1 / 33

OBAT2 KARDIOVASKULER dan DIURITIK

HENIK TRI RAHAYU,S.Kep.Ns. OBAT2 KARDIOVASKULER dan DIURITIK. Review... Anatomi cor. Aliran darah. COP is the amount of blood pumped by each ventricle during a given period. COP in a resting adult is about 5 L / mnt but varies greatly depending on the metabolic needs of the body.

duy
Download Presentation

OBAT2 KARDIOVASKULER dan DIURITIK

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. HENIK TRI RAHAYU,S.Kep.Ns OBAT2 KARDIOVASKULER dan DIURITIK

  2. Review... Anatomi cor..

  3. Alirandarah

  4. COP is the amount of blood pumped by each ventricle during a given period. COP in a resting adult is about 5 L /mnt but varies greatly depending on the metabolic needs of the body. COP = stroke volume x HR Stroke volume is the amount of blood ejected per heartbeat. The average resting stroke volume is about 70 mL, and the heart rate is 60 to 80 beats per minute (bpm). Cardiac output can be affected by changes in either stroke volume or heart rate.

  5. OBAT2 GANGGUAN JANTUNG • GLIKOSIDA JANTUNG • ANTI ANGINA • ANTIARITMIA

  6. GLIKOSIDA JANTUNG • Digitalis • Utkmengobatipayahjantungkegagalanmemompa Jikamekanismekompensasinyaggldanjaringanperifer , paru2 mengalamipembendungan payahjantungkongestif / CHF

  7. Kegunaan digitalis yg lain: Utk memperbaiki atrial fibrilasi aritmia jantung dg kontraksi miokardium atrium yg cepat dan tdk terkoordinasi Utk memperbaiki flutter atrial  aritmia jantung dg kontraksi yg cepat 200-300 denyut/menit

  8. Cara kerja : • Menghambat pompa natrium- kalium  me↑ Ca intraseluler  kontraksi serabut miokard lebih efesien • Digitalis memp. 3 khasiat pd miokard: • Kerja inotropik positip (me↑ kontraksi miokard) • Konotropik negatif (m’p’lambat denyut ) • Dromotropik negatif (me- hantaran sel2 jantung)

  9. Kontraktilitasmiokard ↑ ↑ kerjajantung me↑ COP, me- preload, memperbaikialirandarahperifer & ginjal Me- edema me ↑ ekskresicairan Me- retensicairandiparu & ekstremitas

  10. DIGITALIS DIGITALIS : Digoksin Digitoksin Farmakokinetik & farmakodinamik Blok AV, aritmiaventrikel KONTRAINDIKASI INTERAKSI Obat: diuritikygmengeluarkan K Elektrolit : hipokalemia, hipomagnesemia, hiperkalsemia Makanan: makananberserattinggi • Absorbsi: GIT • Digoksin: 60-76% • Digitoksin: 90-95% • Distribusi: PP • Digoksin: 25% • Digitoksin: 95% • Metabolisme: t1/2 • Digoksin: 30-45 jam • Digitoksin: 5-7 hari • Eleminasi: ginjal FARMAKOKINETIK FARMAKODINAMIK • Digoksin: • PO: Mula: 1-5 jam • P: 6-8 jam • L: 2-4 jam • Digitoksin: • PO: Mula: 1-5 jam • P: 6-8 jam • L: 2-4 jam • IV: Mula: 0,5-2 jam EFEK TERAPEUTIK Me↑ kontraksijantung Me↑ sirkulasi Me↑ perfusijaringan REAKSI YG MERUGIKAN EFEK SAMPING Muntah, aritmia, ilusipenglihatan, penglihatankabur Anoreksia, mual Kunci: PO : per oral; t1/2: waktuparuh; PP: pengikatan pd protein; IV: intravena; P: wktumencapaikadarpuncak; L: lama kerja; TD: tdkdketahui; AV: antrioventrikular

