METODOLOGI RISET AGRIBISNIS
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 124

Oleh : Ir. EFFI DAMAIJATI, MS PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” PowerPoint PPT Presentation


  • 218 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

METODOLOGI RISET AGRIBISNIS. Oleh : Ir. EFFI DAMAIJATI, MS PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR 20 12. Kontrak Perkuliahan Nama Mata Kuliah : Metodologi Riset Agribisnis Pengajar : 1. Dr. Ir. Eko Nurhadi MS.

Download Presentation

Oleh : Ir. EFFI DAMAIJATI, MS PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

METODOLOGI RISET AGRIBISNIS

Oleh :

Ir. EFFI DAMAIJATI, MS

PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”

JAWA TIMUR

2012


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Kontrak Perkuliahan

Nama Mata Kuliah : Metodologi Riset Agribisnis

Pengajar : 1. Dr.Ir. EkoNurhadi MS.

2. Ir.Effi Damaijati, MS

Semester / SKS: II/ 3 SKS

1. Manfaat Mata Kuliah

Mata kuliah ini perlu diberikan kepada mahasiswa MMA guna memberikan pemahaman dan ketrampilan yang memadai terhadap penyelenggaraan riset ilmiah dibidang agribisnis dan khususnya memberikan arah dan pedoman bagi mahasiswa MMA dalam menyelesaikan karya akhir berupa TESIS yang sesuai dengan standar akademik yang disyaratkan oleh Program MMA UPN “Veteran” Jawa Timur.

2. Diskripsi Perkuliahan

Metodologi Riset Agribisnis merupakan ilmu yang mempelajari metode penelitian ilmiah dengan melakukan kegiatan eksperimentasi maupun observasi dibidang agribisnis. Materi yang diberikan dalam Mata Kuliah ini diawali dengan pengetahuan tentang definisi dan falsafah penelitian, berfikir ilmiah dan metode ilmiah, proses penelitian agribisnis, permasalahan, hipotesis, teknik sampling, data collection, analisis, penulisan proposal dan menyusunTesissebagailaporanhasil penelitian. Pada akhir kuliah diharapkan mahasiswa Program MMA telah siap dengan rancangan penelitiannya berupa proposal Tesis.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

3. Tujuan Instruksional

Mahasiswa Program MMA pada akhir perkuliahan Metodologi RisetAgribisnis diharapkan mampu menyusun Proposal Tesis. Selanjutnya,denganberpedomanpada Proposal tersebut,mahasiswadapat :

Melaksanakan penelitian dilapang

Mampu mengelola dan menganalisis data

Mampu menyusun Karya Ilmiah akhir dalam bentuk Tesis yangrepresentatif.

4. Strategi Perkuliahan

Metode perkuliahan yang digunakan meliputi tatap muka, diskusi kelas dan tugas-tugas terstruktur dengan proporsi yang lebih besar pada diskusi kelas, mengingat para peserta MMA sudah pernah melaksanakan penelitian dan menyusun Skripsi S1. Sampai dengan UTS diharapkan mahasiswa sudah siapmenyusun Proposal Tesis dan pada akhir semester, proposal tesisnya sudah siap untuk dibawa kelapang .


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

5. Materi / Bacaan Perkuliahan

1. Bambang Tri Cahyono, 1996. Metode Riset Bisnis. IPWI. Jakarta

2. C. William Emory and Donald R. Cooper, 1991. Bussines Research Methods. Richard D. Lowin Inc. USA.

3. Earl R. Babbie, 1973. Survey Research Methods. Wadsworth Publishing Company, Inc. Belmont, California.

4. Soeratno dan Lincolin Arsyad, 1993. Metodologi Penelitian untuk Ekonomi dan Bisnis. UUP AMP. YKPN. Yogyakarta.

5. Sugiyono, 2003. Metode Penelitian Bisnis. CV. Alfabeta. Bandung.

6. Uma Sekaran, 1992. Research Methods For Bussines, A Skill Building Approach, Second Edition. John Wiley & Sons, Inc. Singapore.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

GARIS-GARIS BESAR PEDOMAN PERKULIHAN ( GBPP )

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN AGRIBISNIS (MMA)

UPN “ VETERAN “ JAWA TIMUR

MATA : METODOLOGI RISET AGRIBISNIS

BEBAN STUDI : 3 SKS

KODE MATA KULIAH : MMA 7261

SEMESTER : II

PRASYARAT : -

DESKRIPSI SINGKAT : Merupakan Ilmu yang mempelajari tata cara dalam melaksanakan suatu penelitian ilmiah melalui kegiatan eksperimentasi maupun observasi dibidang Agribisnis, dan khususnya memberi Arah dan Pedoman untuk Tugas Akhir (Tesis) sesuai Standard Akademik yang disyaratkan oleh Program MMA.

TUJUAN MATA KULIAH : Mahasiswa mampu menyusun Proposal Tesis, melaksanakan Penelitian lapang, mengolah dan menganalisa data serta menyusun Tesis yang Representatif.


Metodologi riset agribisnis

METODOLOGI RISET AGRIBISNIS

Methodos Metoda = cara / jalan

Cara kerja untuk memahami sesuatu (obyek yang menjadi sasaran)Tata cara dalam kegiatan berpikir

MetodologiIlmu yang mempelajari tentang tata cara ( ilmiah ) dalam melaksanakan sesuatu.

Research‘re’ dan ‘to search’

Mencari kembali atau mempertanyakan

Apa yang masih rahasia atau masih tanda tanya bisa terpecahkan atau ditemukan jawabannya

Merupakan suatu aktivitas dan metode berpikir yang dilaksanakan secara terancang dan sistematis untuk menemukan jawaban atas suatu masalah.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

* RESEARCH = RISET = PENELITIAN Cooper and Emory, 1995Riset merupakan suatu penelitian sistematik yang bertujuan untuk menjadikan informasi guna memecahkan permasalahan Sekaran,1992Riset adalah suatu usaha yang sistematik dan terorganisir untuk meneliti suatu masalah spesifik yang memerlukan jawaban Zickmund, 1994Riset merupakan proses pengumpulan, pencatatan dan analisis data yang sistematik dan obyektif untuk membantu pembuatan keputusan Kerlinger, 1986Riset adalah investigasi terhadap fenomena empirik secara sistematik terkendali dan kritis berdasarkan teori dan hipotesis yang menyatakan dugaan mengenai hubungan antar fenomena


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Metodologi Penelitian :

Pengetahuan tentang berbagai metode yang digunakandalam penelitian ilmiah

Metodologi Riset Agribisnis :

Ilmu yang mempelajari tatacara/tatakerja ilmiah dalam melaksanakan riset/penelitian dengan obyek kajian bidang agribisnis


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Ada 3 Hal Penting Dalam Pengertian

Riset

  • Riset merupakan proses yang berbasis masalah dengan obyek suatu fenomena empiris.

  • Proses riset dilakukan secara sistematik, terorganisasi, terkendali dan kritis.

  • Tujuan riset adalah menyajikan informasi untuk menjawab suatu masalah yang spesifik.


Riset penelitian

RISET / PENELITIAN

  • Serangkaian kegiatan yang bersistem dengan tujuan untuk memperoleh jawaban secara ilmiah terhadap permasalahan (yang diajukan sebelum penelitian)Mendapatkan Kebenaran Ilmiah : •) Tujuan Ilmiah

    •) Tujuan Praktikal

    CARA KERJA ILMIAH :

    teratur, terencana, teliti, kritis, sistematis.

    dengan menggunakan kemampuan berfikir secara teoritis,

    mendalam, meluas.

    SIKAP ILMIAH :

    Skeptik : selalu menanyakan bukti / fakta yang mendukung kenyataan

    Analitik : menganalisis setiap persoalan / pertanyaan

     mana yang relevan / tidak

     mana yang utama / tidak

    Kritik : selalu mendasarkan fikiran, pendapat pada logika, menimbang secara obyektif berdasar data dan analisis akal sehat.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

RISET BISNIS

adalah suatu proses investigasiilmiahyang dilakukan secara sistematik, terorganisir, terkendali dan kritis,dengan tujuan menyediakaninformasiuntukmenjawab masalah danmengarahkankeputusan bisnis.

