1 / 24

Definisi Benih / Bibit

DEFINISI BENIH / BIBIT Dr. SUPRIYONO PRGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ISLAM KADIRI UNISKA KEDIRI. Definisi Benih / Bibit.

dillian
Download Presentation

Definisi Benih / Bibit

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DEFINISI BENIH / BIBITDr. SUPRIYONOPRGRAM STUDI AGROTEKNOLOGIFAKULTAS PERTANIANUNIVERSITAS ISLAM KADIRI UNISKA KEDIRI

  2. Definisi Benih / Bibit "BIBIT" mempunyaiarti "BENIH" atauasaldarisegalasesuatu yang berkembang (wujud) untukkemudiandikembangbiakanmenjadilebihbanyak.

  3. Proses penyediaan bibit/benih • Memilihbenih yang baik : • Benihberasaldariinduk yang baik. • Tempatasal yang jelas • Perhatikandayakecambahpadalabel kemasan benih.. • Perhatikanbulandantahunbenih yang dijualtersebut.

  4. 2. Persemaian adalahtempatatau areal untukkegiatanmemprosesbenihmenjadibibit/semai yang siapditanamdilapangan.

  5. PERSEMAIAN SEMENTARA PERSEMAIAN SEMENTARA Adalah persemaian yangberukurankecildanterletakdidekatdaerah yang akanditanami. biasanyadigunakanhanyauntukbeberapaperiodepanenan (bibit/semai) yaituhanyauntukwaktu 5 tahunan.

  6. PERSEMAIAN TETAP PERSEMAIAN TETAP Adalah jenispersemaianyangbiasanyaberukuran (luasnya) besardanlokasinyamenetapdisuatutempat, untukmelayani areal penanaman yang luas.

  7. Persemaiansementara (Flyng nursery)

  8. Persemaian tetap

  9. Aspekteknis • Letaklokasipersemaian Diusahakanterletakditengah-tengahdaerahpenanaman. Areal persemaianterbuka / kenasinarmataharilangsung, mudahdijangkausetiapsaatdanterlindungdarianginkencang. • Jalanangkutan Dekatjalanangkutan yang memadaisesuaikeperluan, baiklewatdaratmaupunlewat air/sungai. • LuasPersemaian Luaspersemaiantergantungpadajumlahsemai yang diproduksi, carapenanaman, danlamanyasemai/bibitdipeliharadipersemaian.

  10. Aspek fisik • Air Kebutuhan air untukpersemaiantidaklahsama, tergantungpadajenistanaman yang disemaikan. • Media tumbuh/tanah. Untuk persemaian diusahakanmemilihtanah yang sterildan yang mempunyaisifat-sifatbaiksepertiporositasdandrainasenyabaik, bebasbatudankerikil. pH media sebaiknyaberkisarantara 5 – 7 dandiusahakantidakmenggunakantanahliat. • Kelerengan persemaian sebisamungkindipilih/digunakanlahankelaskelerengan relative datar – landai. Padaumumnyadiusahakan agar kelerenganuntuk areal persemaiankurangdari 10 %.

  11. Kebutuhan bahan • Benih Duafaktorpenting yang perlumendapatperhatiandidalampenyediaanbenihuntukbahanpenanamandipersemaianyaitukualitasdankuantitasbenih. • Pasirdantanah (jenismediatumbuhlainnya) Padadasarnyabahanpasirmaupuntanahuntukmediasapihandipilih yang baik, bebasbatu, kerikildanbenda-benda lain. • Kantongplastik Kantongplastikinidigunakanuntukmediasapihansetelahdiisihampirpenuhdengantanah. Tanah untukmediasapihdipilihtanah yang baikhalus, meratadandicampurdenganpupuk.

