Jaringan komputer
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 50

JARINGAN KOMPUTER PowerPoint PPT Presentation


  • 113 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

JARINGAN KOMPUTER. Pengalamatan IPv4 & IPv6. Pengalamatan IP Address. Internet (International Network) merupakan “ jaringan raksasa ” yang terdiri atas komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lain.

Download Presentation

JARINGAN KOMPUTER

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Jaringan komputer

JARINGAN KOMPUTER

Pengalamatan

IPv4 & IPv6


Pengalamatan ip address

Pengalamatan IP Address

  • Internet (International Network) merupakan “jaringanraksasa” yang terdiriataskomputer-komputer yang salingterhubungsatusama lain.

  • Untukdapatsalingberkomunikasi, masing-masingkomputerharusmempunyaikartujaringan. Kartujaringantersebutmempunyainomoridentitas yang unik.

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • contoh, nomor ID kartujaringan (MAC Address) 00:50:FC:FE:B1:E9

  • ID tersebutsulituntukdiingat. Bayangkanbilauntukberkomunikasisesamakomputerdalamjaringanharusmenghapalkan ID kartujaringanmasing-masing.

  • Untukmemudahkanhalitu, makadigunakanprotokol TCP/IP padasetiapkomputer. Setiapkomputer yang menggunakanprotokoliniharusmemilikinomor yang disebutsebagaialamat IP

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

Untuk IPv4 nomor IP terdiriatas 32 bit dandibagimenjadi 2 buah field, yaitu:

  • Network address (Netid) = Nilaiunikygmengidentifikasikangrup network. Setiapmesindalam network ygsama, akanmemiliki network addressing ygsama pula.

  • host address (hostid) = disebutjuga node address, nilaiunik yang mengidentifikasikansetiapmesindalamsebuah network. Sebagaibagiandari address, nilaiiniharusspesifikkarenamembedakanmesin-mesin individual dalamsebuahgrup network.

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

Figure 4-2

Rujianto Eko Saputro


Ip addressing

1010 0011 1001 0000 1010 1010 0101 1000

163 .

144

170 .

88

IP Addressing

  • Membaca bit biner terlalu sulit

  • Untuk memudahkan identifikasi, alamat IP yang terdiri dari 32 bit tadi dituliskan menjadi 4 nilai numerik yang masing-masing bernilai 8 bit

Rujianto Eko Saputro


Biner ke desimal

1 1 1 1 1 1 1 1

1 1 0 0 0 0 0 1

= 1.27 + 1.26 + 1.25 + 1.24 + 1.23 + 1.22 + 1.21 + 1.20

= 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1

= 255

= 1.27 + 1.26 + 0.25 + 0.24 + 0.23 + 0.22 + 0.21 + 1.20

= 128 + 64 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0 + 1

= 193

Biner ke Desimal

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Alamat IP yang dapatdipakaidarialamat 0.0.0.0 - 255.255.255.255 adalah

    28 x28x28x28 = 4,294,967,296 IP

  • Untukmemudahkanpengelolaanalamat IP darijumlah IP address sebanyakitudikelompokanmenjadibeberapakelasolehbadan yang mengaturpengalamatan Internet sepertiInterNIC, ApNICataudi Indonesia dengan ID-NICnyamenjadisebagaiberikutini :

Rujianto Eko Saputro


Kelas a

Kelas A

  • Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHHBit Pertama : 0NetworkID : 8 bitHostID : 24 bitBit Pertama : 0 -127Jumlah subnet : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)Range Netid : 1.x.x.x – 126.x.x.xJumlah IP : 16.777.214Misalnya IP address 120.31.45.18 makaNetwork ID = 120HostID = 31.45.18

  • UntukSubnetmask =255.0.0.0

  • Jadi IP address diatasmempunyai host dengannomor 31.45.18 padajaringan 120

Rujianto Eko Saputro


Kelas b

Kelas B

  • IP address kelas B terdiridari 16 bit untuk network ID dansisanya 16 bit digunakanuntuk host ID, sehingga IP address kelas B digunakanuntukjaringandenganjumlah host yang tidakterlalubesar. Pada 2 bit pertamaberikanangka 10, sehingga bit awal IP tersebutmulaidari (128 – 191).