Beberapa contoh masalah dalam bisnis antara lain :

-BidangAkuntansi: sistem anggaran, metode penentuancost,metode depresi,penentuanharga transfer, perpajakan.

- Bidang Keuangan : pembiayaan perusahaan,operasionalisasi lembaga keuangan, rasio keuangan, merger dan akuisisi,perilaku bursa efek.

- Bidang Manajemen : sikap dan perilaku karyawan, manajemen sumberdaya manusia, manajemen operasi, penyusunan strategi, sistem informasi.

- Bidang Pemasaran : pengembangan produk baru, periklanan, promosi penjualan, distribusi, pengepakan, penentuan harga jual, pelayanan purna jual.


Usaha mengungkapkan pengetahuan

 Usaha Mengungkapkan Pengetahuan

Sifat ingin Tahu Manusia

- dg. Panca indera

- kemampuan berpikir

Segala Sesuatu Yang Ada

Segala Sesuatu Yang Mungkin Ada

Dilingkungan Sekitarnya

- persentuhan indera+alam

Pengetahuan Pengalaman Khusus

Pengakuan Ttg. Hubungan Sesuatu

Dengan Sesuatu yang lain

PENGETAHUAN

YANG BENAR

KEBENARAN

Pengetahuan

Yang Obyektif

Tanda bukti kebenaran

Dapat dibuktikan

KESIMPULAN

PENGETAHUAN


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

  • PERKEMBANGAN PENEMUAN KEBENARAN :

    1. Secara kebetulan.

    - Tidak disengaja ditemukan kebenaran

    - Bersifat pasif, menunggu, tidak pasti

    - Bukan cara ilmiah

    misal: diketemukannya kina sebagai obat malaria

    2. Dengan trial dan error.

    -Mencoba secara berulang-ulang meskipun selalu gagal

    - Ada aktifitas manusia, lama, untung-untungan

    - Bukan cara ilmiah

    misal : diketemukannya bola lampu oleh T.A. Edison

    3. Melalui otoritas.

    - Merupakan pendapat dari orang-orang yang karena kedudukan, pengetahuan keahliandibidangnya, kewibawaannya, sangat dihormati dan dipercaya banyak orang.

    misal : Darwin, Hitler, Sukarno

    -Subyektivitas tinggi

    -Bukan cara ilmiah


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

4. Melalui cara berfikir Kritis & Rasional.

  • Dimulai dengan adanya masalah, dianalisis dengan pengalaman & pengetahuan yang dimiliki untuk sampai pada pemecahan yang tepat.

  • Proses Berfikir Ilmiah :

    Analitik = Deduktif

    Sintetik = Induktif

Cara Berfikir

KEBENARAN

Rasional, kritis, logis


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

KEBENARAN BERDASAR BUKTI KEBENARAN :

1. KEBENARAN AGAMA

2. KEBENARAN FILSAFAT

3. KEBENARAN ILMU

KEBENARAN AGAMA

- Kebenaran yang menjadi pengetahuan berada diluar pengalaman manusia.

SIFAT : ADI KODRATI

- Dapat diterima karena :

• Diberitahukan kepada manusia

Melalui cara istimewa : melalui Malaikat

Kepada orang yang istimewa : Nabi / Rasul

• Sumber Kebenaran : Tuhan Y.M.E

• Bukti Kebenaran : Tuhan Y.M.E

Ciri Orang Beragama :

1) Pengakuan terhadap Kekuasaan Tuhan

2) Pengabdian / ikhlas

3) Ritus pengabdian


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

KEBENARAN FILSAFAT

- Merupakan hasil pemikiran yang sedalam-dalamnya mencakup seluruh aspek obyeknya.

- Kebenaran dapat bertolak dari pengalaman tapi selalu melampaui pengalaman, bukti tidak memerlukan sesuatu yang kongkrit.

- Bukti kebenaran adalah hasil pemahaman manusia yang diperoleh melalui perenungan dengan kemampuan akalnya.

= Kebenaran INSANI / KODRATI

. KEBENARAN ILMU

- Ilmu Pengetahuan = Kumpulan dari pengalaman-2 & pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara harmonik dalam suatu bangunan yang teratur.

-Ilmu selalu mulai dari sesuatu yang kongkrit yang dapat diamati dan bersifat individual dengan kemampuan berfikir manusia ilmu daoat sampai pada sesuatu yang abstrak dan bersifat umum.

- Pembuktiannya dengan cara-cara ilmiah


Kebenaran ilmiah

KEBENARAN ILMIAH

3 KRITERIA :

  • KOHEREN

  • KORESPONDEN

  • PRAGMATIS


Kebenaran ilmiah1

KEBENARAN ILMIAH

  • KOHEREN

     Konsisten Dengan Pernyataan Sebelumnya yang dianggap benar

    2 + 2 = 4  Dalil Matematika

     Premis Mayor : Semua makhluk Bermata Dua

    Premis Minor : Si Fulan Adalah makhluk

    Kesimpulan : Jadi Si Fulan Bermata Dua


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

  • KORESPONDEN

     Materi Pengetahuan Yang Terkandung

    Berhubungan Dengan Obyek Yang di tuju

    “ Ibukota Jawa Timur Adalah Surabaya “ Benar Karena Korespondensi Dengan Faktanya

  • PRAGMATIS

     Mempunyai Sifat Fungsional Dalam Kehidupan Praktis

     Perhitungan Harga Pokok Produk Berguna Untuk Memaksimalkan Keuntungan, Menghadapi Pesaing dan sebagainya.


Karakteristik riset ilmiah

KARAKTERISTIK RISET ILMIAH

-Purposiveness.

  • Rigerous.

    -Testability.

  • Replicability.

  • Precision and Confidence.

  • Obyectivity.

  • Generalizability.

    - Parsimony.


Gambar 1 the research process for basic and applied research

Gambar 1.The Research Process For Basic And Applied Research

1.

OBSERVATION

Broad Area of research

Interest identified

6.

SCIENTIFIC

RESEARCH

DESIGN

7.

DATA

COLLECTION,

ANALYSIS, AND

INTERPETATION

3.

PROBLEM

DEFINITION

Research problem

delienated

4.

THEORITICAL

FRAMEWORK

Variaabes clearly

Indentified and

labeled

5.

GENERATION

OF

HYPOTHESES

8.

DEDUCTION

Hypotheses substantied

Research question

answered ?

2.

PRELIMINARY

DATA GATHERING

Interviewing

Literatur Survey


Bagian teks

BAGIAN TEKS

I. PENDAHULUAN

  • LATAR BELAKANG

  • PERMASALAHAN/PERUMUSAN MASALAH

    • IDENTIFIKASI MASALAH

    • RUMUSAN MASALAH

    3. TUJUAN PENELITIAN

II. TINJAUAN PUSTAKA

  • HASIL-HASIL PENELITIAN TERDAHULU

  • LANDASAN TEORI

    3.KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

III. METODE PENELITIAN

  • PENENTUAN LOKASI/OBYEK

  • PENENTUAN SAMPEL

  • PENGUMPULAN DATA

  • ANALISIS DATA

  • DEFINISI OPERASIONAL DAN PENGUKURAN VARIABEL

IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  • DESKRIPSI DAERAH/TEMPAT / OBYEK PENELITIAN

  • HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

    V. KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

  • KESIMPULAN

  • IMPLIKASI DAN SARAN


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

HASIL-HASIL

PENELITIAN

TERDAHULU

Merupakan fakta

empiris

II. TINJAUAN PUSTAKA

HIPOTESIS

Merupakan

Kesimpulan dari

fakta dan teori

LANDASAN

TEORI

MerupakanBahasan

secara teoritis tentang

Perilaku variabel-

variabel

KERANGKA PEMIKIRAN

Merupakan Uraian dan Gambar Alur

PengaruhatauHubungan antar variabel


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

  • TEKNIK PENENTUAN SAMPEL (Pilih salah satu yang digunakan dalam penelitian)

    •PROBABILITY SAMPLING

    1.Simple Random Sampling

    2.Systematic Random Sampling

    3.Stratified Random Sampling

    4.Cluster Random Sampling

    5.Multistage Random Sampling

    •NON- PROBABILITY SAMPLING

    1.Quota Sampling

    2.Purposive Sampling

    3.Judgement Sampling

    4. Snow Ball Sampling

III. METODA PENELITIAN


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

  • TEKNIK PENGUMPULAN DATA (Pilih yang digunakan) :

    •Kuesioner

    •Interview

    •Observasi

  • TEKNIK ANALISIS DATA

    •Teknik analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan dan menguji hipotesis : Deskriptif, Statistik .