  11. Preparat Digitalis

  12. Tanda2 Toksisitas Digitalis :  anoreksia, diare, mual, danmuntah, bradikardia(denyutnadi < 60 kali/menit (dpm), takikardia(120> dpm) kontraksiventrikelprematur aritmiajantung sakitkepala penglihatankabur, ilusipenglihatan(halo putih, hijau, kuningdskitarobjek) bingungdan delirium • Interaksi Obat  Hipokalemi  krn furosemid dan hidroklorotiazid (hydroDiuril) memperberat kehilangan kalium tubuh  Antasid dpt me- absorbsi digitalis

  13. Obat ANTIANGINA • utkmengobati angina pectoris (nyerijantungmendadakakibattidakcukupnyaalirandarahkrnadanyasumbatan pd arterikoronerygmenujujantung) Macam2 Angina: • Stable Angina • Unstable Angina/prainfark • Prinz Metal/ varian Penyempitan/ sumbatan a. koroner vasospasme

  14. Nitrat Nitrogliserin  mengalami first past efek  diberikan scr sublingual Dosis rata2: 0,4mg atau 1/150 grain stlh mengalami nyeri jantung, diulang setiap 5 mnt sampai 3 dosis Bentuk lain: oitsment, patch transdermal dan IV

  15. NITRAT DIGITALIS : Nitrogliserin (NTG) Isosorbid Farmakokinetik & farmakodinamik Hipotensiygjelas, pe ↑ tek. Intrakranial, anemia berat, fase IM akut KONTRAINDIKASI INTERAKSI Obat: efekadiktif dg alkohol, penghambat beta, penghambatkalsium, obat2 antihipertensi • NTG: • SL: Mula: 1-3 mnt • P: 4 mnt ;L: 20-30 mnt • PO: Mula:20-60 mnt • P: 1-2 jam ; L: 8-12 jam • Salep: Mula: 20-60 mnt • L: 3-8 jam • Pacth: Mula: 30-60 mnt • P: 1-2 jam; L: 20-40 jam • IV : Mula: 1-3 mnt ; L: mnt • Isosorbid: • SL: Mula: 5 mnt ; L: 0,5 – 2 jam • PO: Mula: 20-40 mnt • P: 30-45 mnt ;L: 4-6 jam FARMAKODINAMIK FARMAKOKINETIK Nitrogliserin, isosorbid: Absorbsi SL: >75% Saluran GI: 50-60% Salep & pacth: transdermal NTG: diabsorbsi dg lambat IV : >90% Distribusi: PP: 60% Metabolisme: NTG:t1/2 : 1-4 mnt Eleminasi: hati EFEK TERAPEUTIK Me- kebut. Oksigenmiokard Me- preload dg dilatasi vena lbhsdktdarahygkembali Me- afterload dg dilatasiarteri,shgtek.tahananber- REAKSI YG MERUGIKAN EFEK SAMPING Hipotensiortostatiksmphipotensiberat, takikardia, bingung, pucat, lemah, ruamkulit Sakitkepala, pusing, inginpingsan, mual Kunci: PO : per oral; t1/2: waktuparuh; PP: pengikatan pd protein; IV: intravena; P: wktumencapaikadarpuncak; L: lama kerja; TD: tdkdketahui; AV: antrioventrikular

  16. Penghambat beta • Mnghambat reseptor Beta1  me- denyut jantung & kontraktilitas miokard • Utk obat antiangina, antidisritmia, antihiertensi Macam2nya: • Penghamat beta tidak selektif (m’hmbt beta1 dan beta2) ex: propanolol(Inderal), nadolol(Cogard), pindolol(Viksen) • P’hmbt beta (jantung) selektif  m’hmbt beta1  ex: atenolol (Tenormin), metoprolol (Lopresor)

