KONSEP DASAR
Download
1 / 55

KONSEP DASAR - PowerPoint PPT Presentation


  • 348 Views
  • Uploaded on

KONSEP DASAR. PENGEMBANGAN KURIKULUM. Disajikan: Prof. Dr. Sunandar, M.Pd. Kompetensi Menjelaskan hakikat dan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan kurikulum. Indikator :. Menjelaskan pengertian kurikulum Menjelaskan latar belakang perubahan.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' KONSEP DASAR' - genna


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

KONSEP DASAR

PENGEMBANGAN KURIKULUM

Disajikan: Prof. Dr. Sunandar, M.Pd.


Kompetensi

Menjelaskan hakikat dan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan kurikulum

Indikator:

  • Menjelaskan pengertian kurikulum

  • Menjelaskan latar belakang perubahan

  • Menjelaskan hubungan antara kurikulum dan pembelajaran

  • Menjelaskan 5 konsep pengembangan kurikulum

  • Menjelaskan model-model pengembangan kurikulum

  • Menjelaskan arah kurikulum masa depan


DEFINISI KURIKULUM

qSemua yang diajarkan di institusi pendidikan

qSekumpulan mata pelajaran atau mata kuliah yang diajarkan baik di sekolah maupun di luar sekolah (yang diarahkan oleh sekolah)

qSekumpulan mata kuliah yang disusun secara resmi dan sistematis yang merupakan prasyarat untuk sertifikasi


HUBUNGAN KURIKULUM

DAN PEMBELAJARAN

F Kurikulum adalah segala hal yang diajarkan (program, rencana, dan isi pelajaran)

F Pembelajaran (instruction) adalah bagaimana menyampaikan apa yang diajarkan itu (metode, tindakan belajar mengajar, dan presentasi)


PT

policy ?

pedoman ?

metoda ?

model belajar ?

?...?...?


KURIKULUM

BERBASIS

ISI

KURIKULUM

BERBASIS

KOMPETENSI

POKOK MASALAHNYA ADALAH ADANYA PERUBAHAN :

MENGUSIK KETENTRAMAN SAAT INI


KONDISI GLOBAL :PERSAINGAN PERSYARATAN KERJA PERUBAHAN ORIENTASI

PERUBAHAN KOMPETENSI LULUSAN

PERUBAHAN KURIKULUM

PERUBAHAN PARADIGMAPENGETAHUAN, BELAJAR DAN MENGAJAR

PERUBAHAN PEMBELAJARAN

PERUBAHAN


MENGAPA ADA

PERUBAHAN

KONSEP

KURIKULUM


LATAR BELAKANG PERUBAHAN KEBIJAKAN

  • Persaingan

  • Perubahan Orientasi Lembaga Pendidikan

  • Perubahan Persyaratan kerja

MASALAH INTERNAL PERG.TINGGI DI INDONESIA

  • Penataan Lembaga

  • Penataan Arah dan Tujuan pendidikan

  • Penataan Program Studi.

MASALAH EKSTERNAL (TATANAN GLOBAL)

KURIKULUM NASIONAL 1994 ( no. 056/ U/ 1994 )

KURIKULUM INTI & INSTITUSIONAL ( no. 232/ U/ 2000.)

KONTEKS KEBUDAYAAN

KONTEKS ILMU/ IPTEKS

  • MKU

  • MKDK

  • MKK

  • FENOMENA ANTHROPOS

  • FENOMENATEKNE

  • FENOMENAOIKOS

  • FENOMENAETNOS

DISARIKAN DARI :: DIKTI, Dokumen Penjelasan, 2000 perubahan Kep. Men. DIK BUD No. 056/U/1994,, 2000


  • fenomenaanthrophosdicakup dalam pengembangan manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap, dan mandiri serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

  • fenomenateknedicakup dalam penguasaan ilmu dan ketrampilan untuk mencapai derajat keahlian berkarya.

  • fenomenaoikosdicakup dalam kemampuan untuk memahami kaidah kehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya.

  • fenomena etnos,dicakup dalam pembentukan sikap dan perilaku yang diperlukan seseorang dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keahlian yang dikuasai.