    •UntukanalisisDeskriptif : Tabelaris, grafis, gambar.

    •Untuk analisis statistik :

    - Rumuskan hipotesis statistik (Ho vs Ha)

    - Rumus uji, taraf 

    - Kriteria penarikan kesimpulan

    DEFINISI OPERASIONAL DAN PENGUKURAN VARIABEL

    •DefinisiVariabel / Istilah

    •Cara MengukurVariabel

    •SkalaPengukuran Data


Topik

TOPIK

•)SUMBER : - Dari Mahasiswa Sendiri

- Dari orang/Pihak Lain

Dosen, Konsultan, Sponsor, Proyek Univ.

•)SYARAT : 1. MANAGEBLE TOPIC

2. OBTAINABLE DATA

3. SIGNIFICANCE OF TOPIC

4. INTERESTED TOPIC

Manageble Topic

- Sesuai dengan kemampuan : Pengetahuan dan Kecakapan Peneliti

- Biaya tersedia/cukup

- Waktu tersedia/cukup Kendala Praktikal

- Tenaga tersedia/cukup

- Tidak menimbulkan kesulitan :Sponsor/Pihak-2 lain


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Obtainable Data

- Data Tersedia

-Sumber Kepustakaan Cukup

-Tidak ada faktor pribadi & faktor luar yang merintangi

-Penting untuk diteliti :  Ilmu & Aplikasi

-Bukan Duplikasi

-Academic Interest cukup besar, kegunaan praktis mendesak

-Membangkitkan Minat / Mengaktifkan Minat yang pasif

-Bukan untuk pendapat pribadi

Significance Topic

Interested Topic


Judul

JUDUL

  • Cocok dengan isi

  • Bahasa Indonesia yang baik dan benar, singkat, jelas (tidak ada penafsiran yang beragam).

  • Satu kalimat, yang terdiri dari : Subjek, Predikat , Obyek, Keterangan tempat/waktu.

  • Mengekspresikan isi : Menyiratkan variabel- variabel yang dikaji / obyek yang dikaji, design, dst  kata kunci yang ekspresif.

  • Tidak bombastis (melampaui batas / berlebihan)

  • Tentatif dulu untuk disempurnakan kemudian.

    ( Topik  Judul )


I pendahuluan

I. PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

  • Harus bisa menarik perhatian pembaca untuk meneruskan membaca laporan / tesis.

  • Memuat alasan mengapa topik dipilih.

  • Mengemukakan urgensi penelitian : penting bagi diri sendiri, masyarakat / pengguna, ilmu.

  • Kontribusi positif dari hasil terhadap pemecahan masalah praktis.

  • Dampak negatif bila tidak terpecahkan / tidak diteliti.


Nilai informasi dari suatu penelitian

NILAI INFORMASI DARI SUATU PENELITIAN

MOTIVASI MANAJER MELAKUKAN RISET

1.Mereka butuh informasi khusus untuk mendukung pengambilan keputusan.

2.Riset di sahkan sebagai proteksi dalam pengambilan keputusan.

3.Riset yang baik dapat membantu manajer menghindar dari kehilangan profit dan meningkatkan profit.


Masalah penelitian

MASALAH PENELITIAN

Pengertian :

Pada dasarnya MASALAH merupakan :

1.Suatu keadaan yang memerlukan solusi.

2.Adanya penyimpangan dari standar.

3.Kesenjangan antara :

- apa yang seharusnya terjadi dengan apa yang ada dalam kenyataan/yang sebenarnya terjadi.

-apa yang diperlukan dengan apa yang tersedia.

-harapan dengan kenyataan/fakta dengan capaian.

-das Sollen dan das Sein


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

  • Langkah-langkah kunci untuk mendapatkan masalah

    1.Mengidentifikasi dan menganalisis semua hal yang telah diketahui atau yang telah diteliti sebelumnya.

    2.Mencari kesenjangan dalam penjelasannya, atau kesimpulannya yang belum diuji, juga pada saran kongkrit yang harus diteliti lebih lanjut.

    3.Adakah konflik pendapat tentang sesuatu hal ?

    4.Selalu mempertanyakan kebenaran dari suatu prosedur rutin yang selalu dipakai setiap hari.

    5.Membaca dan merefleksikan dalam pertanyaan : apa, mengapa, bagaimana, jika, dst.

    M = f (das Sollen, das Sein)

    v

    diidentifikasi dari pustaka, fakta/pengalaman pribadi


Identifikasi bidang permasalahan riset

IDENTIFIKASI BIDANG PERMASALAHAN RISET

  • Permasalahan riset menunjukkan suatu keadaan yang dinilai memerlukan riset dan pemecahan masalah.

  • Bidang permasalahan riset dapat berupa :

    • Masalah yang saat ini muncul di suatu perusahaan yang memerlukan jawaban.

    •Bidang dalam suatu organisasi yang memerlukan pembenahan atau perbaikan.

    •Masalah yang berkaitan dengan suatu konsep atau teori yang memerlukan konfirmasi melalui riset dasar.

    •Sejumlah pertanyaan riset yang memerlukan jawaban secara empiris.

    Permasalahan riset dapat berasal dari masalah baru atau masalah lama, yang dapat bersumber antara lain dari : adanya perubahan lingkungan, dimensi baru, perspektif baru atau perbedaan metodologi riset yang digunakan.


Bidang masalah

TOPIK

BIDANG MASALAH

PemasaranPerilaku Konsumen

Promosi Penjualan

Distribusi

Konsep Produk Baru

ManajemenMotivasi Kerja

(Perilaku Organisasional)Gaya Kepemimpinan

Budaya Organisasional

Akuntansi KeuanganKebijakan & Metoda

Standar Akuntansi Keuangan

Akuntansi ManajemenPengukuran Prestasi Manajer

Analisis Biaya-Vol.-Laba

Keputusan Investasi


Masalah perumusannya

MASALAH & PERUMUSANNYA

MASALAH

GAPHalangan/Rintangan

Tantangan Kemenduaan Arti

Kesangsian Kebingungan

  • Ciri masalah yang baik :

    1.Mempunyai nilai penelitian

    2.Mempunyai Fisibilitas

    3.Sesuai dengan kualifikasi si peneliti


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Ad.1) - Asli, up to date

-Menyatakan suatu hubungan

-Penting

-Dapat diuji

-Dinyatakan dalam bentuk pertanyaan

Ad.2)-Dapat dipecahkan

-Data dan metode tersedia

-Beaya sebatas sebatas kemampuan

- Waktu : wajar

- Tidak bertentangan dengan hukum dan adat

Ad.3)- Menarik

- Cocok Terhadap kualifikasi ilmiah si peneliti


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

 SUMBER PERMASALAHAN :

- Pengamatan Terhadap Kegiatan Manusia

- Bacaan

- Analisis bidang pengetahuan

- Ulangan dan perluasan penelitian

- Cabang studi yang sedang dikerjakan

- Pengalaman Pribadi

- Praktek dan keinginan masyarakat

- Bidang spesialisasi

- Pengamatan terhadap alam sekitar

- Diskusi - diskusi ilmiah


Rumusan masalah

 Rumusan Masalah

  • Dalam bentuk kalimat interogatif = kalimat pertanyaan.

  • Jelas, terarah.

  • Menyiratkan apa yang akan dipecahkan dan dituju dalam penelitian.

  • Implikasi terhadap hipotesis, design, judul


Contoh rumusan masalah

 Contoh Rumusan Masalah

  • Permasalahan Deskriptif

    •Seberapa tinggi produktivitas kerja karyawan di perusahaan “X” ?

    •Bagaimana sikap masyarakat terhadap adanya impor gula tanpa bea masuk ?

    •Seberapa besar produk yang terjual dan layakkah keuntungannya ?

