Penelitian tindakan kelas ptk
Download
1 / 123

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) - PowerPoint PPT Presentation


  • 471 Views
  • Uploaded on

PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK). Oleh: TATA HADI MULYA WIDYAISWARA MADYA. PENELITIAN TINDAKAN KELAS. ACTION RESEACH. Pengertian Penelitian Tindakan Kelas?. p.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)' - evadne


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Penelitian tindakan kelas ptk

PENELITIAN TINDAKAN KELAS(PTK)

Oleh:

TATA HADI MULYA

WIDYAISWARA MADYA


PENELITIAN TINDAKAN KELAS

ACTION RESEACH

Pengertian Penelitian Tindakan Kelas?

p

Mc Ciff (1992) dalam bukunya yang berjudul Action Reseach : Principles and Practice memandang PTK sebagai bentuk penelitian reflektif yang dilakukan guru hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk pengembangan kurikulum, pengembangan sekolah, pengembangan keahlian mengajarkan, dan sebagainya.


Kajian tentang situasi sosial dengan maksud untuk meningkatkan kualitas tindakan di dalamnya. Seluruh prosesnya --- telaah, diagnosis, perencanaan pelaksanaan, yang, pemantauan, dan pengaruh ---menciptakan hubungan yang diperlukan antara evaluasi diri dan perkembangan proffesional (Elliot, 1982: 1 )



  • Penelitian tindakan adalah suatu bentuk diri kolektif yang dilakukan oleh peserta – pesertanya dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran dan keadilan praktek pendidikan dan praktek sosial mereka, sera pemahaman merteka terhadap praktek praktek itu dan terhadap situasi tempat dilakukan praktek – praktek itu dan terhadap situasi tempat dilakukan praktek – praktek tersebut ( Kemmis dan Tagart, 1988: 5 – 6 )


  • Berdasarkan uraian di atas, kita dapat menafsirkan pengertian PTK secara lebih lugas, secara singkat PTK dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan tertentu agar dapat memperbaiki atau meningkatkan praktek – praktek pembelajaran di kelas, sehingga kondisi ini, sangat menghambat pencapaian tujuan pembelajaran. Karena itu, guru dapat melakukan penelitian tindakan kelas agar minat siswa terhadap pembelajaran dapat ditingkatkan.


Karakteristik ptk
KARAKTERISTIK PTK pengertian PTK secara lebih lugas, secara singkat PTK dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan tertentu agar dapat memperbaiki atau meningkatkan praktek – praktek pembelajaran di kelas, sehingga kondisi ini, sangat menghambat pencapaian tujuan pembelajaran. Karena itu, guru dapat melakukan penelitian tindakan kelas agar minat siswa terhadap pembelajaran dapat ditingkatkan.

  • Penelitian tindakan memiliki karakteristik sebagai berikut (Cohen dan Manion, 1980):

  • Situsional, praktik, dan secara langsung gayut ( relevan ) dengan situasi nyata dalam dunia kerja.Ia berkenan dengan diagnosis suatu masalah dalam kontek tertentu dan usaha untuk memecahkan masalah tsb. Dalam konteks itu. Subjeknya siswa di kelas, anggota staf, dan yang lain yang penelitiannya terlibat dengan mereka.


  • Memberikan kerangka kerja yang teratur kepada pemecahan masalah. Penelitian tindakan juga bersifat empiris dalam hal bahwa ia mengandalkan observasi nyata dan data perilaku, dan tidak lagi termasuk kajian panitia yang subjektif atau pendapat orang berdasarkan pengalaman masa lalunya.



  • Partisipatori kaena peneliti atau angota tim peneliti sendiri ambil bagian secara langsung atau tidak langsung dalam melaksanakan penelitiannya.

  • Self – evaluatif, yaitu modifikasi secara kontinyu dievaluasi dalam situasi yang ada, yang tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan praktik dalam cara tertentu.



Tujuan ptk
TUJUAN PTK secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • Semua kegiatan penelitian tindakan memiliki dua tujuan utama yakni untuk meningkatkan dan melibatkan. Penelitian tindakan bertujuan untuk meningkatkan tiga hal, yaitu:

  • Peningkatan praktek;

  • Peningkatan( atau pengembangan profesionalisme ) pemahaman praktek oleh praktisinya; dan

  • Peningkatan situasi tempat pelaksanaan praktek (Grundy dan Kemmmis, 1982: 84 ).