DOKUMEN ( CURRICULUM PLAN )

KEGIATAN NYATA( ACTUAL CURRICULUM )

KURIKULUM

  • SERANGKAIAN MATA KULIAH

  • SILABUS

  • PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN ( GBPP - SAP )

  • PROSES EVALUASI ( ASSESSMENT )

  • PENCIPTAAN PROSES PEMBELAJARAN

  • SUASANA PEMBELAJARAN


PENGERTIAN KURIKULUM

MENURUT :

SK MENDIKNAS NO 232/U/2000.

  • KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI ADALAH :

  • SEPERANGKAT RENCANA DAN PENGATURAN MENGENAI ISI MAUPUN BAHAN KAJIAN DAN PELAJARAN SERTA CARA PENYAMPAIAN DAN PENILAIANNYA YANG DIGUNAKAN SEBAGAI PEDOMANPENYELENGGARAAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI PERGURUAN TINGGI.


SECARA SPESIFIK YANG BERUBAH ADALAH :

  • PERUBAHAN ORIENTASI KURIKULUM

  • PERUBAHAN LUARAN PERGURUAN TINGGI

  • SEBAGAI KONSEKUENSINYA DIPERLUKAN PERUBAHAN PEMBELAJARAN

  • (Perencanaanmencantumkankompetensi, metodapembelajaran, indikatorpenilaian)


KURIKULUM BARU

YANG SELALU BERUBAH

YANG SULIT BERUBAH

  • JUMLAH MATA KULIAH

  • BESARNYA SKS MATA KULIAH

  • ISI MATERI MATA KULIAH

  • SUSUNAN MATA KULIAH

  • NAMA DAN KODE MATA KULIAH

  • RUMUSAN TUJUAN PENDIDIKAN

  • SARANA PEMBELAJARAN

  • BENTUK PEMBELAJARAN

  • ( BENTUK DAN MACAM TUGAS )

  • ( CARA MENILAI / ASSESSMENT )

  • PARADIGMA PENDIDIKAN

  • ( MENGAJAR / MENDIDIK )

  • ( TEACHING / LEARNING )

  • ( AKADEMIK / PROFESIONAL )

  • ( KEMAPANAN / PERUBAHAN )


Perencanaan

MENINGKATKAN

KUALITAS LULUSAN

LEWAT PENERAPAN

KBK

PT

Pemahaman bersama

evaluasi

TUTORIAL

uji coba


LEMBAGA SERTIFIKASI

IJASAH

KOMPETENSI UTAMA

JENIS PEKERJAANATAU LAPANGAN KEHIDUPAN TERTENTU

PROGRAM PENDIDIKAN AKADEMIK (S1)

STANDART KOMPETENSI

GENERIC SKILL (TRANSFERABLE SKILL)

KOMPETENSI PENDUKUNG

KOMPETENSI LAINNYA

LEMBAGA PELATIHAN

Training

SERTIFIKAT

TUGAS MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN

TUGAS PERGURUAN TINGGI


LEMBAGA SERTIFIKASI

SERTIFIKAT KOMPETENSI

IJASAH

KOMPETENSI UTAMA

PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI

JENIS PEKERJAAN TERTENTU

STANDART KOMPETENSI

BASIC SKILL (APLICABLE SKILL)

KOMPETENSI PENDUKUNG

KOMPETENSI LAINNYA

ASOSIASI AHLI

TUGAS MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN

TUGAS PERGURUAN TINGGI


BASIC SKILL GENERIC SKILL TRANSFERABLE SKILL

STANDART KOMPETENSI PROFESI / BID. KERJA

TUJUAN PENDIDIKAN TINGGI

PADA PRINSIPNYA ADALAH MEMPERSIAPKAN SESEORANG DENGAN KUALIFIKASI KESARJANAAN, YANG SIAP MENYESUAIKAN DIRI DENGAN PERUBAHAN CEPAT YANG MUNGKIN DIHADAPINYA DALAM PROFESI ATAU LAPANGAN KERJA YANG DIGELUTINYA.


