Sistem koordinasi
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 56

SISTEM KOORDINASI PowerPoint PPT Presentation


  • 652 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

SISTEM KOORDINASI. Oleh : Dina S eptiarini Fauzia A nggraeni P (XI IPA 1). SMA NEGERI 1 JETIS. Materi. Sistem Koordinasi & Alat Indra pada Manusia. Sistem Koordinasi. Alat Indra. Sistem Saraf. Sistem Hormon. Mata. Telinga. Hidung. Kulit. Lidah. SISTEM SARAF. Sistem Saraf.

Download Presentation

SISTEM KOORDINASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Sistem koordinasi

SISTEM KOORDINASI

Oleh:

Dina Septiarini

FauziaAnggraeniP

(XI IPA 1)

SMA NEGERI 1 JETIS


Materi

Materi

SistemKoordinasi & AlatIndrapadaManusia

SistemKoordinasi

AlatIndra

SistemSaraf

SistemHormon

Mata

Telinga

Hidung

Kulit

Lidah


Sistem saraf

SISTEM SARAF


Sistem saraf1

SistemSaraf

Sistem saraf bekerja dengan cepat untuk menanggapi adanya perubahan lingkungan yang merangsangnya. Pengaturan system saraf dilakukan oleh benang-benang saraf. Fungsisistemsaraf :

  • Fungsikewaspadaan

    Membantumengetahuiperubahan-perubahan yang terjadidisekitaruntukdisampaikankealatindera.

  • Fungsiintergrasi

    Menerimapesan (input data) sensorikdarilingkunganluar, interpretasioleh CNS, mengaturinformasidanmengintegrasikandenganinformasi yang telahadauntukmenentukanjenisrespon yang akandiberikan

  • Fungsikoordinasi

    Setelahdariotakinformasidisampaikanpadaototdankelenjar, menghasilkangerakdansekresiterorganisasi


Komponen sistem saraf

KomponenSistemSaraf

Reseptor: Bagiantubuh yang berfungsisebagaipenerimarangsangan, yaituindra.

Konduktor: Bagiantubuh yang berfungsisebagaipenghantarrangsangan, yaitu sel-selsaraf (neuron).

Efektor: Bagiantubuh yang menanggapirangsangan, yaituototdankelenjar.


Sel saraf neuron

SelSaraf (Neuron)

Strukturselsaraf :

a. Badanselsaraf

Mengandungintisel (didalamyaterdapat RNA) dansitoplasma/neuroplasma.

b. Serabutsaraf

  • Dendrit

    Dendritadalahserabutsarafyang merupakanpenjuluransitoplasma. Dendritberfungsimenerimarangsang yang datangdariakson neuron lain, yang kemudiandibawakebadan sel.

  • Neurit (Akson)

    Berfungsiuntukmeneruskanimpulsyang berasaldaribadanselsarafkeselsaraf lain. Dibungkusolehselubunglemakyang disebutmielinyang berfungsiuntukisolator danpemberimakanselsaraf.

    selubungmielintersusundarirangkaianselschwann. Padapertemuanantaraselubungmielinsatudengan yang lain terdapatbagian yang tidakterlindungi, bagianinidisebutnodusranvier


Jenis jenis neuron

Jenis-jenis Neuron


Prinsip penghantaran impuls

PrinsipPenghantaranImpuls

a. Penghantaranlewatselsaraf

Jika tidak ada penghantaran, dikatakan bahwa neuron dalam keadaan istirahat. Muatan listrik di luar membran neuron adalah positif, sedangkan muatan listrik di dalam neuron adalah negatif. Keadaan seperti ini disebut polarisasi. Jika neuron dirangsang dengan kuat, maka permeabilitas membran akan berubah. Akibatnya, polarisasi membran berubah. Polarisasi mengalami pembalikan di lokasi tertentu. Kemudian proses pembalikan polarisasi diulang sehingga menyebabkan rantai reaksi. Dengan demikian, impuls berjalan sepanjang akson. Setelah impuls berlalu, membrane neuron memulihkan keadaannya seperti semula. Selama masa pemulihan ini, impuls tidak bisa melewati neuron tersebut. Waktu ini disebut periode refraktori.


