1 / 13

Organisasi Proyek

Organisasi Proyek. ( Modul 2). Organisasi Proyek Definisi. Mengorganisir berarti : mengatur unsur-unsur sumber daya seperti tenaga kerja , material, dana , dll . dalam suatu gerak langkah yang sinkron untuk mencapai tujuan organisasi .

heath
Download Presentation

Organisasi Proyek

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. OrganisasiProyek (Modul2)

  2. OrganisasiProyekDefinisi • Mengorganisirberarti : mengaturunsur-unsursumberdayasepertitenagakerja, material, dana, dll. dalamsuatugeraklangkah yang sinkronuntukmencapaitujuanorganisasi. • Dalamorganisasidisusundandiletakkandasar-dasarpedomandanpetunjukkegiatan, jalurpelaporan, sertapembagiantugasdantanggungjawabmasing-masingbagianorganisasi. • Setiaporganisasimemilikitujuan yang berbedasehinggasusunanorganisasinyajugaberbedasatudengan yang lainnya. • Prosesmengorganisirproyek, berturut-turut : 1. MelakukanIdentifikasidanKlasifikasiPekerjaan Contoh : menyiapkangambardesain, membelimatrial, konstruksi 2. MengelompokkanPekerjaan Contoh : mengelompokkanpekerjaan-pekerjaankedalam unit-unit kerja 3.MenyiapkanPihak yang AkanMenanganiPekerjaan Contoh : memilihketerampilandankeahliansesuaidengankebutuhan 4. MengetahuiWewenangdanTanggungJawab, sertaMelakukanPekerjaan Pentinguntukmenghindaritumpangtindihdanduplikasi 5. MenyusunMekanismeKoordinasi Diperlukandalamrangkasinkronisasipekerjaan

  3. OrganisasiProyekStrukturOrganisasi • StrukturOrganisasimenggambarkanhubungan formal dalampenyelenggaraanorganisasi : 1. Macampokok-pokokkegiatanorganisasi (pemasaran, manufaktur, dll.) 2. Pembagiankelompokatausubsistem 3. Hirarkiwewenangdantanggungjawabbagikelompokdanpimpinan 4. Pengaturankerjasama, jalurpelaporandankomunikasimeliputijalurvertikaldanhorisontal • Bentukstruktur formal : 1. StrukturOrganisasiFungsional Disusunberdasarkanfungsi-fungsi yang dibutuhkan, cocokuntukorganisasi yang memilikikegiatanoperasionalrutindanstabil. 2. StrukturOrganisasiProdukdan Area Padalapisanpertamadisusunberdasarkansetiapjenisproduk yang dibuatatautempatkegiatan (area), danmasing-masingorganisasitersebutjugamempunyaistrukturfungsionalpadalapisankedua. 3. StrukturOrganisasiMatriks Memungkinkanterbentuknyajalur formal vertikaldanjugahorisontal.

  4. OrganisasiProyekStrukturOrganisasiProyek • Dalammenyusunorganisasiproyekdisampingharusmemenuhipersyaratanumumsebagaimanalayaknyaorganisasi formal, jugaharusmemungkinkanditerapkannyakonsepmanajemenproyek, sehinggaharusmemperhatikanunsur-unsurberikut : a. arushorisontaldisampingvertikal b. penanggungjawabtunggalpenyelenggaraanproyek c.pendekatansistemdalamperencanaandanimplementasi • Jenisstrukturorganisasiproyek yang memenuhihal-haldiatas : 1. OrganisasiProyekFungsional (OPF) danOrganisasiProyekKoordinator (OPK) Pada OPF, lingkupkegiatanproyekdiserahkandanmenjadibagiankegiatanfungsionaldarisuatubagianfungsional yang telahada. Sedangkanpada OPK, selainadanya ‘penitipan’ pekerjaanproyekkepada unit kegiatanfungsional yang ada, ditunjuk pula seorangkoordinatorproyek. 2. OrganisasiProyekMurni (Task Force/GugusTugas) Penangananproyekditanganiolehsebuahtim (departemen/divisi) tersendiri yang kedudukannyasejajardengandepartemenataudivisi lain. 3. OrganisasiProyekMatriks Menggabungduaunsurdasar (o. fungsionaldan o. proyek), setiapbagianterikatdengan dept. fungsionalnyadanjugaterikatdenganPimprodalammenanganiproyek.