KBK 2000

BERBASIS PADA KEBUDAYAAN

BERBASIS PADA ISI KEILMUAN

ADA PERUBAHAN ORIENTASI KURIKULUM

KURNAS 1994

ADANYA KONSORSIUM SAINS,TEKNOLOGI , SENI

KONSEP UNESCO ( 4 PILAR PENDIDIKAN ) learning to know learning to do learning to be learning to live together


KURNAS 1994

KOMPETENSI SESEORANG UNTUK DAPAT MELAKUKAN TINDAKAN CERDAS, PENUH TANGGUNG JAWAB SEBAGAI SYARAT UNTUK DIANGGAP MAMPU OLEHMASYARAKAT DALAM MELAKSANAKAN TUGAS-TUGAS DI BIDANG PEKERJAAN TERTENTU

KEMAMPUAN MINIMAL PENGUASAAN PENGETAHUAN, KETRAMPILAN DAN SIKAP SESUAI SASARAN KURIKULUM PROGRAM STUDINYA

PERUBAHAN LUARAN PERGURUAN TINGGI

KBK 2000

PENILAIAN DILAKUKAN OLEH MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN

PENILAIAN OLEH PERGURUAN TINGGI SENDIRI


Kebutuhan

Stakeholders

Lulusan

  • Lulusan Perguruan tinggi diharapkan mempunyai kompetensi yang sesuai kebutuhanstakeholdersberupa :

  • Kebutuhan kemasyarakatan(societal needs)

  • Kebutuhan dunia kerja(industrial needs)

  • Kebutuhan profesional(professional needs)

  • Kebutuhan generasi masa depan(aspek scientific vision)


INTI :Pancasila dan Kewarganegaraan , Agama, Bahasa Indonesia.

INST :Bahasa Inggris, ISD, IBD, IAD, Filsafat Ilmu, Olah Raga dsb.

KURIKULUM INTI ( Kompetensi Utama ) ditetapkan oleh Menteri.

SK. MENDIKNAS RI NO. 232/U/2000, TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MAHASISWA


DASAR PEMIKIRAN

PENGELOMPOKAN MATA KULIAH

PADA

SK MENDIKNAS NO 232/U/2000.

ADALAH :

  • KONSEP EMPAT PILAR PENDIDIKAN DARI UNESCO.

  • PERSYARATAN KERJA YANG DITUNTUT OLEH DUNIA KERJA GLOBAL.

  • USAHA PENYEPADANAN DALAM KONTEKS NASIONAL.


Dasar Pertama :Kurikulum yang disarankan oleh The International Bureau of Education UNESCO( The International Comission on Education for the 21 st Century )

Life long learning



Dasar ketiga :Usaha penyepadanan


PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM

MENURUT :

SK MENDIKNAS NO 232/U/2000.

YANG MENIMBULKAN BANYAK TAFSIR

TERUTAMA TENTANG

PENGELOMPOKAN MATA KULIAH


PADA

SK MENDIKNAS NO 045/U/2002

TERDAPAT

PERUBAHAN DAN PENJELASAN


SK. MENDIKNAS RI NO. 045/U/2002.

TENTANG KURIKULUM INTI PENDIDIKAN TINGGI

Kompetensi Utama ditetapkan oleh kalangan Perguruan Tinggi, masyarakat profesi dan pengguna lulusan.

Kompetensi Pendukung dan Kompetensi lainnyaditetapkan oleh Institusi penyelenggara program studi


  • KOMPETENSI UTAMA : Kemampuan minimal untuk menampilkan unjuk kerja yang memuaskan sesuai dengan penciri program studi.

  • KOMPETENSI PENDUKUNG : Kemampuan yang gayut dan dapat mendukung kompetensi utama serta merupakan ciri khas PT yang bersangkutan.

  • KOMPETENSI LAIN :

  • Kemampuan yang ditambahkan yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup, dan ditetapkan berdasarkan keadaan serta kebutuhan lingkungan PT.


KELOMPOK MATA KULIAH( pada SK Mendikbud no 323/U/2000)BUKAN SASARAN DARI PENYUSUNAN KURIKULUM

TETAPI

YANG MENJADI SASARAN PENYUSUNAN KBK ADALAH TERCAPAINYA KELIMA ELEMEN KOMPETENSI( pada SK Mendiknas no 045/U/2002)


PENYUSUNAN

KURIKULUM

(mengantisipasi perubahan pasar global)


Undang undang republik indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional
UNDANG-UNDANGREPUBLIK INDONESIANOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANGSISTEMPENDIDIKANNASIONAL

Pasal 35

(1) Standarnasionalpendidikanterdiriatasstandarisi, proses, kompetensilulusan, tenagakependidikan, saranadanprasarana, pengelolaan, pembiayaan, danpenilaianpendidikan yang harusditingkatkansecaraberencanadanberkala.

