1 / 23

MIKROBIOLOGI DASAR

MIKROBIOLOGI DASAR. Dr Velma Buntuan,Mkes. MIKROBIOLOGI DASAR. TUJUAN INSTRUKTIONAL KHUSUS Setelah mempelajari mikrobiologi dasar maka mahasiswa diharapkan: 1. Dapat menjelaskan tentang Taksonomi dan Nomenklatur 2. Dapat menjelaskan Morfologi & Struktur flora normal

fell
Download Presentation

MIKROBIOLOGI DASAR

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MIKROBIOLOGI DASAR Dr Velma Buntuan,Mkes

  2. MIKROBIOLOGI DASAR TUJUAN INSTRUKTIONAL KHUSUS • Setelah mempelajari mikrobiologi dasar maka mahasiswa diharapkan: 1. Dapat menjelaskan tentang Taksonomi dan Nomenklatur 2. Dapat menjelaskan Morfologi & Struktur flora normal 3. Dapat menjelaskan Hubungan kuman dengan Hospes dan lingkungan 4. Dapat menjelaskan Pengelolaan spesimen 5. Pertumbuhan, pembiakan dan metabolisme

  3. Taksonomi dan Nomenklatur

  4. TAKSONOMI • Penentuan genus miroorganisme numerik molekular

  5. Taksonomi Bakteri • Klasifikasi • Nomenklatur • Identifikasi

  6. Klasifikasi Burgey’s Manual of Determinative Bacteriology ( ed, 8, 1978) Sifat-sifat kuman secara terperinci Golongan prokaryotae: - inti primitif (DNA) - Mitosis - tidak memiliki - pembungkus (membran)

  7. Golongan Prokaryotae • Bersel tunggal (uniseluller) • Eubacteria (bakteri sejati) Yang patogen pada manusia • Archeobacteria (bakteri purba)

  8. Prokaryotae • Klasifikasi sbb: • Kingdom : Procaryotae • Divisio : Cyanobacteria • Ordo : akhiran - ales • Familia : akhiran - aceae • Tribus : akhiran - eiae • Genus • Spesies

  9. Contoh: • Ordo : Actinomycetales • Familia : Mycobactericeae • Genus : Mycobacterium • Spesies : Mycobacterium tuberculosis Mycobacterium tuberculosis

  10. Eukariota • Golongan bakteri yang mempunyai inti sel yang sebenarnya dan mengalami mitosis. (Alga, Protozoa, Jamur berlendir)

  11. 2. Nomenkaltur Pemberian nama mikroorganisme berdasarkan: • 1. Nama Binomial • 2. Taksonomi numerik

  12. 1. Binomial Diajukan oleh Linnaeus, penamaan pada tanaman tahun 1753 - Nama genus (di tulis dengan huruf besar) - Nama Spesies ( ephiteton specificum)( tulis dengan huruf kecil) • Contoh: Staphilicoccus aureus Staphilococcus (Genus) aureus ( Spesies).

  13. Binomial : Tatanama kuman baru, disesuaikan dengan bahasa latin atau nama seseorang (penyedik atau penemu) yang dilatinkan

  14. Contoh: - Bacillus : Batang • Clostridium : Spindle, pintalan halus • Micrococcus : Buitir kecil • Erwinia : dari nama Erwin • Pasteurella : dari nama Pasteur • Salmonella : dari nama Salmon • Salmonella typhi : typhi penyebab tifoid • Salmonella pullorum : ditemukan pada ayam • Brucella : dari nama Bruce • Brucella aborus : penyebab abortus pada ternak • Clostridium welchii : ditemukan oleh Welch

  15. Ad 2. Taksonomi Numerik • Taksonomi numerik menunjukan suatu persamaan, kemiripan dan perbedaan • Karekteristik bakteri seperti yang tersebut dibawah ini: 1. Jaccard similaritycoefficient (Sj) menyatakan sifat-sifat yang positif saja. 2. Simple matching coefficient (SSM) menyatakan sifat-sifat positif atau negatif 3. Koeffisien – koefisien tersebut menggambarkan persentase sifat-sifat yang sama diantara organisme-organisme

  16. Strain • adalah biakan murni kuman yang tersusun dari kelompok kuman yang merupakan keturunan kuman dari satu isolat. • Contoh: Stafilococcus aureus strain Oxford, merupakan kuman standard untuk keperluan di laboratorium.

  17. Spesies • Bakteri mengandung strain-strain (galur-galur) mikroorganisme yang sifat-sifatnya secara garis besar sama tetapi memiliki perbedaan-perbedaan. • Biovar (Biotip) merupakan strain yang dipilih sebagai strain yang terbaik untuk mewakili satu spesies, meskipun strain-strain biovar tidak dapat memperlihatkan semua sifat strain-strain dalam satu spesies,

  18. Untuk menemukan bentuk-bentuk tertentu pada variasi strain digunakan penentuan subspesies seperti serotip (serovar), pathotip (phatopar), morphotip (morphovar), fagatip (phagophar)

  19. 3. Identifikasi • Spesies adalah suatu jenis mikroorganisme yang sudah ditentukan. • Spesies bakteri ini ditentukan berdasarkan: • Sifat-sifat struktural • Sifat-sifat biokimia dan kebutuhan akan nutrisi • Sifat-sifat fisiologisnya • Sifat Ekologi • Komposisi basa DNA, Homolog dan sifat-sifat genetik

  20. 1. Sifat-sifat struktural yang terdiri dari: - Bentuk - Besar - Cara pergerakan - Reaksi tehadap pewarnaan - Pertumbuhan koloni pada media pembiakan

  21. 2. Sifat-sifat biokimia dan kebutuhan akan nutrisi - Produk akhir metabolisme - Susunan biokimia komponensel dan metabolit-metabolitnya 3. Sifat-sifat fisiologisnya: - Oksigen - Temperatur - pH - respons terhadat zat-zat antibakteri 4. Sifat Ekologi 5. Komposisi basa DNA, Homolog dan sifat-sifat genetik

  22. Trima kasih

More Related