Sifat ptk
SIFAT PTK secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • PARTISIPATIF

  • KOLABORATIF

  • TIDAK MENGUJI TEORI

  • TIDAK MENGENERALSASIKAN


Ciri ciri ptk
CIRI – CIRI PTK secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • PERENCANAAN

  • TINDAKAN S

  • PENGAMATAN I

  • REFLEKSI K

  • PERENCANAAN ULANG L

  • TINDAKAN ULANG U

    S


Langkah 1 siklus

(2) Tindakan secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

(1) Rencana

(3) Pengamatan Analisis Hasil

(2) Refleksi Evaluasi

Langkah 1 Siklus


Fokus ptk
Fokus PTK secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

Berfokus pada PBM Kelasnya

(Hal-hal yang terkait dengan PBM di kelasnya dalam upaya peningkatan proses dan hasil belajar)


Peningkatan Praktek Pembelajarannya secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

Dilakukan Guru

PTK

Tindakan Kelas


Beberapa siklus
Beberapa Siklus ? secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • Tergantung kepuasan pene;iti

  • Disarankan tidak kurang dari dua siklus

  • PTK umumnya 3-5 siklus


Masalah ptk yang menarik
Masalah PTK yang menarik secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • Metode Mengajar

  • Strategi Pembelajaran

  • Evaluasi hasil atau proses

  • Pemahaman sikap

  • Perancangan Pembelajaran

  • Pengolahan, Motivasi, dll

  • Administrasi Persekolahan, dll


Prinsip prinsip ptk
PRINSIP – PRINSIP PTK secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • Tidak mengganggu komitmen mengajar

  • Tidak menuntut waktu tertentu untuk pengmatan secara khusus

  • Metode pemecahan masalah reliabel

  • Permasalahan berorientasi pada pemecahan masalah guru dalam kesehariannya

  • Pengumpulan data tidak menuntut waktu berlebihan sehingga mengganggu PBM


Lanjutan
Lanjutan …. secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • Metodelogi yang digunakan taat azas PTK

  • Masalahnya muncul dari pengajar yang paling merisaukan

  • Konsisten dan peduli terhadap prosedur dengan tuntas

  • Tidak mengenal kelompok eksperimen dan kontrol


Butir kunci ptk
BUTIR KUNCI PTK secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • Memperbaiki

  • Partisipatori ( kinerja sendiri )

  • Berkembang melalui proses refleksi yang bersifat spiral

  • Kolaboratif

  • Proses pembelajran sistematis

  • Membangun teori secara induktif menentukan praktek/kegiatan belajar


Lanjutan …. secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • Memerlukan evidensi yang dapat memeriksa gagasan dalam praktek

  • Mendeskripsikan apa yang terjadi, melakukan analisis, kolaborsi, refleksi, dan penilaian

  • Ada kemungkinan resistensi/penolakan baik dari diri sendiri maupun orang lain yang terkena dampak


Manfaat ptk
MANFAAT PTK secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • Informasi Pembelajaran;

  • Pengembangan kurikulum di tingkat sekolah dan di tingkat kelas; dan

  • Peningkatan Profesionalisme Guru.


Fungsi ptk
FUNGSI PTK secara ilmiah kurang ketat karena kesahihhan dan luarnya lemah.

  • Fungsi penelitian tindakan kelas sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kerja. Di sekolah dan ruangan kelas, misalnya, penelitian tindakan dapat memiliki lima kategori fungsi sebagai ( Cohen dan Manion, 1980 ):

  • Alat untuk memecahkan masalah yang didiagnosis dalam situasi tertentu;


  • Alat pelatihan dalam jabatan, dengan demikian membekali guru ybs. Dengan keterampilan dan metode baru, mempertajam kemampuan analisisnya, dan mempertinggi kesadaran dirinya;

  • Alat untuk mengenalkan pendekatan tambahan atau inovatori pada pengajaran dan pembelajaran ke dalam sistem yang ada biasanya menghambat inovasi dan perubahan;


  • Alat untuk meningkatkan komunikasi yang biasanya kurang lancar antara guru lapangan dengan penelitian akademis, dan memperbaiki kegagalan penelitian tradisional dalam memberikan preskripsi yang jelas; dan

  • Alat untuk menyediakan alternatif uang lebih baik daripada pendekatan yang lebih subjektif dan impresionistik pada pemecahan masalah di dalam kelas meskipun kurang memenuhi keketatan ilmiah.


Kelebihan kekurangan ptk
KELEBIHAN KEKURANGAN PTK lancar antara guru lapangan dengan penelitian akademis, dan memperbaiki kegagalan penelitian tradisional dalam memberikan preskripsi yang jelas; dan

  • Penelitian tindakan, seperti halnya jenis penelitian lain, memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan memahami kelebihan dan kekurangannya, peneliti dapat mengurangi kekurangannya dan memaksimalkan kelebihannya.

    Shumsky ( 1982 ) telah mencatat kelebihan penelitian tindakan sebagai berikut :



  • Meskipun memiliki kelebihan – kelebihan seperti disebutkan di atas, penelitian tindakan memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan – kelemahan tersebut diuraikan secara garis besar, sebagai berikut :

  • Berkaitan dengan kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam teknik dasar penelitian tindakan pada pihak peneliti.



Kesalahan umum usulan ptk
KESALAHAN UMUM USULAN PTK memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalam prosesnya, faktor waktu ini dapat menjadi kendala yang besar. Praktisi yang ingin melakukan tugas rutinnya dan untuk melakukan penelitian.

  • Penyebab terjadinya masalah tidak jelas

  • Permasalahan tidak diangkat dari lapangan

  • Relevansi masalah dan dasar teori tidak memadai

  • Kajian pustaka sangat dangkal

  • Ciri – ciri langkah PTK tidak lengkap

  • Indikator keberhasilan tidak ada


Kelemahan umum lanjutan
KELEMAHAN UMUM memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalam prosesnya, faktor waktu ini dapat menjadi kendala yang besar. Praktisi yang ingin melakukan tugas rutinnya dan untuk melakukan penelitian.Lanjutan ….