(2) Standarnasionalpendidikandigunakansebagaiacuanpengembangankurikulum

PenjelasanPasal 35Ayat(1)

  • Standarisimencakupruanglingkupmateridantingkatkompetensi yang dituangkankedalampersyaratantentangkompetensitamatan, kompetensibahankajian, kompetensimatapelajaran, dansilabuspembelajaran yang harusdipenuhiolehpesertadidikpadajenjangdanjenispendidikantertentu.

  • Kompetensilulusanmerupakankualifikasikemampuanlulusan yang mencakupsikap, pengetahuan, danketerampilansesuaidenganstandarnasional yang telahdisepakati.


Undang undang republik indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional1
UNDANG-UNDANGREPUBLIK INDONESIANOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANGSISTEMPENDIDIKANNASIONAL

Sertifikasi

Pasal61

  • Sertifikatberbentukijazahdansertifikatkompetensi.

  • Ijazahdiberikankepadapesertadidiksebagaipengakuanterhadapprestasibelajardan/ataupenyelesaiansuatujenjangpendidikansetelah lulus ujianyangdiselenggarakanolehsatuanpendidikan yang terakreditasi.

  • Sertifikatkompetensidiberikanolehpenyelenggarapendidikandanlembagapelatihankepadapesertadidikdanwargamasyarakatsebagaipengakuanterhadapkompetensiuntukmelakukanpekerjaantertentusetelah lulus ujikompetensiyangdiselenggarakanolehsatuanpendidikan yang terakreditasiataulembagasertifikasi.

    PenjelasanPasal 61

  • Cukupjelas


BIDANG KERJA

Mahasiswa

Baru

ProsesPembelajaran

Pasar kerja

Leader

SPMI

Pengakuan

Masyarakat

Masyarakat

akademik

Dosen -pimpinan

Dokumen

Kurikulum

Pustaka

Dana

Laboratorium

Pegawai

Organisasi

Resources

BNSP

BAN PT

BSNP

KKNI

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

STANDAR KOMPETENSI KERJA

2

3

LEARNING OUTCOME

PERGURUAN TINGGI

8

6

4

1

ASOSIASI PROFESI

7

5

[email protected] its.ac.id


S3

S2

D IV

D III

S1

D II

D I

KKNI

KKNI

S3(T)

Spesialis

9

9

S2(T)

8

8

Profesi

7

7

6

6

5

5

4

4

3

3

Sekolah

Menengah

Kejuruan

Sekolah Menengah Umum

2

2

1

1

PENDIDIKAN BERBASISPENGEMBANGANKEAHLIAN

PENDIDIKANBERBASIS

PENGEMBANGAN KEILMUAN


PERPINDAHAN ANTARA JENIS DAN

STRATA PENDIDIKAN TINGGI

S3

S3 (T)

Spesialis Y

SpesialisX

S2 (T)

S2

Profesi Y

Spesialis X

Profesi X

S1(T)

S1

D III

MULTI ENTRY AND

MULTI EXIT SYSTEM

D II

D I

SMA/SMK


JENIS PROGRAM PENDIDIKAN TINGGI

IJASAH

PENDIDIKAN PROFESI

D IV

D III

S1

D II

D I

S2

S3

PROGRAM PENDIDIKAN AKADEMIK

PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI

Dokter

Apoteker

Akuntan

Arsitek

Pengacara

Notaris Psikolog

NERS

[email protected] its.ac.id

[email protected] its.ac.id


KKNI

PENJABARAN KKNI

9

Nasional

8

7

DESKRIPSI SPESIFIK PROGRAM STUDI

RUMUSAN LEARNING OUTCOMES LULUSAN PRODI

DESKRIPSI GENERIK

6

RENCANAPEMBELAJARAN MATA KULIAH

KURIKULUM PROGRAM STUDI

5

4

yang terjadi

saatini

3

2

1

Perguruantinggi


Penjelasan kkni lo
PENJELASAN KKNI & LO

  • Istilah yang digunakan untuk menyatakan kemampuan seseorang didalam deskripsi KKNI adalah “capaian pembelajaran” (learning outcome). Hal ini selain untuk membedakan istilah “kompetensi” yang digunakan oleh dunia profesi untuk menyatakan standar kemampuan dari profesi tersebut dengan istilah “standar kompetensi”, juga digunakannya istilah “sertifikat kompetensi”sebagai pernyataan kelulusan dari uji kompetensi.

