Logika
Download
1 / 46

Logika - PowerPoint PPT Presentation


  • 417 Views
  • Uploaded on

Logika. Logika: Cara berpikir. Logika tradisional Logika Simbolik Logika Induktif Logika Deduktif. Kalimat. Pernyataan Bukan pernyataan. Pernyataan:. Berita: Pasti nilai kebenarannya Nama lain: deklaratif, proposisi, statemen Dilambangkan dengan huruf kecil (p,q,r,s)

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Logika' - grover


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

Logika cara berpikir
Logika: Cara berpikir

  • Logika tradisional

  • Logika Simbolik

  • Logika Induktif

  • Logika Deduktif


Kalimat
Kalimat

  • Pernyataan

  • Bukan pernyataan


Pernyataan
Pernyataan:

  • Berita: Pasti nilai kebenarannya

  • Nama lain: deklaratif, proposisi, statemen

  • Dilambangkan dengan huruf kecil (p,q,r,s)

  • Nilai kebenarannya dilambangkan B (Benar) atau T (True) dan S (Salah) atau F (False)


Bukan pernyataan
Bukan Pernyataan:

  • Pertanyaan, perintah

  • Berita: Tidak pasti nilai kebenarannya


Pernyataan bukan pernyataan
Pernyataan / Bukan Pernyataan?

  • Matahari terbit dari timur

  • 2 + 5 = 6

  • Manusia merupakan makhluk hidup

  • 2+y=1 maka y= -1

  • Tidak ada bilangan ganjil yang habis dibagi dua.

  • Soto rasanya enak

  • Kopinya terlalu manis

  • Suamiku kaya

  • Sebentar lagi perkuliahan selesai

  • Jakarta lebih jauh daripada Surabaya

  • 5 – x = 3

  • 2x + 3y > 10

  • Siapa namamu?

  • Bacalah dengan cepat!

  • Jangan menggang-gu teman!

  • Kerjakan dengan teliti!

PERNYATAAN

BUKAN PERNYATAAN


Macam pernyataan
Macam Pernyataan

  • Pernyataan Tunggal:

    (Satu pernyataan)

  • Pernyataan Majemuk

    (Gabungan beberapa pernyataan)

  • Kata hubung logika: DAN, ATAU, JIKA … MAKA, JIKA DAN HANYA JIKA


Contoh pernyataan tunggal
Contoh Pernyataan Tunggal

  • 2 + 5 = 7

  • Harimau termasuk karnivora

  • Bulan merupakan sumber cahaya

  • 3 – 4 = 7

  • Tidak benar bahwa 2 adalah bilangan ganjil

  • Ada hewan berkaki lebih dari 7

  • Tidak semua bersinar disebut sebagai sumber cahaya

  • 6 : 3 > 2

  • Semua bilangan prima adalah ganjil


Contoh pernyataan majemuk
Contoh Pernyataan Majemuk

Wati dan Nina pergi kuliah

Besok siang saya ke luar kota atau mengajar UT

Kamu saya lamar jika saya sudah bekerja

3 + 5 > 2 atau 3 + 5 < 10

Buku satu-satunya alat tulis dan semua makhluk hidup bernafas

Salatiga ada di tepi pantai jika dan hanya jika 2 bilangan ganjil

Jika 5 bilangan genap maka harimau makan rumput


Kalimat terbuka
Kalimat Terbuka

Contoh:

3 + x = 8

2x = 5

6x – 2 y < 5

Belum diketahui kebenarannya

Terdapat variabel (peubah)

Kegiatan mengganti variabel dengan konstanta (tetapan) tertentu = menentukan penyelesaian

Pengganti variabel berupa himpunan selesaian


Operasi pernyataan dan nilai kebenarannya
Operasi Pernyataan dan Nilai Kebenarannya

  • Dan (Konjungsi)

  • Atau (Disjungsi)

  • Negasi (ingkaran)

  • Jika … maka (implikasi)

  • …. jika dan hanya jika … (biimplikasi)


Konjungsi
KONJUNGSI

  • Kata hubungnya DAN

  • Lambangnya

  • Bernilai Benar jika seluruh pernyataan bernilai benar


Disjungsi
DISJUNGSI

  • Kata hubungnya ATAU

  • Lambangnya

  • Bernilai Salah jika seluruh pernyataan bernilai Salah


Negasi
NEGASI

  • INGKARAN (Mengingkari kebenaran yang ada)

  • Lambangnya

  • Nilainya berlawanan


Implikasi
IMPLIKASI

  • Pernyataan bersyarat

  • Lambangnya

  • Jika …. Maka …. Atau …. Jika ….

