul Hakim Halim

Kopertis Wilayah IV

Mei/Juni 2013


Pendahuluan 1

Pendahuluan(1)

  • Tujuan Pertemuan

    • Silaturrahim

    • Silaturrahim = komunikasi

  • Kesamaan pandangan tentang tugas pokok dan fungsi dosen, visi, misi dan value

  • Team work: 70% dari budaya di dunia didasarkan kepada kerjasama; we are in the same boat


Pendahuluan 2

Pendahuluan(2)

Tahun

Where will you be in the next 5, 10, 15 years????

Administratif

Jabatan fungsional

Gelar akademik

Kondisi saat ini (S1, S2, S3, AA, L, LK, GB, Kaprodi, Dekan, Rektor, ...)

Pilihan Karir


Pendahuluan 3

Pendahuluan(3)

Kemampuan untuk memuaskan pemangku kepentingan lebih dari harapan

Ekspektasi pemangku kepentingan

Kapasitas untuk memenuhi ekspektasi

Ekspektasi pemangku kepentingan

Kapasitas untuk memenuhi ekspektasi

Masa y. a. d.

Saat ini


Pros cons of being an academic

Pros/cons of being an academic

  • Academics have relatively high degree of autonomy in their work

  • Academics are creative

  • Flexibility of working practice

  • Academic freedom (vs. academic duty)

  • Academics have a global sense of community

  • Traveling the world and meeting people

Boden, R., Epstein, D., and Kenway, J, 2005, Building your academic career, SAGE Publication Ltd, London


Anatomi dosen 1

Anatomi dosen(1)

  • Bisa membangun portfolio sendiri

  • Bebas untuk membangun kehidupan yang diinginkan

  • “Kesempatan” untuk mendapatkan manfaat:

    • Otonomi (ciri utama dari kehidupan akademik)

  • Spesifik dalam output (berorientasi pada output)

  • Penghargaan diperoleh lebih banyak dari peer community dibandingkan dengan dari pimpinan unit (kalab, kaprodi, dekan, rektor)

Boden, R., Epstein, D., and Kenway, J, 2005, Building your academic career, SAGE Publication Ltd, London


Anatomi dosen 2

Anatomi dosen(2)

  • Bisa menjadi penyebab kesulitan dalam membangun karir:

    • Tidak memiliki pembimbing/pengawas/mentor atau tidak memadai

  • Tidak memiliki determinasi dan tidak memiliki self motivated dalam mengarahkan karir sendiri

  • Tidak memiliki “energi,” jejaring (networking): keberhasilan lebih didasarkan kepada “persaingan” dari pada standar absolut

Boden, R., Epstein, D., and Kenway, J, 2005, Building your academic career, SAGE Publication Ltd, London


Jenjang pendidikan uu dikti 12 2012

Jenjang Pendidikan UU Dikti 12/2012

  • Program Sarjana:

    • Program Sarjana menyiapkan Mahasiswa menjadi intelektual dan/atau ilmuwan yang berbudaya, mampu memasuki dan/atau menciptakan lapangan kerja, serta mampu mengembangkan diri menjadi profesioanal (Pasal 18, ayat 2)

  • Program Magister:

    • Program Magister mengembangkan Mahasiswa menjadi intelektual, ilmuwan yang berbudaya, mampu memasuki dan/atau menciptakan lapangan kerja serta mengembangkan diri menjadi profesional (Pasal 19, ayat 2)

  • Program Doktor:

    • Program Doktor mengembangkan dan memantapkan Mahasiswa untuk menjadi lebih bijaksana dengan meningkatkan kemampuan dan kemandirian sebagai filosof dan/atau intelektual, ilmuwan yang berbudaya dan menghasilkan dan/atau mengembangkan teori melalui Penelitian yang komprehensif dan akurat untuk memajukan peradaban manusia (Pasal 20, ayat 2)


Langkah langkah menuju sukses 1

Langkah-langkah menuju sukses(1)

  • Fokus:

    • pendidikan (linear)

    • bacaan, berfikir

    • pengajaran

    • penelitian

    • penulisan makalah/buku

    • publikasi


Langkah langkah menuju sukses 2

Langkah-langkah menuju sukses(2)

  • Tentukan prioritas

  • Pilih mentor; cari seorang role model

  • Bangun jejaring dengan akademisi lain: seminar, konferensi, sabbatical leave

  • Cari research grant


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Linearity

A

A

A

S1

A

A

A

A

A

A

A

A

B

S2

B

B

A

A

A

B

S3

C

B

B

A

"Prog. Studi"/ Bidang Ilmu

A

B

B

A

D

B

A

Riset/JFA

B

A

A

B

A

E

?