  • Di dalam dunia pendidikan (dalam UU Sisdiknas no 20 tahun 2003) kelulusan jenis pendidikan akademik , vokasi , dan Pendidikan profesi, diberi “ijasah” bukan ‘sertifikat kompetensi’.

  • Dibutuhkan rumusan “learning outcomes” (LO) lulusan prodi tertentu, yang sesuai dengan level KKNI nya, yang akan digunakan sebagai acuan bagi program studi sejenis di seluruh Indonesia.

  • Rumusan tersebut merupakan pernyataan “kemampuan minimal” yang harus dimiliki oleh setiap lulusan program studi tersebut.


Learning outcomes
LEARNING OUTCOMES

  • Learning outcomes are the statements of what a learner is expected to know, understand or able to do at the end of a module and of how that learning will be demonstrated. Unlike aims, they are couched in terms of what the learner is expected to learn

  • A set of level descriptors may act directly as a guide for the writing of learning outcomes, or the level descriptors may be translated into descriptors for the discipline or program. In either case, the level descriptors ensure that the outcome statement is clearly related to a particular level, and they provide an indication of agreed achievements. Learning outcomes are derived from consideration of level descriptors and aims. Learners must show that they can achieve the learning outcomes to gain credit for the module. Aims provide a rationale or a direction for the module


TABEL YANG WAJIBDILENGKAPIDALAMPENYUSUNAN LO PROGRAM STUDI


KURIKULUM DI MASA DEPAN

v Banyak menawarkan mata kuliah interdisipliner seperti biostatistika, biomolekuler, gizi dan olah raga

vMenawarkan mata kuliah mengenai lanjut usia dan berbagai aspeknya

vMengenai keragaman budaya, pendidikan internasional & global untuk membangun pemahaman pebelajar akan emosi, sikap, perasaan diri sendiri atau orang lain

vMemasukkan hal-hal seperti pengembangan metakognisi, cara berpikir otak kiri & otak kanan, dan manajemen emosi & stres


ARAH KURIKULUM MASA DEPAN

Abad 21

Perubahan ekstensif dan cepat

Ketidakpastian yang tinggi

Masyarakat yang sangat dinamis

Bertanya mengenai kemungkinan masa depan apa yang akan terjadi dan masa depan apa yang diinginkan untuk terjadi


KETERAMPILAN DI MASA DEPAN

m Mengandalkan otak

m Mampu mencari, memilah, dan mengolah informasi untuk mencapai tujuan tertentu

m Mampu menggunakan komputer

m Keterampilan yang berhubungan dengan moral, sosial, dan spiritual

m Memiliki kecerdasan emosi


KETERAMPILAN DI MASA DEPAN

m Mampu berkomunikasi efektif baik lisan maupun tulisan, berpikir jernih

m Keterampilan interpersonal dan intrapersonal

m Memahami pentingnya lingkungan sehat bagi kehidupan manusia

m Memahami dinamika individu & masyarakat

m Memiliki kompetensi pribadi yang tepat untuk bidang yang diminati dan ditekuni


Bahan diskusi kelompok

  • Kajilah kurikulum yang berlaku di program studi bpk/ibu

  • Peraturan apa sajakah yang dijadikan dalam penyusunan maupun pengembangan kurikum di PS bpk/ibu

  • Mengapa dibutuhkan perubahan kurikulum

  • Apakah dengan berubahnya kurikulum, menurut bpk/ibu membawa dampak perubahan kualitas output/produk?


Bahan diskusi kelompok

  • Kajilah kurikulum yang berlaku di program studi bpk/ibu

  • Peraturan apa sajakah yang dijadikan dalam penyusunan maupun pengembangan kurikum di PS bpk/ibu

  • Mengapa dibutuhkan perubahan kurikulum

  • Apakah dengan berubahnya kurikulum, menurut bpk/ibu membawa dampak perubahan kualitas output/produk? Jelaskan.

  • Bagaimana proses penyusunan kurikulum yang dapat mengantisipasi kebutuhan lapangan?

  • Isilah tabel pada penyusunan LO (learning outcome) sesuai dengan program studi dan jenjang pendidikan dimana bapak/ ibu mengajar



ad