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Format : 10NNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHHBit Pertama : 10NetworkID : 16 bitHostID : 16 bitBit Pertama : 128 -191Jumlahsubnet: 16.384Range Netid: 128.1.x.x – 191.155.x.xJumlah IP : 65.532Misalnya IP address 150.70.45.18makaNetwork ID = 150.70HostID = 45.18

  • Subnetmask =255.255.0.0

  • IP diatasmempunyai host dengannomor45.18padajaringan 150.70

Rujianto Eko Saputro


Kelas c

Kelas C

  • IP address kelas C terdiridari 24 bit untuk network ID dansisanya 8 bit digunakanuntuk host ID, sehingga IP address kelas C digunakanuntukjaringanuntukukurankecil. Kelas C biasanyadigunakanuntukjaringan Local Area Network atau LAN. BiasanyainiterdapatdalamWarnet-Warnetmaupunsebuahsekolah. Pada 3 bit pertamaberikanangka 110 sehingga bit awal IP tersebutmulaidari (192 – 223).

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Karakteristik IP Kelas CFormat : 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHHBit Pertama : 110NetworkID : 24 bitHostID : 8 bitBit Pertama : 192 – 223Jumlah subnet : 16.384Range IP : 192.0.0.x.x – 223.255.255.x.xJumlah IP : 254 IPMisalnya IP address 192.168.1.1 makaNetwork ID = 192.168.1HostID = 1

  • Ø UntukSubnetmask =255.255.255.0

  • Jadi IP diatasmempunyai host dengannomor 1 padajaringan 192.168.1.

Rujianto Eko Saputro


Kelas d

Kelas D

  • Format : 1110NNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN

  • IP kelas D digunakansebagai multicast address, yaitusejumlahkomputer yang memakaisuatuaplikasibersama. Salahsatupenggunaan multicast address adalahaplikasi real-time video confrence yang melibatkanlebihdari 2 host (multipoint) menggunakan Multicast Backbone (MBone).

  • Pada IP kelas D tidakmengenal bit-bit network dan host

Rujianto Eko Saputro


Kelas e

Kelas E

  • 1111NNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN

  • Alamat IP kelas E disediakansebagaialamat yang bersifat "eksperimental" ataupercobaandandicadangkanuntukdigunakanpadamasadepan. Empat bit pertamaselaludisetkepadabilanganbiner1111. 28 bit sisanyadigunakansebagaialamat yang dapatdigunakanuntukmengenali host.

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

Figure 4-3

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

Figure 4-4

Rujianto Eko Saputro


Network address

Network Address

  • Nilaiunikygmengidentifikasikangrup network. Setiapmesindalam network ygsama, akanmemiliki network addressing ygsama pula

  • Network address jugamenyederhanakanproses routing di Internet. Router cukupmelihat network address untukmenentukanke router mana datagram harusdikirimkan.

  • Network Address didapatdenganmembuat bit host menjadi 0

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

Ex :

Sebuah IP 167.205.9.35

Biner :

10100111.11001101.00001001.00100011 (klas B)

Network Address :

10100111.11001101.00000000.00000000

decimal : 167.205.0.0

Rujianto Eko Saputro


Broadcast address

Broadcast Address

  • IP khusus yang digunakanuntukmengirimataumenerimainformasi yang harusdiketahuiolehseluruh host padasuatu network.

  • Broadcast address digunakanjikamemangsemua host padasuatu network harusmenerima data atauuntukmemintainformasidarisemua host

  • Broadcast address diperolehdenganmembuat bit-bit host menjadi 1.

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

Ex :

Sebuah IP 10.10.10.35

Biner :

00001010.00001010.00001010.00100011 (klas A)

Broadcast Address :

00001010.11111111.11111111.11111111

decimal : 10.255.255.255

Rujianto Eko Saputro


Unicast address

Unicast Address

  • Adalah IP address yang hanyamemilikisatu host tujuan

  • IP address inihanyadigunakanolehsebuah host yang berkirim data

Rujianto Eko Saputro


Multicast address

Multicast Address

  • adalahalamat yang digunakanuntukmenyampaikansatupaketkepadabanyakpenerima.