  • Permasalahan Komparatif

    •Adakah perbedaan produktivitas kerja antara Pegawai Negeri, Pegawai BUMN, dan Pegawai Swasta ?

    •Adakah persamaan cara promosi antara Perusahaan A dan B ?

    •Adakah perbedaan kemampuan dan disiplin kerja antara Pegawai Swasta Nasional dan Perusahaan Asing ?


Permasalahan asosiatif

•Hubungan Simetris :  kebetulan munculnya bersama

Adakah hubungan antara banyaknya semut dengan banyaknya buah ?

Adakah hubungan antara tinggi badan dengan prestasi kerja di bidang pemasaran ?

•Hubungan Kausal :  sebab akibat

mempengaruhi-dipengaruhi

Adakah pengaruh sistem penggajian terhadap prestasi kerja ?

Seberapa besar pengaruh kepemimpinan terhadap iklim kerja perusahaan ?

•Hubungan Interaktif/timbal balik :

 saling mempengaruhi,

tidak diketahui independent/dependent

Adakah hubungan antara motivasi dan prestasi ?

Adakah hubungan antara kecerdasan dan kekayaan ?

Permasalahan Asosiatif


Tujuan penelitian

 Tujuan Penelitian

  • Merupakan pernyataan yang spesifik tentang informasi apa yang ingin diperoleh.

  • Merupakan pedoman yang memberi arah tentang informasi atau output apa yang akan dihasilkan oleh peneliti (pada laporan akhir penelitian, tujuan-tujuan yang dijanjikan tadi harus diperoleh jawabannya).

  • Merupakan konsep kongkrit  Kalimat deklaratif (pernyataan), lugas, jelas, padat.

  • Contoh :

    Untuk mengetahui hubungan antara ..........

    Untuk menjelaskan .............

    Untuk menganalisis ............


Ii tinjauan pustaka

II. TINJAUAN PUSTAKA

Kerangka Teoritikal : - Hasil penelitian terdahulu.

- Landasan-landasan teori

Kerangka Konseptual : Model kongkrit & terukur.

Hipotesis.

Tugas :

Buat Ringkasan : Judul, variabel, Hasil Penelitiantentang .......... (Topik) dari 15 literatur.


Kerangka pemikiran

KERANGKA PEMIKIRAN

Model Konseptual yang menghubungkan Teori dengan Variabel-variabel yang akan diteliti. (Uma Sekaran , 1992).

Misalnya : Menjelaskan hubungan antar variabel independen dengan dependen.

Merupakan Kerangka Berpikir Baru yang didapat dari Kajian Pustaka, sebagai landasan untuk pemecahan masalah dalam penyusunan hipotesis, serta menentukan cara dan kegiatan penelitian selanjutnya.


Kerangka alur pemikiran

Kerangka Alur Pemikiran


Hipotesis

 HIPOTESIS

  • Jawaban Sementara Atas Pertanyaan yang dikemukakan Dalam Rumusan Masalah.

  • Statemen Keadaan populasi yang akan diuji kebenarannya berdasar data yang akan diperoleh dari sampel penelitian.

  • Hipotesisi Statistik :

    Keadaan Parameter yang akan diuji dari keadaan statistik sampel.

  • Kegunaan :

    • Memberi batasan/jangkauan kerja peneliti.

    • Mensiagakan peneliti kepada kondisi fakta dan hubungan antar fakta.

    • Alat Koordinasi.

    • Panduan Pengujian.


Ciri hipotesis

CIRI HIPOTESIS :

  • Menyatakan hubungan variabel :  2

  • Sesuai dengan fakta

  • Dikembangkan dari teori yang kuat

  • Dapat diuji

  • Sederhana, dalam bentuk kalimat pernyataan

  • Dasar untuk membuat kesimpulan


Format kalimat hipotesis

FORMAT KALIMAT HIPOTESIS :

  • Proposisi yang dapat diuji

  • Pernyataan “ Jika-Maka “

  • Hipotesis Statistik :

    - Hipotesis Nol versus Hipotesis Alternatif

    - Rumus : Ho : µ1 = µ2

    Ha : µ1  µ2

    µ1  µ2

    µ1  µ2


Pernyataan jika maka if then statement

PERNYATAAN “ JIKA-MAKA “(IF – THEN STATEMENT)

  • Contoh Kalimat Hipotesis :

    •Jika karyawan mengalami tekanan dalam bekerja yang lebih rendah, maka mereka akan memperoleh kepuasan kerja yang lebih tinggi.

    •Jika karyawan mengalami tekanan dalam bekerja besar, maka prestasi kerjanya akan meningkat.

    • Jika biaya promosi diperbesar, maka nilai penjualan akan meningkat.


Proposisi yang dapat diuji

PROPOSISI YANG DAPAT DIUJI

Contoh Kalimat Hipotesis :

•Karyawan yang mengalami tekanan dalam

bekerja lebih rendah akan memperoleh

kepuasan kerja lebih tinggi.

•Pemberian imbalan yang besar kepada

karyawan akanmeningkatkanprestasikerjanya.

•Peningkatan biaya promosi akan meningkatkan

nilai penjualan.


Hipotesis statistik

HIPOTESIS STATISTIK

Tidak ada perbedaan signifikan antara pendapatan (Take Home Pay = THP) karyawan perusahaan swasta Nasional dengan swasta Asing.

Ho : N = A atau N - A =0

THP – N = THP – A atau THP – N - THP – A = 0

Rata-2 THPN sama dengan rata-2 THPA

Ha :THP – N  THP – A atau THPN - THPA = 0

Tidak ada perbedaan signifikan antara THPN dengan THPA

Ha : THPN > THPA  THPN lebih besar THPA

Ha : THPN < THPA  THPN lebih kecil THPA

Buat contoh lain, misalnya tentang membandingkan motivasi


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

 Hipotesis Directional :

Menyatakan hubungan antar variabel,

perbedaan

pengaruh

dengan istilah : •) lebih dari / kurang dari

•) positif / negatif

 Hipotesis Non Directional :

Tidak menyatakan arah hubungan antar variabel.

Karena : dalam Kerangka Pemikiran/Konseptual :

• belum ditemukan teori landasannya.

• ada konflik/ketidak jelasan hubungan antar variabel.

• menurut penelitian sebelumnya.


Design penelitian

Design Penelitian

I.Berdasar sifat obyek / tempat data :

- Penelitian Historis : Datanya telah terjadi dan telah ada di alam atau tersimpan sejak lama / dialam dalam bentuk prasasti, patung, arca, ingatan-ingatan orang-orang tertentu dan lain sebagainya.

-Penelitian Observasional : Fenomena / kejadiannya muncul pada satu waktu tertentu.

Obyek tidak dapat dikontrol / dikendalikan oleh sipeneliti (tidak dimanipulasi).

-Penelitian Eksperimental : Field, Laboratory

Obyek / fenomena ditampilkan melalui manipulasi atau perlakuan yang dengan sengaja dilakukan oleh si peneliti atau ada intervensi dari sipeneliti.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

II.Berdasarkan Analisis Data & Tujuan Studi

A. Penelitian Eksplorasi :

- Studi penjajakan

- Guna memahami suatu fenomena yang belum banyak diketahui / ditulis.

- Tujuan :- Diagnosa terhadap fenomena tertentu

- Menjaring alternatif-alternatif

- Menemukan ide-ide baru

- Untukmengklarifikasi masalah - masalah bisnis yang kurang jelasatau ambigu.

B.Penelitian Deskriptif :

Menguraikan/menjelaskan fenomenaygdiamati.

C.Penelitian Hipotesis (Penelitian Explanasi) :

Menguji keterkaitan suatu fenomena satu dengan yang lain.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

III.Berdasarkan Design Sampling

Sensus : pencacahan lengkap

Survey : obyektif

Studi Kasus : subyektif

IV. Berdasarkan Periode Waktu

Cross Sectional : satu tahap pada jangka waktu tertentu

Longitudinal : jangka waktu lama, beberapa tahap

Time Series : dalam rentetan waktu

V.Berdasar Asal Data :

- Penelitian Primer : Data asli, tidak melaluinya perantara, dikumpulkan diolah dan digunakan sendiri oleh sipeneliti.

