BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 40

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT PowerPoint PPT Presentation


  • 205 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT. KEBIJAKAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT BIDANG ENERGI TAHUN 2015. Disampaikan Oleh: Prof. Dr. Ir. Deny Juanda Puradimaja, DEA Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat. Pada Acara : Rakor Forum OPD Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat

Download Presentation

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

PROVINSI JAWA BARAT

  • KEBIJAKAN PEMERINTAH PROVINSI

  • JAWA BARATBIDANGENERGI

  • TAHUN 2015

Disampaikan Oleh:

Prof. Dr. Ir. Deny Juanda Puradimaja, DEA Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat

Pada Acara:

Rakor Forum OPD

Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat

Bandung, 18 Maret 2014


Sistematika pembahasan

SISTEMATIKA PEMBAHASAN

I

PENDAHULUAN

ARAH KEBIJAKAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2015

II

SASARAN PEMBANGUNAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2015

III

IV

ISU STRATEGIS KEWILAYAHAN TAHUN 2015

PENGEMBANGAN BIDANG ENERGI &

SUMBER DAYA MINERAL

V


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

I

PENDAHULUAN


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

VISI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2005 – 2025

DAN

VISI PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2013 - 2018

VISI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2005 – 2025 DENGAN IMAN DAN TAKWA,

PROVINSI JAWA BARAT TERMAJU DI INDONESIA

VISI PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT

TAHUN 2013-2018

JAWA BARAT MAJU DAN SEJAHTERA UNTUK SEMUA

TUJUH BIDANG UNGGULAN SEBAGAI PENCIRI

Jawa Barat TERMAJU DI INDONESIA TAHUN 2025


Penjabaran visi dan misi pemerintah provinsi jawa barat tahun 2013 2018

Penjabaran Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2013 - 2018

Visi: JAWA BARAT MAJU DAN SEJAHTERA UNTUK SEMUA

MISI 4 : Mewujudkan Jawa Barat yang Nyaman dan Pembangunan Infrastruktur Strategis yang Berkelanjutan

Pembangunan Jawa Barat yang selaras dengan kondisi daya dukung dan daya tampung lingkungan, memiliki infrastruktur dasar yang memadai, serta didukung oleh tersedianya infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah dan pertumbuhan ekonomi.


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

SOSOK MASA DEPAN JAWA BARAT 2025

SOSOK SUMBER DAYA INSANI JAWA BARATYANG AGAMIS DENGAN PENCIRI UTAMA:

5 NILAI-NILAI LUHUR :

JUJUR DAN KONSISTEN

TANGGUH DAN DISIPLIN

KEPELOPORAN DAN KETELADANAN

RAMAH DAN BIJAKSANA

KEBERSAMAAN DAN KESETARAAN

7 KARAKTER :

SEHAT, CERDAS DAN CERMAT

PRODUKTIF DAN BERDAYA SAING TINGGI

MANDIRI DAN PANDAI MENGATUR DIRI

BERDAYA TAHAN TINGGI DALAM PERSAINGAN

PANDAI MEMBANGUN JEJARING DAN PERSAHABATAN GLOBAL

BERINTEGRITAS TINGGI

BERMARTABAT


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

KONDISI UMUM JAWA BARAT (2013)

Proyeksi Perkembangan Jumlah Penduduk

44,3 Juta

45,34 Juta Jiwa

Kabupaten/Kota: 27

Luas : 3.709.528,44 Ha

Kecamatan: 626

Kelurahan: 646

Desa: 5.316

Penduduk

Indonesia (2012): 244.215.984 Jiwa

Jawa Barat: 45.340.800 Jiwa

Penduduk Miskin (2013) : 9,61 %

  • PDRB : Rp. 386,84 Trilyun (adhb)

  • PDRB per kapita : Rp. 23,603 Juta (adhb)