  • Alamat-alamat multicast IPv4 didefinisikandalamruangalamatkelas D, yakni224.0.0.0/4, yang berkisardari 224.0.0.0 hingga 224.255.255.255.

  • Prefiksalamat 224.0.0.0/24 (darialamat 224.0.0.0 hingga 224.0.0.255) tidakdapatdigunakankarenadicadangkanuntukdigunakanolehlalulintas multicast dalam subnet lokal.

Rujianto Eko Saputro


Netmask address

Netmask Address

  • Merupakan IP address khusus yang digunakanuntukmenentukan “pembagian” panjang bit network dengan bit host.

  • Kenapadibutuhkannetmask?

  • Komputertidakdapatmengetahuiperbedaan IP address kelas A,B dan C sehinggakomputertidakmengetahuipanjang bit network dan bit host dari IP address. Untukmengatasinyadibuatlahnetmask address

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Netmaskdibentukdengancaramenggantisemua bit network dengan 1 danmenggantisemua bit host dengan 0.

  • Ex : IP 167.205.9.35

    biner : 10100111.11001101.00001001.00000101

    11111111.11111111.00000000.00000000

    hasil : IP 255.255.0.0

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Bagaimanamencari network address menggunakannetmask?

  • Yaitudenganmelakukanoperasi bit menggunakan operator logika AND.

  • Sifat operator AND adalahsebagaiberikut :

  • Jika bit 1 bertemu bit 1 hasilnya 1, sedangkanlainnyaadalah 0

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Ex : IP 167.205.9.35

    biner : 10100111.11001101.00001001.00000101

    11111111.11111111.00000000.00000000

    10100111.11000101.00000000.00000000

    netid : 167.205.0.0

    Subnetmaskjugabisadirepresentasikandengannotasi CIDR(Classless Inter-Domain Routing).

    CIDR merupakansebuahmetode yang digunakanuntukmengkategorikanalamat IP dengantujuanpengalokasianalamat IP kepada user danuntukefisiensidalamproses routing paket-paket IP didalam internet yang akanmenggunakantanda”/” dibelakangsebuahalamat IP.

    Contoh IP 167.205.9.35/16

    subnetmask 255.255.0.0

AND

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

Selainpengelompokanalamatdiatas, alamat IP jugadibagiatasPrivate IP danPublic IP

Private IP adalahalamat yang digunakanuntukpengalamatanLAN (Local Area Network) dantidakdikenaloleh internet

Public IP adalahalamatyang digunakanuntukpengalamataninternet. SehinggaapabilaPrivate IP mengadakankomunikasidengan Public IP Atau internet diperlukansuatumekanisme yang disebutdenganNAT (Network Address Translation)

lembagaresmiinternasionalpengelolaalamat IP dan DNS adalahIANA (Internet Assigned Numbers Authority)

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • User mendapatkan IP publikdari ISP(internet Service Provider)

  • ISP memperolehalokasialamat IP dari Local Internet Registery (LIR), National Internet Registry (NIR), ataudari Regional Internet Registry (RIR) antara lain :

    AfriNIC – BenuaAfrika

    APNIC – Asia dan Australia

    ARIN – Amerika Utara, Amerika Selatan & Afrikaselatan

    LACNIC – Amerikalatindankepulauankaribia

    RIPENCC – Eropa, Afrikautara (sahara) dan Asia tengah

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Alokasi IPv4 sudahmulaihabis

Sumber : http://www.potaroo.net

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

Dalamsetiapkomputer yang mempunyaisistemoperasijugaterdapatsebuahIP Default yang digunakansebagailoopback, yaitualamatIP yang menunjukkepadadirinyasendiri. AlamatIP iniadalah127.0.0.1yang biasanyamempunyai hostname localhost. Alamat IP inibiasanyahanyadipakaisebagailoopbacksaja (pengetesanlancard, sehinggaalamatinitidakdipakaiuntukmelakukanPengalamatankartujaringan

Rujianto Eko Saputro


Latihan soal

Latihansoal

  • Tentukanklas, network id, broadcast address dannetmask address pada IP berikutinimengunakanbiner!

    a. 172.15.10.12

    b. 10.13.12.1

    c.192.168.15.16

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

IPv6

Tahun 1991 terjadikekhawatiran IPv4 jumlah host yang terhubung internet akanmelebihikapasitas, Hal-hal yang menjadipenyebabhabisnyaalokasi IPv4 antara lain:

  • Seluruhperangkatkomunikasisaatiniberbasis IP.

