1 / 16

ANALISIS PERUBAHAN LABA KOTOR

ANALISIS PERUBAHAN LABA KOTOR. Perubahan dalam laba kotor (gross profit) perlu dianalisa untuk mengetahui sebab - sebab perubahan tersebut , baik perubahan yang menguntungkan ( kenaikan ) maupun perubahan yang merugikan ( penurunan ).

Download Presentation

ANALISIS PERUBAHAN LABA KOTOR

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. ANALISIS PERUBAHAN LABA KOTOR

  2. Perubahandalamlabakotor (gross profit) perludianalisauntukmengetahuisebab- sebabperubahantersebut, baikperubahan yang menguntungkan (kenaikan) maupunperubahan yang merugikan (penurunan). • Padadasarnyaperubahanlabakotoritudisebabkanoleh 2 faktoryaitu : • FaktorPenjualan • FaktorHargaPokokPenjualan Labakotor = Penjualan - HPP

  3. 1. Hasil penjualan dapat disebabkan oleh : • - a. perubahan harga jual persatuan produk • - b. Perubahan kuantitas atau volume produk yang dijual/dihasilkan. • 2.Perubahan Harga Pokok Penjualan dapat disebabkan : • -a. Perubahan harga pokok rata-rata persatuan • - b. Perubahan kuantitas atau volume produk yang dijual.

  4. 4 FaktorPenyebabPerubahanLabaKotor • Perubahan Harga Jual (Sales Price Variance). • Perubahan Kwantitas produk yang dijual (sales volume variance). • Perubahan Harga Pokok Penjualan per satuan produk (cost price variance) • Perubahan kwantitas harga Pokok penjualan (cost volume variance)

  5. 1. Sales Price Variance • Perubahanhargajualyaituadanyaperubahanantarahargajual yang sesungguhnyadenganhargajual yang dibudgetkanatauhargajualtahunsebelumnya. • (HJ2 – HJ1)K2 • HJ1 = Hargajual per satuanproduk yang dibudgetkanatautahunsebelumnya. • HJ2 = Hargajual per satuanproduk yang sesungguhnya. • K2 = Kuantitasatau volume produk yang sesungguhnyadijual

  6. Apabila (HJ2 –HJ1) menunjukan angka positif berarti ada kenaikan harga, menguntungkan. • Sebaliknya bila (hj2-hj1) negatif berarti ada penurunan harga jual dan menunjukan keadaan yang merugikan.

  7. 2. Sales Volume Variance • Perubahankuantitasproduk yang dijualyaituadanyaperbedaanantarakuantitasproduk yang direncanakan/tahunsebelumnyadengankuantitasproduk yang sesungguhnyadijual (direalisir). • (K2 – K1) HJ1 • K2 = Kuantitaspenjualansesungguhnya • K1 = Kuantitaspenjualan yang dibudgetkanatautahunsebelumnya. • HJ 1= Hargajual per satuanproduk yang dibudgetkan (tahunsebelumnya)

  8. Bila (K2 –K1) menghasilkan angka positif berarti adanya peningkatan penjualan, menguntungkan. • Bila (K2 – K1) negatif menunjukan adanya penurunan kuantitas penjualan, merugikan.

  9. 3. Cost Price Variance • PerubahanHargaPokokPenjualanPersatuanYaituadanyaperbedaanantarahargapokokpenjualan per satuanprodukmenurut budget atautahunsebelumnyadenganhargapokok yang sesungguhnya. • (HPP2 – HPP1) K2 • HPP2 = HPP yang sesungguhnya • HPP1 = HPP menurut budget atautahunsebelumnya. • K2 = Kuantitasproduk yang sesungguhnyadijual. • Bila (HPP2 – HPP1) = positif, adakenaikanbiaya (HPP) artinyamerugikan. • Sebaliknyabila (HPP2 – HPP1) negatifmenguntungkan

  10. 4. Cost Volume Variance • Yaituadanyaperubahanhargapokokpenjualankarenaadanyaperubahankwantitas/volume yang dijualatau yang diproduksi. • (K2 – K1) HPP1 • K2 = kuantitasproduk yang sesungguhnyadijual/dihasilkan. • K1 = Kuantitasprodukmenurutbdget (tahunsebelumnya). • HPP1 = HPP persatuanbarangmenurut budget • Bila (K2 – K1) = positif, merugikandansebaliknya

  11. contoh

  12. Perhitungan • 1. Perubahan harga jual • (HJ2 – HJ1) K2 • (Rp 220 – Rp200) 1150 = Rp 23 000 (laba) • 2. Perubahan Kwantitas terjual • (K2 – K1) HJ1 • (1150 - 1000) Rp 200 • = Rp 30 000 (laba)

  13. 3. Perubahan HPP • (HPP2 – HPP1) K2 • (Rp 157,50 – Rp 150) 1150 • =Rp 8625 (rugi) • 4. Perubahan Kuantitas HPP • (K2 – K1) HPP1 • (1150 – 1000) Rp 150 • Rp 22 500,- (rugi)

  14. Laporan Perubahan Laba kotor • Kenaikanpenjualandisebabkan : • 1. KenaikanhargajualRp 23 000,- • 2. KenaikankuantitaspenjualanRp 30 000,- • Rp 53 000,- • Kenaikan HPP disebabkan : • 1.Kenaikan Hp persatuanprodukRp 8 625,- • 2.Kenaikan Kuantitas HPP Rp 22 500,- • jumlahRp 31.125,- • KenaikanlabakotorRp 21 875,-

  15. kasus • Anggaran dan realisasi PT Abadi tahun 2009 : • Anggaran Realisasi • Hasil Penjualan : Rp 3,712 juta Rp 2,80 jt • H P P : Rp 2,475 juta Rp 1,96 jt • Laba kotor : Rp 1,237 juta Rp 0,84 jt • Volume terjual : 16 500 unit 14 000 unit • Diminta : buat laporan perubahan laba kotor

  16. kasus • Anggaran dan realisasi PT Abadi tahun 2009 : • Realisasi Anggaran • Hasil Penjualan : Rp 3,712 juta Rp 2,80 jt • H P P : Rp 2,475 juta Rp 1,96 jt • Laba kotor : Rp 1,237 juta Rp 0,84 jt • Volume terjual : 16 500 unit 14 000 unit • Diminta : buat laporan perubahan laba kotor

More Related