  • Judul tidak menggambarkan PTK

  • Cara Pemecahan Masalah Tidak Jelas

  • Eksperimen/Uji coba dilakuakan

  • Kegiatan tiap siklus tidak tepat

  • Waktu penelitian tidak sesuai


Lanjutan1
Lanjutan .... memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalam prosesnya, faktor waktu ini dapat menjadi kendala yang besar. Praktisi yang ingin melakukan tugas rutinnya dan untuk melakukan penelitian.

  • Tidak ada pengesahan sekolah dan perpustakaan

  • Instrumen tidak konsisten

  • Anggota peneliti tidak ada

  • Materi ajar atau kelas terlalu luas

  • Pemecahan masalah tidak menggambarkan tindakan


Indikator yang diperlukan dalam lapporan ptk
INDIKATOR YANG DIPERLUKAN DALAM LAPPORAN PTK memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalam prosesnya, faktor waktu ini dapat menjadi kendala yang besar. Praktisi yang ingin melakukan tugas rutinnya dan untuk melakukan penelitian.

  • Abstrak ( Maks. 200 Kata )

  • Pendahuluan

    Latar belakang : Masalah nyata

    Rumusan Masalah : Spesifik, Ada Tujuan dan Manfaat


Lanjutan2
Lanjutan .... memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalam prosesnya, faktor waktu ini dapat menjadi kendala yang besar. Praktisi yang ingin melakukan tugas rutinnya dan untuk melakukan penelitian.

  • Kajian Pustaka :

    Memuat Kajian Teori

    Memuat Temuan Hasil Penelitian

    Kerangka Berpikir ___ Argumentasi

    Metodelogi

    Kejelasan metode yang digunakan, Teknik pengambilan data, serta Instrumen relevan dengan Masalah Prosedur kemudian Penelitian Sistematis


Lanjutan3
Lanjutan.... memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalam prosesnya, faktor waktu ini dapat menjadi kendala yang besar. Praktisi yang ingin melakukan tugas rutinnya dan untuk melakukan penelitian.

  • Hasil dan pembahasan temuan dario siklus ke siklus dengan gambaran adanya perubahan dan pembahasan

  • Simpulan dan saran, uraikan temuan pokok hasil saran yang sesuai dengan temuan

  • Daftar pustaka, penulisan sesuaikan dengan aturan

  • Lampiran, dokumen yang digunakan dan diangap penting


Merumuskan masalah
MERUMUSKAN MASALAH memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalam prosesnya, faktor waktu ini dapat menjadi kendala yang besar. Praktisi yang ingin melakukan tugas rutinnya dan untuk melakukan penelitian.

  • Masalah adalah kesenjangan antara yang seharusnya dengan kenyataan yang terjadi

  • Masalah dapat berasal dari pengamatan terhadap kenyataan yang terjadi di dalam proses belajar mengajar

  • Gagasan bahwa sesuatu mungkin dapat diperbaiki


Lanjutan …. memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalam prosesnya, faktor waktu ini dapat menjadi kendala yang besar. Praktisi yang ingin melakukan tugas rutinnya dan untuk melakukan penelitian.

  • Masalah dapat dirumuskan seyogyanya merupakan masalah yagn penting menurut orang lain dan dapat memperbaiki aspek pengajaran

  • Masalah yang diteliti dapat dijangkau

  • Masalah yang diteliti mudah dilaksanakan


Merencanakan tindakan
MERENCANAKAN TINDAKAN memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalam prosesnya, faktor waktu ini dapat menjadi kendala yang besar. Praktisi yang ingin melakukan tugas rutinnya dan untuk melakukan penelitian.

  • Rencana tindakan diperoleh dari hasil pemikiran reflektif terhadap sesuatu masalah. Pemikiran tersebut berasal dari pengalaman bertahun – tahun dari seorang yang memiliki kepedulian terhadap praktek pegajarannya.


Pelaksanaan tindakan dan observasi
PELAKSANAAN TINDAKAN DAN OBSERVASI memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalam prosesnya, faktor waktu ini dapat menjadi kendala yang besar. Praktisi yang ingin melakukan tugas rutinnya dan untuk melakukan penelitian.

  • Observasi adalah upaya mengamati dan mendokumentsikan hal – hal yagn terjadi selama tindkan berlangsung. Kemudian obsevasi hal – hal yagn harus diperhatikan adalah perencanaan bersama, fokus, penentuan kriteria, keterampilan observasi, dan umpan balik.


Sedangkan dalam melakukan observasi ada tiga fase, yaitu perencanaan, observasi kelas, dan

pembahasan umpan balik.

  • Pertemuan perencanaan menentukan observer ( pengamat ) dan observer ( yang diamati ). Keduanya guru, harus menyamakan persepsi apa yang akan diamati, kriteria yang perlu diperhatikan adalah rentang katagori terhadap munculnya indikator yang diamati. Misalnya waktu dan respon siswa dalam


pertanyaan guru. Secara rinci ssaran observasi adalah : perencanaan, observasi kelas, dan

- apakah tindakan sudah sesuai dengan

rencana ?

