1 / 17

Bunga

Bunga. ASAL USULBUNGA. Asal-Usul Metamorfose kuncup ( Buding ; Gemma ) yang bagian-bagiannya beralih fungsi . Baik kuncup ujung ( bunga terminalis ) atau kuncup lateral ( bunga aksilaris ). Yang berupa batang : Tangkai induk atau aksis perbungaan ( pedundulus communis ),

gezana
Download Presentation

Bunga

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Bunga

  2. ASAL USULBUNGA Asal-Usul Metamorfosekuncup (Buding; Gemma) yang bagian-bagiannyaberalihfungsi. Baikkuncupujung (bungaterminalis) ataukuncup lateral (bungaaksilaris). Yang berupabatang: Tangkaiindukatauaksisperbungaan (pedunduluscommunis), Cabangtangkaiinduk (Rachis, dst.), Tangkaibunga (petiole), Dasarbunga (receptacle). Yang berupadaun: Daunpelindung (brachtea), Daunkelopak (sepal) menyusunkelopakbunga (calyx), Daunmahkota (petal) menyusunmahkotabunga (corolla), Daunpendukungmicrospora (jantan) membentukbenang sari (stamen) Daunpendukungmegaspora (betina) sebagaidaunbuah (tb. Berbiji)i)) 12/07/2010

  3. Aksis bercabang Aksis tak bercabang Aksis bercabang • 1.Malai(panicle)pada • mangga (Anacardiaceae) • 2.Malai rata (corymbus) pada • bungasoka (Ixoraspp.) • 3.Payung majemukpadaadas • dan ginseng • 4.Bulir majemukpadapadi • 1. Tandan/raceme Caesalpiniaceae • 2. Bulir(spica) bungalada (Piper • cubeba) • 3.Untai (amentum) bungasirih • (Piper betle) • 4. Payungpada Ginseng danAdas • 5. Gadapadanangka • 6. PeriukpadaFicus • 7. Kepala(Capitulum) pada • Mimosaceae • 8. Cawan(hypanthodium) BUNGA majemuk tak terbatas • 1. Menggarputunggalpadamelati • 2. Menggarpumajemuk (compound • dichaesium) padabunga kina • 3. Berkarangpadabungapepermint • 4. Sabit(drepanium) • 5.Kipas (rhipidum) • 6.Sekrup (bostryx) padabungakenari • 7.Tangga seling (cincinus)

  4. Carpel Stamen Petal L1 L2 Cell layers L3 Sepal Floral meristem Anatomy of a flower Tomato flower Floral meristems

  5. Metamorfose bunga 1. Labellum= 5 dari 6 benangsarimenjadipenarikserangga, 1 lagimenjadibenang sari fertildanberukuranbesar2. nectarium= alihfungsi 1 dari 6 benangsari padaMusaceae3. polinia= persatuanserbuk sari menjadibahansepertililin4.staminodia=benang sari yang memilikiserbuk sari steril, bentukdanwarnanyaberbedadgnbenangsarifertil5. anulus=reduksibenangsari yang tangkaisarinyaberkembangmenjadicincinpd benangsarikelapa 12/07/2010

  6. Bagian-bagian Bunga Pedicellus Reseptakel/ talamus sepal→kaliks petal→corolla Androecium Gynaecium

  7. Floral Organs

  8. Anatomy of a Cymbidium flower • 1. Sepal - Meskipun kelihatan menyerupai petals/daun bunga, tetapi sebenarnya adalah penyangga/pokok/kelopak bunga. Biasanya tiga lembar dangan ukuran kurang lebih sama. • 2. Petals daun bunga - Anggrek selalu mempunyai tiga petal. Dua normal dan yang ketiga berubah menjadi struktur spesial yang indah disebut Labellum • 3. Lip atau labellum - Daun bunga yang terbawah dari suatu anggrek. • Berfungsi sebagai penentu "dasar platform" pollinatornya. • 4. Column - seperti ujung jari yang menyebabkan bunga anggrek bisa berproduksi. Permukaan Stigmatic sebagai kelamin betina dan Pollnia sebagai kelamin jantan terletak di bawah Anther Cap

  9. Metamorfosis Daun Mahkota Fungsi: menarik serangga polinator 1. Labellum = 5 dari 6 benang sari menjadi penarik serangga,1 lagi menjadi benang sari fertil dan berukuran besar2. nectarium = alih fungsi 1 bnng sari dar 6 bngsari pada Musaceae3. polinia = persatuan serbuk sari menjadi bahan seperti lilin4.staminodia =benang sari yang memiliki serbuk sari steril, bentuk dan warnanya berbeda dngn benangsari fertil5. anulus =reduksi benangsari yang tangkai sarinya berkembang mnjd cincin pd bng kelapa

  10. Irisan melintang reseptakel pada bagian keluarnya runutan menuju sejumlah lingkar stamen. Di dalam reseptakel runutan stamen tampak disusun dalam deretan radial (Fahn (1991) hal 678)

  11. Histologi Sepal dan Petal • Sepal dan petal mengalami pertumbuhan apikal, marginal, dan interkalar. • Sistem vaskular periantium biasanya tidak berkembang dengan baik dan kekurangan sklerenkim • Mesofil umumnya terdiri dari parenkim bunga karang dan selnya mengandung kromoplas • Dinding sel epidermis tipis • Dinding luar sel epidermis mempunyai papila yang membuat petal tampak bercahaya • Stomata kalau ada hanya sedikit dan tidak berfungsi

  12. Plant gene replacement results in the world's only blue rose Australian and Japanese researchers have demonstrated the application of RNAi technology for gene replacement in plants, developing the world's only blue rose.

  13. Suntory's scientists created the 'silencer' gene to exploit a cellular phenomenon called RNA interference (RNAi). RNAi technology is revolutionizing research and development across the biological and medical sciences, and has been hailed as the most important new research tool to emerge in the past 25 years • The anthocyanin dihydrokaempferol (DHK) is the precursor for all three primary plant pigments: cyanidin, pelargonidin and delphinidin • Suntory's researchers had the idea – they used RNAi to create a synthetic gene to suppress the DFR gene in a shapely pink rose. • Blue shades should be achievable if Florigene and Suntory researchers can make the rose's petals less acidic. Rose petals are moderately acidic, with a pH around 4.5, while carnation petals are less so, with a pH of 5.5. • Florigene and Suntory researchers have 'fished around' for roses with higher petal pH, but the low-acidity trait appears to be genetically limited in roses. Researchers are now using RNAi gene-knockout technology to identify genes that influence petal acidity, or that modulate petal colour in other ways.

  14. Terimakasih

More Related