  • Inflasi : 9,15 %

  • LPE : 6,05 %

  • IPM : 73,40*

  • RLS : 8,09 th

  • AMH : 96,49 %

  • AKI (2011) : 217 per 100.000 Kel Hidup

  • AKB (2012) : 30 per 1.000 Kel Hidup

  • APK SD: 119,55 %

  • APK SLTP: 95,25 %

  • APK SLTA: 70,19 %

  • APK PT: 17,09 %


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

ARAH KEBIJAKAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2015

II


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

RESPON RPJMD PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2013 - 2018

TERHADAP PROGRAM NASIONAL

RPJMN 2010 – 2014

RPJMD JAWA BARAT

2013-2018

INPRES NOMOR 3 TAHUN 2010 (4 P)

Pro Growth :

CG 3, CG 4, CG 5

Pro Job :

CG 4, CG 5, CG 7, CG 10

Pro Poor :

CG 1, CG 2, CG 3, CG 4, CG 9

Pro Environment :

CG 6

Prioritas 1, Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

Prioritas 2, Pendidikan

Prioritas 3, Kesehatan

Prioritas 4, Penanggulangan Kemiskinan;

Prioritas 5, Ketahanan Pangan;

Prioritas 6, Infrastruktur;

Prioritas 7, Iklim Investasi dan Iklim Usaha;

Prioritas 8, Energi;

Prioritas 9, Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana;

Prioritas 10, Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar dan Pasca Konflik;

Prioritas 11, Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi;

Prioritas 12, Bidang Politik, Hukum dan Keamanan;

Prioritas 13, Bidang Perekonomian;

Prioritas 14, Bidang Kesejahteraan Rakyat;

CG 1 : Meningkatkan Aksesibilitas dan Mutu Pendidikan (P2)

CG 2 : Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Layanan Kesehatan (P3)

CG 3 Mengembangkan Infrastruktur Wilayah, Energi dan Air Baku (P6, P8)

CG 4 : Meningkatkan Ekonomi Pertanian (P4, P5, P13)

CG 5 : Meningkatkan Ekonomi Non Pertanian (P4, P7, P 13)

CG 6 : Meningkatkan pengelolaan sumber daya alam, lingkungan hidup dan kebencanaan (P9)

CG 7 : Meningkatkan pengelolaan seni, budaya dan wisata serta kepemudaan dan olah raga (P11)

CG 8 : Meningkatkan ketahanan keluarga dan kependudukan (P14)

CG 9 : Menanggulangi kemiskinan, Penyandang Masalah kesejahteraan Sosial dan Keamanan (P2, P12, P14)

CG 10 Modernisasi Pemerintahan dan Pembangunan Perdesaan (P1)

RPJMN 2010-2014

TUJUAN PEMBANGUNAN MDGs

Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan (CG 1, CG 2, CG 9)

Mencapai Pendidikan Dasar untuk Semua (CG 1)

Mendorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (CG8)

Menurunkan Angka Kematian Anak (CG 2)

Meningkatkan Kesehatan Ibu (CG 2)

Mengendalikan HIV dan AIDS, Malaria dan penyakit menular lainnya (TB) (CG 2)

Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup (CG 6)

Mengembangkan Kemitraan untuk Pembangunan (CG 10)


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

KEGIATAN PRIORITAS

(2013 – 2018)

TEMATIK SEKTORAL JAWA BARAT

CG 1 Meningkatkan Aksesibilitas dan Mutu Pendidikan

CG 6 Meningkatkan Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup dan kebencanaan

Jabar bebas putus jenjang sekolah

Peningkatan pelayanan pendidikan non formal plus kewirausahaan dengan sasaran usia 15 tahun ke atas

Pendidikan berkebutuhan khusus

Peningkatan relevansi dan kualitas pendidikan tinggi

Peningkatan fasilitas pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik

Pengendalian pemanfaatan sumber daya mineral dan non mineral

Konservasi dan rehabilitasi kawasan lindung 45%

Pengendalian pencemaran limbah industri, limbah domestic dan pengelolaan sampah regional

Penanganan bencana longsor dan banjir

CG 2 Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Layanan Kesehatan

CG 7 Meningkatkan pengelolaan seni, budaya dan wisata serta kepemudaan dan olah raga

Peningkatan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas, puskesmas PONED dan pemenuhan sumber daya kesehatan