- adakah tanda – tanda akan tercapai

tindakan

- Jika sudah ada maka pelaksanaan

tindakan dapat diteruskan sesuai dengan rencana


Pemecahan masalah
PEMECAHAN MASALAH perencanaan, observasi kelas, dan

  • Misalnya model pembelajaran X melalui Tindakan Y


Teknik pengolahan data dan analisis data
TEKNIK PENGOLAHAN DATA DAN ANALISIS DATA perencanaan, observasi kelas, dan

  • Teknik pengolahan dan analisis data akan dilakukan secara kualitatif, mengkatagorikan dan mengklarifikasikan berdasarkan analisis kaitan logisnya kemudian ditafsirkan dalam konteks keseluruhan permasalahan penelitian.


Lanjutan …. perencanaan, observasi kelas, dan

  • Peneliti didalam kegiatan ini berusaha untuk memunculkan makna dari setiap data yang diperoleh, sehingga data tidak bersifat deskriptif akan tetapi dapat menyentuh dimensi transenden untuk mencapai derajat tertentu, berpikir divergen yang kreatif walaupun mengandung spekulasi dan resiko tertentu.


Langkah langkah pengolahan data
LANGKAH – LANGKAH PENGOLAHAN DATA perencanaan, observasi kelas, dan

  • Katagorisasi dan Kodifikasi. Pada tahap ini data yang telah terkumpul ditulis dalam kartu data, kumudian diseleksi – dihimpun, dipilah – pilah sesuai dengan karakteristiknya;

  • Reduksi data, dalam tahap inidata yang terkumpul dari lapangan, setelah dikatagorisasikan kemudian dikodifikasi lanjut dan dituangkan dalam laporan;


  • Display dan klasifikasi data, bahwa untuk melihat gambaran data keseluruhan atau bagian – bagian tertentu, maka dilakukan klasifikasi; dan

  • Membuat kesimpulan dan verifikasi. Sebenarnya pada penelitian ini pengambilan kesimpulan sudah dilakukan sejak awal tetapi terus – menerus dikembangkan dan diverifikasikan selama penelitian berlangsung.


Tahap validasi
TAHAP VALIDASI data keseluruhan atau bagian – bagian tertentu, maka dilakukan klasifikasi; dan

  • Saturasi : mengacu pada pemeriksaan frekuensi dan distribusi fenomena ( 1958 : 663 ) serta Glasser dan Straus mengacu pada saturasi, yaknisituasi tidak ada data tambahan yangdijumpai ( untuk ) membuat ranahdan katagori ( 1967 : 67 ). Ketika teknik saturasi digunakan dalam situasi penelitian kelas menunjukkan, bahwa katagorisasi yang dihasilka dari observasi diuji secara berulang - ulang


sehingga diperoleh tingkat kebenaran atau keyakinan yang tinggi terhadap hasil suatu tindakan;

  • Member Check ( Nasution, 1988 ), yakni mencek kebenaran dan kesahihhan sumber data;

  • Audit Trail ( Nasution, 1988 ), yaitu mencek kebenaran hasil penelitian beserta prosedur dan metode pengumpulan data dengan cara mendiskusikan hasil – hasil yang didapat bersama kelompok;



Tahapan pelaksanaan ptk
TAHAPAN PELAKSANAAN PTK yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

  • Perencanaan ( planing );

  • Tindakan ( action ) diikuti pengamatan (observation ); dan

  • Refleksi ( reflection ).


Langkah praktis pelaksanaan ptk
LANGKAH PRAKTIS PELAKSANAAN PTK yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

  • Identifikasi Masalah

  • Analisis Masalah Perumusan Masalah Penelitian

  • Tindakan sebagai Alternatif ( Pemecahan Masalah )

  • Perencanaan Observasi

  • Pelaksanaan Tindakan Analisis Refleksi

  • Perencanaan Tindakan Ulang

  • Pelaksanaan Tindakan Berikutnya


Format proposal ptk
FORMAT PROPOSAL PTK yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

  • Bagian Pembuka

  • Halaman Judul

  • Lembar Pengesahan

  • Kata Pengantar

  • Daftar Isi

  • Daftar Lampiran ( bila ada )


Bagian Isi yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

  • Judul

  • Latar Belakang dan Rumusan Masalah

    1. Latar Belakang Masalah

    2. Rumusan Masalah

  • Cara Pemecahan Masalah

  • Hipotesis Tindakan ( Bila diperlukan )

  • Tujuan dan Manfaat Penelitian

    1. Tujuan Penelitian

    2. Manfaat Penelitian


  • Kerangka Teori yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

  • Rencana teori

    1. Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian

    2. Faktor – faktor yang Diteliti

    3. Rencana Tindakan

    a. Tahap Perencanaan Tindakan

    b. Tahapan Pelaksanaan Tindakan

    c. Tahapan Observasi dan Evaluasi

    d. Tahapan Analisis dan Refleksi


4. Daftar dan Cara Pengumpulan Data yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

5. Indikator Kinerja

6. Tim Peneliti

H. Langkah Kegiatan Penelitian (Prosedur Penelitian)

I. Jadwal Penelitian

  • Rencana Anggaran (Bila Perlu)