Sistem koordinasi

b. Penghantaran lewat sinapsis

Sinapsis adalah penghubung yang mengendalikan komunikasi antarneuron. Jika impuls tiba di tombol sinapsis, maka akan terjadi peningkatan permeabilitas membran prasinapsis terhadap ion Ca2+. akibatnya, ionCa2+ masuk dan gelembung sinapsis melebur dengan membrane prasinapsis samkbil melepaskan neurotransmitter ke celah sinapsis. Neurotransmitter membawa impuls ke membrane post-sinapsis. Setelah menyampaikan impuls, kemudian neurotransmitter dihidrolisis oleh enzim yang dikeluarkan membrane post-sinapsis, misalnya enzim asetilkolinesterase. Jika neurotransmitternya berupa asetilkolin, maka akan dihidrolisis menjadi kolin dan asam etanoat. Kolin dan asam etanoat ini kemudian disimpan di gelembung sinapsis untuk dipergunakan lagi.

Neurotransmitter merupakanzatkimia yang dapatmenanggapiimpulselektrikpada neuron dandapatmentransmisikanimpulske neuron berikutnya

PrinsipPenghantaran

Impuls


Gerak refleks

GerakRefleks

Gerakrefleksdisebabkanolehrangsangantertentu yang biasanyamengejutkanataumenyakitkan. Gerakrefleksberbedadengangerakbiasakarenarangsangantidakdiolahdiotakterlebihdahulu. Adaduamacamgerakrefleksyaiturefleks spinal danreflekskranial. Jalurgerakrefleks :

Rangsanganreseptor neuron sensorisumsumtulangbelakang neuron motor efektor


Susunan sistem saraf

SusunanSistemSaraf


Saraf pusat

SarafPusat

Terdiridari :

  • Otak

  • Sumsumtulangbelakang

    Secaramakroskopiktdd:

  • Gray matter(substansigrisea)  mengandungbadanselsaraf, dendrit, & ujungaksontakbermielin; kumpulanbadanseldiotak & med.spinalisdisebutnukleus

  • White matter(substansi alba) sebagianbesartersusunatasaksonbermielindansangatsedikitbadansel; kumpulanaksonygmenghubungkanberbagai area di SSP disebuttraktus


Sistem koordinasi

Otak

Merupakanpusatkendalitubuh

Bobot+ 2% dari total BB (+1-1,5 kg)

Memerlukan 20% darioksigendalamtubuh

Terdiridaribatangotak, serebrum, serebelum

Terdapatjaringankelabu (gray matter) danputih (white matter)

Dilindungioleh 3 lapisan : meninges

  • Duramater (lap. luar): terdiriatasjaringanpenghubung, pembuluhdarah, dansaraf

  • Arachnoid(lap. tengah): elastis

  • Piamater (lap.dalam): mengandungsaraf & pembuluhdarah

    Antaraarachnoiddanpiameterterdapatronggaberisicairanserebrospinaluntukmelindungiotakdaribenturanpadatengkorak.


Serebrum

Serebrum

  • Merupakanbagianterbesardariotakmanusia.

  • Terdapat 2 hemisferygtampaksimetristetapistruktur & fungsinyaberbeda- hemisferkanan: mengontroltangankiri, pengenalanterhadapmusik& artistik, ruang & polapersepsi, pandangan& imajinasi- hemisferkiri: mengontroltangankanan, bahasalisan& tulisan, ketrampilannumerik & saintifik, penalaran

  • Permukaanhemisfertampakberbentuktonjolan (gyrus) & lekukan (sulcus); lekukanygdalamdisebutfissura.

  • Tiaphemisferdibagimenjadi4 lobus: lobus frontal, lobus parietal, lobusoksipital, & lobustemporal

  • SetiaphemisferterbentukataslapisantipissubstansigriseaygdisebutKorteksSerebri


Sistem koordinasi

  • Lobusfrontal

  • pusatfungsiintelektual yang lebihtinggi, sepertikemampuanberpikirabstrakdannalar, motorikbicara(area brocadihemisferkiri), pusatpenghidudanemosi

  • pusatpengontrolangerakanvolunterdigyruspresentralis(area motorik primer),

  • terdapatarea asosiasimotorik (area premotor)

    2. Lobus parietal

  • pusatkesadaransensorikdigyruspostsentralis (area sensorik primer)

  • terdapatarea asosiasisensorik

KorteksSerebri


Sistem koordinasi

  • Lobusoksipital

  • pusatpenglihatan & area asosiasipenglihatanmenginterpretasi & memprosesrangsangpenglihatandarinervusoptikus & mengasosiasikanrangsanginidenganinformasisaraf lain & memori