-Penelitian Sekunder : Data dikumpulkan melalui perantara/orang lain.


Design penelitian berdasarkan sifat obyek tempat data

Design PenelitianBerdasarkanSifatObyek/Tempat Data

Historis Observasional Eksperimental


Bentuk observasional perubahan waktu

Bentuk Observasional Perubahan Waktu

Cross-Sectional

Logitudinal

Time Series


Klasifikasi penelitian kuantitatif

Klasifikasi Penelitian Kuantitatif

Penelitian

Induktif

Penelitian

Dasar

Tujuan

Penelitian

Penelitian

Deduktif

Penelitian

Terapan

Penelitian

Evaluasi

Penelitian

Historis

Penelitian dan

Pengembangan

Penelitian

Deskriptif

Penelitian

Tindakan

Studi Kasus

dan Lapangan

Penelitian

Korelasional

Klasifikasi

Penelitian

Karateristik

Masalah

Penelitian Kausal

Komparatif

Penelitian

Eksperimen

Penelitian

Opini

Sifat dan Jenis

Data

Penelitian

Empiris

Penelitian

Arsip


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Hubungan

Sebab Akibat ?

Ya Tidak

Tidak Ya Tidak Ya

Tidak Ya

Variabel Independen

Dimanipulasi ?

Hubungan

Korelasional ?

Penelitian Kausal

Komparatif

Penelitian

Eksperimen

Kondisi

Sekarang ?

Penelitian

Korelasional

Penelitian

Historis

Penelitian

Deskriptif


Gambar tujuan studi dan metode statistik

Gambar . Tujuan Studi dan Metode Statistik

Eksplorasi

Statistik Deskriptif

TujuanDeskriptif

Studi

Uji perbedaan

Eksplanasi

Uji HipotesisKoreasional

Uji Hubungan

Sebab-akibat

STATISTIK INFERENSIAL

(Parametrik/Non-Parametrik)


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

PEDOMAN PEMAKAIAN UJI STATISTIKA

BERDASARKAN SKALA PENGUKURAN DATA

Persyaratan :Persyaratan :

1. Sekurang-kurangnya1. Dapat skala nominal

skala interval atau ordinal

2. Mengikuti distribusi2. Tidak harus mengikuti

normal distribusi normal

STATISTIK

STATISTIK

PARAMETRIK

STATISTIK

NON-PARAMETRIK


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

MENTERJEMAHKAN HIPOTESIS

PENELITIAN KE DALAM HIPOTESIS STATISTIK

Contoh 1 :

Hipotesis Penelitian: Ada perbedaan antara kualitas informasi akuntansisebelum dan setelah penerapan sistem EDP.

Hipotesis Statistik :

H0 : P1 = P2

Gambar kurvanya dua arah

H1 : P1  P2

Contoh 2 :

Hipotesis Penelitian : Kinerja perusahaan setelah penerapan sistem EDP lebih besar dari pada sebelum penerapan.

Hipotesis Statistik :

H0 : P2 < P1

Gambar kurvanya satu arah

H1 : P2 > P1


Sampling methods metoda pengambilan contoh

SAMPLING METHODS (METODA PENGAMBILAN CONTOH)


Populasi

POPULASI

Keseluruhan Obyek Penelitian, baik terdiri dari Barang Yang Nyata, Abstrak, Peristiwa, Ataupun Gejala Yang Merupakan Sumber Data Yang Memiliki Karakteristik Tertentu Dan Sama.

SAMPEL

Bagian Dari Populasi ( Yang Mempunyai Sifat Sama Dengan Populasi ).

Ciri-ciri Yang Harus Dimiliki Oleh Sampel :

1. Mempunyai Ciri Yang Dimiliki Oleh Populasi

2. Mewakili Populasi

3. Dapat Digeneralisasikan

UNIT SAMPEL = UNIT POPULASI

SAMPEL  RESPONDEN


Tipe tipe kesalahan statistik

Tipe-tipe Kesalahan Statistik

Kesalahan

Kerangka Sample

Kesalahan

Pemilihan Sampel

Kesalahan

Unit Sample

Kesalahan

Pemilihan Sample

Secara Acak

Nonresponden

Bias

Kesalahan

Statistik

Kesalahan

Responden

Responden

Bias

Kesalahan

Sistematis

Kesalahan

Pemrosesan

Data

Kesalahan

Administrasi

Kesalahan

Pewawancara

Kecurangan

Pewawancara


Alasan penggunaan sampel

ALASAN PENGGUNAAN SAMPEL

1. Menghemat Biaya, waktu dan tenaga

2. Menghindari Test yang Bersifat Destruktif

3. * Populasi Tak Terbatas

* Untuk Mereduksi Jumlah Obyek Penelitian Sebagai Akibat Besarnya Populasi

4. * Mempermudah Penelitian

* Menjaga Ketelitian

* Mengontrol Non Sampling Error

5. Pengamatan pada hal-hal khusus.


Kelemahan sampling

KELEMAHAN SAMPLING

1. Jika data diperlukan dari wilayah - wilayah yang amat kecil, sehingga diperlukan sample yang proporsinya relatif besar.

2. Jikadiperlukan data untuk beberapa periode waktu yang tertentu, dan untuk mengukur perubahan yang sangat kecil dari periode ke periode berikutnya, maka diperlukan sample yang besar.

3. Kadang – kadang biaya administrasi yang besar diperlukan untuk kegiatan pemilihan sample, pengawasan dan sebagainya.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

  • SAMPLING DESIGN

  • RANDOM SAMPLINGNON RANDOM SAMPLING

  • (Probability Sampling) (Non Probability Sampling)

  • Simple Random Sampling Purposive Sampling

  • Systematic Random Sampling Accidental Sampling

  • Stratified Random Sampling Quota Sampling

  • Cluster Random Sampling Snowball Sampling

  • Multistage Random Sampling


Sampling random sampling non random

  • Obyektif, tidak dipengaruhi oleh- Subyektif, dipengaruhi oleh keinginan peneliti.Peneliti.

  • Semua individu dalam populasi -Tidak semua individu dalam mempunyai kesempatan samapopulasi mempunyai kesempatan untuk dipilih sebagai contoh.sama untuk dipilih sebagai contoh.

  • Dimungkinkan memperoleh -Ada kecenderungan sampel

  • sampel yang representif. diambil yang mudah / dekat

  • - Representativitas sulit dijamin.

SAMPLING RANDOMSAMPLING NON RANDOM


I simple random sampling pengambilan contoh acak sederhana

I. SIMPLE RANDOM SAMPLING PENGAMBILAN CONTOH ACAK SEDERHANA

Deskripsi :

Contoh dipilih langsung dari suatu populasi dengan cara acaksehingga setiap anggota populasi mempunyai kesmpatan sama untuk dipilih sebagai contoh.

Syarat :

- Populasi Homogen Jumlahnya Terbatas

- Acak Dilakukan Secara Individual Terhadap Anggota Populasi

- Nama / Identifikasi Dari Seluruh Anggota Populasi Diketahui Dahulu

Prosedur :

- Anggota Populasi Diberi Nomor Urut

- Melakukan Acak/Random

. Tabel Bilangan Random

. Undian

- Menentukan Sample


Keuntungan kerugian

Keuntungan & Kerugian

Keuntungan :

• Teori Yang Dipakai sangat Sederhana.

• Lebih Mudah Dipahami Daripada Teori Lain/Tehknik Sampling Lain.

Kerugian :

•Tidak dapat diterapkan pada populasi yang sangat sporadis dan tidak teratur :

Mengurangi Ketepatan Hasil.

•Pendaftaran Unit Sample Sangatlah Tidak Praktis.

Populasi

Gambar Kerangka Sampling :

* * * * * * * * * * *

* * * * * * * * * * *

* * * * * * * * * * *

* * * * * * * * * * *

Randomisasi

(LotreatauBilRandom)

* * * *

* * * *

Sampel


Ii stratified random sampling

II. STRATIFIED RANDOM SAMPLING

Deskripsi :

Bilamana keadaan populasi heterogen (mempunyai sifat beragam), dan atau dibagi menjadi anak / sub populasi yang homogen atau dalam beberapa lapisan / strata, selanjutnya sampling diambil dari masing-masing sub populasi / strata dengan cara acak Sederhana.

