Hari hari terakhir nabi saw
Download
1 / 27

Hari-hari terakhir nabi saw - PowerPoint PPT Presentation


  • 115 Views
  • Uploaded on

Hari-hari terakhir nabi saw. Dari Ibnu Mas’ud ra bahwa ia berkata :. Ketika ajal Rasulullah SAW sudah dekat , baginda mengumpul kami di rumah Siti Aisyah ra . Kemudian baginda memandang kami sambil berlinangan air matanya , lalu bersabda :.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Hari-hari terakhir nabi saw' - dory


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Hari hari terakhir nabi saw

Hari-hariterakhirnabi saw


Dari ibnu mas ud ra bahwa ia berkata
Dari IbnuMas’udrabahwaiaberkata:

  • KetikaajalRasulullah SAW sudahdekat,

    bagindamengumpulkamidirumahSitiAisyahra.

    Kemudianbagindamemandangkamisambilberlinangan air matanya, lalubersabda:

“Marhabanbikum, semoga Allah memanjangkanumurkamusemua, semoga Allah menyayangi,

menolongdanmemberikanpetunjukkepadakamu. Akuberwasiatkepadakamu,

agar bertakwakepada Allah. Sesungguhnyaakuadalahsebagaipemberiperingatanuntukkamu.

Janganlahkamuberlakusombongterhadap Allah.”


Nabi saw melanjutkan
Nabi SAW Melanjutkan

  • Allah berfirman:

    “Kebahagiaandankenikmatandiakhirat.

    Kamijadikanuntukorang-orang yang tidakinginmenyombongkandirinyadan

    membuatkerusakandimukabumi. Dan kesudahansyurgaitubagiorang-orang yang bertakwa.”


Percakapan nabi sahabat
PercakapanNabi & Sahabat

Kemudiankamibertanya:

Bagindamenjawab:

“BilakahajalbagindayaRasulullah?”

“Ajalkutelahhampir, danakanpindahkehadhrat Allah, keSidratulmuntahadankeJannatulMakwasertakeArsyi la’ la.”


Kamibertanyalagi:

Rasulullahmenjawab:

“Siapakah yang akanmemandikanbagindayaRasulullah?”

“Salahseorangahli bait.”


Kamibertanya:

Bagindamenjawab:

“BagaimananantikamimengafanibagindayaRasulullah?”

“DenganbajukuiniataupakaianYamaniyah.”


Kami bertanya
Kamibertanya:

KamimenangisdanRasulullah SAW pun turutmenangis. Kemudianbagindabersabda:

“Tenanglah, semoga Allah mengampunikamusemua.

Apabilakamusemuatelahmemandikandanmengafaniku,

makaletaklahakudiatastempattidurku, didalamrumahkuini, ditepiliangkuburku,

kemudiankeluarlahkamusemuadarisisiku.

Maka yang pertama-tama menshalatkanakuadalahsahabatkuJibril as.

KemudianMikail, kemudianIsrafilkemudianMalaikatIzrail (MalaikatMaut)

besertabalatenteranya.

Kemudianmasuklahandadengansebaik-baiknya.

Dan hendaklah yang mulashalatadalahkaumlelakidaripihakkeluargaku,

kemudian yang wanita-wanitanya, dankemudiankamusemua.”

“Siapakah yang menshalatkanbagindadiantarakami?”


SemenjakhariitulahRasulullah SAW bertambahsakitnya,

yang ditanggungnyaselama 18 hari, setiaphariramai yang mengunjungibaginda,

sampailahdatangnyahariSenin, disaatbagindamenghembusnafas yang terakhir.

SeharimenjelangbagindawafatyaitupadahariAhad,

penyakitbagindasemakinbertambahserius. Padahariitu, setelahBilal bin Rabahra.

selesaimengumandangkanazannya,

iaberdirididepanpinturumahRasulullah SAW, kemudianmemberisalam:

  • “AssalamualaikumyaRasulullah?”

  • Kemudianiaberkatalagi:

  • “Assolahyarhamukallah.”

  • Fatimah menjawab:

  • “Rasulullahdalamkeadaansakit”


MakakembalilahBilalkedalammasjid, ketikabumiterangdisinarimataharisiang,

BilaldatanglagiketempatRasulullah, laluiaberkatasepertiperkataan yang tadi.

KemudianRasulullahmemanggilnyadanmenyuruhiamasuk.

SetelahBilal bin Rabahmasuk, Rasulullah SAW bersabda:

“Sayasekarangdalamkeadaansakit, WahaiBilal, kamuperintahkansaja agar Abu Bakarmenjadi

imam dalamsolat.”