  • merupakanlobusterkecil

    4. Lobus temporal

  • berperan dlm pembentukan & perkembanganemosi

  • pusatpendengaran

KorteksSerebri


Skema hubungan berbagai area di korteks

Input Sensori

SkemaHubunganBerbagai Area diKorteks

Area Sensorik Primer

Dipancarkandarireseptor & sarafaferen

Area korteks yang pertamamemproses input sensori

spesifikdaribagiantubuh yang dipetakansomatotopik

Elaborasi & pengolahanlebihlanjut input sensori

spesifik

Integrasi, penyimpanan, danpenggunaanbbg input

Sensoriuntukmerencanakantindakanygbertujuan

Pemrogramanurutangerakandalamkonteksbbg

Informasi yang diberikan

Memerintahkan neuron eferanuntukmemulaigerakan

Volunter

Dipancarkanmll neuron eferenkeototrangka yang

Sesuaiuntukmenjalankantindakan yang diinginkan

Area sensorik yang lebihtinggi

Area Asosiasi

Area motorik yang lebihtinggi

Area motorik primer

Output motorik


Talamus

Talamus

Fungsi:

  • sbgstasiunrelay & pusatintegrasisinapsuntukpengolahanawalsemua input sensorimenujukorteks

  • menyaringsinyal-sinyaltakbermakna

  • bersamabatangotak & area asosiasimengarahkanperhatiankitakerangsangan yang menarik

  • Menentukankesadarankasarberbagaisensasitetapitidakdapatmembedakanlokasi & intensitas

  • Memperkuatperilakumotorikvolunter yang dimulaiolehkorteks


Hipotalamus

Hipotalamus

  • Merupakanarea terpenting dlm pengaturanlingkungan internal tubuh (homeostasis)

  • Mengontrolsuhutubuh, rasa haus, pengeluaranurin, lapar & kenyang, sekresihormon-hormonhipofisis anterior, menghasilkanhormon-hormonhipofisis posterior, kontraksi uterus & pengeluaran ASI.

  • Merupakanpusatkoordinasisistemsarafotonomutama

  • Berperandalampolaperilaku & emosi (responstakut & berani; perilakuseksual)


Serebelum

Serebelum

  • Menerimaperintahgerakanterencanaberdasarkaninformasidarikorteksmotorik & ganglia basal melaluinukleusdi Pons

  • Menerimagerakannyata- darireseptorpropriosepsimelaluitraktusspinoserebellar anterior & posterior - darireseptor vestibular ditelingamelaluitraktusvestibulocerebellar- darimata

  • Membandingkansinyalumum (perintahuntukbergerak) dgninformasisensorik (gerakannyata)

  • Mengirimkanumpanbalikberupasinyalkorektifkenukleusdibatangotak & korteksmotorikmelalui thalamus


Batang otak

BatangOtak

Menghubungkanotakdengansumsumtulangbelakang

Terdiridari 2 daerah :

  • Medulla Oblongata– bagianbawahbatangotak, menghubungkanpons dg sumsumtulangbelakang, mengendalikandenyutjantung , kecepatanbernafasdanalirandarahdalampembuluh

  • Pons– menyampaikansinyaldariserebrumkeserebelum


Sumsum tulang belakang

SumsumTulangBelakang

  • Penghubungotakdenganseluruhtubuh/perifer (PNS)

  • Berperanlangsungdalamproses/gerakrefleks

  • Mengandung 31 pasangsaraf spinal


Saraf tepi periferi

SarafTepi (Periferi)

Dibagimenjadi ;

  • Sarafsadar (sensori)

  • Saraftaksadar (otonom)

    Berdasarkanarahimpulsnya :

  • Aferen/sensorik, merupakanselsaraf yang menghantarkaninformasidarireseptorsensorikpadatubuhmenujusistemsarafpusat.

  • Eferen/motorik, merupakanselsaraf yang menghantarkaninformasidarisistemsarafpusatmenujuotot/kelenjar.


