Operational amplifier
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 12

OPERATIONAL AMPLIFIER PowerPoint PPT Presentation


  • 174 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

OPERATIONAL AMPLIFIER. IC 741. Suatu IC yang terdiri atas 2 terminal input, 1 terminal output, dan 2 terminal power supply. Penampilan fisik. Simbol dalam elektronika. Diagram kaki IC →. OPERATIONAL AMPLIFIER. OpAmp Ideal

Download Presentation

OPERATIONAL AMPLIFIER

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Operational amplifier

OPERATIONAL AMPLIFIER

IC 741

Suatu IC yang terdiri atas 2 terminal input, 1 terminal output, dan 2 terminal power supply

Penampilan fisik

Simbol dalam elektronika

Diagram kaki IC →


Operational amplifier1

OPERATIONAL AMPLIFIER

OpAmp Ideal

OpAmp merupakan penguat selisih tegangan: vd = v+-v- , antara kedua sinyal masukan dengan besar penguatan tegangan open-loop :

atau VO = AOL (V+ - V_)

Dimana

VO = Output

AOL = Gain

V+ = input non inverting

V_ = input inverting


Operational amplifier2

OPERATIONAL AMPLIFIER

SIFAT-SIFAT OpAmp IDEAL

  • Penguatan tegangan open-loop/ Gain (AOL) = - (negative infinite)

  • Impedansi masukan (Rd) antara terminal 1 dan 2 besarnya tak hingga; sehingga arus input adalah nol

  • Impedansi keluaran sangat kecil, tegangan keluaran tidak pengaruhi beban

  • Tidak dipengaruhi frekuensi sinyal

  • Vo = 0 untuk Vi = 0 (offset zero)


Operational amplifier3

OPERATIONAL AMPLIFIER

Terminal label “-“ disebut inverting input, dimana v_ dikuatkan secara terbalik atau berlawanan fase dengan output,sebaliknya terminal label “+” disebut non-inverting input dimana output akan sefase dengan v+

Besar penguatan Op Amp (AOL) berada pada range 104 sampai 107 Tegangan maksimum output disebut tegangan jenuh, yang nilainya sekitar 2 Volt di bawah tegangan catu dayanya (Vcc),dengan kata lain, amplifier linier pada range:

-(Vcc-2) < vo < (Vcc-2)

Kegunaan OpAmp (1)

  • Penguatan membalik (inverting amp)

  • Penguatan tak membalik (noninverting amp)

  • Penanding (komparator), dll


Operational amplifier4

OPERATIONAL AMPLIFIER

Penguatan membalik (inverting amp)

Pada rangkaian penguat pembalik, input non-inverting nya (+) terhubung ke ground. Sinyal masukan dihubungkan ke input inverting (-) melalui sebuah resistor R1 dan arus feedback negatif dihubungkan dengan resistor feedback (RF).

VOUT = (-RF/RIN) VIN


Operational amplifier5

OPERATIONAL AMPLIFIER

Penguatan tak membalik (noninverting amp)

Pada rangkaian penguat tak membalik, input non-inverting nya (+) terhubung dengan sinyal masukan. Input inverting (-) dihubungkan dengan ground melalui sebuah resistor R1 dan arus feedback negatif dihubungkan dengan resistor feedback (RF).

Dari

VO = AOL (V+ - V_)

VO = AOL (VIN - VAB)

VO = AOL (VIN – [R1/(R1+RF)]VO)

VO/AOL = VIN – [R1/(R1+RF)]VO

Dimana VO/AOL≈ 0 maka:

VIN = [R1/(R1+RF)] VO

VO =[(R1+RF)/R1] VIN

VO =[1+ RF/R1] VIN

  • Sifat:

  • Dapat menguatkan AC / DC

  • Impedansi input tinggi

  • Impedansi output rendah


Operational amplifier6

OPERATIONAL AMPLIFIER

Penanding (komparator)

Ide: Memanfaatkan nilai penguatan tak hingga dari OpAmp untuk membandingkan antara 2 buah sinyal input yang masuk dalam OpAmp

VREF = [R2/(R1+R2)]VCC)

Dari:

VO = AOL (V+ - V_)

VO = AOL (VREF - Vin)

Sifat:

1. Jika VIN < VREF, maka VO menghantarkan :

Tegangan yang berharga positif (DC); tegangan yang sefase dgn VREF (AC)

2. Jika VIN > VREF, maka VO menghantarkan :

Tegangan yang berharga negatif (DC); tegangan dengan beda fase 180o dgn VREF (AC)

3. Karena penguatan tak hingga maka:

VO max = tegangan jenuh positif OpAmp

VO min = tegangan jenuh negatif OpAmp


Operational amplifier7

OPERATIONAL AMPLIFIER

Catu daya simetris

Sebagai sumber tegangan untuk operasional dari OpAmp membutuhkan catu daya simetris dengan beda potensial -12 V dan +12 V

Berikut adalah ilustrasi tegangan simetris

Jika 2 buah batere 1,5 V dihubungkan seri maka beda potensial yang terukur adalah:

Jika pada titik kontak batere diberikan tap yang dianggap sebagai referensi (0 V), maka:

Sumber tegangan yang memiliki dua buah terminal yang memiliki beda potensial yang sama terhadap suatu referensi disebut sebagai catu daya simetris, gambar sebelah kanan merupakan catu daya simetris


Operational amplifier8

OPERATIONAL AMPLIFIER

Jika sebuah gelombang sinus masuk dalam suatu komparator, maka VOUT:

Contoh: Aplikasi komparator dengan diode

Jika VIN < > VREF maka led biru menyala

Jika VIN < > VREF maka led merah menyala

Jika VIN < > VREF maka led hijau menyala


Operational amplifier9

OPERATIONAL AMPLIFIER

Aplikasi catu daya simetris dengan travo stepdown

Dianalogikan dengan kondisi batere diatas, maka dapat dibuat catu daya simetris dari travo berikut

Travo merupakan sumber arus AC.

Untuk mendapatkan catu daya DC, maka harus di berikan sirkuit penyearah.

+VCC = +12V,

- VCC = -12V


Operational amplifier10

OPERATIONAL AMPLIFIER

Contoh:

Jika RF = 200 KΩ, R1 = 50 KΩ, berapa penguatan rangkaian ini?

Analisislah berapa VOUT yang dihasilkan, berapakah penguatannya?


Operational amplifier11

OPERATIONAL AMPLIFIER

  • Tugas:

  • Suatu batere 3 volt hendak dilemahkan menjadi - 300 μV berapa tahanan

  • feedback dan tahanan input, berikan gambar sirkitnya

  • 2. Sebuah non inverting amp tahanan feedback (RF) 100 KΩ tahanan input

  • (R1) = 10 KΩ, berapa penguatan rangkaian ini, berikan gambar sirkitnya

  • A Senin 08 10 12

  • B SELASA Kuis 09 10 12

Menjelaskan prinsip kerja dan spasifikasi dari Op-Amp ideal.

Menjelaskan Terminal-terminal Op-Amp 741

Menjelaskan Non Inverting Amplifier dan Inverting Amplifier.

Menjelaskan catu daya simetris yang digunakan pada rangkaian Op Amp.

Menjelaskan berbagai jenis rangkaian penguat menggunakan Op Amp.

Menjelaskan faktor penguatan pada rangkaian penguat selisih.


  • Login