MakakeluarlahBilalsambilmeletakkantangandiataskepalanyasambilberkata:

“Aduhai, alangkahbaiknyabilaakutidakdilahirkanibuku?”


Kemudianiamemasukimasjiddanberkatakepada Abu Bakarra.

agar beliaumenjadi imam dalamsolattersebut. Ketika Abu Bakarra.

melihatketempatRasulullah SAW yang kosong, sebagaiseoranglelaki yang lemahlembut,

iatidakdapatmenahanperasaannyalagi, laluiamenjeritdanakhirnyaiapingsan.

Orang-orang yang beradadidalammasjidmenjadiributsehinggaterdengarolehRasulullah SAW.

Bagindabertanya:

“Wahai Fatimah, suaraapakah yang ributitu?”

Fatimah r.a. menjawab:

“Orang-orangmenjadiributdanbingungkarenaRasulullah SAW tidakadabersamamereka.”

KemudianRasulullah SAW memanggil Ali bin AbiThalibdanibnuAbbasra,

sambildibimbingolehmerekaberdua, makabagindaberjalanmenujukemasjid.

Bagindasolatduarakaat, setelahitubagindamelihatkepadaorangramaidanbersabda:


Yama’aasyiralMuslimin, kamusemuaberadadalampemeliharaandanperlindungan Allah,

sesungguhnyaDiaadalahpenggantikuataskamusemuasetelahakutiada.

Akuberwasiatkepadakamusemua agar bertakwakepada Allah SWT, karenaakuakanmeninggalkandunia yang fanaini.

Hariiniadalahharipertamakumemasukialamakhirat, dansebagaihariterakhirkuberadadialamduniaini.”


Malaikat maut datang bertamu
MalaikatMautDatangBertamu

Padahariesoknya, yaitupadahariSenin, Allah mewahyukankepadaMalaikatMaut

supayaiaturunmenemuiRasulullah SAW denganberpakaiansebaik-baiknya.

Dan Allah menyuruhkepadaMalaikatMautmencabutnyawaRasulullah SAW denganlemahlembut.

SeandainyaRasulullahmenyuruhnyamasuk, makaiadibolehkanmasuk,

namunjikaRasulullah SAW tidakmengizinkannya,

iatidakbolehmasuk, danhendaklahiakembalisaja.

MakaturunlahMalaikatMautuntukmenunaikanperintah Allah SWT.

Iamenyamarsebagaiseorangbiasa.


SetelahsampaididepanpintutempatkediamanRasulullah SAW, MalaikatMautitupunberkata:

“AssalamualaikumWahaiahlirumahkenabian, sumberwahyudanrisalah!”

Fatimah r.aberkatakepadatamunyaitu:

“Wahai Abdullah (Hamba Allah), Rasulullahsekarangdalamkeadaansakit.”

KemudianMalaikatMautitumemberisalamlagi:

“Assalamualaikum. Bolehkahsayamasuk?”

Kemudianiamemanggilsekalilagidengansuara yang menggetarkansukma.”


AkhirnyaRasulullah SAW mendengarsuaraMalaikatMautitu,

lalubagindabertanyakepadaputerinya Fatimah:

“Siapakah yang adadimukapintuitu?”

Fatimah menjawab:

“Seoranglelakimemanggil ayah, sayakatakankepadanyabahwaayahandadalamkeadaansakit. Kemudianiamemanggilsekalilagidengansuara yang menggetarkansukma.”


Rasulullah SAW bersabda:

“Tahukahkamusiapakahdia?”

Fatimah menjawab:

“Tidakwahaibaginda.”

LaluRasulullah SAW menjelaskan:

“Wahai Fatimah, iaadalahpengusirkelazatan, pemutuskeinginan,

pemisahjemaahdan yang meramaikankubur.”


KemudianRasulullah SAW bersabda:

“Masuklah, WahaiMalaikatMaut. MakamasuklahMalaikatMautitusambilmengucapkan

`AssalamualaikayaRasulullah.”

Rasulullah SAW pun menjawab:

“WaalaikassalamYaMalaikatMaut. Engkaudatanguntukberziarahatauuntukmencabutnyawaku?”

MalaikatMautmenjawab:

“Sayadatanguntukziarahsekaligusmencabutnyawa. Jikatuanizinkanakansayalakukan,

kalautidak, sayaakanpulang.”