  5. OrganisasiProyekStrukturOrganisasiProyek Fungsional

  6. OrganisasiProyekStrukturOrganisasiProyek Koordinator

  7. OrganisasiProyekStrukturOrganisasiProyek Murni

  8. OrganisasiProyekStrukturOrganisasiProyek Matriks

  9. OrganisasiProyekStrukturOrganisasiProyek • Dalammemilihstrukturorganisasiproyek yang akanditerapkanperlumemperhatikankemandirianproyek. • UntukmenerapkanStrukturOrganisasiProyekMatriks, penentuan status kemandiriansuatuproyeksangattergantungpadafaktorobyektifdansubyektif. OP. Fungsional OP. Murni KEMANDIRIAN KemandirianProyek dalamStruktur OPM FaktorObyektif FaktorSubyektif • Volume Kegiatan • KompleksitasKegiatan • JenisKegiatan • LokasiKegiatan • Ketersediaan SDM & Alat • KebijakanPimpinan • - Strategi Usaha • - Spesialisasi • - PenyerapanTeknologi • KulturOrganisasi

  10. OrganisasiProyekStrukturOrganisasiProyek • Kesimpulan : OrganisasiProyekFungsionalsangatterbatas, sehinggaalternatiflainnyaadalahOrganisasiProyekMurniatauOrganisasiProyekMatriks, tergantungpadasifat-sifatdominansepertiterlihatberikutini : OPMi OPM • Pengelolaanproyek yang secarapotensiallebihefektifdalammencapaisasaranjadwaldanmutu • Pengelolaanproyek yang secarapotensiallebihefisiendalampenggunaansumberdaya • Proyekbesardanterkaiteratdengannama (prestasi) perusahaan • Peningkatankualitaspersonil • Kemampuanmenangani multi proyek • Pengembanganjenjangkarir • Identitastimdankomitmenpersoniluntukdapatmencapai target • Potensitimbulnyakonflikantarpesertamaupunantarindividu x x x x x x x x Sifat-sifat OP. Murnidan OP. MatriksuntukBerbagaiFenomena

  11. OrganisasiProyekOrganisasiKordinatorPelaksana Multi Proyek • Jikapadasuatuwantu yang bersamaan, sebuahperusahaan Engineering Manufaktur-Konstruksiataupemilikproyekharusmenanganibeberapaproyeksekaligus (multiple project), makamasalah yang biasanyatimbuladalahalokasisumberdaya yang terbatas, ditinjaudarisisikepentinganperusahaansecaramenyeluruh. • UntukitudiperlukanseorangKoordinatorPelaksana yang fungsiutamanyaadalahmengaturpenggunaansumberdaya yang dibutuhkandandiperebutkanolehproyek-proyek yang sedangberjalan • SecaraumumtanggungjawabKoordinatorPelaksanaadalah : • Mengusahakanterpenuhinyakebutuhansumberdayauntukproyek-proyek yang beradadibawahkoordinasinya. • Mengaturpenggunaansumberdayatersebut, yang berartijumlah, jadwal, maupunprioritasnyadisesuaikandengankeperluanmasing-masingproyekberdasarkankepentinganperusahaan. • Memantaudanmengawasipelaksanaanproyek agar disampingmemenuhikontrak EPK (engineering, pengadaan, dankonstruksi), jugasejalandengankebijakanperusahaan. • Bersama-samadengandepartemenfungsionalmembinapengembangandanpeningkatankeahlianatauprofesitenaga-tenagaproyek.

  12. Tim Proyek • Jikaditinjausecaraluas, Tim Proyekadalahsemuapihak yang berkepentingandanterlibatdalampenyelenggaraandanhasilproyek, disebutjuga Stake Holder. Pihak III Pihak II Pihak I Pimpinan Perusahaan Subkontraktor Pemilik Bidang Fungsional Pimpro Bidang Fungsional Rekanan Pemakai Konsultan Penyandang Dana Anggota Tim Inti

  13. Tim Proyek • Komponen Tim IntiProyekTerdiriAtas : • Manajerproyeksebagaikepalatiminti • Tim inti yang bertugaspenuh (full time) untukproyek, biasadisebutstafpimproataupersonilkantorproyek • Bidangfungsionalhanyasebagaipendukungproyek • Pimprodan Tim IntiMempunyaiArusKegiatan : • Vertikalkeatas, pelaporankepadapimpinanperusahan • Horisontal, koordinasidenganbidang-bidangfungsional (intern) dandenganpihak lain diluartiminti (pemilik, subkontraktor, konsultan, rekanan, dll.) • Vertikalkebawah, memimpin, memberipetunjuk, danmengkoordinasitimintidalamkegiatan-kegiatanperencanaan, pengendalian, danimplementasiproyek

More Related