slide1
Download
Skip this Video
Download Presentation
Analisis Harmonisa Sinyal Nonsinus

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 22

Analisis Harmonisa Sinyal Nonsinus - PowerPoint PPT Presentation


  • 136 Views
  • Uploaded on

Sudaryatno Sudirham. Analisis Harmonisa Sinyal Nonsinus. Pengantar. Penyediaan energi listrik pada umumnya dilakukan dengan menggunakan sumber tegangan berbentuk gelombang sinus. Arus yang mengalir diharapkan juga berbentuk gelombang sinus pula.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Analisis Harmonisa Sinyal Nonsinus' - heman


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide1

Sudaryatno Sudirham

AnalisisHarmonisa

SinyalNonsinus

slide2

Pengantar

Penyediaan energi listrik pada umumnya dilakukan dengan menggunakan sumber tegangan berbentuk gelombang sinus. Arus yang mengalir diharapkan juga berbentuk gelombang sinus pula.

Namun perkembangan teknologi yang terjadi di sisi beban membuat arus beban tidak lagi berbentuk gelombang sinus.

Bentuk-bentuk gelombang arus ataupun tegangan yang tidak berbentuk sinus, namun tetap periodik, tersusun dari gelombang-gelombang sinus dengan berbagai frekuensi; bentuk gelombang ini tersusun dari harmonisa-harmonisa

slide3

SinyalNonsinus

Tinjauan di KawasanWaktu

slide4

Sinyal Nonsinus

Kita akan menggunakan istilah sinyal nonsinus untuk menyebut secara umum sinyal periodik yang tidakberbentuk sinus. Kita sudahmengenalbentukgelombangsepertiinimisalnyabentukgelombanggigi gergaji dan sebagainya, namundalamistilahinikitamasukkan pula pengertiansinus terdistorsiyang terjadi di sistem tenaga

Apabila persamaan sinyal nonsinus diketahui, tidaklah terlalu sulit

mencari spektrum amplitudo dan spektrum sudut fasa

Apabilapersamaansinyalnonsinussulitdtentukan, makakitamenentukan spektrum amplitudo sinyal dengan pendekatan numerik

slide6

Sinyal Nonsinus, Pendekatan Numerik

Jika f(t) adalah fungsi periodik yang memenuhi persyaratan Dirichlet, maka f(t) dapat dinyatakan sebagai deret Fourier:

dengan Koefisien Fourier

slide7

Sinyal Nonsinus, Pendekatan Numerik

luas bidang yang dibatasi oleh kurva

dengan sumbu-t dalam rentang satu perioda

luas bidang yang dibatasi oleh kurva

dengan sumbu-t dalam rentang satu perioda

Pendekatan Numerik Spektrum Sinyal Nonsinus

Koefisien Fourier:

luas bidang yang dibatasi oleh kurva y(t) dengan sumbu-t dalam rentang satu perioda

Denganpenafsiranbentuk integral sebagailuasbidang, setiapbentuksinyalperiodikdapatdicarikoefisien Fourier-nya, yang berarti pula dapatditentukanspektrumnya

Dalam praktik, sinyal nonsinus diukur dengan menggunakan alat ukur elektronik yang dapat menunjukkan langsung spektrum amplitudo dari sinyal nonsinus yang diukur

slide8

Sinyal Nonsinus, Pendekatan Numerik

200

150

100

50

y[volt]

0

0

0,002

0,004

0,006

0,008

0,01

0,012

0,014

0,016

0,018

0,02

-50

-100

-150

-200

t[detik]

CONTOH:

slide9

Elemen Linier

dan

Sinyal Non-sinus

slide10

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier Dan Sinyal Nonsinus

[A]

150

vC

[V]

5

100

2,5

50

iC

0

0

0

0.005

0.01

0.015

0.02

2,5

-50

detik

5

-100

-150

Relasitegangan-aruselemen-elemen linier berlaku pula untuksinyalnonsinus.