Pemenuhan pelayanan kesehatan dasar ibu dan anak

Peningkatan Layanan Rumah sakit Rujukan dan Rumah sakit Jiwa

Pemberantasan penyakit menular dan penyakit tidak menular serta peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat

Pengembangan fasilitas olahraga dan kepemudaan

Pelestarian seni budaya tradisonal dan benda cagar budaya di Jawa Barat

Gelar karya dan kreativitas seni budaya di Jawa Barat

Pengembangan Destinasi wisata

CG 8 Meningkatkan ketahanan keluarga dan kependudukan

CG 3 Mengembangkan Infrastruktur Wilayah, Energi dan Air Baku

Peningkatan ketahanan keluarga dan program keluarga berencana

Peningkatan pemberdayaan perempuan dan ekonomi keluarga

Peningkatan pengelolaan kependudukan

  • Penanganan kemacetan lalu lintas di Metropolitan Bodebek-Karpur dan Bandung Raya

  • Infrastruktur Strategis di Koridor Bandung-Cirebon, Cianjur-Sukabumi-Bogor, Jakarta-Cirebon, Bandung-tasikmalaya serta Jabar selatan

  • Infrastruktur jalan dan perhubungan

  • Infrastruktur sumber daya air dan irigasi strategis;

  • Kawasan industry terpadu, infrastruktur permukiman dan perumahan;

  • Jabar mandiri energi perdesaan untuk listrik dan bahan bakar kebutuhan domestik; dan

  • Pemenuhan kecukupan air baku dan pengembangan infrastruktur air bersih perkotaan dan perdesaan di Jawa Barat

CG 4 Meningkatkan Ekonomi Pertanian

CG 5 Meningkatkan Ekonomi Non Pertanian

Jabar sebagai sentra produksi benih/bibit nasional

Pengembangan agribisnis, forest business, marine business, dan agroindustry

Perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, pemenuhan 13 juta ton GKG dan swasembada protein hewani

Jawa Barat bebas rawan pangan

Meningkatnya dukungan infrastruktur (jalan, jembatan dan irigasi) di sentra produksi pangan

Peningkatan budaya masyarakat bekerja, perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha UMKM

Perkuatan peran BUMD dalam pembangunan dan mewujudkan Jawa Barat sebagai tujuan investasi

Pengembangan skema pembiayaan alternative

Pengembangan industry manufaktur

Pengembangan industry keratif dan wirausahawan muda kreatif

CG 9 Menanggulangi kemiskinan, Penyandang Masalah kesejahteraan Sosial dan Keamanan

  • Pengurangan Kemiskinan

  • Peningkatan rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial, jaminan sosial dan perlindungan sosial terhadap PMKS;

  • Peningkatan ketentraman dan keamanan masyarakat

CG 10 Modernisasi Pemerintahan dan Pembangunan Perdesaan

Efektivitas Pemerintahan dan profesionalisme aparatur

Peningkatan kualitas komunikasi organisasi dan komunikasi public

Penataan sistem hukum dan penegakan hukum

Kerjasama program pembangunan dan pendanaan multipihak

Peningkatan kualitas perencanaan, pengendalian dan akuntabilitas pembangunan serta pengelolaan aset dan keuangan; dan

Peningkatan sarana dan prasarana Pemerintahan dan Desa


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

KEGIATAN PRIORITAS

(20013 – 2018)

TEMATIK KEWILAYAHAN JAWA BARAT

WKPP III (WILAYAH CIREBON)

Pengembangan industri mangga gedong gincu dan industrialisasi perikanan;

Pengembangan sistem perdagangan komoditi beras dan palawija;

Pengembangan industri batik dan rotan, serta industri makanan olahan berbahan baku lokal;

Pelestarian keraton, wisata sejarah, wisata ziarah (pilgrimage) dan mengembangkan ekowisata;

Pengembangan Metropolitan Cirebon Raya serta Kawasan BIJB dan Aerocity Kertajati.