  • SaatiniparaprovidermemberikanlayananBroadband, dimanapenggunaakanselaluterhubungdengansentraltidaksepertipadalayanan dial-up.

  • Pengguna internet bertambahdenganpesat, terutamadinegaraberkembang.

  • Padaawalnya, banyakperusahaan yang mendapatkanblok IP /8 (Class A)atau /16 (Class B)sehinggapemakaian IPv4 kurangefisien.

  • Denganditemukannyateknologivirtualisasi, makadalamsatuperangkatseolah-olahterdapatbeberapamesin yang masing-masingmendapatkan IP address sendiri.

Rujianto Eko Saputro


Ipv4 address report

IPv4 Address Report

Sumber : http://www.potaroo.net

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Internet Engineering Task Force (IETF), tahun 1994 merillisteknologimasadepanpengalamatan internet, yaitu IPv6.

  • IPv6 memangsecararesmidisebutsebagai IP Next Generation, disingkatIPng, yang dimasadepandipersiapkanmenjadiintidariteknologi internet masadepan.

  • Berbagaikelebihan IPv6 dibandingkan IPv4 menjadikannyalayakdiimplementasikandanmenjadisolusiuntukkebutuhanpenggunaan internet diwaktumendatang.

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

IPv6

  • Dalam IPv6, alamat 128-bit akandibagikedalam 8 blokberukuran 16-bit, yang dapatdikonversikankedalambilanganheksadesimalberukuran 4-digit.

  • Setiapblokbilanganheksadesimaltersebutakandipisahkandengantandatitikdua (:).

  • Karenanya, format notasi yang digunakanoleh IPv6 jugaseringdisebutdengancolon-hexadecimal format,

  • berbedadengan IPv4 yang menggunakandotted-decimal format.

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

IPv5?

  • Spesifikasi IPv5 dirancangpadaakhirtahun 1980

  • Internet Stream Protocol (ST) dimasukanpada header v5.

  • IPv5 tidakpernahdibuatuntukkeperluanpublik, hanyadigunakanuntukprotokoleksperimental

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • IPv6, yang memilikipanjang 128-bit, atausejumlah 2128 IP address

  • Nilaidiatassetaradengan 340.282.366.920.938.463.374.607.431.768.211.456 atau (3.4 x 1038) IP address

  • bisadikatakansetiappendudukdiduniabisamemiliki 5140 IP address

  • Total alamat yang sangatbesarinibertujuanuntukmenyediakanruangalamat yang tidakakanhabis (hinggabeberapamasakedepan), danmembentukinfrastruktur routing yang disusunsecarahierarkis, sehinggamengurangikompleksitasproses routing dantabel routing.

Rujianto Eko Saputro


Format penulisan ipv6

Format penulisan IPv6

Ada 3 carapenulisan IPv6 address, yaitu :

  • preferred, cara formal ataustandar

  • Compressed, carakompresiataupenyingkatan

  • Mixed, caragabungan

Rujianto Eko Saputro


Preferred

Preferred

  • Yaitumenggunakan 8 segmenbilanganheksadesimal yang masing-masingdipisahkanoleh colon atausimbol “:”, contoh :

    F10A:B000:0000:1201:9812:7341:2312:0AC1

  • IPv6 seringkaliditulisdalambentuk

    xxxx:xxxx:xxxx:xxxx:xxxx:xxxx:xxxx:xxxx

    Format penulisandiatasseringdisebutdengan colon-hexadecimal format. Jikadikonversikanmenjadibentukbinermakasetiapsegmen (x) panjanganya 16 bit atau 2 octet

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Ex :