  • Contoh

  • Jika p Maka q Atau q Jika p

  • p prasyarat q

  • Bernilai Salah jika prasyarat BENAR diikuti pernyataan bernilai Salah


Bi implikasi
BI-IMPLIKASI

  • Pernyataan bersyarat ganda

  • Lambangnya

  • …. Jika dan hanya jika ….

  • Contoh

  • p jika dan hanya jika q

  • p prasyarat q dan q prasyarat p

  • Bernilai BENAR jika nilai kebenaran KEDUANYA SAMA.


Nilai kebenarannya pernyataan ganda
Nilai Kebenarannya Pernyataan Ganda

  • Kontradiksi

  • Tautologi

  • Kontingensi

  • Ekuivalensi


KONTRAPOSITIF

KONVERS

KONTRAPOSITIF

INVERS

INVERS

KONVERS


  • Pernyataan Berkuantor:

  • Kuantor Universal:

  • Untuk semua

  • Tanpa kecuali

  • Jika bisa menemukan 1 saja

  • yang dapat menggagalkan

  • maka pernyataan menjadi salah

  • Kuantor Eksistensial

  • Ada.

  • Paling sedikit 1


Benarkah penarikan kesimpulan di bawah ini
Benarkah penarikan kesimpulan di bawah ini?

  • Jika orang Salatiga maka tahu lapangan pancasila. Amir bukan orang Salatiga maka ia tidak mengenal lapangan pancasila

  • Jika ia mahasiswa UT maka maka rajin membaca. Amir rajin membaca jadi ia mahasiswa UT.

  • Jika guru TK maka selalu berpakaian rapih. Wati selalu tidak berpakaian rapih, jadi ia bukan guru TK.

  • Jika pelanggan puas ia akan datang lagi. Anton berkunjung dan tidak datang lagi, jadi ia tidak puas.

  • Jika bayi minum ASI maka ia sehat. Upik tidak minum ASI jadi ia tidak sehat.


Penarikan kesimpulan
Penarikan Kesimpulan

  • Penarikan kesimpulan dikatakan sah apabila diperoleh suatu tautologi

  • Beberapa istilah:

  • Premis = Pernyataan

  • Konklusi = Kesimpulan


Metode penarikan kesimpulan
MetodePenarikan Kesimpulan

  • Modus PONEN

  • Modus TOLEN

  • SILOGISME

  • Dilema


Modus ponen
MODUS PONEN

  • Pernyataan majemuk implikasi dengan diikuti pernyataan tunggal benar sebagai prasyarat implikasi.

Premis 1 p  q (suatu pernyataan yang benar)

Premis 2 p (suatu pernyataan bernilai benar)

Konklusi q ( suatu pernyataan yang bernilai benar)



Contoh penarikan kesimpulan dengan modus ponen
Contoh penarikan kesimpulan dengan MODUS PONEN

  • Jika orang Salatiga maka tahu lapangan pancasila. Amir orang Salatiga. Jadi ia tahu lapangan pancasila

  • Jika ia mahasiswa UT maka maka rajin membaca. Amir mahasiswa UT. Amir rajin membaca.

  • Jika guru TK maka selalu berpakaian rapih. Wati guru TK, maka Wati selalu berpakaian rapih.

Premis 1

Premis 2

Konklusi


Contoh penarikan kesimpulan dengan modus ponen1
Contoh penarikan kesimpulan dengan MODUS PONEN

Premis 1 Jika suatu bilangan habis dibagi 2

maka bilangan itu genap.

Premis 2 100 habis dibagi 2

Konklusi ………………………………..

Premis 1 Jika bulan purnama maka air laut

pasang

Premis 2 Sekarang tanggal 15 bulan

komariah

Konklusi ………………………………..