Saraf sadar somatik

SarafSadar (Somatik)

Mengandungsarafeferen

Menghasilkangerakanhanyadijaringanototrangka

Terdiriatas :

1. Sarafkranial

  • berasal dari otak

  • berjumlah 12 pasang

    2. Saraf spinal

  • berasal dari sumsum tulang belakang

  • berjumlah 31 pasang


Saraf kranial

SarafKranial


Saraf otonom

SarafOtonom

Mengontrolkegiatan organ-organ dalam, misalkelenjar

Terdiridari :

1. Sistemsarafsimpatik

sistem kerjanya pada umumnya merangsang kerja organ

2. Sistemsarafparasimpatik

sistem kerjanya pada umumnya menghambat kerja organ


Hormon

hormon


Sistem hormon

SistemHormon

Sistemendokrinadalahsistem yang terdiriataskelenjardanjaringan yang menghasilkanhormon. Hormonmerupakansenyawakimia yang dihasilkanolehsuatubagiantubuh yang memengaruhiaktivitaskelenjarataujaringan yang lain, misalnyametabolismesel, reproduksi, pertumbuhandanperkembangantubuh, tingkahlaku, dan homeostasis.


Macam macam jaringan dan kelenjar penyusun sistem endokrin

Macam-macamJaringandanKelenjarPenyusunSistemEndokrin

  • Hipotalamusdankelenjarhipofisis

    Hipotalamusmengontrollingkungan internal melaluisistemotonom, contohnyamembantumengontroldetakjantung, suhutubuh, keseimbangan air, dansekresidarikelenjarhipofisis.

    Kelenjarhipofisis (pituitari) terletakdidalamlekukantulangselatursikadibagiantengahtulangbaji. Kelenjartersebutseringdikenalsebagaimaster of glands karenamempunyaifungsi yang sangatbanyak.

    Bagiandepankelenjarhipofisismenghasilkanbeberapahormon, yaitu :

  • Adrenokortikotropik (ATCH = adrenocorticotropis hormone)

  • Tirotropin (TSH = thyroid-stimulating hormone)

  • Prolaktin (PRL)

  • Somatrotopin (STH = somatrotopic hormone)


Sistem koordinasi

5) Gonadotropik

terdiriatas :

  • Follicle stimulating hormone (FSH)

  • Luteneizing hormone (LH)

  • Melanocyt stimulating hormone (MSH)

    Bagianbelakangkelenjarhipofisismenghasilkanhormon, yaitu:

  • Antidiuretika hormone (ADH)

  • Oksitokinin

    b. Kelenjarepifise

    Kelenjariniterletakpadaotakbagian dorsal.


Sistem koordinasi

c. Kelenjartiroid (gondok)

Kelenjartersebutmenghasilkanhormontiroksindantriiodotironinyang berperandalampertumbuhan, perkembangan, danlajumetabolisme. Kelenjartiroidgiatmenyerapiodiumdaridarah agar dapatmenyekresihormon. Jikaasupaniodiumkurang, makaakanmenyebabkanpembesarankelenjartiroidataugondok. Kondisitubuh yang mengalamikekuranganhormontiroksindisebuthipotiroidisme, sedangkankondisitubuhjikakelebihanhormontiroksindisebuthipertiroidisme.

d. Kelenjarparatiroid (anakgondok)

Kelenjarparatiroidmenempelpadakelenjartiroid. Berfungsiuntukmenghasilkanhormonparatiroid(PTH = parathyroid hormone). Hormon PTH berperandalammengaturpertukaranzatkalsiumdalamdarahsertamenurunkankadarfosfat.


Sistem koordinasi

e. Kelenjartimus

Kelenjartimusberfungsiuntukmenghasilkanhormonsomatrotopin, yaituhomonpertumbuhan yang berfungsiuntukmenghasilkanlimfositdanpertumbuhanbadan. Jikatubuhmengalamikekuranganhormontimusakanmengalamikekerdilan, sedangkanapabilakelebihanakanmengalamigigantisme.

f. Kelenjar adrenal (anakginjal)

terdiriataskorteks (luar) danmodula (dalam).

padabagiankorteksmenghasilkanhormon, yaitu :

  • Glukokortikoid

  • Mineralokortikoid

  • Hormonseks

    Kekuranganhormonkorteks adrenal menyebabkanpenyakit Addison. Jikasekresihormonberlebihmenyebabkansindrom Cushing.


Sistem koordinasi

g. Kelenjarpankreas

Berfungsisebagaikelenjareksokrin yang menghasilkangetahpencernaanataupunsebagaikelenjarendokrin yang menghasilkanhormon. Hormon yang disekresikan, yaitu :

  • Insulin

  • Glukagon

    h. Ususdanlambung

    Ususdanlambungmenghasilkanhormonpeptida yang mengatursekresipencernaan. Ususmenyekresikanhormonsekretindankolesistokinin. Sekretinberfungsiuntukmerangsangpengeluarangetahprankeas, sedangkankolesistokininuntukmerangsangpengeluaranempedu. Lambungmenghasilkangastrin yang berfungsiuntukmerangsangpengeluarangetahlambung.