BAGIAN PENUTUP yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

- Daftar Pustaka

- Lampiran – lampiran

- Biodata Peneliti


Pedoman penyusunan laporan ptk
PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN PTK yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

  • BAGIAN PEMBUKA

    Halaman Judul

    Lembar Pengesahan

    Abstraks

    Kata Pengantar

    Daftar Isi

    Daftar tabel, grafik, gambar, lampiran


Bab i pendahuluan
BAB I yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.PENDAHULUAN

  • BAGIAN ISI

    A. Latar Belakang Masalah

    Isi dengan hal – hal yang melandasi permasalahan


B. yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.Rumusan Masalah

Dapat dalam bentuk pertanyaan -

pertanyaan

C. Tindakan yang Dilakukan

Bentuk tindakan yang akukan akan

dilakukan dalam setiap siklus

D. Hipotesis Tindakan ( bila diperlukan )


E. Tujuan dan Manfaat Penelitian yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

F. Lingkup Penelitian ( Penjelasan Istilah )

Deskripsikan lingkup atau batas – batas penelitian


Bab ii kerangka teori
BAB II yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.KERANGKA TEORI

Uraikan Landasan Teori atau metodelogi yang digunakan dalam menentukan tindakan dalam pembelajaran

  • Kajian pengalaman sendiri;

  • Guru lain; atau Penelitian terdahulu.


Bab iii metodelogi penelitian
BAB III yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.METODELOGI PENELITIAN

  • Setting Karakteristik Subjek Penelitian

  • Di mana, kapan, berkolaborasi dengan siapa?

  • Jelaskan karakteristik siswa kelas tersebut!


B. Prosedur Penelitian yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

1. Gambaran Umum Penelitian

Kapan, berapa lama, jumlah siklus, dan Teknik Praktek Pembelajaran


2. yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.Rincian Prosedur Penelitian

a.Tahapan persiapan tindakan

b. Tahapan pelaksanaan tindakan

c. Tahapan observasi dan evaluasi

d. Tahapan analisis dan refleksi

Lebih baik bila prosedur dibuat dalam bagan penelitian. Jelaskan secara rinci setiap tahapan dalam bagan.


Bab iv data hasil penelitian dan pembahasan
BAB IV yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.DATA HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  • Data Hasil Penelitian

    Tampilkan semua data yang diperoleh dari setiap siklus ( kualitatif atau kuantitatif ). Boleh dibuat tabel, grafik, atau sosiogram.

    B. Pembahasan Hasil Penelitian

    Jelaskan tentang keberhasilan atau kegagalan suatu tindakan, setiap siklus.


Bab v kesimpulan dan saran
BAB V yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.KESIMPULAN DAN SARAN

  • Kesimpulan

    Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan ( Rumusan dalam kalimat padat dan jelas )

    B. Saran

    Berpedoman pada hasil penelitian lebih baik bila kepada tiap – tiap sasaran.


Bagian penutup
BAGIAN PENUTUP yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

Daftar Pustaka

Lampiran – Lampiran

  • Rencana Pembelajaran ( setiap siklus )

  • Alat tes/ Pengukur data ( setiap siklus )

  • Instrumen pendukung

  • Foto bila diperlukan

  • Bio data tim peneliti :



Judul penelitian dan pengamatan 1 dan 2
JUDUL yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.Penelitian dan Pengamatan 1 dan 2

Format Artikel

  • Alamat Dinas

  • Abtraks

    Isinya berupa rangkuman isi artikel

    Latar belakang masalah, masalah

    Metodelogi/Langkah penelitian

    Hasil penelitian

    Kesimpulan


  • Pendahuluan yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.

    Mulai refleksi awal

    Identifikasi Masalah

    Rumusan Masalah

    Jenis – jenis tindakan

    Tempat/waktu dst.


2. yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.Metodelogi/Langkah – Langkah Penelitian

a. Perencanaan

b. Pelaksanaan tindakan Dalam setiap siklus

c. Observasi/evaluasi

d. Analisis/refleksi


3. yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.Hasil Penelitian dan Pembahasan

a. Hasil setiap siklus

– perubahan membaik?

_ perubahan memburuk?

b. Uraikan hasil analisis data ke dalam tabel, grafik, gambar, dan sebagainya.


4. yang didapatkan penelitian kepada pakar yang profesional di bidang ini.Kesimpulan dan Saran

a. Simpulkan hasil penelitian setiap siklus

b. Diskusi

- Ceritakan penyebab keberhasilan

- Ceritakan penyebab kegagalan

- Kembangkan pikiran inovasi kita dalam memecahkan masalah


5. Mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas bantuannya apa?

6. Daftar Rujukan

Beri nomor sesuai footnote.


Teknik menyusun laporan

TEKNIK MENYUSUN LAPORAN bantuannya apa?

Mengapa harus PTK ?

Tindakan orang lain dilihat  ditiru

Tindakan orang lain direnungkan  ditiru

Tindakan orang lain direnungkan  mengambil prinsip-prinsip Tindakan selanjutnya

Bukan PTK


Penelitian tindakan kelas

Penelitian Tindakan Kelas bantuannya apa?