Modus tolen
MODUS TOLEN

  • Bentuk kontrapositip dari pernyataan pertama

Premis 1 p  q (benar)

Premis 2 ~q (benar)

Konklusi ~p (benar)



Contoh penarikan kesimpulan dengan modus tolen
Contoh penarikan kesimpulan dengan MODUS TOLEN

  • Jika naik kelas Ari dibelikan sepeda. Ari tidak dibelikan sepeda. Jadi Ari tidak naik kelas

  • Jika suatu bilangan kelipatan 6 maka bilangan itu kelipatan 3. 100 bukan kelipatan 3. Maka100 bukan kelipatan 6.

  • Jika guru TK maka selalu berpakaian rapih. Wati tidak pernah perpakaian rapih, jadi pastilah Wati bukan guru TK.

Premis 1

Premis 2

Konklusi


Contoh penarikan kesimpulan dengan modus tolen1
Contoh penarikan kesimpulan dengan MODUS TOLEN

Premis 1 Jika suatu bilangan habis dibagi 2

maka bilangan itu genap.

Premis 2 7 tidak habis dibagi 2

Konklusi ………………………………..

Premis 1 Carnivora hewan pemakan daging

Premis 2 Sapi pemakan tumbuhan

Konklusi ………………………………..


Silogisme
SILOGISME

  • Silogisme Disjungtif: Jika diberi 2 pilihan pernyataan dengan kata hubung ATAU. Kenyataan yang ada tidak memilih yang salah satu, pastilah yang terjadi yang lainnya.

  • Silogisme Hipotetis: Pernyataan kebenaran berantai.


Silogisme disjungtif
SILOGISME DISJUNGTIF

  • Silogisme Disjungtif: Jika diberi 2 pilihan pernyataan dengan kata hubung ATAU. Kenyataan yang ada tidak memilih yang salah satu, pastilah yang terjadi yang lainnya.



Contoh penarikan kesimpulan dengan silogisme disjungtif
Contoh penarikan kesimpulan dengan Silogisme Disjungtif

  • Hari libur saya tidur siang atau jalan-jalan. Hari ini hari libur dan saya tidak tidur siang. Jadi saya jalan-jalan

  • Setiap kuliah ia selalu memakai baju biru atau ungu. Kuliah hari ini ia tidak memakai baju ungu. Pastilah ia memakai baju biru.


Contoh penarikan kesimpulan dengan silogisme disjungtif1
Contoh penarikan kesimpulan dengan Silogisme Disjungtif

Premis 1 Sarapan saya roti atau nasi.

Premis 2 Pagi ini saya tidak makan roti

Konklusi ………………………………..


Silogisme hipotesis
SILOGISME HIPOTESIS

  • Penarikan kesimpulan kebenaran berantai.



Contoh penarikan kesimpulan dengan silogisme hipotesis
Contoh penarikan kesimpulan dengan Silogisme Hipotesis

  • Jika bayi minum ASI maka ia sehat

  • Jika bayi sehatmaka perkembangan otaknya bagus

  • Adi minum ASI jadi perkembangan otaknya bagus


Contoh penarikan kesimpulan dengan silogisme hipotesis1
Contoh penarikan kesimpulan dengan Silogisme Hipotesis

Premis 1 Jika suatu bilangan kelipatan 100 maka ia

adalah genap

Premis 2 Jika bilangan genap maka ia kelipatan 2

Konklusi ………………………………..


Dilema
DILEMA

  • Pernyataan disjungsi

  • Kedua pernyataan menjadi penyebab munculnya kejadian baru

  • Pastilah kejadian itu benar terjadi



Contoh penarikan kesimpulan dengan dilema
Contoh penarikan kesimpulan dengan DILEMA

  • Besok saya berenang atau badminton

  • Jika saya berenang saya gembira

  • Jika saya badminton saya gembira

  • Jadi besok saya gembira


Contoh penarikan kesimpulan dengan dilema1
Contoh penarikan kesimpulan dengan dilema

Premis 1 Air limbah kotor atau berbau

Premis 2 Jika air kotor maka tidak sehat

Premis 3 Jika air berbau maka tidak sehat

Konklusi ………………………………..


ad