???

?

Linearity pendidikan bukan terkait dengan PS tempat memperoleh gelar akademik tapi terkait dengan bidang ilmu (body of knowledge)


Dimensi kehidupan akademisi 1

Dimensi kehidupan akademisi(1)

Academic duty

Academic duty

  • To teach

  • To mentor

  • To serve the university

  • To discover

  • To publish

  • To tell the truth

  • To reach beyond the wall

  • To change

Academic freedom

  • Mentor

  • Guardian

  • Enabler

  • Ambassador

Role model

  • Critics

  • Advocate

Kennedy, D., 1997, Academic duty, Harvard University Press, Massachusetts, USA

Macfarlane, B., 2011, What are university professors for? Exploring intellectual leadership, https://www.sussex.ac.uk/webteam/gateway/file.php?name=macfarlane29june.ppt&site=41, diakses 18 Oktober 2011


Dimensi kehidupan akademisi 2

Dimensi kehidupan akademisi(2)

  • Knowledge producer

  • Academic citizen

  • Boundary transgressor

  • Public intellectual

Exercise of academic freedom

Limited

Extended

Public

intellectual

Academic

citizen

Society

Focus on academic duty

Boundary

transgressor

Knowledge

producer

Discipline

Macfarlane, B., 2007, The academic citizen: the virtue of service in university life, Routlege Taylor & Francis Group, New York, USA


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Perbandingan publikasi(1)

Presentasi Dirlitabmas, Rakor Litabmas, Bandung, 10-11 Juni 2013


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Perbandingan publikasi(2)

Presentasi Dirlitabmas, Rakor Litabmas, Bandung, 10-11 Juni 2013


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Perbandingan publikasi(3)

PUBLIKASI TOTAL

Bahan presentasi Direktorat Riset dan PM UI dalam Rakornas Program Riset dan PengMas, Dit. Litabmas DIKTI, Bandung,10-11 Juni 2012

Sumber: SCOPUS per 10 September 2012

Page 11


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Perbandingan publikasi(4)

ARTIKEL JURNAL

Sumber: SCOPUS per 10 September 2012

Bahan presentasi Direktorat Riset dan PM UI dalam Rakornas Program Riset dan PengMas, Dit. Litabmas DIKTI, Bandung,10-11 Juni 2012

Page 12


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Posisi Research and development

Jumlah scientist dan engineer/juta orang

Persentase dana riset terhadap GDP

Presentasi Dirlitabmas, Rakor Litabmas, Bandung, 10-11 Juni 2013


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

9

8

7

Pengalaman individual atau belajar sendiri

6

5

4

3

2

1

PERPADUAN ANTARA PENDIDIKAN FORMAL, PROFESIONALISME, PENGALAMAN KERJA DAN KARIR: Pencapaian Level pada KKNI Melalui Berbagai Jalur

S3/Sp

S2/Sp

Ahli

Peningkatan Karier di Dunia Kerja

Pendidikan Formal

P

S1D4

D3

Teknisi/Analis

D2

D1

SMA

Operator

SMP

L3

L2

L1

Peningkatan Profesionalitas

Bahan presentasi Dirjen Dikti


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Hasil pemetaan PT 2010

Presentasi Dirlitabmas, Rakor Litabmas, Bandung, 10-11 Juni 2013


Perencanaan strategis 1

Perencanaan strategis(1)

  • Visi

    • Cita-cita atau tujuan: tujuan vs. alat untuk mencapai tujuan

    • Visi: ???????

  • Misi

    • Alasan sesuatu dibuat (didirikan, dibentuk) atau diciptakan

    • Misi manusia: membuat dunia ini nyaman untuk ditinggali; makmur

  • Value

    • Nilai (etika) yang diterapkan dalam menjalankan misi: kerja keras, profesional dan ikhlas


Perencanaan strategis 2

Perencanaan strategis(2)

Visi, misi dan nilai

Strategi

Kesempatan (Opportunity)

Ancaman (Threats)

O..

T1

O1

O2

T2

T..

Kekuatan (Strengths)

S1

S1O2

S1O1

S2

S..

W1

Kelemahan (Weaknesses)

W2

W..