WKPP II (WILAYAH PURWAKARTA)

Pengembanganindustri manufaktur;

Pengembangan industri keramik dan gerabah;

Pengembangan industri perberasan dan makanan, olahan berbasis bahan baku lokal, perkebunan, budidaya ikan air tawar dan air payau,serta ternak sapi perah, sapi potong, kambing/domba, ayam ras serta unggas lokal;

Pengembangan wisata sejarah dan wisata pilgrimage (ziarah);

Pengembangan metropolitan BODEBEK KARPUR.

WKPP IV (WILAYAH PRIANGAN)

Pengembangan Kawasan Pendidikan Tinggi dan Riset Terpadu di Jatinangor;

Pengembangan klaster unggas, perikanan budidaya air tawar dan tangkap, serta ternak sapi perah, sapi potong, domba Garut, kambing dan jejaringnya serta pengembangan sentra produksi pakan ternak;

Pengembangan produksi tanaman industri (kopi, teh, kakao, karet, atsiri) dan hortikultura (sayuran, buah-buahan, tanaman hias) yang berorientasi ekspor;

Pengembangan jasa perdagangan, industri kreatif dan pariwisata;

Pengembangan Metropolitan Bandung Raya, pusat pertumbuhan baru (growth center) Pangandaran dan Rancabuaya.

WKPP I (WILAYAH BOGOR )

Pengembangan sentra ternak sapi potong, sapi perah, ayam ras dan unggas lokal;

Pengembangan agribisnis ikan air tawar, dan ikan hias untuk pasar regional dan global;

Pengembangan pusat pemuliaan padi varietas pandan wangi dan varietas unggul lainnya;

Pengembangan agrowisata koridor Bogor-Puncak-Cianjur; ekowisata pemandangan alam dan bahari koridor Bogor, Sukabumi Pelabuhanratu dan mengelola cagar biosfer Cibodas.

Pengembangan pusat pertumbuhan baru (growth center) Pelabuhan Ratu dan Metropolitan BODEBEK KARPUR.


37 program dan kegiatan unggulan provinsi jawa barat sk gubernur no 500 kep 66 org 2014

37 PROGRAM DAN KEGIATAN UNGGULAN PROVINSI JAWA BARAT(SK Gubernur No. 500/Kep. 66-Org/2014)


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

SASARAN PEMBANGUNAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2015

III


Tema pembangunan 2015

Tema Pembangunan 2015

Meningkatkan Kualitas Hasil Pembangunan

Untuk Kemajuan Masyarakat Jawa Barat


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN JAWA BARAT

TAHUN 2015


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

PERMASALAHAN PEMBANGUNAN BIDANG ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL (RPJMD 2013-2018)

Belum optimalnya cakupan pelayanan elektrifikasi rumah

Terbatasnya pemanfaatan energi baru terbarukan serta belum optimalnya konservasi energi dan sumber daya mineral

Belum optimalnya pendayagunaan produksi energi sumber daya mineral

Belum optimalnya penanganan dan mitigasi bencana alam geologi

Belum teridentifikasi dan terpetakannya sumber daya geologi dan mineral untuk peruntukan lainnya seperti geowisata dan geopark

Belum diberdayakannya potensi/peruntukan sumber daya geologi dan mineral lainnya seperti sumber daya keragaman geologi untuk geoheritage dan geopark