    0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011

    0000001010101010 0000000011111111

    1111111000101000 1001110001011010

    21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A

    Penggunaan “:” membuataplikasi browser kebingungan, karenasimbol colon biasadigunakansebagaipemisahalamatsitusdengan port, untukmengatasinyadigunakansimbol “[]”,contoh :

    http://[2001:odb8:85a3:08d3:1319:8a2e:0370:7344]:8080

Rujianto Eko Saputro


Compressed

Compressed

  • Banyakdigunakanuntukkasus-kasus IP yang beberapasegmennyamenggunakansejumlahbilangan 0, contoh :

    1024:0176:0251:0000:0000:0000:0000:0005

    dapatditulismenjadi

    1024:0176:0251:0:0:0:0:5

    atau

    1024:176:251::5

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Contoh lain :

    0000.0000.0000.0000.0000.0000.0000.0001

    dapatditulis

    0:0:0:0:0:0:0:1

    atau

    ::1

    khusus IP denganalamat 0:0:0:0:0:0:0 dapatditulismenjadi ::.

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Penulisankompresibilangan 0 hanyabolehdilakukansatu kali, tidakbolehlebih

    contoh :

    1024:0176:0000:0000:7756:0000:0000:ff65

    tidakbolehditulismenjadi

    1024:0176::7756::ff65

    kitabisamelakukankonversi 0 salahsatusaja

    1024:0176::7756:0:0:ff65

    atau

    1024:0176:0:0:7756::ff65

Rujianto Eko Saputro


Mixed

Mixed

  • banyakdigunakanuntukmenggabungkan IPv4 dengan IPv6

  • Alamatdapatdidefinisikandalam format :

    x:x:x:x:x:x:d.d.d

    terdapat 6 segmenbilanganheksadesimalsepanjang 16bit (x) yang dipasaholeh “:” dan 4 segmenbilangandesimalsepanjang 8 bit (d) yang dipisahkanoleh “.”

  • Istilah yang diberikanuntukjenisalamatiniyaitu “IPv4-Compatible IPv6 address”

  • Contoh : 0:0:0:0:0:0:27.23.113.1

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Manakalalingkungan IPv4 tidakmendukung IPv6, maka format penulisanberbeda.

  • Alamatdirepresentasikandalambentuk lain disebut “IPv4-Mapped IPv6 address”

  • Contoh : 0:0:0:0:0:FFFF:27.23.113.1

  • Sebuahjaringan IPv6 dapatdihubungkandenganjaringan IPv4 denganbantuan Router yang melewatkanpaketdengan format berbeda

  • Paket IPv6 akandibungkussehinggadapatdipahamioleh router maupun host yang belummendukung IPv6. kasustersebutdisebuttunneling IPv6 over IPv4

Rujianto Eko Saputro


Type ipv6 address

Type IPv6 Address

Pada IPv4 sebuahintreface (NIC) dapatmemungkinkanmemiliki IP address unicastdan multicast, sedang IPv6 dapatmemiliki 3 kemungkinan, yaitu :

- Unicast address

  • Anycast address

  • Multicast address

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • Unicast address

    merupakan IP address yang digunakanuntukidentifikasisebuah interface saja. Secaraumumunicastpada IPv4 dan IPv6 sama

  • Anycast address

    merupakan IP address yang digunakanuntukidentifikasisekumpulan interface. Paket yang dikirimkankeanycastaddresakanditerimaoleh interface terdekat (salahsatu interface)

    darisekumpulan interface yang menggunakanalamattersebut.

    sebenarnyaanycastadalahunicast yang diberikankepadasekumpulan interface denganpersyaratankhusus.

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

Persyaratanyaadalah ;

-anycast address hanyadigunakanpada router IPv6 saja. Tidakbolehdigunakanuntukalamat host

-anycast address tidakbolehdigunakansebagaialamatasaldaripaket Ipv6

  • Multicast address

    digunakanuntukidentifikasisekumpulan interface. Paket yang dikirimke multicast akanditerimaolehsemua interface yang menggunakanalamattersebut.

Rujianto Eko Saputro


Jaringan komputer

  • IPv6 tidakmengenal broadcast dan subnet mask.

  • Multicast telahmenggantikanfungsi broadcast address

Rujianto Eko Saputro


  • Login