Strategi

Program

Kegiatan


Career pathway 1

Career pathway(1)

Teaching

Tahun

Research/service/publication

Menteri/Setingkat Menteri

Rektor/

Ketua Senat

Dekan/

PR/Ketua Komisi Senat

Bisnis Nasional

Eselon I/

Kepda

Eselon I

GB

Kaprodi/

PD/Senat

Bisnis Regional

Eselon II/ Kepda

Konsultan

LK

Eselon II

Tenaga Ahli

Tenaga Ahli

Bisnis Lokal

Kalab/

Sekprodi

Ketua Tim Proyek

Lektor

Anggota/

Ketua Panitia/

Tim

Surveyor/

Analis/

Anggota Proyek

Tim

K/L lain/

Legislatif

Tim Kemdik- bud

Asisten Ahli

Bisnis

S1/S2/S3/Post-Doc

S1/S2/S3/Post-Doc

Jati diri dosen

Pilihan Karir


Career pathway 2

Career pathway(2)

To discover/ publish

To mentor

To teach

Rank

Guru Besar

Pembimbing/

Ko Pemb.S3

Dosen senior

Peneliti senior

Lektor Kepala

Pembimbing

S1/S2

Pembimbing/

Ko-Pemb. S1

Dosen

Peneliti

Lektor

Asisten Dosen

Asisten Peneliti

Asisten Ahli

Kemajuan

Promosi

Syarat


Career pathway 3

Career pathway(3)

Rektor/Ketua Senat

Serve the university

Rank

Ketua/Ang. Tim/Pan. PT

Guru Besar

Dekan/Pemb.

Rektor

Lektor Kepala

Ketua/Ang. Tim/Pan. Fak

Kaprodi/Wakil Dekan

KetuaTim/

Panitia Prodi

Kepala Lab/Sekprodi

Lektor

Serve the university

Anggota Tim/Panitia Prodi

Asisten Ahli

Kemajuan

Promosi

Syarat


Dosen 1

Dosen(1)

  • Dosen adalah pejabat fungsional dengan tugas utama mengajar dan tugas pokok melaksanakan tridharma perguruan tinggi (Menkowasbangpan nomor 38/1999)

  • Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarkanluaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Pasal 1, UU Dikti 12/2012)


Dosen 2

Dosen(2)

  • Dalam menjalankan studi lanjut, seorang dosen bisa menggunakan status:

    • Tugas belajar; dibebastugaskan

    • Izin belajar; masih menjalankan tugas dan fungsi sehari-hari, di samping belajar

  • PNS yang dibebaskan dari tugas jabatannya selama lebih dari 6 bulan karena menjalankan tugas belajar, terhitung mulai bulan ketujuh tidak berhak atas tunjangan jabatan pendidik (PP no. 65/2007 dan SE Kepala BAKN nomor 07/1977)


Dosen 3

Dosen(3)

  • Dosen yang telah melaksanakan tugas belajar, diaktifkan kembali ke dalam jabatan fungsionalnya

  • Selama melaksanakan tugas belajar sampai dengan waktu diaktifkan kembali ke dalam jabatan fungsionalnya setelah selesai melaksanakan tugas belajar, dosen berstatus karyasiswa/mahasiswa


Dosen 4

Dosen(4)

  • Dosen dengan tugas belajar:

    • Dosen yang sedang tugas belajar tidak bisa diikut sertakan sebagai peserta sertifikasi dosen

  • Dosen yang telah memiliki sertifikat dosen tetapi kemudian melanjutkan pendidikan dengan tugas belajar, maka selama melaksanakan tugas belajar tersebut pembayaran tunjangan profesinya dihentikan sementara


Dosen 5

Dosen(5)

  • Izin belajar diberikan apabila tidak mengganggu tugas kedinasan dan atau tugas pekerjaan sehari-hari sebagai PNS

  • Ukuran tidak mengganggu tugas kedinasan dan atau tugas pekerjaan sehari-hari sebagai PNS:

    • Beban kerja sepadan dengan 12 – 16 sks pada setiap semester (1 semester terdiri dari 14 – 16 minggu)

    • Beban kerja dosen ekivalen dengan 40 jam per minggu (Kepmendiknas nomor 36/2001)


Dosen 6

Dosen(6)

  • Dosen PNS yang melanjutkan dengan biaya sendiri tetapi kegiatan studi tersebut mengganggu tugas pokok dan atau tidak memenuhi minimal beban kerja, maka kepada PNS tersebut tidak dapat diberikan izin belajar, tetapi tugas belajar dengan biaya sendiri

  • Termasuk ke dalam kelompok ini adalah dosen yang studi lanjut dengan biaya sendiri tetapi tempat pelaksanaan studi lanjutnya berbeda kota atau berjauhan dari tempat domisili PT asal dosen tersebut


Dosen 7

Dosen(7)

  • Kasus:

    • Seorang dosen yang melanjutkan studi dengan tugas belajar tidak bisa menyelesaikan studi pada waktu yang ditetapkan, dan masa beasiswanya telah habis