Rasulullah SAW bertanya:

“WahaiMalaikatMaut, dimanaengkautinggalkankecintaankuJibril? ”

“Sayatinggaliadilangitdunia?” JawabMalaikatMaut.

BarusajaMalaikatMautselesaibicara, tiba-tibaJibril as datangkemudianduduk

disampingRasulullah SAW. MakabersabdalahRasulullah SAW:

“WahaiJibril, tidakkahengkaumengetahuibahwaajalkutelahdekat?”

Jibrilmenjawab:

“Ya, Wahaikekasih Allah.”


SelanjutnyaRasulullah SAW bersabda:

“BeritahukepadakuWahaiJibril, apakah yang telahdisediakan Allah untukkudisisinya?”

Jibril pun menjawab:

“Bahwapintu-pintulangittelahdibuka, sedangkanmalaikat-malaikattelahberbaris

untukmenyambutrohmu.”

Baginda SAW bersabda:

“SegalapujidansyukurbagiTuhanku. WahaiJibril,

apalagi yang telahdisediakan Allah untukku?”


Jibrilmenjawablagi:

“Bahwapintu-pintuSyurgatelahdibuka, danbidadari-bidadaritelahberhias,

sungai-sungaitelahmengalir, danbuah-buahnyatelahranum, semuanyamenantikedatanganrohmu.”

Baginda SAW bersabdalagi:

“SegalapujidansyukuruntukTuhanku. BeritahulagiwahaiJibril,

apalagi yang disediakan Allah untukku? ”


Jibrilmenjawab: “Akumemberikanberitagembirauntuktuan.

Tuanlah yang pertama-tama diizinkansebagaipemberisyafaatpadaharikiamatnanti.”

KemudianRasulullah SAW bersabda:

“Segalapujidansyukur, akupanjatkanuntukTuhanku.

WahaiJibrilberitahukepadakulagitentangkhabar yang menggembirakanaku?”


Jibril as bertanya:

“Wahaikekasih Allah, apasebenarnya yang ingintuantanyakan?”

Rasulullah SAW menjawab:

“Tentangkegelisahanku, apakah yang akandiperolehiolehorang-orang yang membaca

Al-Quran sesudahku? Apakah yang akandiperolehiorang-orang yang berpuasapadabulan

Ramadhansesudahku? Apakah yang akandiperolehiorang-orang yang berziarahkeBaitulHaram

sesudahku?”


Jibrilmenjawab:

“Sayamembawakhabargembirauntukbaginda. Sesungguhnya Allah telahberfirman:

AkutelahmengharamkanSyurgabagisemuaNabidanumat, sampaiengkaudanumatmu

memasukinyaterlebihdahulu.”

MakaberkatalahRasulullah SAW:

“Sekarang, tenanglahhatidanperasaanku. WahaiMalaikatMautdekatlahkepadaku?”

LaluMalaikatMaut pun beradadekatRasulullah SAW.


Ali rabertanya:

“WahaiRasulullah SAW, siapakah yang akanmemandikanbaginda

dansiapakah yang akanmengafaninya?

Rasulullahmenjawab:”

Adapun yang memandikanakuadalahengkauwahai Ali,

sedangkanIbnuAbbasmenyiramkanairnyadanJibrilakanmembawahanuth (minyakwangi)

daridalamSyurga.”


KemudianMalaikatMaut pun mulaimencabutnyawaRasulullah.

Ketikarohbagindasampaidipusatperut, bagindaberkata:

“WahaiJibril, alangkahpedihnyamaut.”

MendengarucapanRasulullahitu, Jibril as memalingkanmukanya. LaluRasulullah SAW bertanya:

“WahaiJibril, apakahengkautidaksukamemandangmukaku?”


Jibrilmenjawab:

“Wahaikekasih Allah, siapakah yang sanggupmelihatmukabaginda,

sedangkanbagindasedangmerasakansakitnyamaut?”

Akhirnyaroh yang muliaitupunmeninggalkanjasadRasulullah SAW.


Kesedihan sahabat
KesedihanSahabat

BerkataAnasra:

“KetikaakumelaluidepanpinturumahAisyahraakudengariasedangmenangis,

sambilmengatakan:

“Wahaiorang yang tidakpernahmemakaisutera.

Wahaiorang yang keluardariduniadenganperut yang tidakpernahkenyangdarigandum.

Wahaiorang yang telahmemilihtikardarisinggahsana.

Wahaiorang yang jarangtidurdiwaktumalamkeranatakutNerakaSa’ir.”


TerimaKasih

12 Rabi’ulAwal 1434 Hijriyah

24 Januari 2013


ad