  12. Pelaksanaan persemaian

  13. Persiapan • Pengadaanbahan, yang perludisiapkanantara lain: • Pasir • Bedengan / bak , diberiatap • Bedengansapih, diberiatap • Kantongplastik yang bagianbawahtelahdiberilubang-lubang. • Tanah yang baik, yang artinyadicampurdenganpupuk TPS • Pupuk TSP dan NPK. • Sengatautripleksuntuk label. • FungisidadanPestisida. • Bahanuntukpemagaranpersemaian,

  14. Peralatan/bangunan yang perludisiapkanadalah: • Parit/saluranpangairan • Alatmenyemprotfungisida/ danpestisidayaituspayer. • Alat-alatkerja : cangkul, sabit, ganco, gergaji, linggis. • Alatpengukuran : meteran/roll meter, kompas. • kantor, barakkerja, rumahjaga.

  15. Pelaksanaan Persiapan lapangan • Pengukuranbataspersemaian • Pembersihanlapangan • Pengerjaan/pencangkulantanahdenganbaikdanmeratakannya. • Pengaturantempat. • Pemagaranpersemaian. • Pembuatanbedengan/ bak yang diberipasirbagianatasnyasetebal 10-15 cm danbedengansapihdengandiberiatap. • Pembuatanjalanangkutan • Pembuatan/pemasanganalatpengairan • Pengisiankantongplastiksebagai medium sapihan

  16. Penaburan benih Penaburanbenihadalahmenanambenih yang telahdipersiapkan / telahmelaluiperlakuan - perlakuankhususdibedengan / bakdengantujuan agar benihdapatberkecambahdenganbaik. penaburandapatdilakukantigacara: (1) satupersatu (drill sowing) (2) bentukgaris/baris (line sowing) (3) menaburmereta (dust sowing).

  17. penyapihan penyapihanadalahmemindahkanbibitsemaidaribedengankemediadibedengansapih. • Cara penyapihan : • padawaktumencabut / menggalibibitsemaidibedenganmaupunwaktumenanamnyakemediasapihharusdilakukandenganhati-hati • Waktupenyapihansebaiknyadilakukan sore hari • setelahdisapihsegaradilakukanpenyiramansampaitanahnyacukupbasah. • Waktukecambahsiapdisapihtergantungpadajenisnya, biasanyasesudahkeluardaunpertamasudahdapatdilakukanpenyapihan.

  18. Pemeliharaan persemaian • Penyiraman • Cara pengairan/ penyiraman yang paling ekonomisialahdenganmembuatbedengandihulusungaidanmengalirkanairnyadi bedengan • Cara penyiraman yang biasadikerjakanialahpenyiramandengantangan • dilakukan 2 kali setiaphari (sekitarpukul 15.00-17.00) danpagihari (sekitarpukul. 06.00 - 08.00). • Penyiramanberhati-hati, terutamadibedengan/bakuntukmenghindari agar kecambah yang masihlemahtidakrusak.

  19. Penyiangan / perumputan Untukmencegahtumbuhan liar/gulmadipersemaiantindakan-tindakan yang dapatdilakukanadalah : • lapangan yang akandipakaiuntukpersemaian, rumput-rumputatautumbuhanlainnyadibersihkandahulu, • Benihsemaidiusahakanjangansampaitercampurdenganbijitumbuhan liar. • Janganmengizinkanternakmasukkepersemaian. • Tanah, pasir, batudanbahan-bahan lain yang dipakaisebagaibahanmembuatpersemaiandiusahakanbersihdaribijidanrizomatumbuhanliar

  20. Pemanenan dan seleksi benih sebelum bibit didistribusikan ke lapangan terlebih dahulu dilakukan penyeleksian untuk memperoleh bibit yang baik, antara lain : • (1) tinggi minimal 25 cm • (2) media kompak • (3) batang berkayu dan tunggal • (4) tajuk sehat dan lain sebagainya.

  21. Proses pengolahan tanah sebelum tanam

  22. Penanaman • Pemilihan bibit Ciri-ciri bibit yang baik antara lain: • Tingginya kurang lebih 25 cm • Berdaun 5-7 helai • Batangnya besar dan kuat • Bebas dari hama dan penyakit • Penanaman bibit • Bibit yang sudah dicabut harus segera ditanam. • Penanaman harus menggunakan larikan ke kanan dank e kiri • jarak tanam sesuai dengan besarnya tanaman setelah tumbuh • penanaman bibit tidak terlalu dalam atau terlalu dangkal

More Related