    • Dosen ini karena merasa telah selesai tugas belajar, lalu mengajukan pengaktifan kembali sebagai dosen dan sekaligus meminta status izin belajar atas biaya sendiri untuk menyelesaikan studinya

  • Dosen tersebut, meskipun merasa sudah menjadi dosen aktif yang melanjutkan studi dengan biaya sendiri, tidak bisa menuntut dikembalikan hak-haknya sebagai dosen aktif, termasuk tunjangan jabatan dan profesinya


Dosen 8

Dosen(8)

  • Tugas belajar dinyatakan selesai bila telah menunjukkan ijazah sebagai bukti

  • Bila dalam waktu yang telah ditentukan seorang dosen belum menyelesaikan studinya, maka pimpinan unit harus meminta klarifikasi dan verifikasi terhadap keterlambatan penyelesaian studi

  • Bila hasil klarifikasi ternyata keterlambatan bukan karena kelalaian, maka pimpinan unit mengusulkan perpanjangan tugas belajar (atas biaya sendiri bila pemberi beasiswa tidak dapat memperpanjang masa pemberian beasiswa)


Dosen 9

Dosen(9)

  • Bila keterlambatan tersebut karena kelalaian, maka pimpinan unit melakukan protap, dan statusnya ditentukan hasil protap

  • Status PNS yang diberikan perpanjangan tugas belajar adalah PNS karyasiswa/mahasiswa


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

PT

DOSEN

Prosedur pengajuan kenaikan jabatan

KOPERTIS

TIM

KEMDIKNAS

TIM

TIM*

FAKULTAS

TIM

PRODI / JURUSAN

TIM

* Selain TPAK, perlu dibentuk Tim Validasi; untuk kenaikan ke jabatan LK dan GB ada pemeriksa dari luar PT


Dosen 10

Dosen(10)

  • Jenjang jabatan akademik Dosen tidak tetap diatur dan ditetapkan oleh penyelenggara Perguruan Tinggi (UU Dikti no. 12/2012, Pasal 72, ayat 2)

  • Dosen tetap adalah dosen yang bekerja penuh waktu dan yang berstatus sebagai tenaga pendidik tetap pada satuan pendidikan tinggi tertentu (PP 37/2009 tentang Dosen Pasal 1, angka 2)


Lain lain 1

Lain-lain(1)

  • Sertifikat Dosen 2012 belum disampaikan ke Kopertis (baru 60% yang sudah diterima)

  • SK belum bisa dibuat

  • Tunjangan profesi dan kehormatan hanya bisa dibayar bila disertai Laporan BKD

  • Format BKD bisa diunduh

  • Laporan BKD agar diserahkan setiap tanggal 25 setiap bulan

  • Ada dosen tetap Yayasan yang tidak dibayar tunjangan P/K karena tidak menyerahkan laporan BKD

  • Pasal 11 Permenpan dan RB no 17/2013:

    • Profesor mempunyai kewajiban menulis buku dan karya ilmiah serta menyebarluaskan gagasannya untuk mencerdaskan masyarakat


Lain lain 2

Lain-lain(2)

  • Daftar hadir Dpk diperlukan untuk pembayaran uang makan

  • 21 dosen beasiswa LN; perlu digalakkan

  • Dosen diharapkan menyerahkan laporan kemajuan studi tepat waktu

  • Pembayaran tuition fee dilakukan melalui PTS tetapi masih ada PTS yang belum menyerahkan bukti setor

  • Penerima hibah penelitian tahun 2013: 224 judul: 10 M; 29 PTS


Penutup

Penutup

  • Kita harus memahami siapa diri kita, mau ke mana kita pergi (tujuan) dan bagaimana upaya kita (kapan, tahapan) untuk mencapai tujuan kita: visi, misi, SWOT analysis, stragtegi dan program/kegiatan

  • Dalam praktiknya, kita harus selalu mengukur kinerja kita, mengetahui standar (benchmark), dan berusaha untuk bekerja sesuai potensi yang dimiliki (the best)

  • Kenaikan jabatan fungsional harusdirencanakan/diperjuangkan


Permen panrb no 17 2013 15 maret 2013 1

Permen PANRB no 17/2013, 15 Maret 2013 (1)


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Permen PANRB no 17/2013, 15 Maret 2013 (2)


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Permen PANRB no 17/2013, 15 Maret 2013 (3)


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Permen PANRB no 17/2013, 15 Maret 2013 (4)


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Permen PANRB no 17/2013, 15 Maret 2013 (5)


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Permen PANRB no 17/2013, 15 Maret 2013 (6)


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Permen PANRB no 17/2013, 15 Maret 2013 (7)