  17. p.o diabsorbsi dg baik; kapsul sustained-release lambat • ES: pe HR dan TD, bronkospasme, respons psikotik/ tingkah laku, impoten (pd pemakaian Inderal) • Pd penghentian pemakaian, dosis hrs diturunkan bertahap selama 1-2 mgg utk mencegah efek rebound (refleks takikardia dan vasokonstriksi)

  18. Penghambatrantaikalsium • me kontraktilitas jantung (efek inotropik negatif) dan beban kerja jantung • Me- kebut. O2 miokard angina klasik • Merelaksasikan a. koroner angina Printz metal • Ex: verapamil

  19. EfekSampingpenghambatrantaikalsium • Sakit Kepala • Hipotensi (Lbh Sring pd nifedipin dan lbh jarang pd diltiazem) • Pusing • Flushing Pada Kulit • Refleksi takikardia dpt terjadi akibat hipotensi • Perubahan2 fungsi hati, ginjal dan enzim hati dlm serum

  20. TabelPenghambatrantaikalsium u/ angina

  21. Antidisritmia • Diklasifikasikanmenjadi 4 kategori: • Penghambatsaluran (natrium) cepat IA (I) dan IB (II) • Penghambat beta • Obat-obatygmemperpanjangrepolarisasi • 40 penghambatsaluran (kalsium) lambat

  22. TabelKlasifikasiAntidisritmia

  23. Obat2 DIURITIK • TujuanPenggunaanDiuritik: • Me TD • Memperkecil edema (periferdanparu) pd CHF • Memilikiefekantihipertensi dg me pelepasan air dan Na  pe volcairandan TD  • Ada 2: diuritiktidakmenahankaliumdandiuritikhematkalium

  24. Kategori:1. Tiazid • Diabsorbsi dg baik pa GIT • Bekerja lgsg pd arteriol vasodilatasi TD  • ES: ketidakseimbangan elektrolit (hipokalemi, hipomagnesemia, hiperkalsemia, hipokloremia, hiperuresemia, hiperglikemia, kolesterol , lipoprotein , TG  • KI: GG • IO: digoksin keracunan digitalis, me kerja litium

  25. 2. Diuritikkuat (loop) • Bekerja pd ansa Henle dg mhmbt transport klorida thd Na ke dalam sirkulasi (mhmbt reabsorbsi Na pasif) • Absorbsi di GI, PP tinggi • ES: ketidakseimbangan elektrolit, hipotensi orthostatik • IO: digitalis • ex: asam etakrinat (Edecrin), furosemide (Lasix), Bumetanid (Bumex)

  26. 3. Hematkalium • Lebih lemah dari tiazid dan diuritik kuat • Bekerja pd tubulus distal • ES: hiperkalemia • Ex: Amilorid, Spironolakton (Aldactone), Triamteren

  27. 4.Penghambat anhidrasekarbonik • M’hambatkerjaenzimanhidrasekarbonikdalamkeseimbanganasam-basa (ion H+dan CO3-) pe ekskresi Na, K, bikarbonat Asidosismetabolik • Dipakaiutk me tek.intraokuler pd Pxglaukomasudutterbuka/kronisbukansuduttertutup/akut, utkdiuresis, epilepsi • EX: Asetazolamid, diklorfenamid, Metazolamid Pemakaian lama

  28. 5. Osmotik • Utk mencegah payah ginjal, me- tek,intrakranial, me  tek.intraokuler • Ex: Manitol , Urea • ES: ketidakseimbangan cairan&elektrolit, mual, muntah, takikardia

  29. 6. merkurial • Sudah jarang dipakai

  30. ProsesKeperawatan • Pengkajian • Perencanaan • Intervensi keperawatan • Evaluasi

  31. TUGAS INDIVIDU • Identifikasi terjadinya hipertensi (patofisiologinya) • sebutkan obat2 antihipertensi dan jelaskan mekanisme kerja masing masing obat • Identifikasi peran perawat dalam pemberian obat antihipertensi

  32. Terimakasih Wassalamualaikum..

More Related