Syarat

- Harus ada Kriteria Yang Akan Digunakan Sebagai Dasar Stratifikasi Populasi.

-Harus Ada Data Pendahuluan Dari Populasi Mengenai Gambaran Kriteria Stratifikasi.

-Harus Diketahui Dengan Jelas Jumlah Satuan - satuan Elementer Dalam Setiap Stratum (Agar Tidak Over Lapping).


Ii stratified random sampling1

II. STRATIFIED RANDOM SAMPLING

Deskripsi :

Bilamana Keadaan Populasi Heterogen (Mempunyai Sifat Beragam), Dan / Atau Dibagi Menjadi Anak / Sub Populasi Yang Homogen Atau Dalam Beberapa Lapisan / Strata, Selanjutnya Sampling Diambil dari Masing-masing Sub Populasi / Strata Dengan Cara Acak Sederhana.

Syarat

- Harus ada Kriteria Yang Akan Digunakan Sebagai Dasar Stratifikasi Populasi.

-Harus Ada Data Pendahuluan Dari Populasi Mengenai Gambaran Kriteria Stratifikasi.

-Harus Diketahui Dengan Jelas Jumlah Satuan - satuan Elementer Dalam Setiap Stratum (Agar Tidak Over Lapping).


Gambar kerangka sampling

Gambar Kerangka Sampling

Populasi

Stratifikasi

Strata 1 Strata 2 Strata 3

Randomisasi

Sampel

*# * * # * # # # + + +

+ + + * # + * * * # # *

# # * * * + + + # # #

* * * *

* * * *

* * * *

+ + + +

+ + + +

+ + + +

# # # #

# # # #

# # # #

* * + + # #

* * + + # #


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Prosedur

-Membagi populasi menjadi sub-sub populasi / stratum yang homogen.

-Membuat daftar & nomor urut dari satuan - satuan Elementer dalam setiap stratum.

-Mengadakan Random untuk memilih contoh dari setiap Stratum :

a.Secara Berimbang / Sebanding

(Proportionate Stratified Random Sampling)

b.Secara Tidak Berimbang / Tidak Seimbang.

(Disproportionate Stratified Random Sampling)

c.Secara Sama

a. Berimbang : Banyaknya contoh tiap stratum berbanding lurus dengan banyaknya populasi tiap stratum.

Populasi = N  Dibagi Menjadi N1 + N2 + N3 + .......... NL

N = N1 + N2 + N3 + ............. NL

h = 1, 2, 3, ................. L

h = Index Stratum

L = Jumlah Stratum


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Keuntungan & Kerugian

Keuntungan :

• Lebih efisien dari pada Simple Random Sampling

• Pengolahan data dapat mudah dimengerti karena informasi tiap stratum tersedia.

• Secara administratif mudah.

Kerugian :

• Pembagian stratum memerlukan informasi sebelumnya

• Diperlukan kerangka / daftar penarikan contoh tiap stratum.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

nh 1 : nh 2 : nh 3 – Nh 1 : Nh 2 : Nh 3

Nh1

nh1 = x n

N

Nh2

nh2 = x n

N

Nh3

nh3 = x n

N

b. Tidak Berimbang :

Nh . sh

nh = x n

 Nh . sh

c. Sama :

n

nh =

L

Menentukan Stratum

•) 2 Stratum : S I =  x atau S II = < x

•) 3 Stratum : I. xR  (x – 1SD)

II. > (x – 1SD)  (x + 1 SD)

III. > (x + 1 SD)  xT

•) 4 Stratum

•) 5 Stratum

•) 6 Stratum


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

III. SYSTEMATIC RANDOM SAMPLINGPENGAMBILAN CONTOH ACAK SISTEMATIS

Deskripsi :

Apabila didalam pengambilan contoh hanya unsur pertama saja dari contoh yang dipilih secara acak selanjutnya secara sistematis menurut suatu pola tertentu.

Syarat :

- Populasi Homogen.

-Populasi tersusun/merupakan pola beraturan, seperti blok-blok dalam kota, rumah-rumah dalam suatu jalan tertentu.

-Nama & Identifikasi dari satuan-satuan.

- Elementer dalam populasi terdapat dalam satu daftar, sehingga dapat diberi nomor urut.

Prosedur :

- Satuan-satuan elementer dalam daftar populasi diberi nomor urut.

- Menarik sample secara sistematis dengan interval tertentu.

Misal :  Populasi = 24 ( N )

 Sample = 6 ( n )

Interval ( k ) = N = 24 = 4

n 6


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Rumusnomor sample yang terpilih :

1. = S.

2. = S + k

3. = S + 2k

Nomor Urut Populasi : Nomor Urut Sample :

1

2

SECARA = S...................................................................... 1

RANDOM4

5

6

= S + k..................................................................... 2

8

9

10

11 = S + 2k................................................................... 3

12

13

14

15 = S + 3k.................................................................... 4

16

17

18

19 = S + 4k................................................................... 5

20

21

22

23 = S + 5k................................................................... 6

24  = 6

 = 24

3

7


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Keuntungan & Kerugian

Keuntungan :

• Dalam memilih contoh secara administrasi lebih cepat & lebih mudah

• Memungkinkan untuk memilih contoh dilapang tanpa harus membuat kerangka sampling dahulu, karena individu sudah tersusun secara kronologis.

Kerugian :

• Apabila daftar populasi tidak tersusun secara random  sukar menaksir varians.

• Apabila daftar populasi tersusun sedemikian rupa sehingga menunjukkan ulangan-ulangan yang teratur dari satuan - satuan yang sifatnya sejenis dan apabila interval contoh sama besarnya dengan periode ulangan tadi maka metode ini tidak dapat menggambarkan keaadaan yang sebenarnya.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

IV. CLUSTER RANDOM SAMPLINGPENGAMBILAN CONTOH ACAK KELOMPOK

Deskripsi :

- Dalam cluster sampling unit samplenya adalah kelompok / kluster / grup (kumpulan individu terdiri dari lebih dari satu elemen populasi).

Syarat :

- Berbeda dengan strata, tiap kluster terdiri dari elemen yang heterogen.

Prosedur :

- Masing-masing kluster diberi nomor urut

- Merandom kluster untuk memilih contoh kluster

- Seluruh elemen dari cluster yang terpilih sebagai contoh diamati.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Randomisasi Cluster

Randomisasi Sample


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Keuntungan & Kerugian

Keuntungan :

• Tidak perlu membuat daftar semua anggota populasi tetapi cukup daftar klastor.

• Relatif lebih mudah & murah.

Kerugian :

• Tidak efesien bilamana perbedaannya antar anggota tidak ada.

Jadi : Lebih banyak untuk pemecahan keterbatasan biaya dan data.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

V. MULTISTAGE RANDOM SAMPLINGPENGAMBILAN CONTOH ACAK BERTAHAP

Deskripsi :

- Suatu metode sampling yang dilaksanakan (>2 tahap) secara bertahap, pada daerah populasi yang sangat luas dan heterogen.

Syarat :

- Berbeda dengan strata, tiap kluster terdiri dari elemen yang heterogen.

Prosedur :

- Daerah populasi dibagi kedalam sub daerah.

- Dari sub daerah dibagi lagi menjadi daerah yang lebih kecil.

- Demikian seterusnya bila mana diinginkan untuk dibagi lagi menjadi daerah yang lebih kecil.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

METODE PENGAMBILAN SAMPLE YANG IDEAL

1. Dapat menghasilkan gambaran yang dapat dipercaya dari seluruh populasi.

2. Dapat menentukan presisi ) dari hasil penelitian.

3. Sederhana, mudah dilaksanakan.

4. Dapat mamberikan keterangan sebanyak mungkin dengan biaya serendah-rendahnya.

) Presisi  Tingkat ketepatan, yang ditentukan oleh perbedaan hasil hasil yang di peroleh dari sample dibandingkan dengan hasil hasil yang diperoleh dari pencacahan lengkap.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

PROSEDUR PENGAMBILAN CONTOH

1. Diketahui Populasi.

 Cirinya

 Identifikasi

 Homogen /Heterogen

 Jumlahnya

 Unit

- Individu

- Kelompok

2. Tentukan Sampling Design

 Sesuaikan dengan populasi & tujuan penelitian

 Laksanakan sesuai dengan tehniknya.