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Permen PANRB no 17/2013, 15 Maret 2013 (8)


Jurnal ilmiah nasional 1

Jurnal Ilmiah Nasional(1)

  • Kriteria

    • Memiliki ISSN

    • Menampung hasil-hasil penelitian ilmiah dan atau konsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu

    • Ditujukan kepada masyarakat ilmiah/peneliti yang memiliki disiplin keilmuan yang relevan

    • Substansi dalam lingkup satu masalah dalam satu bidang ilmu

    • Memenuhi kaidah penulisan ilmiah yang utuh ( rumusan masalah, pemecahan masalah, dukungan teori mutakhiran, kesimpulan dan daftar isi)

      • Sumber: Pedoman operasional penilaian AK Dosen


Membangun jati diri dan karir sebagai dosen

Jurnal Ilmiah Nasional(2)

  • Diterbitkan oleh Badan Ilmiah/Organisasi/Perguruan Tinggi dengan unit-unitnya

  • Memakai Bahasa Indonesia dan atau bahasa Inggris dengan absrak dalam bahasa Indonesia

  • Memiliki Dewan Redaksi yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya

  • Diedarkan secara nasional

  • Sumber: Pedoman operasional penilaian AK Dosen


  • Jurnal ilmiah nasional terakreditasi 1

    Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi(1)

    • Kriteria Jurnal Nasional Terakreditasi:

      • Jurnal Ilmiah  Nasional TERAKREDITASI harus mengacu pada :

        • Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2011 tentang Terbitan Berkala Ilmiah

        • Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Nomor 49/DIKTI/Kep/2011 tentang Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala

    • Disesuaikan dari artikel pada situs Kopertis Wilayah XII


    Jurnal ilmiah nasional terakreditasi 2

    Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi(2)

    • Silakan baca :

      • Permendiknas no. 22 Tahun 2011 tentang Terbitan Berkala Ilmiah

      • SK Dirjen Dikti no. 49/E4.4/2012 tentang Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah

      • Surat Edaran Direktur Diktendik No. 1313/E5.4/LL/2011 tentang Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah Tahun 2011

      • Surat Edaran Direktur Diktendik Tanggal 8 Januari 2012 tentang Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah Tahun 2012

  • Disesuaikan dari artikel pada situs Kopertis Wilayah XII


  • Jurnal ilmiah internasional 1

    Jurnal Ilmiah Internasional(1)

    • Kriteria umum

    • Bahasa yang digunakan adalah bahasa PBB (Inggris, Perancis, Spanyol, Arab, Cina)

    • Pengelolaan naskah cepat (rapid review), baik dengan keputusan terbit atau ditolak, dan ada keteraturan terbit

    • Daftar penelaah naskah dan Editorial Board terdiri dari pakar di bidangnya dari dalam dan luar negeri.

    • Dibaca oleh banyak orang di bidangnya, bisa dilihat dari distribusi/peredarannya (circulation).

    • Menjadi acuan bagi banyak peneliti (citation).

    • Tercantum dalam Current Content dan sejenisnya (di PDII ada juga majalah abstrak yang disebut Fokus, tapi berbahasa Indonesia)

    • Disesuaikan dari artikel pada situs Kopertis Wilayah XII


    Jurnal ilmiah internasional 2

    Jurnal Ilmiah Internasional(2)

    • Artikel yang dimuat berkualitas, bisa dilihat dari kemutakhiran topik dan daftar acuannya.

    • Penyumbang artikel/naskah berasal dari banyak negara

    • Penelaah berasal dari banyak negara yang terkemuka di bidangnya.

    • Menawarkan off-prints/reprints.

    • Terbit teratur sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

    • Penerbitan jurnal tidak terkendala oleh dana.

    • Bukan jurnal Jurusan, Fakultas, Universitas atau Lembaga yang mencerminkan derajat kelokalan. Seyogyanya diterbitkan oleh himpunan profesi.

    • Disesuaikan dari artikel pada situs Kopertis Wilayah XII


    Jurnal ilmiah internasional 3

    Jurnal Ilmiah Internasional(3)

    • Memberi kesempatan penulis artikel membaca contoh cetak

    • Artikel yang dominan (kalau bisa > 80%), berupa artikel orisinil (hasil penelitian), bukan sekadar review atau ulasan.

    • Kadar sumber acuan primer >80%, derajat kemutakhiran acuan >80%.

    • Tersedia Indeks di setiap volume.

    • Ketersediaan naskah tidak menjadi masalah. Angka penolakan ± 60%

    • Disesuaikan dari artikel pada situs Kopertis Wilayah XII


  • Login