Capaian dan target pembangunan di jawa barat

CAPAIAN DAN TARGETPEMBANGUNAN DI JAWA BARAT


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

IV

ISU STRATEGIS KEWILAYAHAN TAHUN 2015


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

ISU DAN PERMASALAHAN PEMBANGUNAN BIDANG FISIK

WILAYAH I BOGOR PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2015


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

ISU DAN PERMASALAHAN PEMBANGUNAN BIDANG FISIK

WILAYAH II PURWAKARTA PROVINSI JAWA BARAT


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

ISU DAN PERMASALAHAN PEMBANGUNAN BIDANG FISIK

WILAYAH IIPURWAKARTAPROVINSI JAWA BARAT


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

ISU DAN PERMASALAHAN PEMBANGUNAN BIDANG FISIK

WILAYAH IIICIREBONPROVINSI JAWA BARAT


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

ISU DAN PERMASALAHAN PEMBANGUNAN BIDANG FISIK

WILAYAH IV PRIANGAN PROVINSI JAWA BARAT


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

PENGEMBANGAN BIDANG ENERGI &

SUMBER DAYA MINERAL

V


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

PERWUJUDAN JAWA BARATGREEN PROVINCE

Melalui StrategiSektor Energi dan Sumber Daya Mineral

Pel.Cirebon

MCR

Pel. Cilamaya

Pembangunan Infrastruktur Energi Berwawasan Lingkungan

Bandara Int. Jabar

Kertajati

Tol Kanci-Pejagan

Tol Cikampek-Palimanan

PROVINSI

JAWA TENGAH

Pemanfaatan dan Pengembangan Energi Baru Terbarukan

Pel. Tarumajaya

Tol CISUMDAWU

Pemanfaatan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan

Waduk Jatigede

DKI

JAKARTA

MCB

M BDB

PKNp

Tol Ciranjang-Padalarang

Tol SOROJA

PANGANDARAN

Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Bidang Energi

Tol Bogor Ringroad

Bandara Nusawiru

Tol Sukabumi-Ciranjang

TPI Pangandaran

Tol Ciawi-Sukabumi

Konservasi Energi dan Air Tanah

RANCABUAYA

PKN PALABUHAN-RATU

Jalan Lintas Selatan Jabar

PROVINSI

BANTEN

Mitigasi Bencana Alam Geologi

TPI Pelabuhan Ratu

Bandara Citarate

ILUSTRASI JAWA BARAT TAHUN 2025


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

2. 586 TRILIUN KEBUTUHAN INVESTASI UNTUK PEMBANGUNAN

INFRASTRUKTUR STRATEGIS JABAR 2005-2025

Sumber: Telaah RPJPD 2005-2025


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

RAM IP CITARUM

(2014-2015 : PENANGANAN SEGMEN I SEPANJANG 20 KM –

Kec. Paseh, Pacet, Ibun, Majalaya, Kertasari)


Kondisi das citarum

KONDISI DAS CITARUM

PERMASALAHAN

FAKTA CITARUM

  • Degradasi Fungsi Prasarana Jaringan Irigasi dan Prasarana Pengendali Banjir

  • Banjir

  • Pencemaran

  • Sedimentasi

  • Berkembangnya permukiman tanpa perencanaan yang baik

  • Masalah Konservasi dan Kurangnya Prasarana Pengendali Banjir serta Abrasi Pantai di Muara Sungai

Panjang Sungai : 269 Km

Mata Air : Gunung Wayang

Estuari : Tanjung Karawang

Populasi :

mencapai ± 12 juta jiwa

Average Discharge :

5,7x 109/m3/tahun

Curah hujan : 2.300 mm/thn

  • Sistem Operasi Waduk Cascade Belum Optimal;

  • Keberadaan jaring apung;

  • Pendangkalan waduk;

  • Pencemaran waduk sampah rumah tangga, sampah padat, industri, serta adanya penambangan pasir.

Irigasi : 300.000 ha

Waduk besar: - Saguling/1986 : 982 x106 m3

- Cirata/1988 : 2.165 x106 m3

- Jatiluhur/1963: 3.000 x106 m3

 energi listrik 5.000 gigawatthour (5 x 109KWH)/thn

Sumber air baku : DKI Jakarta, Kab Bekasi, Kab Karawang, Kab Purwakarta, Kab Bandung, Kota Bandung , Kota Cimahi

  • Berkurangnya fungsi kawasan lindung (hutan dan non hutan);

  • Berkembangnya permukiman tanpa perencanaan yang baik;

  • Erosi, Lahan Kritis;

  • Limbah peternakan;

  • Pola Pertanian yang tidak sesuai dengan kaidah konservasi;

  • Limbah Industri, domestik, sampah;

  • Pengendalian tata ruang;

  • Dominan genangan banjir;

  • Sampah.