3. Pengumpulan data.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

SAMPLE SIZE

N Infinitive (Tidak diketahui)

n = Z2 . S2

d2

N Finitive

n = N . Z2 . S2

d2 (N-1)+Z2  . S2

n = Jumlah sample minimal yang diambil

N = Jumlah populasi

s2 = Varians populasi

d = Penyimpangan yang dapat ditolerir

Z  = Nilai standar normal (tergantung harga )

 Z

0,01 2,579

0,051,976

0,101,645


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

d = Penyimpangan yang dapat ditolerir adalah :

tidak boleh melebihi dari simpangan baku (SD)

Misalnya : X  SD  100  10

bila digambarkan :

10 10 d  10

Xr X Xt

90 100 110

Untuk memperoleh nilai SD :

- Dari penelitian / informasi terdahulu

- Ambil sample kecil

-SD dari variabel lain yang terkolerasi dengan variabel yang diamati.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

CARA DAN PROSEDUR RANDOM

1. Cara Undian (Lotre)

2. Cara Ordinal

3. Tabel Bilangan Random

1. CARA UNDIAN

- Buat daftar semua anggota populasi

- Beri kode / nomor urut

- Buat kertas kecil sebanyak jumlah anggota

- Tuliskan kode / nomor angka pada kertas kecil tsb.

- Gulung kertas kecil baik-baik dan rapi, sama : ukuran cara menggulung.

- Masukkan gulungan dalam kaleng

- Kocok baik-baik

- Keluarkan / ambil sebanyak yang dibutuhkan


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Kesulitan : - Jika populasi sangat besar

- Jika jumlah populasi tidak diketahui dengan pasti.

2. CARA ORDINAL

- Buat daftar semua anggota populasi, disusun menurut Alfabet dari atas kebawah atau dengan sistematika tertentu atas dasar blok-blok tempat tinggal, dsb.

- Ambil dari daftar tersebut dengan cara tertentu yang sudah ditetapkan.

Misal : - Yang bernomor ganjil

- Yang bernomor genap

- Kelipatan – Kelipatan tertentu : 3, 6, 12, 24.

- Dengan interval tertentu : 5, 10, 15, 20, dst.

- Dst sampai sejumlah yang dibutuhkan.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

  • 3. TABEL BILANGAN RANDOM

  • - Cara ini paling banyak digunakan dalam penelitian

  • - Prosedurnya mudah,sederhana

  • - Menghindarkan kesalahan

  • PROSEDUR

  • Buat daftar anggota populasi

  • Beri nomor urut

  • Siapkan tabel bilangan random (dari teksbook statistik)

  • Pertama,kita akan tentukan 1 angka untuk petunjuk awal-caranya :

  • *) Jatuhkan pensil pada TBR untuk penentu baris yang terpilih,mis pd angka 3

  • *) Jatuhkan lagi pensil pd TBR untuk penentu lajur,mis pd angka 50

  • *) Kita lihat pd TBR,baris 3 dan lajur 50 adalah angka 4

  • *) Tandailah bilangan 2


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

*) Selanjutnya perhatikan  popuasi  ada berapa digit

N = 20  2 digit

N = 310  3 digit

N = 100  3 digit

N = 1000  4 digit

*) Misalkan populasi N = 75 (2 digit) maka ambillah 1 digit / angka di dekat angka 4 yang ditandai  mis. Angka 6  maka nomor sample pertama adalah 46.

*) Untuk sample kedua, terserah saja bisa diambil bilangan-2 diatas atau dibawah atau disamping angka 46 tadi.

*) Dst. Konsisten ( bila bergerak kebawah, kebawah terus) sampai  sampel terpenuhi.


Non random sampling

NON RANDOM SAMPLING

  • ACCIDENTAL SAMPLING

  • (CONVENIENCE SAMPLING)

  • Metode ini memilih sampel dari elemen populasi (orang atau kejadian) secara sengaja yang datanya mudah diperoleh peneliti. Elemen populasi tidak terbatas atau tidak mungkin diketahui jumlahnya.

  • Misalnya : Penelitian tentang perilaku konsumen terhadap suatu produk Agribisnis di Supermarket “X”, maka samplenya adalah setiap pengunjung yang berbelanja di supermarket “X”.

  • Kebaikan :

  • Peneliti memiliki kebebasan untuk memilih sampel yang paling cepat dan murah.

  • Kelemahannya :

  • Hasil analisis data mempunyai tingkat generalisasi yang rendah.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

II.PURPOSIVE SAMPLING

(JUDGEMENT SAMPLING)

Pemilihan sampel secara sengaja dengan pertimbangan tertentu, sesuai dengan tujuan penelitian. Sampel dibatasi kepada yang dapat memberikan informasi yang diharapkan peneliti.

Misalnya : Penelitian manajemen, maka samplenya para manajer pada berbagai level organisasi.

Kebaikan :

Praktis, Biaya, waktu dan Tenaga Hemat.

Kelemahannya :

Kemampuan generalisasi rendah.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

III. QUOTA SAMPLING

(Pemilihan Sample Berdasarkan Kuota)

Pemilihan sampel secara sengaja berdasarkan kuota (jumlah) tertentu. Untuk setiap kategori dalam populasi.

Misalnya : Sejumlah tertentu sampel untuk jenis industri, skala usaha, gender pekerja, dan seterusnya.

Kebaikan :

Dapat menaikkan tingkat resprentatif sampel.

Kelemahannya :

Kemampuan generalisasi masih dipertanyakan.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

IV. SNOWBALL SAMPLING

Sampling yang diawali dengan mengambil sampel sekelompok kecil (kelompok sampel I) yang diminta untuk menunjukkan kawan masing-masing (kelompok sampel II).

Dari kawan-kawan kelompok sampel II diminta pula menunjukkan kawan masing-masing sebagai kelompok sampel III.

Demikian seterusnya sehingga kelompok sampling itu makin bertambah besar bagaikan Bola Salju yang kian bertambah besar bila meluncur dari puncak bukit salju dibawah.

Misalnya : Banyak dilaksanakan pada Riset Pemasaran dan Penyebaran Informasi.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

METODE PEMILIHAN SAMPEL : Deskripsi, Kelebihan dan Kelemahan


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Gambar : Skema Pedoman Penentuan Metode Pemilihan Sampel


Data collecting methods metoda pengumpulan data

I. METODA SURVEI

* METODAANGKET (KUISIONER)

* METODA WAWANCARA (INTERVIEW)

II. METODA OBSERVASI

* OBSERVASI PARTISIPAN

* OBSERVASI NON PARTISIPAN

DATA COLLECTING METHODS (METODA PENGUMPULAN DATA)


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

  • METODA OBSERVASI

  • Disebut juga Metode Pengamatan yaitu cara pengambilan data dengan pencatatan secara cermat dan sistematik terhadap fenomena yang diselidiki, melalui pengamatan langsung (partisipasi) maupun tak langsung (tanpa partisipasi)

  • 1) OBSERVASI PARTISIPASI

  • - Pengamat merupakan bagian dari kelompok yang diteliti.

  • - Keuntungan :

  • *) Memungkinkan untuk mencatat hal-hal, perilaku dan seterusnya sewaktu kejadian berlangsung.

  • *) Data lengsung dicatat tanpa tergantung seseorang

  • *) Dapat menggunakan data dari subyek yang tidak dapat berkomunikasi secara verbal.

  • *)Proses dapat berjalan wajar.

  • - Kelemahannya :

  • *)Memerlukan waktu relatif lama untuk satu kejadian.

  • *)Untuk kejadian lama tidak dapat langsung, kecuali obyek mempunyai durasi kehidupan yang pendek.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

2) OBSERVASI NON PARTISIPASI

- Pengamat berada “Diluar”.

- Sebagai “ penilai seringkali obyek berlaku tidak wajar, kecuali bilamana obyek sudah terbiasa ( Untuk itu biasanya peneliti tidak memberitahuan kehadirannya ).