Direnungkan

(direfleksi

Mendapatkan teori

Tindakan Sendiri

Mengambil prinsip-prinsip

Implementasi Tindakan selanjutnya


Bab i pendahuluan1

BAB bantuannya apa? I PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Perumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian


A latar belakang masalah

A. Latar Belakang Masalah bantuannya apa?

Ciri masalah mengandung variabel

Variabel: sesuatu yang dapat berubah-ubah

Variabel pada masalah pokok yang diteliti

dikenal dengan variabel terikat (Y)

Masalah tidak berdiri sendiri selalu

berkonstelasi dengan masalah lain

Masalah lain tersebut umumnya

mengandung variabel bebas (X)


Contoh masalah

CONTOH MASALAH bantuannya apa?

Masalah Pokok :

Rendahnya hasil belajar matematika.

Variabel Y : Hasil belajar matematika

Kedisiplinan kehadiran siswa :

Variabel Y : Kedisiplinan kehadiran


  • Masalah Lain : bantuannya apa?

  • Penggunaan Pembelajaran dengan pendekatan konstektual

  • Variabel X : Pendekatan konstektual

  • Pemberian Hukuman Berjenjang

  • Variabel X : Hukuman berjenjang


Isi latar belakang pada ptk

ISI LATAR BELAKANG PADA PTK : bantuannya apa?

Menulis kenyataan yang ada (kondisi awal)

Menulis harapan yang akan dituju (kondisi akhir)

Adanya masalah : kesenjangan antara kenyataan dan harapan

Adanya solusi/pemecahan masalah:

a. Identifikasi masalah

b. Pembatasan masalah

c. Adanya Solusi


B perumusan masalah

B. PERUMUSAN MASALAH bantuannya apa?

Dikembangkan dari identifikasi dan pembatasan masalah

Umumnya berbentuk kalimat tanya

Kalimat tanya yang diajukan mengacu ke masalah pokok

Kalimat tanya pada perumusan masalah

harus dijawab

Kualitas penelitian sangat dipengaruhi oleh kualitas jawaban bukan hanya banyaknya rumusan masalah


Perumusan masalah

PERUMUSAN MASALAH : bantuannya apa?

Sebagai dasar untuk penentuan teori yang akan digunakan.

Sebagai arah dalam menentukan judul penelitian

Sebagai arah dalam menentukan metode penelitian

Sebagai arah dalam menentukan jenis penelitian


Contoh perumusan masalah misalnya y hasil belajar matematika x pendekatan konstektual

CONTOH PERUMUSAN MASALAH bantuannya apa?Misalnya : Y : Hasil belajar matematika…. X : Pendekatan konstektual ….

Apakah terdapat hubungan antara X dengan Y?

Bukan Perumusan masalah pada PTK

Termasuk penelitian kuantitatif korelasional

Judul yang sesuai:

- Hubungan antara X dengan Y

- Studi korelasional antara X dengan Y


2. Apakah terdapat pengaruh X terhadap Y? bantuannya apa?

Bukan Perumusan masalah pada PTK

Termasuk penelitian kuantitatif eksperimen

Judul yang sesuai:

- Pengaruh X terhadap Y

- Studi komparatif tentang X terhadap Y


3. Apakah melalui X dapat meningkatkan Y? bantuannya apa?

Perumusan masalah pada PTK

Termasuk penelitian tindakan kelas

Judul yang sesuai:

- Upaya peningkatan Y melalui X

- Optimalisasi Y melalui X

- Penggunaan X untuk meningkatkan Y

- Meningkatkan Y melalui X


C tujuan penelitian

C. TUJUAN PENELITIAN bantuannya apa?

Tujuan Umum :

Untuk meningkatkan Y

Tujuan Khusus :

Untuk meningkatkan Y melalui X


D manfaat penelitian

D. MANFAAT PENELITIAN bantuannya apa?

Manfaat Teoritis :

Mendapatkan teori baru tentang Y melalui X

Sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya

Manfaat Ptraktis :

Manfaat bagi siswa

Manfat bagi guru

Manfaat bagi sekolah


Bab ii landasan teori dan pengajuan hipotesis

BAB II bantuannya apa?LANDASAN TEORI DANPENGAJUAN HIPOTESIS

Landasan Teori

Penelitian yang relevan (bila ada)

Kerangka berfikir

Hipotesis Tindakan


A landasan teori

A. LANDASAN TEORI bantuannya apa?

Sebagai dasar untuk mencari kebenaran berdasarkan kajian teori

Teori-teori yang diambil harus relevan

Relevan dengan permasalahan dan variabel yang diambil

Diambil dari teori-teori yang terbaru

Diambil dari berbagai aliran


Contoh sub judul pada landasan teori

CONTOH SUB JUDUL PADA LANDASAN TEORI bantuannya apa?

Judul Penelitian :

“UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BAGI SISWA KELAS IV SD .… SEMESTER …. TAHUN PELAJARAN ….”


Sub Judul pada landasan teori : bantuannya apa?