28


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

Dinas ESDM Prov. Jabar

Pengembangan Bio Energi :

Pembangunan Instalasi

Biogas 70 Unit


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

PROFIL EMISI GRK JAWA BARAT KONDISI BAU (2020)


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

KOMITMEN PRESIDEN PADA G-20 PITTSBURGH DAN COP15

KOMITMEN PROVINSI JAWA BARAT

  • 1. PEMBENTUKAN KELOMPOK KERJA RAD-GRK PROVINSI JAWA BARAT

  • SK Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat No. 674/Kep.1631/Fisik/2012 yang direvisi dengan SK Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat No. 674/Kep.1482/Fisik/2013

  • SEBAGAI

  • Tim operasional dari Tim Koordinasi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim (KepGub No. 660.1/Kep.1163.BPLHD/2011)

41%

Upaya Sendiri dan

Dukungan Internasional

26%

Upaya Sendiri

PERPRES NO. 71/2011

PENYELENGGARAAN INVENTARISASI GRK NASIONAL

PERPRES NO. 61/2011

RENCANA AKSI NASIONAL PENURUNAN EMISI GAS RUMAH KACA

PENETAPAN PERATURAN GUBERNUR

NO. 56/2012

TENTANG RENCANA AKSI DAERAH

PENURUNAN EMISI GAS RUMAH KACA

(RAD-GRK) PROVINSI JAWA BARAT


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

RAD-GRKPROVINSI JAWA BARAT (PERGUB NO. 56 TAHUN 2012)

1. System Rice Indentification

(SRI)

2. Peningkatan Produksi &

Produktivitas Padi

3. Biogas Asal Ternak Bersama

Masyarakat (BATAMAS)

4. Penyebaran dan Penerapan

Teknologi Pakan

  • Rehabilitasi Hutan dan Lahan

  • Gerakan Rehabilitasi Lahan

  • Kritis (GRLK)

  • Peningkatan Pengelolaan

  • Tahura Ir.H.Djuanda

  • - Konservasi Daerah Tangkapan

  • Air dan DAS Prioritas

  • - Pembinaan Pengembangan

  • Sumber Daya Hutan &

  • Ekosistemnya

  • Program Rencana Induk Konservasi

  • Nasional di Jawa Barat (RIKEN) :

  • Program Konversi Minyak Tanah

  • ke LPG untukSektor Rumah

  • Tangga & Komersial

  • Pemanfaatan energi terbarukan

  • berbasis energi air, surya,

  • biofuel,biomass, biogas &

  • panas bumi

Minimasi Sampah dengan Prinsip3R (Reduce, Reuse,

Recycle)

Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu

(TPST)

3. Operasional TPA Semi-Aerobic & Sanitary Landfill dan

Pengadaan Tanah Timbun

Recovery gas metan di TPA Sumur Batu (CDM-Project)

5. Migrasi Pit-Latrin ke Septic-Tank :

- Pembangunan MCK Plus

- Pembangunan MCK Sanitasi Berbasis Masyarakat

(Sanimas) dan Septic-Tank Komunal

- Perluasan Layanan Instalasi Pengolahan Air Limbah

(IPAL)Perkotaan

KEGIATAN INTI

  • Program Mandatori BBN 15% di

  • tahun 2025 untuk jenis bahan

  • bakar premium dan minyak solar

  • dari sektor transportasi

1. Sekolah Lapangan Pengelo-

laan Tanaman Terpadu

(SLPTT) Padi

2. Pengendalian Organisme

Pengganggu Tanaman (OPT)

Pangan di Jawa Barat

3. Kajian Pencemaran Akibat

Limbah Kotoran Ternak

  • Pemantapan Kawasan Hutan dan

  • Kawasan Lindung

  • 2. Pemantauan Pemanfaatan

  • Kawasan Lindung

  • 3. Pembinaan dan Pengendalian

  • Pengusahaan Hutan

  • 4. Pengembangan Kelembagaan

  • Pemanfaatan Sumber Daya Hutan

  • 5. Fasilitasi Gerakan Multi Aktivitas

  • Agribisnis (GEMAR) Dan Gerakan

  • Pengembangan Perikanan Pantai

  • Selatan dan Utara (GAPURA)