CONTOH:

Satu kapasitor C = 30 Fmendapatkantegangan nonsinuspada frekuensi f = 50 Hz

slide11

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier dengan Sinyal Nonsinus

Nilai Rata-Rata

Nilai Efektif

Untuk sinyal sinyal nonsinus

bernilai nol

slide12

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier dengan Sinyal Nonsinus

Di sinisinyalnonsinusdipandangsebagaiterdiridari 2 komponenyaitu:

komponen fundamental

dan

komponenharmonisa total

Kwadratnilairmsharmonisa total

Kwadratnilairmssinyalnonsinus

Kwadratnilairmskomponen fundamental

slide13

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier dengan Sinyal Nonsinus

v

200 V

t

T0= 0,05 s

Contoh:

Uraian suatu sinyal gigi gergaji sampai harmonisa ke-7 adalah:

fundamental

harmonisa total

Maka:

Nilaiefektifkomponen fundamental

Nilaiefektifkomponenharmonisa total

Nilaiefektifharmonisajauhlebihtinggidarinilaiefektif fundamental

Nilaiefektifsinyalnonsinus

slide14

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier dengan Sinyal Nonsinus

Uraian dari penyearahan setengah gelombang arus sinus

sampai dengan harmonisa ke-10 adalah

Contoh:

Padapenyearahan setengah gelombang nilai efektif komponen fundamental sama dengan nilai efektif komponen harmonisanya

slide15

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier dengan Sinyal Nonsinus

Tegangan pada sebuah kapasitor 20 Fterdiridariduakomponen, yaitukomponen fundamental danharmonisa ke-15

pada frekuensi 50 Hz.

Contoh:

slide16

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier dengan Sinyal Nonsinus

Aruskapasitoriberupaarusberfrekuensiharmonisa ke-15 yang berosilasipadafrkuensi fundamental

slide17

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier dengan Sinyal Nonsinus

100 

i

vR

vL

v

0,5 H

600

A

V

4

400

v

2

200

i

0

0

detik

0

0.005

0.01

0.015

0.02

2

-200

4

-400

-600

Contoh:

Padasinyalnonsinus, bentukkurvategangankapasitorberbedadenganbentukkurvaarusnya.

Padasinyal sinus hanyaberbedasudutfasanya.

slide18

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier dengan Sinyal Nonsinus

Daya Pada Sinyal Nonsinus

Pengertian daya nyata dan daya reaktif pada sinyal sinus berlaku pula pada sinyal nonsinus

Daya nyata memberikan transfer energi netto, sedangkan daya reaktif tidak memberikan transfer energi netto

Jikaresistor Rb menerima arus berbentuk gelombang nonsinus

arusefektifnya adalah

Daya nyata yang diterima oleh Rb adalah

Relasiini tetap berlaku sekiranya resistor ini terhubung seri dengan induktansi, karena dalam bubungan seri tersebut daya nyata diserap oleh resistor, sementara induktor menyerap daya reaktif.

slide19

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier dengan Sinyal Nonsinus

100 

i

vR

vL

v

0,5 H

600

W

400

200

0

detik

0

0.005

0.01

0.015

0.02

-200

-400

Contoh:

(contoh-6.)

(kurvadayamasukkerangkaian, kadangpositifkadangnegatif)

(kurvadaya yang diserapR, selalupositif)

pR= i2R = vRiR

p = vi

dayapositif = masukkerangkaian

dayanegatif = diberikanolehrangkaian

(dayareaktif)

Prata2= 202 W

slide21

Sinyal Nonsinus, Elemen Linier dengan Sinyal Nonsinus

Resonansi

Karena sinyal nonsinus mengandung harmonisa dengan berbagai macam frekuensi, maka ada kemungkinan salah satu frekuensi harmonisa bertepatan dengan frekuensi resonansi dari rangkaian

Frekuensi resonansi

CONTOH:

Generator 50 Hz dengan induktansi internal 0,025 H mencatu daya melalui kabel yang memiliki kapasitansi total sebesar 5 F

Frekuensi resonansi

Inilah frekuensi harmonisa ke-9

slide22

Course Ware

AnalisisHarmonisa

SinyalNonsinus

SudaryatnoSudirham

ad