II. ANGKET ( KUISIONER )

Merupakan pengumpulan data dengan memberikan daftar pertanyaan yang secara logis berhubungan dengan masalah yang diteliti dan tiap pertanaan merupakan jawaban yang mempunyai makna menguji hipotesis.

- Keuntungan :

*) Dapat menjangkau responden yang tersebar di daerah yang cukup luas, dimana peneliti sulit untuk bertatap muka.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

- Kelemahan :

*) Sering kali responden yang dituju kurang memper- hatikan angket yang dikirimkan kepadanya, Angket sering tidak dikirim kembali pada Si peneliti, karena biasanya responden merasa tidak berkepentingan, terutama bila dikirim via pos.

*) Jika pertanyaan kurang jelas bagi responden, maka ia akan menjawab seenaknya saja atau sekedar mengisi saja.

Jenis pertanyaan dalam kuisioner :

1. Pertanyaan tertutup (Berstruktur)

2. Pertanyaan terbuka (tidak berstruktur)

3. Pertanyaan semi terbuka

4. Pertanyaan kombinasi tertutup dan terbuka.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

III. METODE WAWANCARA (INTERVIEW)

Merupakan proses interaksi dan komunikasi untuk memperoleh keterangan / Data sesuai dengan tujuan penelitian dengan cara tanya jawab melalui tatap muka dengan menggunakan interview guide (panduan wawancara)= kuisioner.

- Kelebihan:

*) Informasi yang diperoleh dalam,cepat dan langsung dari responden (=orang yang diwawancarai)

*) Pewawancara dapat “Menilai” jawaban dari reaksi, gerak-gerik dan raut muka responden

*) Bisa mengungkapkan hal-hal yang tersembunyi

- Kelemahan :

*) Kesahihan data seringkali tergantung keadaan pewawancara

*) Kesulitan dalam mengatur waktu perjumpaan antara pewawancara dengan responden

*) Memerlukan biaya tenaga,waktu yang relatif besar


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Data Penelitian

Data adalah bentuk jamak dari kata datum (bahasa latin) yang artinya adalah kurnia atau pemberian atau penyajian. Dalam konteks statistika data diartikan sbb:

Data adalah kumpulan angka,fakta,fenomena atau keadaan atau lainnya yg merupakan pengamatan,pemgukuran, atau pencocokan dsbnya thd variabel dari suatu objek kajian,yg berfungsi dpt digunakan untuk membedakan objek yg satu dengan yg lainnya pd variabel yg sama.

Berdasarkan sifat kekontinyuannya, data hasil pengamatan dpt dibedakan menjadi data diskrit dan kontinyu.

1. Data Diskrit adalah data yg hanya dpt menempati titik-titik tertentu pada sebuah garis

Misal : Jumlah anak = 0 1 2 3 4 5 6

0 1 2 3 4

---+----+---+---+-----+


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

2. Data kontinyu, adalah data yang dapat menempati seluru titik pada sebuah garis.

misal : Data pendapatan per kapita per bulan = 150 ribu rp sampai dgn 2 juta rp

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

150 ribu rupiah 2 juta rupiah

(seluruh titik dapat ditempati data pendapatan)


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Contoh :

Tipe mobil yang dimiliki Banyaknya anakBobot pengapalan

Warna pupen Banyaknya pegawaiJarak tempuh antara

Jenis kelamin Banyaknya unit TVpenggantian oli

yang terjual th lalujarak antara

New york-Bangkok

Data

Kuantitatif

Atau numerik

(bilangan/angka)

Kualitatif

Atauatribut

( Klasifikasi )

Diskrit

( perhitungan )

Kontinu

( pengukuran )


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

DATA PRIMER

- Berasal dari Sumber Asli tidak melalui perantara ).

- Dikumpulkan secara khusus oleh peneliti, sesuai keperluan riset yang sedang dilakukan.

Kelebihan : sesuai keinginan peneliti, data yang tidak relevan dapat dielemir atau dikurangi.

Kelemahan : memerlukan biaya, waktu, tenaga >>>

DATA SEKUNDER

- Dikumpulkan oleh pihak lain atau tersusun dalam arsip (Data Dokumenter) yang dipublikasikan ataupun yang tidak dipublikasikan.

Kelebihan : biaya, waktu, tenaga <<<

Kelemahan : - Tidak selalu dapat memenuhi kebutuhan riset.

- Kemungkinan tidak lagi relevan dengan masa sekarang.


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Yang harus diperhatukan :

1. Kesesuaian dengan tujuan riset

2. Kesesuaian dengan periode waktu

3. Kesesuaian dengan populasi

4. Relevansi dan konsistensi unit pengukur

5. Kemungkinan bias

6. Biaya pengumpulannya

7. Akurasi pengumpulan data


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Hubungan Sumber Dan Jenis Data Penelitian

Data Subyek

Data Primer

Data Fisik

Sumber Data

Data Dokumenter

Data Sekunder


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Tipe Data Sekunder

Misal,faktur penjualan,

Jurnal penjualan,

Laporan penjualan

Periodik,surat-surat,

Notulen hasil rapat dan

Memo manajemen

Data Internal

Tipe Data

Sekunder

Buku,Jurnal,Majalah

atau Buletin antara lain

Yang memuat data

Indeks atau referensi,

Hasil sensus,statistik,

Pasar,industri,direktori

Perusahaan dan investasi

Data Sekunder


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Jenis Data Penelitian

Lisan (Verbal)

Tertulis

Data Subyek

Ekspresi

Jenis Data

Data Fisik

Data Dokumenter


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

SKALA PENGUKURAN DATA :

1. SKALA NOMINAL

2. SKALA ORDINAL

3. SKALA INTERVAL

4. SKALA RASIO


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

SKALA NOMINAL :

. Hanya merupakan lambang untuk membedakan./ unsur penamaan.

. Tidak berlaku hukum numerik ( tidak bisa di + ; di - ; di x ; di : )

Contoh :

ABRI (1) atau 3 atau 2

PNS (2) atau 2 atau 1

Swasta (3) atau 1 atau 3

SKALA ORDINAL :

. Merupakan lambang untuk membedakan dan / unsur penamaan.

. Mengurut peringkat berdasarkan kualitas yang / unsur urutan.

ditentukan.

Contoh :

Sangat cantik (5) atau 1

cantik (4) atau 2

Cukup cantik (3) atau 3

Tidak cantik (2) atau 4

Sangat tidak cantik (1) atau 5


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

SKALA INTERVAL :

. Merupakan lambang untuk membedakan.

. Mengurut peringkat berdasarkan kualitas yang ditentukan.

.Bilangan bisa memperlihatkan jarak/interval, tetapi titik nol bukan merupakan titik mutlak, tetapi ditentukan berdasarkan perjanjian.

Contoh :

Skala pada termometer (misal Celsius dan Fahrenheit).

SKALA RASIO :

. Merupakan lambang untuk membedakan.

. Mengurut peringkat berdasarkan kualitas yang ditentukan.

. Bilangan Bisa memperlihatkan jarak/interval, dan titik nol merupakan titik mutlak. Nilai nol artinya kosong.

Contoh : Berat (kg) Pendapatan ($) Pajang Jalan (km)

Rupiah1525100Kilogram2535120

Liter5070160


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Gambar Skala pengukuran


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Gambar Tipe SkalaPengukuran dan Metode Statistik

Deskripsi

Skala Interval

Dan Rasio

Uji Hipotesis

Statistik Deskriptif

Statistik Inferensial

Non-Parametrik

Skala Interval

Dan Rasio

Deskripsi

Uji Hipotesis

Distribusi Data

Normal

Distribusi Data

Tidak Normal

Data Dokumenter


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Gambar Contoh Metode Statistik Berdasarkan Tujuan Studi dan Skala Pengukuran


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Kelebihan dan Kelemahan Teknik Wawancara dan Teknik Kusioner


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

METODE PENGUMPULAN DATA: KELEBIHAN DAN KELEMAHAN


Oleh ir effi damaijati ms program pascasarjana universitas pembangunan nasional veteran

Pengertian dan kaitan antara Obyek, Sifat-sifat yang dimiliki dan Datanya


  • Login