  • 6. Pembinaan dan Pengendalian

  • Pemanfaatan Hasil Hutan dan

  • Aneka Usaha Kehutanan

  • 7. Pengembangan Obyek Wisata

  • Alam Hutan Jawa Barat

  • 8. Program Menuju Indonesia Hijau

  • Pembinaan Pengawasan dan

  • Pengendalian Pemanfaatan Batubara

  • 2. Fasilitasi Pengujian Batubara

  • 3.Pengembangan Pemanfaatan

  • 4. Peningkatan Upaya Konservasi dan

  • Penghematan Energi

  • 5. Pengembangan Desa Mandiri Energi

  • Berbasis Energi Terbarukan

  • 6. Pemantauan Kualitas dan Kuantitas

  • Penggunaan BBM dan Pelumas

  • 7. Penyusunan Database Sumur Idle

  • Panas Bumi di Jawa Barat

  • 8. Fasilitasi Pengembangan WKP

  • Panas Bumi dan Migas

  • 9. Fasilitasi Teknik dan Lingkungan Bidang

  • Panas Bumi dan Migas

  • Pembinaan, Pengawasan dan

  • Pengendalian Pemanfaatan Pembangkit

  • Listrik untuk Kepentingan Sendiri dan

  • KepentinganUmum

  • Sosialisasi Produksi Bersih

  • Pelatihan Produksi Bersih

  • Audit Lingkungan

  • Revitalisasi Mesin/Peralatan

  • Industri

  • 5. Implementasi Kebijakan

  • Pemberian Insentif bagi

  • Perusahaan yang Sudah

  • Melakukan Pengendalian

  • Pencemaran

  • 6. Sosialisasi Industri Hijau

  • 7. Penganugerahan Penghargaan

  • Industri Hijau

  • 8. Fasilitasi Audit Energi,

  • Konservasi Energi dan

  • Manajemen Energi

  • Penyusunan Masterplan Persampahan

  • Penyusunan Studi Kelayakan dan Detailed Engineering

  • Design (DED) Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

  • 3. Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

  • (AMDAL) Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

  • 4. Sosialisasi Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan

  • Pemilahan Sampah

  • 5. Program Kampung Iklim

  • 6. Rehabilitasi/Pembangunan TPA Un-managed Deep

  • menjadi Semi-aerobic Landfill di 10 kabupaten/kota

  • Penyusunan Masterplan Air Limbah

  • Penyusunan Studi Kelayakan dan Detailed Engineering

  • Design (DED) Mandi Cuci Kakus (MCK) Komunal dan

  • Septic Tank Komunal

  • 9. Sosialisasi Rencana Pembangunan Mandi Cuci Kakus

  • (MCK)-Septic Tank Komunal

KEGIATAN PENDUKUNG

Bidang Industri (0%)

Bidang Limbah dan Sampah

0,48 juta ton CO2eq (9,24%)

Bidang Kehutanan

0,34 juta ton CO2eq (2%)

Bidang Pertanian

12,89 juta ton CO2eq (9,89%)

Bidang Energidan Transportasi

11,48 juta ton CO2e (4,59%)

11. Pendidikan dan Pelatihan Pengujian

Kendaraan Bermotor

12. Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas di 3

Wilayah PKN (Bodebek, Metropolitan

Bandung dan Metropolitan Cirebon)

13. Manajemen dan Rekayasa Lalulintas pada

Perlintasan Sebidang

14. Pembangunan Jalur KA di Jawa Barat

15. Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas di

Ruas Jalan Provinsi PKN-PKW (Pusat

Kegiatan Nasional-Pusat Kegiatan

Wilayah, antar Pusat Kegiatan Wilayah

(PKW) dan PKL-PKW (Pusat Kegiatan

Lokal-Pusat Kegiatan Wilayah)

250

200

150

100

50

0

Indikasi Penurunan Emisi GRK Jawa Barat melalui RAD-GRK diTahun 2020 : 10,16% dari BAU


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

EMISI GRK JABAR KONDISI BUSINESS AS USUAL & DENGAN AKSI MITIGASI PADA TAHUN 2020

12.890.043

10.381.004

1.098.480

479.901

341.490

Bidang

Ton eCO2


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

  • HASIL PEMANTAUAN EVALUASI & PELAPORAN RAD-GRK JABAR TAHUN 2010-2012

Capaian Penurunan Emisi GRK Tahun 2010-2012

Ton eCO2

Bidang


Hasil sementara pep rad grk jabar

HASIL SEMENTARA PEP RAD-GRK JABAR

III. BIDANG ENERGI

REKAPITULASI


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

III. AKSI MITIGASI BIDANG ENERGI (TAHUN 2010-2012)

KEGIATAN INTI

  • Pemanfaatan energi terbarukan (off grid)