Sistem koordinasi

i. Kelenjarkelamin (gonad)

Gonad padapriadisebuttestis yang berfungsiuntukmenghasilkanselspermadanhormontestosteron. Hormontersebutbergunauntukmerangsangciri-cirikelamindantingkahlakuseksual.

Gonad padawanitaberupaovarium yang berfungsiuntukmenghasilkanbeberapahormon, yaitu :

  • Estrogen, berfungsiuntukmerangsangpertumbuhanciri-cirikelaminsekunderdantingkahlakuseksual

  • Progesteron, berfungsiuntukmemeliharakehamilan, sertaperkembangandanpertumbuhankelenjar air susu,

  • Relaksin, berfungsiuntukmencegahkontraksirahimdanmempermudahproseskehamilan


Macam macam hormon

Macam-macamHormon


Perbedaan sistem saraf dan hormon

PerbedaanSistemSaraf Dan Hormon


Alat indra

Alatindra


Alat indra1

AlatIndra

Inderaberperansebagaireseptor, yaitubagiantubuhyangberfungsisebagaipenerimarangsangan.

Ada lima macaminderayaitu :

  • Mata,sebagaipenerimarangsangcahaya (fotoreseptor)

  • Telinga, sebagaipenerimarangsanggetaranbunyi (fonoreseptor) dantempatberadanyainderakeseimbangan(statoreseptor)

  • Hidung, sebagaipenerimarangsangbauberupa gas (kemoreseptor)

  • Lidah, sebagaipenerimarangsangzat yang terlarut (kemoreseptor)

  • Kulit, sebagaipenerimarangsangsentuhan (tangoreseptor)


Mata indra penglihatan

Mata (IndraPenglihatan)

Mata merupakan organ yang mempunyai sel-sel reseptor yang khusus untuk menerima rangsangan sinar dan warna.

Bagian – bagianmata :


Mekanisme penglihatan

MekanismePenglihatan

Ketika mata melihat jauh, lensa mata memipih agar bayangan benda jatuh tepat di bintik kuning.


Telinga indra pendengaran

Telinga (IndraPendengaran)

Merupakanindrapendengaransekaliguskeseimbangan.


Struktur telinga

StrukturTelinga


Telinga indra pendengaran1

Telinga (IndraPendengaran)

b. Mekanismependengaran

Jikagelombangsuaramencapaitelinga, makaakanmelewatitelingaluar, turunkesaluranpendengaran, selanjutnyakegendangtelinga. Gelombangsuaramenggetarkangendangtelinga, kemudiantulangmartil, landasansangguardi, danakhirnyamenggetarkantingkap oval. Akibatnya, terjadipadagetaranpadacairandidalamrumahsiputsehinggamerangsangujungsarafpendengaran. Selanjutnya, pangkalsarafmengirimkanimpulskeotakbesarsehinggaotakbesarakanmenginterpretasikannya.

c. Mekanismekeseimbangan

Proseskeseimbangandilakukanolehsaluransetengahlingkaran. Salurantersebutmendeteksikeseimbanganrotasi (gerakanmemutarkepala) dankeseimbangangravitasi (gerakankepalategakataudatar).


Hidung indra pembau

Hidung (IndraPembau)

Indrapembautersusunolehjaringanepitelolfaktoridansel-selreseptorolfaktori yang terdapatdironggahidungbagianatas.

Mekanismekerjahidung :

Baudihasilkandarirangsangkimia yang berupa gas. Gas masukkedalamronggahidung, berdifusikedalamlapisanmukuslaluberikatandenganreseptorpadadendrit. Gas tersebutakanmerangsangsel-selolfaktorisehinggaimpulsdarisarafolfaktoribergerakmenujukeotak. Impulstersebutakandiinterpretasikansebagaibau.


