SNI-1726-2002
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 1

SNI-1726-2002 struktur gedung. PowerPoint PPT Presentation


  • 134 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

SNI-1726-2002 struktur gedung. Pasal ini dimaksudkan untuk mencegah benturan antara 2 gedung yang. A.8.2.3. berdekatan. Dari pengalaman dengan berbagai peristiwa gempa kuat di waktu yang lalu,

Download Presentation

SNI-1726-2002 struktur gedung.

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Sni 1726 2002 struktur gedung

SNI-1726-2002

struktur gedung.

Pasal ini dimaksudkan untuk mencegah benturan antara 2 gedung yang

A.8.2.3

berdekatan. Dari pengalaman dengan berbagai peristiwa gempa kuat di waktu yang lalu,

banyak kerusakan berat gedung terjadi karena gedung-gedung berdekatan saling

berbenturan. Hal ini harus dicegah dengan memberi jarak antara yang cukup, seperti

ditetapkan dalam pasal ini.

A.8.2.4

Pasal ini dimaksudkan untuk mencegah benturan antara 2 bagian struktur

gedung yang dipisahkan dengan sela delatasi. Lebar sela dengan sendirinya harus cukup

untuk mencegah terjadinya benturan antar-bagian yang tidak saja dapat menimbulkan

kerusakan yang berat, tetapi juga dapat merubah respons struktur yang diperhitungkan.

A.8.2.5

Lebar sela pemisah harus dipelihara agar fungsinya tetap terjamin setiap saat.

A.9 Pengaruh gempa pada struktur bawah

A.9.1 Pembebanan gempa dari struktur atas

A.9.1.1

Dari falsafah perencanaan ketahanan gempa untuk struktur gedung sudah jelas

(lihat A.1.3), bahwa akibat pengaruh Gempa Rencana struktur atas memang sudah rusak

berat, tetapi masih harus tetap berdiri dan tidak runtuh, sehingga jatuhnya korban jiwa

manusia dapat dicegah. Akan tetapi, hal ini hanya dapat terjadi kalau struktur bawah tidak

gagal lebih dahulu. Karena itu, struktur bawah harus dapat memikul dengan baik beban-

beban yang dikerjakan oleh struktur atas pada saat struktur atas berada di ambang

keruntuhan. Beban maksimum Vm inilah yang ditetapkan dalam pasal ini. Beban

maksimum ini termobilisasi di atas beban gempa yang menyebabkan pelelehan pertama

Vy, berkat adanya faktor kuat lebih struktur f2 (lihat Gambar P.1). Karena kehiperstatikan

struktur dan pembentukan sendi-sendi plastis yang tidak terjadi serempak bersamaan, maka

terjadilah proses redistribusi gaya-gaya, yang menghasilkan faktor kuat lebih struktur tadi.

Pada struktur yang daktail penuh (μ = 5,3), di mana terjadi redistribusi gaya-gaya secara

luas, faktor kuat lebih struktur menurut berbagai penelitian mencapai f2 = 1,75. Pada

struktur yang elastik penuh (μ = 1), tidak terjadi redistribusi gaya-gaya sama sekali (tidak

terbentuk sendi plastis), sehingga f2 = 1,00. Dengan dua kondisi batas ini didapatlah

pers.(37) untuk menghitung nilai f2 untuk sembarang μ, dijabarkan dari azas kesamaan

sudut kemiringan. Karena faktor kuat lebih beban dan bahan adalah f1 = 1,6, maka dengan

mudah beban gempa maksimum dapat dihitung sebagai perkalian beban gempa nominal

dan faktor kuat lebih total f = f1 f2 yang dinyatakan oleh pers.(38) (lihat Gambar P.1).

A.9.1.2

Beban yang sangat dominan dikerjakan oleh struktur atas pada struktur bawah

adalah momen guling, disertai beban normal (vertikal) dan beban geser (horisontal) yang

bersangkutan. Momen guling nominal maksimum dari struktur atas pada struktur bawah

yang berperilaku elastik penuh didapat dari momen guling maksimum dengan membaginya

dengan R = f1, yaitu faktor reduksi gempa untuk struktur elastik penuh seperti dinyatakan

oleh pers.(40) (lihat Gambar P.1).

A.9.1.3

Kemungkinan lain adalah terjadinya momen guling yang dikerjakan oleh

momen leleh yang terjadi pada sendi plastis pada kaki semua kolom dan pada kaki semua

dinding geser. Sejak saat struktur gedung akibat pengaruh Gempa Rencana mengalami

pelelehan pertama sampai saat mencapai kondisi di ambang keruntuhan, sendi-sendi plastis

55 dari 63


  • Login