     Pengembangan Desa Mandiri Energi melalui pembangunan

    PLTMH, PLTS/PJUTS, pikohidro

  • Substitusi bahan bakar

     Substitusi minyak tanah oleh biogas (pembangunan biodigester/unit

    pengolahan biogas)

KEGIATAN PENDUKUNG

  • Pengembangan Desa Mandiri Energi Berbasis Energi Terbarukan di Jawa Barat

  • Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Di Jawa Barat

  • Pengembangan Potensi Panas Bumi di Jawa Barat

  • Pembinaan Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Batubara

  • Pengembangan Pemanfaatan Gas di Jawa Barat

  • Peningkatan Upaya Konservasi dan Penghematan Energi

  • Aplikasi Teknologi Tepat Guna Dalam Diversifikasi Pemanfaatan Mineral Dan Energi

KEGIATAN TAHUN 2015 ?????


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

MARI KITA WUJUDKAN

SATU DATA

UNTUK PEMBANGUNAN JAWA BARAT

Mari Kelola Birokrasi Jawa Barat Sebaik-baiknya, dan

Jangan Menyesal Setelah Tidak Menjabat

TERIMA KASIH

SMS JABARMEMBANGUN

0811 200 5500

RKPDJabar-ONLINE

KM-0 Pro Poor JABAR-ONLINE

  • Informasi lebih lanjut :

  • Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat

  • Jalan Diponegoro No.22 Bandung Telp. (022) 4204483

  • Bappeda Provinsi Jawa Barat

  • Jalan. Ir H.Juanda No. 287 Telp. (022) 251 6061, Fax, (022) 2510731

  • Website : http//www.jabarprov.go.id, www.bappeda.jabarprov.go.id

SMSSATU DATA JABAR

08778 200 5500

Contoh: RLS*JAWA BARAT*2011#


Analisis kebijakan energi

ANALISIS Kebijakan Energi

  • Permasalahan energi di Indonesia adalah krisis bahan bakar bermutu tinggi. Impor bahan bakar minyak menjadi penyebab negatifnya neraca perdagangan Indonesia.

  • Membangun industri bahan baku nabati menjadi hal yang strategis untuk menjawab krisis bahan baku bermutu tinggi.

Rekomendasi Kebijakan Energi

  • Jawa Barat perlu membangun industri bahan baku nabati. Kemiri Sunan sebagai penghasil minyak nabati, perlu ditindaklanjuti pengembangannya.

  • Menjalin komunikasi dan forum yang erat dan aktif dengan para pakar dan institusi terkait untuk mewujudkan Jawa Barat menjadi pusat keunggulan nasional (dan dunia) di bidang panas bumi, sehingga potensi panas bumi yang ada dapat berkontribusi maksimal pada pertumbuhan ekonomi propinsi.


Badan perencanaan pembangunan daerah provinsi jawa barat

Road Map Pengembangan Panas Bumi 2006 – 2025(Kompilasi Target Nasional dan Target Jabar)

TARGET NASIONAL

2006

2016

2020

2025

2012

2008

2014

3442 MW

4600 MW

6000 MW

852 MW

(Produksi)

2000 MW

9500 MW

Target Nasional

1158 MW

Existing + WKP Baru

1148 MW

Existing WKP

1189 MW

1400 MW

WKP Baru

3500 MW

WKP Baru

Kondisi 2010

TARGET PROVINSI

JAWA BARAT

1075 MW (89%)

Tahun 2010

1729 MW

Tahun 2014

1779 MW

Tahun 2016

3.267 MW

Target Jabar

27% Target Nasional

200 MW

WKP Baru

55 MW

WKP Baru

450 MW

WKP Eksisting

150 MW

G.Ciremai

?


  • Login