1 / 22

Bioindustri Minggu 5 Oleh : Sri Kumalaningsih

Kapang (Jamur). Bioindustri Minggu 5 Oleh : Sri Kumalaningsih. Tubuh berupa benang tunggal bercabang-cabang ( disebut miselium /a) Tidak berkhlorofil Hidupnya harus heterotrof ( menguatkan pendapat bahwa jamur merupakan kelanjutan bakteri di dalam evolusi )

gyda
Download Presentation

Bioindustri Minggu 5 Oleh : Sri Kumalaningsih

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Kapang (Jamur) Bioindustri Minggu 5 Oleh : Sri Kumalaningsih

  2. Tubuhberupabenangtunggal bercabang-cabang(disebutmiselium/a) Tidakberkhlorofil Hidupnyaharusheterotrof (menguatkanpendapatbahwajamurmerupakankelanjutanbakterididalamevolusi) Tubuhnyatidakmempunyaidiferensiasi, makadisebuttumbuhanthallus → Thallophyta(thallophytatidakberkhlorofil) Pendahuluan

  3. Pendahuluan • Tanaman yang matiakanditumbuhikapang yang bertindaksebagaidekomposer • Hasildekomposisinya, kapangmembebaskannutrien yang dapatdiserapolehtanaman • Dalamkeperluansehari-harikitakenaltempe yang merupakanhasilpertumbuhankapangpadakedelai yang telahdimasak

  4. SpesifikasiKapang

  5. Mastigomycota

  6. Amastigomycota

  7. KarakteristikKapang • Adatigakelompokutama: Zygomycetes, Ascomycetes, danBasidiomycetes; Kapanglainnyaygmemilikikarakteristiklengkapdimasukkandlm “imperfect fungi” • Pada umumnya, kapang lebih tahan kekeringan dibandingkan khamir atau bakteri • Suhu optimum 25-30C, namun Aspergillus bs tumbuh baik pada 35-37C. • Biasanya bersifat aerob • Kebanyakan dpt tumbuh pd pH 2 – 8,5, walaupun pd umumnya jamur suka kondisi asam

  8. ...lanjutan • Nutrisi • Kapangadlheterotrofmenggunakanbahanorganik • Kebanyakansaproba; mengambilnutriendaribahanmatidanmenyebabkankerusakan • Lainnyaparasit; hiduppadajaringanselinang • Semuakapangmemilikienzimekstraseluler • Kapangpentingbagilingkungan sbgdekomposer

  9. SiklusHidupKapang • Kebanyakankapangadalahmultiselluler • Makanandiabsorpsidaribagiankapang yang disebutmiselium • Masing-masingfilamendisebuthifa dg dindingkhitin • Dalamhifaterdapataliransitoplasma • Reproduksi • Asexual melaluispora yang dihasilkan sporangia • Sexual melaluipembentukangametdlmgametangiadandihasilkanspora

  10. Setelah peleburan inti, struktur club (sekarang 2n) akan menghasilkan spora haploid pd 4 ujung sel. Tahap Diploid peleburan inti meiosis TahapHaploid spora (n) Struktur Club memiliki dua inti (n + n) dari tiap-tiap lembaran. tudung Spora dibebaskan. tiap spora berkecambah dan muncul hifa yg tumbuh membentuk miselium bercabang. lembaran tangkai hifa dlmn miselium hifa Setelah fusi sitoplasma, miselium “dikaryotic” (n + n) miselium memunculkan badan pendukung spora (misal., jamur). peleburan sitoplasma

  11. Basidiomycetes • Tersebardialam dg berbagaibentuk • Meliputijamurpadatanahdanpohonmati • Beberapaspesiesadalahsaprobaygpentingdalamdekomposertanamanmati • Lainnyasimbion, hidupberasosiasi dg akartanaman • Jamurygdapatdimakanbernilaiekonomitinggi • Miseliumdarikapangtunggalygsedangtumbuhdapatmenutupi areal seluas 15 hektar

  12. zygospora (2n) Tahap Diploid peleburan inti meiosis 50 µm Tahap Haploid spora (n) Zygospora Kantung Spore perkecambahan zygospora zygospora muda miselium berkembang dari perkecambahan spora spores (n) gametangia stolon rhizoids REPRODUKSI ASEXUAL (mitosis) kontak antara dua hifa dari 2 strain Fig. 24.6, p. 396

  13. Spora • Kapangadalahpenghasilspora • Sporadpt sexual, asexual, ataukeduanya • Ukurankecil, kering, danmudahditebarkanudara • Tiapsporaakanberkecambang dg membentukhifadanmiselium

  14. ...lanjutan • ProduksiAscospora • Kantungkapangbentukspora sexual disebutascospora • dalamkantungdapatberisilebihdarisatuspora • Ascomycetesseltunggaladalahragirotiygdigunakanpadapembuatanroti (produksi CO2 untmembuatrotimengembang) danuntproduksiminumanberalkohol

  15. Sporapada Imperfect Fungi • Kelompokinimencakupsemuakapangygtdkmemilikifase sexual • Contoh: Penicillium, spesiesygterkenaluntukproduksi antibiotic dg namaygmirip, ttpkinidimasukkandalamAscomycetes • Mycorrhizaeadlsimbiotikantarahifakapang dg akar tanaman

  16. Karenaekstensivnyaluaspermukaan, kapangdptmengabsorb ion-ion mineral ions danmemasukkannyaketanaman. small, young tree root hyphal strands

  17. Contohkapang yang pentingdalamindustri

  18. Fermentasi Tempe • Tempe hasil fermentasi dari kedelai oleh jamur Rhizopus oryzae. • Tempe selain dibuat dari kedelai dapat juga dibuat dari berbagai bahan nabati berprotein . • Pada substrat kedelai jamur selain berfungsi mengikat/menyatukan biji kedelai sehingga menjadi satu kesatuan produk yang kompak juga menghasilkan berbagai enzim yang dapat meningkatkan nilai cerna tempe saat dikonsumsi

  19. Fermentasi Asam Sitrat • Asam sitrat dihasilkan melalui fermentasi menggunakan jamur Aspergillus niger (paling umum digunakan, meskipun juga ada beberapa bakteri mampu melakukan • Pada kondisi aerob jamur ini mengubah gula atau pati menjadi asam sitrat

  20. Penggunaan jamur dalam penghilangan warna limbah tekstil • jamur yang berperan di dalam proses ini merupakan jenis jamur lapuk putih (white-rot fungi). • Beberapa jenis jamur yang umum digunakan dalam penghilangan zat warna tekstil: Marasmius sp. Phanerochaete Trametes chrysosporium versicolor

  21. Mekanisme dari Penghilangan Warna • Jamur lapuk putih memproduksi enzim-enzim pendegradasi lignin yang non-spesifik, yang dapat mendegradasi berbagai jenis zat pengotor organik, termasuk zat warna tekstil. • Enzim-enzim yang diproduksi oleh jamur lapuk putih mengkatalis penguraian zat warna tekstil menggunakan mekanisme pembentukan radikal bebas

  22. Terima kasih

More Related