Hasil belajar matematika

a. Hakekat Matematika

b. Hakekat Belajar

c. Hasil Belajar

d. Hasil Belajar Matematika

Pembelajaran dengan pendekatan Kontekstual

a. Pembelajaran

b. Hakekat Pendekatan

c. Pendekatan Kontekstual


B penelitian yang relevan

B. PENELITIAN YANG RELEVAN bantuannya apa?

Relevan dengan permasalahan dan variabel yang diteliti

Untuk menghindari duplikasi

Penelitian relevan baik dilakukan oleh peneliti sendiri maupun oleh orang lain


C kerangka berfikir

C. KERANGKA BERFIKIR bantuannya apa?

Didasarkan pada landasan teori

Disesuaikan dengan permasalahan yang diambil

Sebagai dasar untuk menentukan pengajuan hipotesis

Klimaks dari kerangka berfikir umumnya terdapat kata : …… berdasarkan kajian teori dan kerangka berfikir diatas, diduga …. (misalnya diduga melalui X dapat meningkatkan Y)


Kondisi awal

Guru : bantuannya apa?

Belum menggunakan pendekatan kontekstual

Siswa :

Hasil belajar matematika rendah

KONDISIAWAL

TINDAKAN

MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL

SIKLUS I

Kontekstual yang abstrak

KONDISI AKHIR

SIKLUS II

Kontekstual abstrak dan kongkrit

HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENINGKAT


D hipotesis tindakan

D. HIPOTESIS TINDAKAN bantuannya apa?

Merupakan jawaban sementara berdasarkan pada kajian teori dan kerangka berpikir

Menjawab perumusan masalah yang diajukan

Merupakan hipotesis tindakan bukan hipotesis penelitian


Contoh hipotesis

Contoh Hipotesis : bantuannya apa?

PM : Apakah terdapat hubungan antara X dengan Y?

Judul : Hubungan antara X dengan Y

Hipotesis : Pilih salah satu dari :

a. Terdapat hubugan antara X dengan Y

b. Terdapat hubungan positif antara X dgn Y

c. Terdapat hubungan negatif antara X dgn Y

(Bukan PTK)


2. PM : Apakah terdapat pengaruh X terhadap Y? bantuannya apa?

Judul : Pengaruh X terhadap Y

Hipotesis : Pilih salah satu dari :

a. Terdapat pengaruh X terhadap Y

b. Y dengan menggunakan X1 > daripada yang menggunakan X2

c. Y dengan menggunakan X1 < daripada yang menggunakan X2

(Bukan PTK)


3. PM : Apakah melalui X dapat meningkatkan Y? bantuannya apa?

Judul : Upaya peningkatan Y melalui X

Hipotesis : Melalui X dapat meningkatkan Y

(PTK)


Bab iii metodologi penelitian

BAB III bantuannya apa?METODOLOGI PENELITIAN

Setting Penelitian

Subjek Penelitian

Sumber Data

Teknik dan Alat Pengumpulan Data

Validasi Data

Analisis Data

Indikator Kinerja

Prosedur Penelitian


A setting penelitian

A. SETTING PENELITIAN bantuannya apa?

Waktu Penelitian

a. Kapan penelitian itu dilakukan

b. Beri alasan mengapa penelitian dilakukan pada waktu itu (khususnya pada tindakan)

Tempat Penelitian

a. Dimana penelitian itu dilakukan

b. Beri alasan mengapa penelitian dilakukan pada tempat itu


B subjek penelitian

B. SUBJEK PENELITIAN bantuannya apa?

Pada PTK tidak menggunakan populasi, sample, dan teknik sampling

Populasi = sample, merupakan subjek

Subjeknya siswa (dapat guru dan sebagainya)


C sumber data

C. SUMBER DATA bantuannya apa?

Sumber data dari siswa sebagai subjek penelitian

Sumber data lain dari guru atau teman sejawat


D teknik dan alat pengumpulan data

D. TEKNIK DAN ALAT PENGUMPULAN DATA bantuannya apa?

Teknik pengumpulan data:

a. Tes

b. Observasi

c. wawancara, dll

Alat pengumpulan data

a. Butir soal tes

b. Lembar observasi

c. Pedoman wawancara, dll


E validasi data

E. VALIDASI DATA bantuannya apa?

Hasil belajar (nilai tes) yang divalidasi instrumen tes. Menentukan validitas teoritik maupun validitas empirik (analisis kualitatif dan kuantitatif)

Proses Pembelajaran (observasi, wawancara) yang divalidasi datanya melalui triangulasi:

a. Triangulasi sumber

b. Triangulasi metode


F analisis data

F. ANALISIS DATA bantuannya apa?

Tidak menggunakan uji statistik

Menggunakan analisis diskriptif :

a. Hasil belajar dianalisis dengan analisis diskriptif komparatif yaitu membandingkan nilai tes antar siklus maupun dengan indikator kinerja

b. Observasi maupun wawancara dengan analisis diskriptif berdasarkan hasil observasi dan refleksi


G indikator kinerja

G. INDIKATOR KINERJA bantuannya apa?

Merupakan kondisi akhir yang diharapkan

Didasarkan pada pengalaman yang lalu

Perlu pertimbangan untuk menetapkan indikator kinerja (jangan terlalu tinggi)

