Model 2 kompartemen terbuka intravaskuler
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 22

MODEL 2 KOMPARTEMEN TERBUKA INTRAVASKULER PowerPoint PPT Presentation


  • 207 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

MODEL 2 KOMPARTEMEN TERBUKA INTRAVASKULER. Wahyu Widyaningsih. Model 2 kompartemen terbuka i,.v. V 1 .Cp. V 2 .Cp. k 1-2. k 2-1. ke. Kompartemen sentral(1): organ-organ yg perfusinya cepat. Misal: darah, Hepar, ginjal dan paru Kompartemen perifer (2): Organ dengan

Download Presentation

MODEL 2 KOMPARTEMEN TERBUKA INTRAVASKULER

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Model 2 kompartemen terbuka intravaskuler

MODEL 2 KOMPARTEMEN TERBUKAINTRAVASKULER

Wahyu Widyaningsih


Model 2 kompartemen terbuka intravaskuler

Model 2 kompartemen terbuka i,.v

V1.Cp

V2.Cp

k1-2

k 2-1

ke

Kompartemen sentral(1): organ-organ

yg perfusinya cepat. Misal: darah,

Hepar, ginjal dan paru

Kompartemen perifer (2): Organ dengan

Perfusi lambat. Misal otot, kulit, lemak dan

tulang


Sinonim

SINONIM

  • kel= k1.0 = k = tetapan kecepatan eliminasi

  • V1 = Vc = V sentral = volume kompartemen sentral

  • V2 = VT = Volume jaringan /kompartemen perifer

  • Cp = C1 = kadar di kompartemen sentral

  • CT = C2 = Kadar di kompartemen perifer


Asumsi model 1 eliminasi terjadi pada kompartemen sentral 2 semua proses kinetik orde pertama

ASUMSI MODEL:1. Eliminasi terjadi pada kompartemen sentral2. Semua proses kinetik orde pertama

Persamaan matematik:


Kurva

Kurva, α > β


Kurva1

kurva


Model 2 kompartemen terbuka intravaskuler

Diintegrasikan:

Dari pers umum jika t>>> maka A.e –α.t semakin kecil, diabaikan, shg pers menjadi:

Monoeksponensial (karakteristik 1 kompartemen i.v) Co.e -α.t


Cara mencari nilai tetapan kec distribusi

Cara mencari nilai α( tetapan kec distribusi)

  • LR t vs ln Cp pada fase eliminasi ln Cp= ln B- β.t (pers 1) --- slope –β

  • Dicari Cp’ dengan cara mensubstitusi t pada distribusi pada pers 1.

  • Dicari ΔCp = Cp dist – Cp’

  • Buat LR t vs ln ΔCp ln Cp (r)=ln A-α.t

  • Slope -α (tetapan kecepatan distribusi)


Volume distribusi

VOLUME DISTRIBUSI

  • Volume semu

  • Untuk menghitung jumlah obat didalam tubuh (dari Cp)

  • Proporsional dg berat badan

  • Harga tgt:

  • Kec aliran darah pada jaringan

  • Kelarutan obat dlm lemak

  • Koefien partisi

  • Jenis jaringan

  • pH lingkungan

  • Ikatan dg material biologis


Arti harga vd

Arti harga Vd


Macam volume distribusi

MACAM VOLUME DISTRIBUSI

1.Volume kompartemen sentral (Vp=V1)

Guna: - menggambarkan perubahan konsentrasi obat (krn cuplikan diambil dari kompartemen sental)

- untuk penentuan kliren (Cl)

- petunjuk adanya distribusi obat di cairan tubuh


2 vd pada keadaan tunak obat yg masuk ke komp jaringan yg keluar dari komp jaringan

2. Vd pada keadaan tunak (obat yg masuk ke komp jaringan= yg keluar dari komp jaringan)

3. Vd yg diekstrapolasikan

4. Vd area Vd.β


Rumus parameter farmakokinetika model 2 kompartemen i v

RUMUS PARAMETER FARMAKOKINETIKAMODEL 2 KOMPARTEMEN I.V

Rumus umum:

A=intersep fase distribusi

B= intersep fase eliminasi

Co= A+B


Lanjutan rumus

LANJUTAN RUMUS


Lanjutan rumus1

LANJUTAN RUMUS

  • Ab= jumlah obat di dalam badan


Model 2 kompartemen terbuka intravaskuler

Konsentrasi obat dlm plasma seorang penderita yg menerima antibiotik dosis 100mg didapatkan data sbb :


Hitung harga parameter farmakokinetikanya

Hitung harga parameter farmakokinetikanya!

LANGKAH PENGERJAAN:

  • Gambar kurva t vs Cp di kertas semilog----- tentukan modelnya

  • LR t vs ln Cp di fase eliminasi-------------

    pers: ln Cp = ln B- β.t (slope: –β)

    3.Berdasarkan pers LR cari Cp’ pada fase distribusi

    4. Dihitung ΔCp atau Cr= Cp (dist)- Cp’

    5. Pers Ln Cr = ln A –αt (slope: –α)


  • Login