Lidah indra pengecap

Lidah (IndraPengecap)

Permukaan lidah banyak terdapat tonjolan kecil yang disebut papila.Pada papila lidah terdapat indra pengecap.Terdapattigapapilpengecap, yaitu :

  • Papilbentukbenang

    merupakanpapilperabadantersebardiseluruhpermukaanlidah

  • Papilsepertihuruf U

    tersusundalamlengkungan yang dilingkariolehsuatusaluranpadadaerahdekatpangkallidah

  • Papilberbentukpalu

    terdapatpadadaerahtepi-tepilidah


Lidah indra pengecap1

Lidah (IndraPengecap)

Bagian-bagianlidah :

a. Tepi depan untuk rasa manis

b. Belakang untuk rasa pahit

c. Samping untuk rasa masam

d. Depan untuk rasa asin

Mekanismekerjalidah :

Makanan yang bercampurdengan air ludahakanmemasukipapilpengecapmelaluipori-pori. Hal tersebutakanmerangsangpangkalsaraf yang berbentuksepertirambut. Selanjutnya, pesanakandibawakeotakdaripangkalsaraf, danakhirnyadiinterpretasikansebagai rasa.


Kulit indra peraba

Kulit (IndraPeraba)

Kulitmanusiatersusunolehdualapisanutama, yaitu epidermis dan dermis.

Pada dermis kulitmengandungtujuhmacamreseptor, yaitu:

  • KorpuskulaPaccini (tekanan)

  • KorpuskulaRuffini (panas)

  • Korpuskula Krause (dingin)

  • KorpuskulaMeissner (sentuhan)

  • Lempeng Merkel (sentuhandantekananringan)

  • Ujung sarafsekelilingrambut (peraba)

  • Ujung saraftanpaselaput (perasanyeri)


Gangguan pada sistem koordinasi

GANGGUAN padasistemkoordinasi


Gangguan pada sistem saraf

GangguanPadaSistemSaraf

  • Amnesia

    yaituketidakmampuanseseoranguntukmengingatkejadianmasalampauakibatgoncanganbatiataucideraotak.

    2) Stroke

    yaitukerusakanotakakibattersumbatnyaataupecahnyapembuluhdarahdiotak.

    3) Neuritis

    yaituradangsaraf yang disebabkanolehpengaruhfisiksepertitekananpukulandanpatahtulang.

    4) Transeksi

    yaitukerusakansebagianatauseluruhsegmentertentudarimodulaspenalis.


Gangguan pada sistem saraf1

GangguanPadaSistemSaraf

5) Parkison

yaitupenyakit yang disebabkanolehberkurangnyaneurotransmitterdopaminpadadasar ganglion.

6) Epilepsi

yaitusuatupenyakit yang terjadikarenadilepasnyaletusan-letusanlistrik (impuls) pada neuron-neuron diota.

7) Poliomielitis

yaitupenyakit yang disebabkanolehinfeksi virus yang menyerang neuron motor sistemsarafpusat (otakdanmodulaspenalis).

8) Neurastonia (lemahsaraf)

penderitalemahsarafbiasanyapemarah, kecilhati, dankurangtenaga. Penyakitiniterjadiakibatpembawaanlahiradajuga yang terjadiakibatkeracunan.


Gangguan pada sistem indra

GangguanPadaSistemIndra

  • Gangguanpadamata

  • Miopi

    jikabayanganbendajatuhdidepanbintikkuningkarenabentuklensamataterlalucembung. Penderitadapatdibantudengankacamatanegatif (lensacekung).

    b. Hipermetropi

    jikabayanganbendajatuhdibelakangbintikkuningkarenabentuklensamataterlalupipih. Penderitadapatdibantudengankacamatanegatif (lensacekung).

    c. Astigmatisme

    jikabayanganbendatidakfokuspadasatutitikkarenabentukkornea yang tidak rata. Penderitadapatdibantudengankacamatasilinder.

    d. Presbiopi

    jikabayanganbendajatuhdibelakang retina karenabentuklensamataterlalupipihdandayaakomodasimataterlalulemah. Penderitadapatdibantudengankacamatarangkap (lensapositifdannegatif).


Gangguan pada sistem indra1

GangguanPadaSistemIndra

e. Butawarna

yaitumatatidakmampumembedakanwarna-warnatertentu.

f. Rabun senja (hemeralopi)

yaitugangguanpenglihatankarenakekurangan vitamin A.

g. Xeroftalmiadankeratomalasi

yaitugangguanpenglihatanakibatpengeringankornea.

h. Katarak

yaitugangguanpenglihatankarenaadabagianpadasatuataukedualensa yang kabur.

2) Gangguanpadatelinga

  • Tulikonduksi

    yaitugangguanpendengaranakibatkerusakanpadabagianpenghantargetaran.

  • Tulisaraf

    yaitugangguanpendengaranakibatkerusakansarafpendengaranatau organ corti.


Terima kasih

TERIMA KASIH


  • Login