Misalnya biasanya nilai rata-rata ulangan harian 5,2, indikator kinerjanya menjadi 5,5 (jangan menjadi 9,0)


H prosedur penelitian

H. PROSEDUR PENELITIAN bantuannya apa?

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan kelas terdiri dari …. Siklus

Langkah-langkah dalam siklus terdiri dari:

- Planning

- Acting

- Observing

- Reflecting

Dijelaskan rencana tindakan tiga siklus


Bab iv hasil penelitian dan pembahasan

BAB IV bantuannya apa?HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Kondisi Awal

Deskripsi Hasil Siklus I

1. Perencanaan Tindakan

2. Pelaksanaan Tindakan

3. Hasil Pengamatan

4. Refleksi

Deskripsi Hasil Siklus II

Pembahasan Tiap Siklus & Antar Siklus

Kesimpulan dari Hasil Penelitian


Bab v penutup

BAB V bantuannya apa?PENUTUP

Kesimpulan

Saran - saran


Penulisan laporan hasil penelitian tindakan kelas

PENULISAN LAPORAN HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS bantuannya apa?

A Bagian Pembuka

1. Halaman Judul

2. Lembar Pengesahan

3. Kata Pengantar

4. Daftar Isi

5. Daftar Tabel (bila ada)

6. Daftar Gambar (bila ada)

7. Daftar Lampiran

8. Abstrak (bila diperlukan)


Bagian Isi bantuannya apa?

BAB I PENDAHULUAN

A Latar Belakang Masalah

B Perumusan Masalah

C Tujuan Penelitian

D Manfaat Penelitian

BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS

A Landasan Teori

B Penelitian yang Relevan

C. Kerangka Berfikir

D Hipotesis Tindakan


BAB III bantuannya apa?

METODOLOGI PENELITIAN

Setting Penelitian

Subjek Penelitian

Sumber Data

Teknik dan Alat Pengumpulan Data

Validasi Data

Analisis Data

Indikator Kinerja

Prosedur Penelitian


BAB IV HASIL PENELITIAN DAN bantuannya apa?

PEMBAHASAN

A Deskrisi Kondisi Awal

B Deskripsi Siklus I

C Deskripsi Siklus II, dst

D Pembahasan Tiap Siklus dan Antar Siklus

E Hasil Penelitian

BAB V PENUTUP

A Simpulan

B Saran


C bagian penunjang 1 daftar pustaka 2 lampiran lampiran

C. Bagian Penunjang bantuannya apa?

1. Daftar Pustaka

2. Lampiran-lampiran


Bahan kajian contoh judul ptk
BAHAN KAJIAN bantuannya apa?CONTOH JUDUL PTK

  • Manfaat buku biologi bagi peningkatan prestasi belajar siswa kelas II SMP N 3 Bandung

  • Penggunaan model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran biologi kelas III SMP N 2 Depok

  • Manfaat buku tugas bagi siswa kelas I SMP 5 Cianjur

  • Meminimalkan kesalahan siswa kelas 3 SMP Cirebon dalam menggunakan rumus fisika melalui tutor sebaya


lanjutan.... bantuannya apa?

  • Peningkatan respon siswa dalam pembelajaan fisika melalui metode variasi pembelajaran berjenjang

  • Upaya meningkatkan kualitas dan pemahaman reading siswa kelas II SMP Karawang

  • Pendekatan Matematika realistik dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis, kreatif, dan Kritis siswa kelas III SD Sukabumi


lanjutan.... bantuannya apa?

  • Penggunaan Modul dan Media Ineraktif pada pelaksanaan belajar tuntas mata Diklat Menggambar Busana di SMK Kelompok Pariwisata

  • Peningkatan Kemampuan Menulis Resmi Melalaui Strategi Kooperatif Kolaboratif siswa kelas 1 SMA N 2 Tasikmalaya

  • Usaha Meningkatkan Mutu Pembelajaran Matematika Kealas I di SMA 1 Indramayu Melalui Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw


lanjutan.... bantuannya apa?

  • Meningkatkan motivasi Sholat melalui Pemaknaan Bacaan Sholat pada siswa kelas 1 SMP 2 Majalengka

  • Korelasi antara sikap terhadap metode dengan prestasi belajar siswa kelas II SMP 3 Bandung

  • Manfaat Perpustakaan dalam menunjangkegemaran membaca pada siswa SD

  • Meningkatkan kreativitas siswa dalam pelajaran bahasa Inggris


lanjutan.... bantuannya apa?

  • Hubungan antara kualitas guru mengajarkan dengan prestasi belajar pada siswa SMA di Kabupaten Bandung

  • Pengembangan model pembelajarn berbasis kerja ilmiah menggunakan local material untuk meningkatkan kualitas pembelajaran biologidi SMA

  • Model Pemecahan Masalah Melalui Pendekatan Realistik pada Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar


lanjutan.... bantuannya apa?

  • Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Melalui Model Konstruktivitas pada Siswa kelas V SD II Bandung

  • Meningkatkan Kreatif Siswa dalam Pembelajaran Permainan di SMP N 7 Bandung.


ad